Connect with us

Lifestyle

Indosiar Temani Sahur Pemirsa dengan #BerAksiDiRumahSaja

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Memasuki bulan Ramadan 1441 H Indosiar menyajikan program variety show di waktu sahur dengan format yang berbeda, sesuai anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai COVID-19.

Akademi Sahur Indonesia (AKSI) yang sudah berlangsung rutin saban tahun, kali ini mengusung tajuk #BerAksiDiRumahSaja, tayang perdana pada hari Jumat, 24 April 2020 LIVE pukul 02.00 WIB.

Sesuai dengan judul programnya, kali ini 30 ustadz dan ustadzah yang merupakan alumnus AKSI musim 1 hingga 5 akan berkompetisi kembali melalui tayangan video, dimana dakwah para ustadz dan ustadzah akan disampaikan langsung dari rumah masing-masing.

Si kembar Il dan Al asal kota Garut, Jawa Barat, peraih juara Aksi Asia (2018) akan kembali berkompetisi. Mereka kerap menarik simpati penonton dengan cara penyampaian tausiyah yang kekinian serta didukung dengan pemilihan kata yang tepat.

Keduanya selalu tampil kompak dan menghibur, sehingga pemirsa dapat mengambil hikmah dari tausiyah yang disampaikan. Mereka akan beradu strategi materi tausiyah dengan Zaky (Jakarta) peraih Juara 3 AKSI Asia (2017).

Zaky yang berwajah rupawan pun memiliki kemampuan menyampaikan tausiyah secara menarik.

Si kembar, Il dan Al kembali beraksi pada #BerAksiDiRumahSaja.

Il, Al dan Zaky, akan saling bersaing dengan Pele (Wamena), Laili (Lampung), Doni Dion (Bekasi) dan masih banyak lagi pada program #BerAksiDiRumahSaja. Persaingan para ustadz dan ustadzah ini akan dipandu oleh trio host meriah Ramzi, Abdel dan Lesti DA, secara live bersama tiga komentator yang memberikan saran dan kritik membangun atas tausiyah yang disampaikan oleh para peserta.

Ketiga komentator tersebut adalah Ustadz Subki Al Bughury, Ustadz Sholeh Mahmoed (Solmed), dan Ustadz H. Taufiquurahman. Mereka akan menyaksikan penampilan tiga orang ustadz/ustadzah melalui sebuah video.

Kompetisi ini akan terus mengerucut hingga memperebutkan gelar juara dengan hadiah total senilai puluhan juta rupiah.

Selain keseruan para juara AKSI, para selebritis Indonesia akan ditantang menyampaikan dakwah dari rumah, yang juga akan dikomentari oleh para Juri dalam segmen #ArtisBerAksi.

#BerAksiDiRumahSaja juga diwarnai dengan beragam segmen menghibur penuh makna. Sebut saja,  #BerAksi (Beritanya Aksi) yang menyajikan berbagai video viral kegiatan artis Indonesia selama bulan Ramadan.

Tidak ketinggalan, pemirsa dapat berbagi momen makan sahur via video bersama keluarga. Video terpilih dan diputar saat on air, akan mendapatkan hadiah senilai Rp 500 ribu.

Para komika Indonesia juga mendapat stand-up comedy dari rumah dalam #AksiKomediSahur. Segmen ini pasti akan mengundangtawa ceria semua pemirsa di rumah. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Kisah Inspiratif, Fatimah Az-Zahra Penulis Buku ‘Omzet Miliar Tanpa Modal’

Published

on

By

Kabarhiburan – Di tengah pandemi Covid-19 yang menjenuhkan sejak 7 bulan silam, sudah banyak orang yang kehilangan mata pencaharian untuk menghidupi diri maupun keluarganya.

Situasi sulit tersebut juga menginspirasi Siti Az-Zahra, rela berbagi pengalamannya bagi orang lain dengan harapan agar bangkit bersama-sama.

Wanita kelahiran Serang, Banten ini menghadirkan dirinya bisa menggapai sukses sebagai pengusaha beromzet Miliaran Tanpa Modal. Hanya mengandalkan kuota internet.

Siti menceritakan perjalanan suksesnya telah menemui beragam masalah, kendala, hambatan dan gangguan. Tapi Siti tidak menunjukkan bahwa dirinya menyerah. Dia terus berjuang, hingga menemukan solusi dalam bisnis Virgin Coconut Oil (VCO)  dan herbal turunannya.

Sembuh Dalam 6 Bulan

Awalnya, saya mengalami gangguan pada rahim, ditandai sering pendarahan. Diagnosa awalnya adalah kista, tetapi dokter lain menyebut ada sel kanker. Untuk memastikannya, dokter minta agar saya melakukan papsmear, tindakan operasi dan sebagainya.

Bukannya saya tidak setuju. Hanya saja, saya sama sekali tidak punya dana untuk tindakan operasi. Untuk makan hari lepas hari  saja rasanya tidak leluasa dengan gaji saya sebagai guru les bahasa asing.

Mulailah saya menggali pengetahuan di internet tentang ciri-ciri kista, cara kerja tubuh melawan kanker. Saya juga mempelajari khasiat tumbuhan, akar-akaran, dedaunan tertentu. Semua saya pelajari secara otodidak di sebuah warnet, di dekat rumah.

Salah satu yang menarik perhatian, adalah Virgin Coconut Oil (VCO). VCO mengandung asam laurat yang tinggi, berkhasiat meningkatkan sistem imun tubuh. Padahal sistem imun akan memperbaiki kerja sel di seluruh organ tubuh dan menjadikan organ tubuh menjadi kuat melawan sel kanker.

Singkatnya, VCO diperlukan untuk menaikkan derajat sistem imun, sehingga mampu melawan sel penyebab kanker di organ tubuh. Inlah yang saya cari.

Timbul persoalan baru, tentang cara meracik VCO yang bermutu. Saya browsing lagi sampai menemukan racikannya. Saya gunakan kelapa hasil kebun sendiri, lalu meracik sendiri dan sempat gagal berulang kali.

Akhirnya, menemukan pola terbaik membuat VCO, selain meracik herbal lainnya untuk mendukung VCO dalam melawan penyakit di rahim saya.

Hasilnya, gangguan di rahim saya sembuh total dalam tempo enam bulan. Meski demikian, saya masih rutin mengonsumsi VCO lantaran membuat badan lebih bugar. VCO kan, tinggi kadar antioksidannya.

Kesembuhan penyakit saya kemudian melahirkan ide untuk berbagi kepada orang lainn yang bermasalah dengan kesehatan. Mulailah saya share cara bikin VCO, yakni dengan cara pemanasan, tanpa enzimatis, dan tanpa bahan kimia. Benar-benar virgin.

Saya tuliskan pula, “Anda yang punya masalah dengan kesehatan, silakan hubungi saya. Saya akan share cara membuat VCO yang baik untuk kesehatan”. Tidak lupa saya sertakan nomor telepon.

Siapa sangka, kalimat yang demikian justru membuat orang lain respek dan yakin pada niat baik saya. Sebagai balasan yang saya terima, mereka justru minta agar saya membuat VCO, lalu kirimkan ke mereka.

Masih saya ingat, tahun 2012 order pertama lewat telepon sebanyak seliter VCO. Saya beri harga Rp 70.000, didasarkan pada harga bahan plus laba sebesar 50 persen. Ha ha ha.

Keesokan harinya kembali dapat order, pesan 5 liter VCO dan seterusnya. Pada awalnya VCO yang saya bikin dengan berbagai merek, tergantung permintaan.

Selanjutnya, permintaan berkembang, diantaranya minta dibuatkan 1000 sabun VCO tanpa deterjen. Saya bersedia bikin 3.000 sabun, asal mereka berkenan kirim down payment (DP) terlebih dulu. Artinya mereka yang modalin saya untuk membuat Sabun VCO.

Saya pun tertantang untuk membuat sabun VCO tanpa deterjen tapi berbusa. Kembali, saya browsing di internet hingga menemukan racikan yang pas. Demikian pula pesanan lotion dengan VCO dan pesanan baru lainnya, selalu saya mulai dengan browsing di internet.

Para pemesan biasanya sudah punya pasar tapi tidak punya produsen, makanya ketika pesan mereka menitipkan merek juga. Jadi, awalnya VCO yang saya bikin dengan berbagai merek tergantung permintaan. Setelah punya modal barulah saya punya merek sendiri.

Makanan dari Mulut Kucing

Terus terang, ketika mengawali usaha ini pada tahun 2012, saya harus jungkir balik sendirian. Tidak jarang sendirian harus membawa berkarung-karung bahan, digusur-gusur sendirian, atau tengah malam masih di jalanan sendirian.

Dasarnya saya  anak yatim yang sudah terbiasa dengan kerasnya kehidupan. Bila perlu, tidur di mana saja oke. Bahkan saat masih remaja terpaksa menyantap makanan yang terlepas dari mulut kucing, saat berbuka puasa.

Usaha ini mulai memperlihatkan hasil yang nyata pada tahun 2017. Alhamdulillah, sudah menangani ratusan produk dan omzet mencapai 1 Milar per bulan. Saat itu, mulai terpikir untuk bikin buku berjudul Omzet Miliar Tanpa Modal.

Bukan mau gagah-gagahan, melinkan untuk membagi inspirasi sukses kepada banyak orang, bahwa menjadi sukses bisa diraih dengan tanpa modal.

Manajemen perusahaan pun mulai dibenahi oleh suami saya. Kini sudah tertata dengan baik, selain membeli pabrik baru. Semua ini berdampak pada peningkatan omset menjadi 20 – 30 Miliar per bulan pada saat ini.

Pada tahun 2019, kami mulai berinvestasi memiliki pabrik tambahan. Sekarang sudah menghimpun ratusan karyawan. Alhamdulillah, selama masa pandemi Covid-19 omzet perusahaan justru stabil oleh penjualan handsanitizer yang banyak dibutuhkan masyarakat. Itu sebabnya, kami tidak terpikir untuk melakukan PHK pada karyawan. (Tumpak S)

Continue Reading

Lifestyle

Simak ‘Babygucigenk’, Video Kisah Perjalanan GUCI si Bayi Kembar Empat

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Nama yang terbilang unik, ‘babygucigenk’, belakangan mencuat jadi perbincangan di media sosial, seperti Youtube, facebook maupun instagram.

Babygucigenk menampakkan diri sebagai konten video kreatif dan inovatif. Senantiasa berbagi edukasi untuk meliterasi publik seputar memiliki bayi kembar empat melalui program bayi tabung, termasuk keriuhan orangtuanya dalam membesarkan keempat bayi kembar: dua bayi laki-laki dan dua bayi perempuan.

Pada beberapa episode tayangan tersebut menyelipkan pula adegan yang mampu mengumbar kelucuan dan perasaan.

Simak tayangannya: https://www.youtube.com/watch?v=jXpnferRcY0

Pasangan Rianto dan Triani Ayuningtyas, sebenarnya memberi nama yang lumayan panjang untuk masing-masing bayi, yakni Gavin Malvin Putra Rianto (lelaki) dan Urfan Haikal Putra Rianto (lelaki), Carissa Sabrina Putri Rianto (perempuan) dan Isaura Shabira Putri Rianto.

Nah, sebutan GUCI diambil dari inisial nama depan, lalu dijadikan ikon dalam konten media sosial. Tyas bersama suaminya merilis setiap kegiatan bersama keempat bayi kembarnya di akun YouTube ‘babygucigenk’.

Bagi pasangan Rianto dan Triani Ayuningtyas, memiliki bayi kembar 4 merupakan anugerah paling terindah dari Sang Khaliq yang patut mereka syukuri.

“Kami sering takjub dan gak percaya dengan karunia Allah ini, sering tak terasa air mata mengalir, memuji kebesaran Allah,” ujar Triani Ayuningtyas, yang akrab dengan sapaan Mami Tyas, bersama sang Abi sapaan Rianto.

Keluarga bahagia ini mendapat karunia berupa 4 bayi kembar, setelah mengikuti program bayi tabung. Mereka ditangani oleh dr. Muchsin Jaffar, SpPK, dr. Malvin Emeraldi, Sp.OG dan tim, serta dr. Boris Januar, Sp.A, di RSIA Family Pluit, Jakarta Utara,

Proses kelahiran bayi kembar 4 sukses setelah Triani Ayuningtyas menjalani masa kehamilan 7 bulan 2 minggu dan 3 hari.

Pilihan program bayi tabung diambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan melalui proses yang panjang, termasuk kesabaran dan keikhlasan dari pasangan ini.

“Pada program bayi tabung pertama hingga ketiga, kami belum berhasil,” kenang Tyas.

Baru pada program keempat, Tuhan menggenapi semua doa pasangan ini. Mereka dikaruniai  bayi kembar empat. Lahir pada Senin, tanggal 27 April 2020, bertepatan dengan hari ke 4 bulan Ramadan 1441 H. Bayi GUCI rupanya memilih lahir di tengah pandemi Covid-19.

Mulailah Tyas dan suaminya mengunggah kegiatan bersama GUCI. Mulai dari proses bersalin, hingga kini keempat bayi kembar tumbuh sehat dan menggemaskan.

“Mereka saat ini memiliki karakter yang berbeda, 2 laki-laki cenderung kalem dan ceria, sedangkan 2 perempuan yang kembar identik cenderung lebih atraktif dan ceria,” ujar Triani Ayuningtyas.

Tidak kurang dari 40 video yang sudah diunggah, berupa aktivitas GUCI sehari-hari, seperti berjemur di pagi hari, berenang pijit-pijit, tidur, perayaan HUT Proklamasi RI, Perayaan Vara (saudara GUCI).

Demikian pula wawancara live bersama dr Malvin Emeraldi SpOG, kolaborasi GUCI dengan artis Yogyakarta berjudul Wik Wik Ambyar. Hingga plesiran ke berbagai kota, seperti Bogor, Yogyakarta, Magelang dan Surabaya.

Simak disini: https://www.youtube.com/watch?v=NoSjfZiIit0

Tyas memiliki alasan khusus menunggah setiap kegiatan mereka di kanal media sosial.

“Kami sangat ingin saat GUCI sudah besar nanti bisa melihat dokumentasi masa kecil mereka di YouTube, facebook, dan instagram. Dimana mereka bisa melihat, saat di dalam kandungan, proses kelahiran, perkembangan masa kecilnya, hingga mereka tumbuh sehat dan ceria,” pungkas Tyas. (Tumpak S. Foto: Dok. Pribadi)

Continue Reading

Lifestyle

Kawasan Rekreasi Ancol Kembali Dibuka untuk Umum

Published

on

By

Kabarhiburan.com – PT Taman Impian Jaya Ancol membuka kawasan rekreasi untuk umum, menyusul penetapan kembalinya fase PSBB Transisi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kawasan wisata pantai yang terletak di Jakarta Utara tersebut kembali dibuka sejak Senin (12/10) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Teuku Sahir Syahali, selaku Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol yang dikutip Minggu  (11/10) mengatakan, Taman Impian Jaya Ancol menjawab kerinduan masyarakat luas yang ingin berwisata ke Ancol, baik yang ber-KTP DKI maupun KTP Non DKI.

“Manajemen tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang prima serta menghadirkan kawasan rekreasi yang bersih, sehat, namun juga menyenangkan,” ujar Sahir Syahali.

Pembukaan kawasan rekreasi untuk publik ini tak lepas dari penerapan protokol kesehatan yang Ancol sebut dengan slogan SSBB, yaitu Senang Selamat Bareng Bareng, yang sudah dilaksanakan sejak Juni silam.

SSBB sendiri berupa penerapan protokol kesehatan 3M yaitu Menggunakan masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

Selain itu, pengunjung juga tetap diwajibkan melakukan reservasi secara daring (online) melalui www.ancol.com, selain akan dilakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki kawasan Ancol.

Adapun unit rekreasi yang dapat dikunjungi wisatawan adalah kawasan Taman dan Pantai, Dunia Fantasi, Sea World Ancol, Ocean Dream Samudra, Allianz Ecopark, Pasar Seni, Putri Duyung Ancol, dan juga sejumlah restoran dan mitra yang berada di dalam kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Untuk wahana air Atlantis Water Adventures akan dibuka kembali secara bertahap. (Tumpak Sidabutar/KH

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending