Connect with us

Film

Ini Alasan Novia Kolopaking Terima Tawaran Main Film

Published

on

Novia Kolopaking penuhi janji pada sutradara Dedi Setiadi.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Aktris dan penyanyi Novia Kolopaking sudah 20 tahun meninggalkan dunia akting lantaran konsentrasi mengurus buah hatinya di Yogyakarta. Namun Novia tidak begitu saja melupakan perannya sebagai Emak dalam sinetron Keluarga Cemara (1996 – 2004).

Sosok Emak yang penuh kasih sayang dan mengayomi seluruh anggota keluarga, kembali Novia perankan dan bersanding dengan si abah, Adi Kurdi, dalam film terbarunya, Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah.

“Saya ikut dalam film ini, untuk memenuhi janji saya kepada sutradara (Dedi Setiadi). Tawarannya pun bikin saya bahagia, tetapi utamanya adalah saya reuni. Itu saja,” ujar  Novia saat ditemui Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/3).

“Utamanya, reuni dengan keluarga saya di Sinetron Keluarga Cemara,” ujar Novia Kolopaking.

Reuni yang dimaksud Novia adalah bertemu dan para pemain sinetron Keluarga Cemara. Diantaranya, Adi Kurdi, Ceria Hade, Pudji Lestari, Anisa Fujianti dan sutradara Dedi Setiadi.

“Mereka dulu keluarga saya, sejak saya belum menikah sampai saya punya dua anak, keseharian saya sama mereka,”  jelas pemeran utama dalam sinetron Sitti Nurbaya (1990), Jendela Rumah Kita (1989) dan Keluarga Cemara (1996 – 2004). Semua sinetron tersebut garapan sutradara Dedi Setiadi.

“Setelah (film) ini, wallahu alam. Saya hanya ikut perjalanan yang diberikan Allah untuk saya,” ujar Novia yang menilai film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah, sebagai film yang wajib ditonton oleh masyarakat Indonesia.

Novia mengatakan film ini bercerita tentang keluarga sederhana tapi indah. Setiap keluarga pasti punya masalah.

“Di film ini tidak ada yang didramatiskan. Semuanya sederhana dan bisa kok diselesaikan dengan senyuman, ikhlas, bersyukur dan berdoa. Sebetulnya itu kok yang diceritakan film ini,” ujar Novia berpromosi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Ikut Meramaikan Kosasih Day 2020, Sri Asih Tayang di LINE Webtoon

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Dalam rangka ikut merayakan Kosasih Day 2020, LINE Webtoon Official dari Bumilangit kembali menghadirkan sosok Sri Asih, lewat komik Sri Asih: Celestial Goddes.

Sri Asih merupakan karakter jagoan pertama yang terbit dalam sejarah komik Indonesia, ciptaan Bapak Komik Indonesia, RA. Kosasih.

Kehadiran Sri Asih: Celestian Goddes diharapkan bakal menyusul sukses Virgo and the Sparklings yang sudah diterjemahkan ke 21 bahasa oleh para fans internasional.

Sri Asih: Celestial Goddess akan diterbitkan mingguan melalui platform baca komik gratis Line Webtoon, menceritakan seorang perempuan bernama Alana yang sedari kecil sering melihat makhluk gaib.

Kehidupannya sebagai remaja biasa mendadak berubah, saat teman-temannya dilanda bahaya. Dia kini menjadi sesosok dewi yang siap menyelamatkan dunia dari energi jahat.

Jagoan perempuan pertama Indonesia ini harus belajar menyesuaikan diri antara tugas sekolah, menguasai selendang ajaib, berlatih terbang dan menghadapi sosok kegelapan yang selalu mengintai.

Cerita digalang oleh Archie the RedCat dan digambar oleh Devita Krisanti,  duo komikus muda bertalenta ini menampilkan Sri Asih  dalam konsep dan desain yang baru dan kekinian.

Is Yuniarto selaku General Manager Bumilangit Comic Media mengatakan, Webtoon Sri Asih: Celestial Goddess hadir pada momentum istimewa, 4 April 2020, yakni perayaan 101 tahun hari kelahiran Sang maestro komik Indonesia, RA. Kosasih.

Tahun lalu, Sri Asih yang diperankan oleh Pevita Pearce muncul pertama kali dalam film Gundala. Film Sri Asih garapan sutradara Upi, saat ini sedang dalam tahap pra produksi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Film

Putus Hubungan dengan Corona, Bioskop di Jakarta Tutup Sementara

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara sejumlah tempat hiburan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Salah satu yang ditutup adalah bioskop, sejak Senin (23/3).

Keputusan penutupan sementara tempat hiburan disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam jumpa pers pada Jumat (20/3/2020).

Anies mengatakan untuk membatasi gerak masyarakat tidak cukup hanya menutup kawasan wisata saja. Menurutnya, penting apabila kegiatan hiburan ditutup.

“Penutupan kegiatan wisata milik pemerintah sudah dilakukan pekan lalu, mulai pekan ini kita harap dunia usaha untuk bersama-bersama, karena kalau hanya dikerjakan sebagian, dan sebagian lain memilih interaksi, maka penyebaran berjalan terus. Mulai Senin kita akan melakukan peniadaan kegiatan hiburan,” kata Anies.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov DKI telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 60/SE/2020 yang menyatakan Pemprov DKI akan melakukan penutupan sementara kegiatan operasional usaha hiburan dan rekreasi selama dua pekan.

Bioskop adalah salah satu usaha hiburan yang ditutup sementara oleh Pemprov DKI. Penutupan berlangsung pada 23 Maret-5 April 2020.

Berikut kegiatan usaha yang wajib tutup selama dua pekan:
a. Klab Malam
b. Diskotek
c. Pub/Musik Hidup
d. Karaoke Keluarga
e. Karaoke Executive
f. Bar/Rumah minum
g. Griya Pijat
h. Spa (Sante Par Aqua)
i. Bioskop
j. Bola Gelinding
k. Bola Sodok
l. Mandi Uap
m. Seluncur
n. Area permainan ketangkasan manual,mekanik dan/atau elektronik untuk orang dewasa (***)

Continue Reading

Film

Si Mbok Iyem, Puwaniatun Meninggal Dunia

Published

on

By

Purwaniatun (youtube)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Dunia hiburan Indonesia tengah berduka. Aktris sinetron dan FTV, Purwaniatun menghembus nafas terakhir pada usia 67 tahun di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Senin (23/3) pagi.

Kabar dukacita ini dibenarkan oleh salah seorang cucunya, Gia yang dihubungi Senin siang.

“Iya, meninggal karena sakit pasca operasi, kanker rahim,” kata Gia.

Gia menambahkan, kondisi Purwaniatun melemah pasca operasi kanker pada akhir Januari 2020 lalu.

Sempat dirawat di ICU, neneknya itu akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Senin (23/3) sekitar pukul 10.33 WIB.

Semasa hidupnya, Purwaniatun seorang aktrin yang disiplin. Ia sering memainkan sosok Mba Pur atau Mbok Iyem, peran asisten rumah tangga streotipe dari Jawa Tengah.

Sejumlah sinetron yang pernah dibintanginya, antara lain, Monyet Cantik dan Serigala Ganteng, Asisten Rumah Tangga, Hidayah, Kawin Gantung dan sejumlah judul FTV.

Selamat jalan, Mbak Pur. Terima kasih sudah menghibur masyarakat Indonesia selama ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Trending