Connect with us

Film

‘Iqro – My Universe’, Perjalanan Menuju Antariksa

Published

on

Astronot pertama Indonesia, Prof. Pratiwi Pujilestari Sudarmono memberi sambutan usai menonton Gala Premiere film Iqro: My Universe, Minggu (7/7).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Yayasan Pembina Masjid Salman ITB bersama Salman Film Academy didukung Bumi Prasidi Bi-Epsi dan Mitra Andalas Visual, masih konsisten pada film bertema ilmu pengetahuan.

Setelah menggarap film Iqro – Petualangan Meraih Bintang (2017) yang sukses, kini hadi pula  sekuelnya berjudul Iqro: My Universe. Film ini akan tayang serentak di layar bioskop Tanah Air, mulai Kamis (11/7) mendatang.

Film yang didedikasikan untuk astronot pertama Indonesia, Prof. Pratiwi Pujilestari Sudarmono ini terlebih dulu menjalani gala premiere di Bioskop Kemang Village, Jakarta Selatan, Minggu (7/7).

Menceritakan tentang impian Aqilla (diperankan oleh Aisha Nurra Datau) menjadi seorang astronot. Impian tersebut coba Aqilla wujudkan dengan mencari tahu segalanya tentang antariksa.

Selain berselancar di internet, ia juga bertanya kepada opa-nya (Cok Simbara)  yang kebetulan seorang pakar astronomi.

Di tengah kesibukannya belajar, Aqilla menemukan informasi tentang kompetisi vlog bertema antariksa, yang diadakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Tanpa ragu-ragu, Aqilla begitu antusias ingin mengikuti kompetisi tersebut. Apalagi, pemenang kompetisi akan diajak berkunjung ke pusat penilitian luar angkasa di luar negeri. Itu bagian dari wujud cita-citanya menjadi astronaut.

Demi membuat konten yang bagus, Aquilla pun berjuang untuk menaklukan hati Tsurayya (Mauedy Koesnaedi), peneliti tentang tumbuhan yang mampu hidup di luar angkasa, agar mau berkolaborasi membuat vlog.

Astrie Ivo dan kawan-kawan, para pendukung film ‘Iqro: My Universe’

Hanya saja, pembuatan vlog tersebut menjadi berantakan oleh kejadian sepele. Ditambah lagi,  sang Opa yang selama ini menjadi narasumbernya mendadak ditugaskan ke luar negeri.

Aqila bersedih, karena tak seorang pun di sekitarnya yang memberitahukan perihal tugas Opa-nya ke luar negeri. Berhasilkah Aquilla mewujudkan mimpinya?

Selain dibintangi Aisha Nurra Datau, Maudy Koesnaedi dan Cok Simbara, sutradara Iqbal Alfajri juga menghadirkan sederet bintang ternama, diantaranya  Raihan Khan, Mike Lucock, Ben Kasyafani, Elliz Christine, Adhitya Putri, Mario Irwinsyah, Astrie Ivo, dan Meriam Bellina. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Putus Hubungan dengan Corona, Bioskop di Jakarta Tutup Sementara

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara sejumlah tempat hiburan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Salah satu yang ditutup adalah bioskop, sejak Senin (23/3).

Keputusan penutupan sementara tempat hiburan disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam jumpa pers pada Jumat (20/3/2020).

Anies mengatakan untuk membatasi gerak masyarakat tidak cukup hanya menutup kawasan wisata saja. Menurutnya, penting apabila kegiatan hiburan ditutup.

“Penutupan kegiatan wisata milik pemerintah sudah dilakukan pekan lalu, mulai pekan ini kita harap dunia usaha untuk bersama-bersama, karena kalau hanya dikerjakan sebagian, dan sebagian lain memilih interaksi, maka penyebaran berjalan terus. Mulai Senin kita akan melakukan peniadaan kegiatan hiburan,” kata Anies.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov DKI telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 60/SE/2020 yang menyatakan Pemprov DKI akan melakukan penutupan sementara kegiatan operasional usaha hiburan dan rekreasi selama dua pekan.

Bioskop adalah salah satu usaha hiburan yang ditutup sementara oleh Pemprov DKI. Penutupan berlangsung pada 23 Maret-5 April 2020.

Berikut kegiatan usaha yang wajib tutup selama dua pekan:
a. Klab Malam
b. Diskotek
c. Pub/Musik Hidup
d. Karaoke Keluarga
e. Karaoke Executive
f. Bar/Rumah minum
g. Griya Pijat
h. Spa (Sante Par Aqua)
i. Bioskop
j. Bola Gelinding
k. Bola Sodok
l. Mandi Uap
m. Seluncur
n. Area permainan ketangkasan manual,mekanik dan/atau elektronik untuk orang dewasa (***)

Continue Reading

Film

Si Mbok Iyem, Puwaniatun Meninggal Dunia

Published

on

By

Purwaniatun (youtube)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Dunia hiburan Indonesia tengah berduka. Aktris sinetron dan FTV, Purwaniatun menghembus nafas terakhir pada usia 67 tahun di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Senin (23/3) pagi.

Kabar dukacita ini dibenarkan oleh salah seorang cucunya, Gia yang dihubungi Senin siang.

“Iya, meninggal karena sakit pasca operasi, kanker rahim,” kata Gia.

Gia menambahkan, kondisi Purwaniatun melemah pasca operasi kanker pada akhir Januari 2020 lalu.

Sempat dirawat di ICU, neneknya itu akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Senin (23/3) sekitar pukul 10.33 WIB.

Semasa hidupnya, Purwaniatun seorang aktrin yang disiplin. Ia sering memainkan sosok Mba Pur atau Mbok Iyem, peran asisten rumah tangga streotipe dari Jawa Tengah.

Sejumlah sinetron yang pernah dibintanginya, antara lain, Monyet Cantik dan Serigala Ganteng, Asisten Rumah Tangga, Hidayah, Kawin Gantung dan sejumlah judul FTV.

Selamat jalan, Mbak Pur. Terima kasih sudah menghibur masyarakat Indonesia selama ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Film

Jefri Nichol dan Aurora Ribero, ‘Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Rumah produksi IFi Sinema dan Screenpay Films menyatakan siap merilis film terbarunya, berjudul Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi.

Momentum ini menjadi yang pertama bagi Jefri Nichol dan Aurora Ribero beradu akting dalam satu judul film layar lebar.

Film Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi mengangkat tema cinta, berhubungan dengan kehidupan lika-liku cinta. Diadaptasi dari novel best seller karya Boy Chandra yang sudah 15 kali cetak ulang sejak edisi perdana pada 2016.

Seperti Hujan yang Jatuh ke bumi, salah satu novel saya yang paling baik sambutannya dari pembaca. Cukup banyak respons setelah mereka membaca, sehingga  saya jadi semakin yakin kalau ada banyak sekali orang yang memendam perasaannya,” ujar Boy.

Boy mengatakan, kini novelnya kini dalam bentuk film. “Semoga film ini dapat mewakili orang yang memendam perasaannya,” pinta.

Sementara sutradara Lasja F. Susatyo pun dengan baik menerjemahkan isi cerita novel tersebut ke dalam bentuk audio visual. Skenario film ditulis oleh Upi dan Piu Syarief.

“Film romantis ini memberi kita perspektif berbeda tentang bagaimana cara kita menyatakan cinta. Mengetahui siapa cinta sejati kita dan mempertahankan ikatan kasih itu sesuatu yang sangat berarti,” ujar Lasja.

“Melalui karakter Kevin, film ini memberi arti bahwa cinta adalah tanpa pamrih, cinta tak egois,” tambahnya.

Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi mengisahkan tentang cinta segitiga antara Kevin (Jefri Nichol), Nara (Aurora Ribero) dan Juned (Axel Matthew).

Kevin dan Nara adalah sahabat sejak kecil, meski saling menyayangi, mereka berjanji untuk selalu menjadi teman baik selamanya.

Kevin yang lebih sering menemani Nara melalui masa-masa sulit saat percintaannya gagal, ternyata menyimpan rasa lebih dari seorang sahabat, namun tidak pernah berani menyatakan perasaannya kepada Nara.

Ketika Nara jatuh cinta kepada Juned, cowok panjat tebing yang misterius, Kevin merasa tidak ada lagi harapan baginya untuk bisa bersama Nara selamanya.

Selain Jefri Nichol, Aurora Ribero dan Axel Matthew, film Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi juga di bintangi oleh Nadya Arina, Rebecca Klopper, Karina Suwandi, Jauhar Robert dan Haris Soedarto. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending