Connect with us

Lifestyle

Jambuluwuk Convention Hall and Resort Bogor Terapkan Protokol Kesehatan

Published

on

Salah satu sudut di Jambuluwuk Convention Halla & Resort, Ciawi

Kabarhiburan.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta Sie Musik, Film dan Lifestyle sukses menggelar diskusi Recovery Industri Hiburan di Era New Normal, berlangsung di Jambuluwuk Convention Hall & Resort di kawasan Ciawi, Bogor, Sabtu (22/8).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para jurnalis yang prihatin pada kondisi dunia hiburan, yang belum juga bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19, melibatkan para narasumber yang kompeten di bidangnya.

Sebut saja, promotor musik – Harry Koko Santoso, produser musik – Agi Sugianto, musisi – Roy Jeconiah, Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) – Djonny Sjafruddin, pekerja seni – Inggrid Wijanarko, komedian – Derry 4 Sekawan, Ketua Umum Pafindo – Bagiono Prabowo dan Ketua Umum Parfi – Alicia Johar.

Tampak hadir pula Sayid Iskandarsyah selaku Ketua PWI DKI Jakarta beserta jajaran pengurus harian.

Bagi manajemen Jambuluwuk Convention Hall & Resort Ciawi, kegiatan diskusi kian menambah kepercayaan masyarakat menginap di Jambuluwuk Resort Puncak.

Martha W. Thomas selaku Marketing Communication Corporate Manager Jambuluwuk Hotel & Resort, mengatakan ada rasa aman jika wisatawan berlibur di Jambuluwuk yang berkonsep Resort. Areanya bisa dibilang cukup privat.

“Resort jauh lebih aman, karena area interaksinya hanya dalam satu sekeluarga atau satu kelompok kecil. Ini setidaknya bisa meminimalisir resiko tertular Covid-19,” katanya usai memberi sambutan di acara diskusi Recovery Industri Hiburan di Era New Normal.

Guna menjamin kenyamanan peserta diskusi, Resort ini sudah melakukan standar protokol kesehatan yang ketat. Setiap sudut area Jambuluwuk Resort Puncak,  terpampang himbauan kewajiban memakai masker. “Tanpa Masker, Dilarang Masuk Area Hotel” begitu tulisannya.

Martha W. Thomas selaku Marketing Communication Corporate Manager Jambuluwuk Hotel & Resort, Ciawi, Bogor.

“Kami sangat mentaati instruksi protokol kesehatan terkini dari pemerintah pusat serta daerah. Seperti penyediaan hand sanitizer, cek suhu dan pemasangan imbauan tulisan kewajiban memakai masker. Juga penerapan protokol kesehatan bagi karyawan maupun pihak lain yang beraktivitas di area hotel dan restoran kami,” jelas Cahyadi selaku General Manager Jambuluwuk  Convention Hall & Resort.

Ia menambahkan, Jambuluwuk sudah menerapkan peraturan pemerintah tentang program Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

“Ini kami jalankan semata mata untuk meningkatkan pelayanan, serta jaminan rasa aman menginap di Jambuluwuk Resort Puncak,” katanya.

Berjarak sekitar 67 kilometer dari Kota Jakarta, Jambuluwuk Convention Hall & Resort  bisa dijangkau melalui jalan Tol Jagorawi dan keluar di Pintu Tol Ciawi, lalu menuju arah Tapos, atau keluar di Pintu Tol Gadog, lalu menuju arah Tapos.

Memiliki 25 unit villa yang berdiri di atas lahan seluas 4 hektar, Jambuluwuk Convention Hall & Resort menawarkan bangunan kayu di tengah suasana yang asri dan serba hijau, pepohonan yang rindang dan tanaman yang cantik memberi pengalaman dekat dengan alam yang eksotis.

Sudah begitu, tersedia segala fasilitas, mulai dari Wi-fi gratis di tempat umum dan di semua kamar sehingga anda tidak akan ketinggalan tetap exis di dunia maya. Fasilitas olahraga seperti kolam renang indoor dan outdoor, lapangan tennis, pingpong, bulutangkis hingga sarana memancing pun tersedia disini.

Selain menyatu dengan keindahan alam, resort ini juga mengakomodir hal-hal yang berbau lokal, dari mulai menu makanan, bahan-bahan sayuran serta buahan yang diambil dari seputar resort. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Dermaster Hadirkan Treatment Facial Hydrafacial Pertama di Indonesia

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta- Sebagai klinik kecantikan favorit, Dermaster tak pernah ketinggalan melakukan berbagai inovasi kecantikan. Di bulan September ceria ini Dermaster meluncurkan treatment terbarunya yang bernama Hydrafacial.

Bertempat di Cabang Dermaster Menteng Jl. Kendal No 23, Menteng, Jakarta Pusat, peluncuran dihadiri beberapa artis ibukota, diantaranya Iis Dahlia, Angel Lelga, Bella Shofie, Kriss Hatta, Sonia Fergina, Roro Fitria, Susan Sameh, Okie Agustina, Ziva Magnolya, Imaz Fitria dan masih banyak Public Figure lainnya.

Terang Director of Marketing Dermaster Indonesia, Herry Setawan, Hidrafacial ini adalah facial treatment favorit artis Hollywood, seperti Paris Hilton , Beyonce, Matthew Mcconaughey dan selebriti dunia lainnya. Dermaster akan terus berinovasi untuk tetap jadi yang terbaik dan terdepan.

Hydrafacial merupakan treatment dengan menggunakan alat medical grade dengan teknologi Vortex-Fusion® yang telah dipatenkan untuk membuat kulit tampak cerah, halus dan kenyal berseri. Selain itu manfaat Hydrafacial membantu mengurangi pigmentasi, mengurangi kerutan-kerutan halus, membantu mengatasi masalah komedo dan jerawat dan dapat dilakukan pada kulit yang sensitive.

Hydrafacial memiliki sistem vortex fusion yang unik yg membuatnya berbeda dari facial lainnya. Vortex fusion sendiri menciptakan efek vortex untuk membersihkan dan memudahkan mengangkat komedo tanpa menimbulkan rasa sakit sekaligus menghidrasi kulit.

“Hydrafacial sendiri diciptakan dan dikembangkan mulai dari tahun 2001 sampai sekarang di long beach, california, USA, “Ujar Dokter Andi Wijaya, selaku Head Doctor Dermaster Daan Mogot

Hydrafacial mengunakan seri “Hydropeel Tips” yang memiliki fungsi spesifik dari setiap tips berbeda dalam mengeksfoliasi, ekstraksi, dan menghidrasi kulit. Desain spiral dari “hydropeel tips” digunakan bersamaan dengan teknologi vakum dan serum yang telah disesuaikan, menghasilkan sebuah efek vortex yang berguna dalam mengeluarkan dan membuang kotoran yang secara bersamaan juga menghidrasi kulit dengan antioksidan terbaik, “ lanjutnya Dokter Andi.

Kelebihan hydrafacial dibandingkan facial lainnya karena memiliki semua yang dibutuhkan kulit. Dikembangkan dan diciptakan sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan semua tipe kulit dari yang kering, berminyak, maupun tipe kulit kombinasi.

“Dengan teknologi terbaru nya hydrafacial mampu membersihkan mengangkat sel kulit mati, komedo tanpa rasa sakit sekaligus memberi nutrisi dan menghidrasi sampai kelapisan dalam kulit. “Ujar Dokter Dicky selaku Head Doctor Dermaster Bali.

 

Continue Reading

Lifestyle

Naluri Bisnis Bastian P. Simanjuntak di ‘Parkiran Steak and Bar’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Parkiran biasanya identik dengan pemberhentian kendaraan dalam waktu sesuai kebutuhan pengendara. Tapi di Jakarta Utara, parkiran menjadi salah satu tempat keriaan dan kongko, bersama teman-teman sampai tengah malam. Itulah Parkiran Steak & Bar.

Beroperasi dari Jam 19.00 hingga jelang subuh keesokan harinya, di kawasan bisnis Jalan Mitra Sunter Boulevar yang strategis, sekaligus akses utama menuju kawasan perkantoran dan perumahan Kelapa Gading maupun Sunter, Jakarta Utara.

Parkiran Steak & Bar memang tidak terlalu luas, tetapi bernuansa rumahan dan lebih santai. Tersedia pula perangkat karaoke setiap hari, juga penampilan disc jockey (DJ) pada hari tertentu yang membuat suasana lebih meriah.

Seperti namanya, Parkiran Steak & Bar menyediakan aneka steak, juga bir dan wine dari berbagai merek. Selain menu makanan dan minuman yang sangat beragam.

Harga makanan dan minuman tersebut masih terjangkau oleh pengunjung yang umumnya dari kalangan mahasiswa hingga orang kantoran.

“Saya perhatikan, mereka yang pernah datang akan datang lagi, menandakan menu makanan dan harga yang kami tawarkan masih sesuai pasar,” ujar Bastian selaku pemilik, yang optimis bisnisnya memiliki prospek bagus di masa depan.

Bastian P. Simanjuntak mendirikan Parkiran Steak and Bar berdasarkan naluri bisnis.

Bastian mendirikan Parkiran Steak & Bar, selain mendasarkan pada naluri bisnisnya, juga demi  menyalurkan hobi yang sudah ditekuni sejak masih di bangku kuliah di Universitas Trisakti, Jakarta.

Sebelumnya Bastian sudah menekuni bisnis wartel, cargo dan tambak udang. Kini yang terakhir, bisnis kafe.

“Pendirian kafe ini didasarkan pada naluri bisnis, sekaligus untuk menyalurkan hobi yang dulu pernah juga ditekuni,” ujar Bastian tentang Parkiran Steak & Bar, yang didirikan pada Februari 2020 silam.

Saat itu, Bastian tidak begitu mengetahui seluk beluk bisnis kafe atau bar, namun sudah melihat adanya potensi bisnis yang bagus.

“Orang, kan sering mengatakan, menjalankan bisnis yang didasari hobi, relatif mudah sukses, karena dijalankan dengan senang hati,” ungkap Bastian yang memberi nama Parkiran sesuai lokasi kafe ini di area parkir.

Bastian pada dasarnya adalah sosok yang bisa cepat belajar, sehingga industri hiburan yang sama sekali baru baginya pun dapat dikuasai dalam waktu yang relatif singkat.

Terbukti, Bastian tidak gagap ketika Parkiran Steak & Bar harus vakum sebulan kemudian, karena tuntutan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari pemerintah untuk melandaikan penyebaran virus corona.

“Tapi itu tidak masalah, karena  pengunjung berangsur-angsur kembali tumbuh sejak kami beroperasi kembali pada Juli silam, meski belum seramai dulu,” ujar pria berdarah Batak ini.

Peningkatan pengunjung tersebut melegakan Bastian yang menargetkan pemasukan sekitar Rp 500 juta perbulan di tahun 2021.

“Menjawab arah bisnis ini kelak, saya ingin menjadikan Parkiran menjadi merek bisnis franchise. Semoga terwujud,” pinta Bastian.  (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Istimewa)

Continue Reading

Lifestyle

Migi Rihasalay Benahi Rumah Joglo Jadi Rumah Kreatif Anak Indonesia

Published

on

By

Migi Rihasalay diantara koleksi busana terbaru.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Desainer muda Migi Rihasalay sontak jadi buah bibir, menyusul suksesnya meluncurkan koleksi bertema After The Rain yang digelar di Jakarta pada Februari 2020 silam.

Permainan warna terang pelangi yang ditampilkan secara natural pada karyanya tersebut, telah menginspirasi para pecinta busana. Koleksi After the Rain terinspirasi dari banjir Jakarta pada awal 2020. Orang menaruh harapan agar hujan berhenti dan berganti dengan pelangi

“Desain tersebut merupakan bentuk empati dari perasaan saya,” ujar Migi yang dalam waktu dekat akan merilis rancangan terbarunya. Hal ini diungkapnya, di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan (21/7).

Migi Rihasalay terinspirasi dari keindahan alam

Tidak berhenti sampai disitu, Migi terus mengeksplor dirinya untuk menciptakan aneka karya. Sudah banyak ide yang dituangkan dalam secarik kertas yang kelak dituangkan ke dalam desain busana yang mengagumkan penggemarnya.

“Desain ini bertema senja. Saya dapatkan saat merenung di akhir waktu transisi antara siang dan malam. Dalam desain ini, teknik pembuatannya agak sulit karena komposisi warna harus tepat,” jelas Migi sambil menunjukkan busana rancangannya.

Migi menambahkan, beberapa artis kenamaan di Tanah Air sudah menikmati karyanya. Sebut saja, Ayu Ting Ting yang mengenakan busana warna warninya dengan penuh keceriaan.

“Lalu ada desain yang saya namanya Lolypop yang pernah dikenakan pasangan Ruben Onsu dan Sarwendah,” kenangnya.

Peluncuran koleksi busana Migi Rikasalay beberapa waktu lalu.

Tema Pelangi dan tema Senja, hanya dua dari banyak tema yang ingin Migi Rihasalay dalam karyanya.

“Saya sebagai desainer, selain melihat kekurangan yang ingin membuatnya terlihat indah, saya mengagumi keindahan alam, misalnya terinspirasi dari pelangi dan senja,” jelasnya.

Demikian pula ketika Migi Rihasalay membayangkan tengah berjalan melintasi gurun pasir yang panas dan kering, ia dan merindukan oase untuk istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan.

“Oase ini akan menjadi salah satu inspirasi saya untuk koleksi selanjutnya,” jelas Migi Rihasalay membocorkan rahasia.

Tidak melulu mencari desain busana terbaru, Migi Rihasalay telah menyisakan energinya untuk mewujudkan impian, yakni membuka kelas bagi anak-anak yang memiliki hobi prakarya dan bidang kreatif lainnya.

Baginya, apapun yang dipupuk dari sejak kecil, kelak akan menjadi pohon yang menghasilkan buah jika ditanam dengan benih yang baik.

Guna mewujudkan niat tersebut, Migi Rihasalay sedang membenahi rumah-rumah joglo tua dan rusak di kawasan Tanjung Lesung, Banten. Rumah-rumah joglo dari beberapa daerah di Jawa Tengah, seperti Jepara, Pati, dan Demak, salah satunya akan disulap menjadi tempat anak-anak belajar sambil bermain.

“Saya sedang rencanakan untuk program pembangunan free class ini, yaitu alat-alat untuk membuat kerajinan tangan, seperti melukis, membuat batik, dan tembikar dari tanah liat,” jelas Migi Rihasalay yang meyakini bahwa aktivitas ini juga dilandasi dengan pengenalan budaya indonesia. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending