Connect with us

Musik

Jane Callista Pamer Tap Dance dalam Single ‘Hip Hip Hura Hura’

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Oh Hip Hip Hura Hura, merupakan potongan lirik dari hits karya Adjie Soetama. Lagu yang pernah dipopulerkan almarhum Chrisye tersebut pada tahu 1980-an, kini dilengkapi versi anak-anak.

Adjie Soetama menulis ulang lirik lagu Hip Hip Hura, sehingga sesuai dengan tema anak dan dibawakan oleh Jane Callista (11).

Jane Callista merupakan penyanyi cilik yang pernah mengikuti ajang The Voice Kids Indonesia dan menjadi Grand Champion Vocalist Asian Dreamerz 2019 di Singapura. Ia juga menjadi peserta Grand Champion Vocalist Asia Pacific Arts Festival 2018 di Kamboja.

Tak hanya menyanyi, Jane merupakan presentar acara musik, Dubi Dubi Dam, program musik anak-anak di Rajawali TV.

Berawal dari sebuah pertemuan dalam sebuah acara, Adjie Soetama melihat penampilan Jane Callista akan cocok untuk membawakan remake lagu Hip Hip Hura Hura.

Konsep yang sesuai pun disepakati. Hip Hip Hura versi Jane Callista mulai digarap oleh produser Gema Nada Pertiwi, label yang konsisten mengusung lagu anak-anak.

Musik dan aransemen ditangani oleh Willy Aviantara, sementara konsep video digarap oleh Taro Jonathan.

Lagu Hip Hip Hura Hura dibuat dalam nuansa ceria suasana pesta ulang tahun, di mana anak-anak bergembira bermain, bernyanyi, dan menari bersama.

Menariknya, dalam video klip menampilkan kemahiran Jane Callista melakukan tap dance.

Single Hip Hip Hura dari Jane Callista di rilis di berbagai platform musik digital seperti Apple Music, Spotify, YouTube Music, Joox, Melon dan lainnya, sudah dapat disaksikan mulai hari ini, Jumat (20/12).

Bersamaan rilis single, dilakukan pula penayangan video klip di laman YouTube. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Billboard Indonesia Musik Awards 2020 Digelar di RCTI

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Belum setahun mengudara, program chard Billboard Indonesia Top 100 telah menginsiprasi lahirnya ajang penghargaan Billboard Indonesia Music Awards 2020.

Ajang penghargaan untuk musisi Indonesia ini merupakan kolaborasi Billboard Indonesia dengan stasiun televisi RCTI. Keduanya sudah memastikan malam puncaknya  akan digelar di panggung spektakuler RCTI+ pada 26 Februari 2020, pukul 21 WIB mendatang.

Dini Putri selaku Direktur Program dan Produksi RCTI mengatakan ingin memberikan apreasiasi lebih kepada para musisi di Indonesia dari berbagai lapisan usia. Karyanya pun tidak dibatasi oleh waktu. Itulah kelebihan Billboard Musik Indonesia.

“Kelebihan itu membuat Billboard Indonesia Music Awards 2020 akan berbeda dibandingkan ajang penghargaan musik lainnya,” ujar Dini dalam jumpa pers di MNC Studio, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (20/1).

“Nominasinya unik, tidak ada batasan waktu. Artinya, siapapun bisa, bukan hanya karya yang hits dalam kurun waktu setahun terakhir. Ajang ini juga didasarkan pada data yang akurat hasil riset Billboard dari berbagai macam platform,” imbuh Dini.

“Ketika market merespons, lagu-lagunya juga beredar,” ujar Adib Hidayar, Editor in Chief Billboard Indonesia.

Sementara Adib Hidayat selaku Editor in Chief Billboard Indonesia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan top chard Billboard perlu beberapa tahapan dari berbagai sumber data, seperti  music streaming platform, video streaming platform, radio, hingga social media engagement. Datanya dikumpulkan oleh tim Billboard Indonesia.

“Setiap nominasinya didasarkan pada data yang didapatkan berbeda-beda. Selanjutnya diproses secara cermat sebelum diumumkan kepada masyarakat,” ujar Adib yang memisalkan, Nominasi  Top Karaoke.

“Kami menerima data dari lembaga yang mengumpulkan data di minimal ada 50 tempat karaoke yang tersebar di Indonesia,” ujar Adib.

Menjawab pertanyaan wartawan, Adib mengatakan bahwa ke depan Billboard Indonesia akan  membuat chard berdasarkan genre, seperti rock, R n B, hiphop, dangdut, jazz, lagu religi maupun lagu daerah.

“Semua itu perlu proses ketika market merespons, lagu-lagunya juga beredar,” jelasnya.

Personil band Samsons.

Kehadiran ajang Billboard Indonesia Music Awards 2020 langsung disambut sukacita oleh para musisi yang namanya masuk dalam nominasi.

Sebut saja Andmesh Kamaleng, yang berharap semoga Billboard chart terus ada dan memberikan dampak positif bagi para musisi untuk bersaing secara sehat.

“Billboard membuat musisi semakin termotivasi, suatu kebanggaan buat Andmesh bisa berada disini,” ujar pelantun Cinta Luar Biasa.

Ungkapan senada disampaikan personil band Samsons. Mengaku tidak percaya kalau lagunya masuk ke dalam nominasi Billboard Indonesia Top 100.

“Senang bisa ada disini, Billboard membuat kita sadar kalau lagu itu berlaku sepanjang masa. Gak nyangka lagu Samsons masih banyak yang minat,” ungkap Samsons. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

K13N Band, Punya Potensi dan Karya yang Baik

Published

on

By

Personil K13N band: Rahman, Dogie, Erdin dan Chikin.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Setelah memiliki “jam terbang” cukup tinggi menyanyi di berbagai café, empat anak muda di Bogor ini bersepakat membentuk K13N band untuk meramaikan industri musik Indonesia.

Mereka adalah Chikin Muhammad (vokalis), Rahman (bass), Dogie (gitar) dan Erdin (drum)  bernaung di 13 Nadi Musik, lalu  merilis single perdana berjudul Merelakanmu, karya Chikin.

“Melalui single Merelakanmu, kami memberikan nuansa baru bagi penggemar musik Pop Alternatif di Tanah Air. Selain menyelesaikan single perdana, kami juga menyiapkan videoklip sebelum melakukan promosi di berbagai stasiun radio,” ujar Chikin yang ditemui di Bogor, Jumat (17/1).

Pria kelahiran Cirebon ini mengatakan bahwa lagu karyanya itu diangkat dari pengalaman pribadi. Merelakanmu menceritakan tentang cinta segitiga. Seseorang terpaksa merelakan kekasihnya kepada orang lain.

“Ini kisah nyata saya tuang dalam karya. Saya lebih suka menulis lagu berdasar kisah nyata, meski ada beberapa lagu yang fiksi demi kebutuhan pasar,” jelas Chikin, yang juga menjelaskan makna nama K13N.

”Simpelnya diambil dari nama belakang saya Kin, saya searching di google, Kin artinya family, saudara, sahabat , kerabat dan saya bentuk band ini memang ingin seperti saudara yang punya satu visi dan kalau K13N itu hanya ditambahkan 13 saja biar ada filosofi Cirebon juga karena saya yang asli Cirebon, jadi K13N artinya ‘ini’,” jelas Chikin.

Produsernya, Ruri mengaku optimis K13N akan merebut perhatian para penikmat musik Indonesia.

“Band baru itu harus punya potensi yang bagus dan punya karya yang baik. Menurut saya, K13N akan sukses di industri musik Indonesia. Apalagi, mereka sudah memiliki cukup banyak materi lagu,” ungkap Ruri yang juga vokalis band Repvblik ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Hammersonic 2020 Jadi Energi Baru Bagi Musik Keras Tanah Air

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Festival musik metal terbesar di Asia Tenggara, Hammersonic 2020 sudah pasti digelar di Pantai Carnival Ancol, Jakarta, pada 27 hingga 28 Maret mendatang.

Selama dua hari, penggemar musik gahar di Tanah Air akan dihibur oleh 27 band heavy metal maupun rock yang tampil secara bergantian.

Sejauh ini pihak penyelenggara, bahkan telah mengumumkan line-up nama band yang akan menggebrak panggung Hammersonic 2020 sebagai berikut:

Slipknot, Black Flag, Lacuna Coil, Sinister, Comeback Kid, Suicide Silence, Vulvodynia, Polaris, Crossfaith, Stillbirth, Uncured, Testament, Trivium, Burgerkill, Killing Me Inside Reunion, Overthrown, Restraint, Solemn, Deadsquad, Defying Decay, Venom Prison, Underside, Dark Mirror ov Tragedy, Marduk, Chunk! No, Captain Chunk!, Rocket Rockers, dan Amon Amarth.

Ravel Junardy selaku CEO Hammersonic berharap ke-27 band tersebut akan memberikan sajian terlengkap yang akan memuaskan dahaga pecinta musik rock maupun metal.

“Seluruh band terpilih kami ajak berdasarkan karya, penampilan mereka di atas panggung, serta animo dari fans mereka yang tak pernah surut. Ada juga band yang kembali manggung alias reuni, kami tampilkan karena penggemar mereka yang justru semakin banyak,” ujar Ravel Junardy yang ditemui di Jakarta baru-baru ini.

Ia juga mengatakan, pihak penyelenggara tengah menyusun jadwal sebaik mungkin, sehingga alur penampilan keseluruhan dan penonton dapat berjalan lancar.

Pada hari pertama, penyelenggara akan menurunkan sebanyak 12 band. Sisanya, 15 band lagi akan turun pada hari kedua.

“Tentunya proses pengaturan jadwal tampil bukanlah hal yang mudah dan tidak bisa ditentukan secara sepihak. Informasi terakurat akan disampaikan secara resmi oleh tim Hammersonic melalui akun media sosial dan website.

Eben, personel band metalcore Burgerkill mengaku antusias menjadi salah satu band yang dilibatkan dalam festival Hammersonic.

“Tentu kami sangat excited. Kami yang selalu mengikuti Hammersonic cukup bangga karena festival tersebut bangkit lagi untuk memberikan energi baru bagi skema musik keras Tanah Air,” ujar Eben, pendiri dan gitaris Burgerkill.

Ia menaruh harap, melalui Hammersonic akan membangkitkan geliat para pecinta musik keras dengan komunitas mereka di berbagai kota di Indonesia.

Harapan senada disampaikan Stevie Item, gitaris Deadsquad. Ia pun sangat bersemangat untuk menyaksikan penampilan band mancanegara, khususnya slipknot yang pertama kali hadir di Indonesia.

Ia juga mengatakan bahwa Deadsquad tengah mempersiapkan penampilan spesial untuk Hammersonic. Mereka akan tampil dengan formasi Horror Vision.

Bagi para hammerhead, terus ikuti hammersonic.com dan media sosial @hammersonicfest. Tidak kalah penting, hammerhead tidak sampai kehabisan tiket Hammersonic.

Kini, tiket presale tahap 1 masih dibuka hingga tanggal 31 Januari 2020 mendatang. Selanjutnya akan dibuka tiket presale tahap 2 seharga Rp1.700.000,-

Selain melalui hammersonic.com, tiket bisa didapatkan di gerai Indomaret atau di Traveloka Xperience, Monetix, Alfamart, loket, serta di beberapa ticket box resmi di seluruh Indonesia. (Mik/ KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending