Connect with us

Event

Jelang Rilis Single Perdana, Brayden Elgin Meriahkan ‘Parade Pentas Penyanyi Cilik’

Published

on

Brayden Elgin (9) songsong masa depan sebagai penyanyi.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Tampil di hadapan publik, sedikitpun tidak membuat Brayden Elgin (9) demam panggung. Di usianya yang belia, Brayden sudah berani tampil dengan sangat percaya diri.

Layaknya penyanyi professional, Brayden tampil penuh penghayatan saat membawakan lagu Kasih Sayang Mama Papa ciptaan Arche Rampengan. Ia merupakan peserta terakhir dari 10 peserta yang tampil dalam acara ‘Parade Pentas  Penyanyi Cilik’, di gerai KFC Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4).

Tumbuh sebagai bocah yang lincah, Brayden suka menyanyi sejak berusia 2 tahun. Selanjutnya, murid kelas 4 Westin School ini mulai serius belajar vokal sejak usia 6 tahun. Brayden pernah mencuri perhatian banyak orang dengan penampilannya di acara Dudi Dubi Dam RTV beberapa waktu lalu.

“Saya senang sekali bisa tampil di acara ini, karena bisa menambah pengalaman saya diatas panggung,” ujar bercita-cita jadi penyanyi. Ia mengagumi Justin Bieber dan Kaka Slank ini.

Lagu Kasih Sayang Mama Papa juga akan dikukuhkan sebagai single perdana Brayden dan dirilis pada 5 Mei mendatang, bertepatan dengan perayaan 10 tahun usianya. “Mohon doa restu semoga semua bisa terlaksana dengan baik,” harap Brayden didampingi kedua orangtuanya, pasangan Andre Elvano dan Devi.

Parade Pentas Penyanyi Cilik di Kemang merupakan penyelenggaraan yang ketiga bagi pasangan Joan Michiko Tumbel dan Arche Rampengan. Mereka bermitra PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) DKI Jakarta, mencari dan membina talenta menyanyi bagi anak-anak Indonesia.

Pasangan Arche Rampengan (paling kiri) dan Joan Michiko Tumbel (paling kanan) bersama peserta Parade Pentas Penyanyi Cilik.

Sebelumnya, pasangan ini sukses menyelenggarakan acara yang sama di Blok M Plaza, Jakarta Selatan dan di Ballroom KBN Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (31/4) silam.

“Dari dulu saya memang concern terhadap pencarian bakat dan talenta anak-anak, terutama dibidang musik, baik nyanyi maupun main instrumen. Kami ingin membantu anak-anak yang memiliki bakat bermusik untuk berkembang,” jelas Joan Michiko Tumbel.

Baginya, anak-anak ini memiliki masa depan yang panjang, jadi sudah selayaknya membantu mereka untuk berkembang sesuai talenta yang dimilikinya.

Arche Rampengan selaku pembimbing dan pemilik Joarch Production ini, menambahkan bahwa kegiatan ini utamanya untuk mendorong  lahirnya kembali lagu-lagu anak dan penyanyi anak atau penyanyi cilik.

“Karena selama ini saya melihat regenerasinya mandeg,  sehingga banyak anak-anak kecil menyanyikan lagu-lagu orang dewasa, yang notabene liriknya tidak sesuai dengan usianya, inilah yang membuat kami prihatin,” imbuh Arche. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Bantu Warga Majalengka, Ratalizm Movement Galang Dana lewat ‘RSTN’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Beragam bentuk penggalangan dana yang berseliweran di media sosial untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Salah satunya seperti yang dilakukan Ratalizm Movement (RM).

Mereka mengemas penggalangan dana dengan sentuhan entertainment yang menarik dan unik, yakni Room Session for The Nation (RSTN).

RSTN diselenggarakan secara live streaming pada 3 platform digital, YouTube, Facebook dan Instagram Ratalizm Movement, berlangsung pada pukul 21.00 WIB, Sabtu, 30 Mei dan 6 Juni 2020 mendatang.

Acara ini mendapat dukungan dari para pelaku dunia hiburan, seperti DJ Yasmin, Kenny Gabriel & Astry Ovie, yang sudah tampil pada Minggu (30/5). Selanjutnya, Oomleo, Rafael “Smash”  dan Adiezty Ferza akan tampil pada Sabtu (6/6) mendatang.

Ratalizm Movement mengadakan RSTN lantaran tergerak membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang telah mengubah cara hidup masyarakat belakangan ini.

Donasi yang terkumpul dari RSTN akan disalurkan kepada masyarakat tidak mampu di 26 Kecamatan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Mereka belum menerima bantuan sosial dari pemerintah hingga saat ini.

Cara mendonasi pun dibuat dengan mudah, melalui: https://sharinghappiness.org/bantuwargamajalengka

Seperti diketahui, RM merupakan sebuah show management yang terdiri dari beberapa pelaku dunia hiburan yang bersama-sama memiliki impian untuk meningkatkan kualitas seni panggung & hiburan di Indonesia.

RM melihat bahwa Indonesia memiliki banyak sekali potensi yang tidak kalah, bahkan sebenarnya mampu untuk disandingkan dengan para pelaku dunia hiburan manca negara.

Untuk itulah RM hadir menyuguhkan sebuah konsep acara baik offline maupun online, digital branding & campaign untuk personal ataupun corporate yang tentunya mampu menyesuaikan ekspektasi semua kliennya. (Rls)

Continue Reading

Event

PWI Jaya Sie Film, Musik dan Lifestyle Salurkan Bantuan Bagi Anggota Terdampak Covid-19

Published

on

By

Irish Riswaoyo selaku Ketua PWI Jaya Sie Film, Musik dan Lifestyle serahkan bantuan kepada perwakilan wartawan.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta Raya (PWI Jaya) seksi Film, Musik dan Lifestyle salirkan bantuan bagi para wartawan anggota PWI Jaya Sie Musik Film dan Lifestyle terdampak Covid-19.

Bantuan berupa dana berasal dari para mitra, salah satunya XL Axiata, disampaikan langsung oleh ketuanya, Irish Riswoyo, kepada perwakilan wartawan yang meliput di dunia hiburan, di Posko Gerakan Peduli Jurnalis di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (1/6).

Dalam acara tersebut  tersebut  Irish Riswoyo   mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada para mitra yang selama ini telah menjalin kerjasama dengan baik dengan PWI Jaya Sie Musik Film dan Lifestyle, terutama XL Axiata.

”Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur dalam hal ini XL Axiata yang telah berpartisipasi memberikan support  kepada teman teman wartawan terdampak Covid-19. Semoga hubungan baik yang sudah terjalin selama ini terus terjaga dan berlanjut,” jelas Irish.

Irish menambahkan bahwa sebetulnya pada akhir Ramadan kemarin ingin mengadakan  acara buka puasa bersama secara terbatas sebagaimana tahun lalu. Namun situasi yang kurang memungkinkan, maka baru bisa disampaikan sekarang.

“Sekaligus Halal Bilhalal secara terbatas sesuai protokol kesehatan,” tambah Irish.

Bukan kali ini saja, XL Axiata memberikan dukungannya kepada PWI Jaya Sie Musik Film dan Lifestyle. Sebelumnya XL Axiata bekerjasama dengan PWI Jaya Sie Film Musik dan Lifestyle mengadakan penyuluhan bijak menggunakan internet dan mencegah berita hoax di SMA Negeri 4, Tangerang Selatan.

XL Axiata juga turut berpartisipasi pada acara Buka Puasa Bersama yang dilangsungkan di kantor PWI Jaya Sie Film Musik dan Life Style di Gedung PPHUI lantai 4 Kuningan Jakarta Selatan, yang dihadiri oleh Ketua PWI Jaya Sayid Iskandar dan musisi Roy Jeconiah serta para wartawan hiburan.

”Kami berharap agar para mitra yang selama ini sudah menjalin kerjasama sangat  baik dengan kami, kiranya terus  mendukung kegiatan PWI Jaya Sie Musik Film dan Lifestyle,” tutup Irish. (Rls)

Continue Reading

Event

GSUI Gaungkan Wacana New Normal dan Sasar ‘Outsourcing’ Hotel

Published

on

By

Kris Tjantra dan Harry Koko Santoso mendampingi Muhanto Hatta (pakai peci) menyerahkan bantuan bagi pelaku sektor pariwisata, Kamis (28/5) di Jakarta.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Gerakan Seribu Untuk Indonesia (GSUI) mendukung Pemerintah RI  mewacanakan protokol kesehatan New Normal alias hidup berdamai dengan virus corona, yaitu kesadaran agar selalu menjaga jarak dengan orang lain, selalu pakai masker bila diluar rumah dan lebih sering cuci tangan pakai sabun, agar tubuh kita tidak menjadi sasaran empuk virus Corona.

Hidup New Normal sesuatu yang sederhana. Sesederhana kita pakai masker kalau bepergian atau cuci tangan pakai sabun. New Normal, kalau tidak melakukannya terasa ada yang kurang.

Meski sederhana, GSUI meyakini, penerapannya tetap memerlukan kedisiplinan yang kuat untuk menggugah kesadaran masyarakat.

“Perlu sosialisasi dan edukasi yang senantiasa digaungkan kepada masyarakat,” anjur Kris Tjantra selaku Bendahara GSUI di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/5).

“Wacana Hidup New Normal juga menjadi momentum tepat, bagi GSUI yang saat ini mendistribusikan 10 ribu masker ke 10 kota besar berzona merah Covid-19,” katanya.

Sepuluh kota yang dimaksud, antara lain Jakarta, Bandung, Makassar, Surabaya, Tangerang dan Semarang.

Sambil giat mendistribusikan 10 ribu masker tersebut, GSUI mulai menjangkau tenaga outsourcing di bidang kepariwisataan terdampak Covid-19.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 juga melumpuhkan roda ekonomi kepariwisataan. Situasi ini langsung berimbas pada banyaknya hotel, mulai dari menurunkan harga kamar hingga pada pengurangan karyawan, khususnya karyawan berstatus outsourcing.

“Kami telah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan saling melengkapi dalam memberi bantuan bagi perhotelan,” jelas Kris Tjantra.

Sementara itu, Ketua GSUI, Muhanto Hatta, menaruh harapan kepada elemen masyarakat berbagai provinsi di Tanah Air agar mengikuti langkah GSUI, yakni bergerak memulihkan kesehatan, ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah masing-masing.

“Segala sesuatu harus dimulai, maka mulailah dari lingkungan terdekat. Jika bergerak serentak, maka kita optimis bisa mengenyahkan Covid-19 dari bumi Indonesia,” pinta Muhanto Hatta. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending