Connect with us

Musik

Jelang Top 15, Reza Tutup Top 30 Dengan Rekor Baru

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Konser D’Star Top 30 Round 2 ditutup oleh penampilan Reza, Ika, dan Subro  dari grup 10, Senin (15/7). Mereka berjibaku di atas panggung demi memikat Dewan Juri serta pemirsa Indosiar, agar lolos babak 15 besar dan menuju Bintang segala Bintang D’Star.

Subro membuka konsernya, dengan menghadirkan nuansa 90-an. Alumnus D’Academy 1 tersebut mengajak penonton bernostalgia melalui hits band rock asal Jerman, Scorpions berjudul Still Loving You.

“Kamu penuh dengan kejutan, tapi kamu harus berhati hati dengan zona nyaman kamu, karena kamu memiliki potensi yang lebih dari ini,” ujar Giring mengingatkan.

Suasana semakin hangat oleh kehadiran Reza yang membawakan lagu I (Who) Have Nothing milik Ben E King, lalu di-medley dengan lagu Derita milik Rhoma Irama.

Hasilnya, juara D’Academy Asia 2 ini meraih seluruh standing ovation, sekaligus tiga nilai sempurna dari Dewan Juri. Itu artinya,  Reza berhasil menciptakan rekor baru!

”Ini yang saya tunggu-tunggu. Penampilan kamu malam ini sangat berkharisma, karakter suara kamu layaknya seorang professional singer. Kamu adalah bintang segala bintang,” puji Bebi Romeo.

Seakan tak mau kalah. Ika yang tampil terakhir tetap semangat, membawakan lagu O Mio Babbino Caro milik penyanyi sopran Maria Callas,  kemudian di-medley dengan lagu Penasaran  milik Rhoma Irama. Alumnus D’Academy 2 ini hanya menghadirkan dua Standing Ovation.

Nilai sempurna dari 3 juri, telah melambungkan Reza ke posisi kedua pada klasemen akhir. Reza merebut posisi Rara, di bawah si pemuncak klasemen Fildan.

Reza pun berhasil melaju ke babak Top 15 menyusul 14 Bintang lainya yakni : Fildan, Rara, Selfi, Aulia, Weni, Maria Calista, Ical, Putri, Randa, Irsya, Irwan, Habib, Rani, dan Ridwan.

Konser Top 15  Group 1 berlangsung pada Selasa (16/7) pukul 20.30 WIB. Menampilkan Weni, Randa, dan Habib. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Dinda Permata Ingin Dikenal Karena Prestasi, Bukan Sensasi

Published

on

By

Dinda Permata Boyong hadiah dari ajang kompetisi menyanyi Big Stage 2019 di Malaysia.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Satu lagi penyanyi Indonesia berhasil mengukir prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di negeri jiran, Malaysia. Dialah Dinda Permata.

Gadis kelahiran Medan, Sumatera Utara ini memancarkan wajah berbunga-bunga saat menceritakan pengalamannya selama lebih dari 2 bulan, sejak Agustus silam mengikuti  kompetisi yang berlangsung di Auditorium Majlis Bandaraya Shah Alam, Kuala Lumpur, Malaysia.

Dikenal sebagai penyanyi dangdut yang bernaung di bawah label Nagaswara Musik, Dinda ternyata mampu membawakan berbagai genre musik melalui vokalnya yang khas.

Kemampuannya sudah ditunjukkan selama mengikuti ajang kompetisi menyanyi bergengsi di negeri jiran, Malaysia, Big Stage 2019.

Kompetisi tersebut menguji kemampuan Dinda bukan saja untuk membawakan lagu Melayu, dangdut dan pop. Genre rock pun dilalapnya.

Kemampuan tersebut telah menyerap perhatian penonton pada setiap penampilannya. Sekaligus memuluskan jalannya hingga mencapai tangga finalis.

“Sejak awal ikut ajang ini, banyak orang sudah mengenali diriku. Mereka menyapa lalu minta foto bareng, saat bertemu di tempat umum,” kenang Dinda Permata yang ditemui saat acara syukuran di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/10).

DindaPermata didampingi Anto Angkasa, penulis lagu ‘Tak Sanggup Lagi’

Kompetisi yang diikuti oleh belasan penyanyi dari berbagai negara di Asia tersebut, juga mendudukkan Datuk Siti Nurhaliza, Cakra Khan dan Judika sebagai Dewan Juri.

Dinda mengatakan, Dewan Juri telah berulang kali memberinya nilai tinggi. Hanya saja, dukungan voting di dunia maya bagi Dinda sangatlah minim.

“Mungkin karena masyarakat Indonesia belum banyak mengetahui ajang Big Stage 2019. Situasi ini dimanfaatkan lawan untuk meningkatkan perolehan nilai melalui dunia maya untuk mendapatkan voting tinggi,” ucap pelantun Tak Sanggup Lagi ini.

Pada akhirnya Dinda menduduki peringkat kelima, sementara Han Byul asal Korea Selatan meraih tangga juara utama.

Begitupun, wanita yang masih betah sendiri ini memilih berpikir positif. Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan tampil dalam ajang menyanyi tingkat Asia tersebut.

Setidaknya, ajang tersebut telah membuka pintu rejeki baginya, dengan hadirnya tawaran sebagai bintang iklan, nyanyi untuk soundtrack film.

“Saya bersyukur sekali bisa dikenal diluar negeri. Mungkin rejeki saya dimulai dari sana. Berkarir dimanapun bagi asaya enggak masalah. Saya juga ingin dikenal karena prestasi dan bukan sensasi,” pinta Dinda Permata. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Indosiar: Kami Konsisten, Fildan Kini Menjadi Komentator

Published

on

By

Reza dan Fildan menyatakan siap dengan tugas baru sebagai Komentator pada ajang kompetisi menyanyi dangdut, di Indosiar, DA Asia 5.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Indosiar mengapresiasi berbagai komentar para netizen yang mempersoalkan terpilihnya Fildan dan Reza menjadi komentator di ajang Dangdut Academy Asia 5 (DA Asia 5).

Anggapan netizen bahwa Indosiar tidak konsisten, kini terbantahkan. Jawaban ini disampaikan Ekin Gabriel selaku VP – PSRD Division Head Indosiar dalam jumpa pers DA Asia 5 di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Rabu 916/10).

“Kami konsisten, bahwa siapapun yang juara pertama pada ajang D’Star akan menjadi komentator. Sekarang kami sudah membuktikan, Fildan kini menjadi komentator DA Asia 5,” jelas Ekin.

Setelah Fildan, Indosiar telah melihat sosok Reza punya potensi untuk menjadi komentator, makanya mengajak Reza. Apalagi, Indosiar memiliki hak prerogatif dalam menentukan siapa lagi yang layak jadi komentator, yang sangat baik untuk program.

“Kami sudah melihat cara Reza berbicara ketika tampil di program LIDA, sehingga track record-nya sudah tidak diragukan lagi, makanya kami mengajak Reza sebagai komentator,” imbuhnya.

Reza Zakarya yang merupakan juara 3 kompetisi D’Star mengaku sempat bertanya-tanya tentang kemampuannya sebelum menerima tawaran untuk duduk di kursi komentator.

“Setelah beberapa orang meyakinkan saya untuk menerima saja, barulah  tawaran dari Bu Siwi (Harsiwi Achmad)  Pak Ekin (Ekin Gabriel) saya terima dengan lapang hati. Sayua akan memberikan yang terbaik untuk program DA Asia 5),” ujar Reza yang didampingi Fildan.

Kegelisahan yang sama, juga dialami Fildan saat mendapat tawaran sebagai komentator, usai menjuarai D’Star (2019).

“Saya dan Reza sama-sama belajar. Insya Allah kami bisa memberikan sedikit ilmu buat teman-teman peserta. Kami pernah menjadi mereka (menjadi peserta). Mudah-mudahan ilmu kami bermanfaat untuk mereka,” ujar Fildan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Band Padi Reborn Rilis Album Akustik ‘Indera Keenam’ Pada HUT ke 30 MNC Group

Published

on

By

CEO RCTI Kanti Mirdiadti diapit oleh personil Band Padi Reborn, Faisal Ivan dan Untung Pranoto selaku VP Production RCTI.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sambut perayaan ulang tahun ke-30, MNC Group telah menyiapkan sederetan acara menarik yang dikemas dalam MNC Fest 2019.

Salah satunya yang paling ditunggu, khususnya ‘Sobat Padi’ (fans base Band Padi Reborn) adalah Mega Konser Indera Keenam Padi Reborn yang akan digelar pada pukul 21.00 WIB di Studio RCTI+, MNC Studios,  Kebun Jeruk, Jakarta, Jumat (1/11) mendatang.

Indera Keenam dipilih sebagai judul konser tunggal kali ini, sekaligus merupakan judul album terbaru Padi Reborn, yang siap diluncurkan oleh grup musik yang digawangi oleh Ari (gitar), Fadly (vokal), Yoyo (drum), Rindra (bas), dan Piyu (gitar) ini.

“Kami beruntung Padi Reborn berkenan menggelar Mega Konser Indera Keenam Padi Reborn untuk  memeriahkan  HUT MNC Group ke-30,” ujar Kanti Mirdiati selaku CEO RCTI saat jumpa pers di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (15/10).

Promotornya, Faisal Ivan mengatakan konser ini sekaligus menjadi jawaban atas kerinduan penikmat music yang menantikan album baru dari grup asal Surabaya ini.

“Semoga masyarakat yang menyaksikan secara langsung dapat terhibur dan menjadi penawar rindu dari Sobat Padi di seluruh Indonesia,” ujar Faisal.

Dalam konser yang berdurasi 90 menit tersebut, Padi Reborn akan menyertakan beberapa musisi ternama yang diajak meramaikan konser ini, di antaranya Giring Ganesha.

“Ini kehormatan bagi kami bisa tampilkan Mega Konser Padi Reborn Indera Keenam. Yang pasti spesial. Ini pertama kami bikin konser di studio paling besar di Asia Tenggara, bertepatan dengan keluarnya album terbaru. Kami sudah nggak sabar dan merasa beruntung banget,” ungkap Fadly.

Indera Keenam merupakan album akustik pertama bagi Padi Reborn. Ada delapan lagu yang mengisi album terbaru ini. Beberapa diantaranya merupakan karya lama mereka dengan aransemen baru.

“Ini pertama kali bermain akustik. Musiknya soft, ternyata jauh lebih susah. Susah karena biasanya dengan power yang full, kali ini harus tampil mengiringi,” ujar Yoyo sang drummer.

Tiket konser sendiri terbagi dalam lima kategori. Kategori termurah Silver dibanderol Rp 150 ribu, Festival dihargai Rp 200 ribu, Gold dijual Rp 250 ribu serta Platinun Rp 400 ribu.

Selanjutnya, kategori VIP dibanderol Rp 1 juta. Bagi pemegang tiket tersebut, berkesempatan melakukan meet & greet, foto bareng hingga dinner bareng seluruh personel Padi Reborn.

Tiket sudah tersedia melalui aplikasi RCTI+ yang bisa diunduh melalui playstore maupun App store. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending