Connect with us

Event

‘Jembatan Asa’ SCTV Menyambung Harapan dari Barat Hingga Timur

Published

on

Peresmian ‘Jembatan Asa’ di Kampung Muncang Babakan, Jasinga, Bogor, bedrsama Dude Herlino, Rizky Nazar dan Cut Syifa.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Tanpa terasa, SCTV telah memasuki usia 29 tahun. Jelang perayaannya, setasiun televisi yang bermarkas di kawasan Senayan ini kembali membuka tradisi penggalangan dana untuk program Jembatan Asa.

Program ini merupakan wujud kepedulian terhadap wilayah yang secara geografis aksesnya terputus karena rusak atau bahkan tidak tersedianya sarana jembatan.

Antusias pemirsa dalam mewujudkan kepeduliannya tercermin dari jumlah dana sebesar Rp 8.431.121.450, yang berhasil dihimpun selama 4 tahun terakhir pelaksanaannya.

Donasi yang disalurkan pemirsa SCTV, kemudian diwujudkan dengan pendirian berbagai tipe jembatan, sesuai kebutuhan dan kondisi geografis wilayah yang membutuhkan.

David Suwarto selaku Deputy Director Programming SCTV berharap jembatan-jembatan yang sudah dibangun mampu menjadi penyambung berbagai harapan dari warga setempat.

“Berkat budi baik pemirsa SCTV, kehidupan masyarakat di sekitar pembangunan jembatan berdampak positif menggerakkan sendi kehidupan sosial, budaya, perekonomian dan pendidikan setempat,” tambah David.

Jembatan Asa di Desa Sirna Bhakti, Pamengpeuk, Garut, Jawa Barat

Sejak 2015, sejumlah jembatan sudah dibentangkan dan bermanfaat bagi masyarakat dalam bentuk  jembatan  gantung, jembatan gelagar beton dan jembatan gelagar besi, yang tersebar dari pulau Sumatera, Jawa, Lombok, Bali, Sumbawa, Kalimantan hingga Sulawesi.

Jembatan sepanjang 110 meter di Kampung Astana, Desa Walikukun, Kec. Carenang, Kabupaten Serang, Banten – Banten, tercatat sebagai jembatan terpanjang yang pernah didirikan program ini.

Hingga saat ini proses pembangunan masih terus berlanjut, antara lain di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Lombok Utara; Desa Lian Batu, Kecamatan Walendrang Barata, Luwu; Desa Pasirkecapi, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten dan Desa Nanga Raun, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Total sampai saat ini ada 23 jembatan hasil donasi pemirsa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Kepedulian terhadap fasilitas jembatan bagi warga desa juga ditunjukkan para pemain sinetron Cinta Suci. Mereka adalah Irish Bella, Ammar Zoni, Raya Kohandi, Meriam Belina dan lainnya. Turut mengajak pemirsa untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah di Indonesia.

“Mari kita salurkan bantuan untuk Jembatan Asa, Jembatan menuju kebahagiaan semua,” ajak Irish Bella.

Jembatan Asa menjadi perantara bagi pemirsa yang ingin berdonasi pengadaan sarana jembatan. Sejak 1 Juni 2019 lalu, pemirsa sudah dapat menyalurkan bantuannya melalui rekening Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih dengan nomor rekening BCA 500.557.2000.

Hingga Jumat (12/7) jumlah donasi yang berhasil dikumpulkan atas partisipasi 3596 pemirsa SCTV mencapai Rp 684.908.781.

Selain Jembatan Asa, SCTV akan kembali memberikan bantuan dana kelahiran dan berbagai bingkisan menarik kepada 29 ibu di 29 wilayah Indonesia yang melahirkan bayi dengan proses normal, tepat di Hari Ulang Tahun SCTV di tanggal 24 Agustus 2019 dalam program Kejutan Bayi 29. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. SCTV)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

‘Ads Mall’ Resmi Meluncur, Ciptakan Strategi Periklanan Efektif dan Efisien

Published

on

By

Chief Executiive Officer PT Kirbat Baru Indonesia, Yohanes Rocky.

Kabarhiburan.com, Jakarta – PT Kirbat Baru Indonesia resmi meluncurkan Ads Mall, sebuah marketplace advertising platform berbentuk aplikasi advertising berbasis e-commerce.

Platform ini menawarkan konsep marketplace periklanan yang membahas kebutuhan dan tantangan dari agency periklanan dan perusahaan yang membutuhkan iklan.

Chief Executiive Officer PT Kirbat Baru Indonesia, Yohanes Rocky, mengatakan bahwa kehadiran Ads Mall akan menjadi solusi untuk menghilangkan kerumitan, biaya yang mahal serta proses yang lama dalam pemasangan iklan.

“Kami percaya dengan perencanaan dan strategi marketing yang tepat, brand bisa dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat. Kami sangat senang bisa menghadirkan Ads Mall untuk membantu brand dan agency periklanan untuk tumbuh bersama di industri yang kompetitif,” jelas Yohanes Rocky disela-sela Grand Lounching Ads Mall di Jakarta, Jumat (14/2).

“Harapan kami, efisiensi biaya dan kesesuaian market bisa tercapai melalui Ads Mall,” katanya.

Ads Mall merupakan aplikasi pertama di Indonesia dan bahkan di dunia dengan konsep agency full service plus. Ads Mall dibuat untuk menciptakan standarisasi baru dari sisi pembayaran, di mana Ads Mall akan membantu para media untuk mendapatkan pembayaran secara cepat atau dimuka.

Ads Mall hadir sebagai direktori atas media-media periklanan yang ada di Indonesia dengan sistem kerja yang transparan, dan bantuan team marketing, customer service,  dan team media. Melalui Ads Mall, pemegang brand dan jasa bisa langsung memilih media yang diinginkan sesuai dengan target market melalui aplikasi secara online.

Ads Mall memiliki beragam media placement dengan kategori dari Indoor, Outdoor Static, Outdoor Mobile, Digital Media, dan Media Massa.

Platform ini juga menawarkan pemegang brand barang dan jasa untuk mengiklankan secara statis maupun dinamis di berbagai media, antara lain bandara, mal, stasiun kereta api, terminal bus, bioskop, gedung, jalan raya, jembatan penyeberangan, kantor polisi, gerbang tol, kereta api, bus, minitrans, pesawat, billboard, sosial media, portal berita, televisi, radio, koran, tabloid, dan majalah melalui agency periklanan yang terdaftar di Ads Mall.

Klien dan partner Ads Mall saat ini telah ada diberbagai kota di Indonesia, hingga di negara tetangga seperti China, Korea, Singapura, dan Malaysia.

Pengguna Ads Mall akan mendapatkan beragam manfaat. Sebut saja peningkatan brand acquisition, biaya iklan sangat efisien dan efektif serta mempermudah meraih target pasar, pelacakan efektivitas periklanan, proses mudah dan praktis, laporan real time, pengelolaan secara online, dan laporan yang komprehensif.

“Ads Mall juga menawarkan beragam kemudahan untuk menggunakan aplikasi kapanpun dan dimanapun, direktori media penyedia iklan yang lengkap bahkan hingga ke luar negeri, kemudahan pembayaran dan lainnya,” ujar Rocky.

Rocky menargetkan jumlah transaksi mencapai 100 ribu pada tahun 2020. “Hari ini saja sudah 100 influencer gabung sama kita. Kedepan kami optimis target yang telah kami tetapkan bisa tercapai,” pungkasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Lesti Nyanyi Single Terbaru ‘Tirani’ di Panggung LIDA 2020

Published

on

By

Lesti pamer single terbaru, ‘Tirani’ di panggung LIDA 2020

Kabarhiburan.com, Jakarta – Nama Lesti DA langsung melejit sejak menjuarai ajang D’ Academy (2014). Lesti juga menjadi finalis pada ajang D’Academy Asia, dua tahun kemudian.

Cengkok vokal yang khas dan suara menggelegar Lesti DA, kembali mengumandang di panggung LIDA 2020. Lesti yang hadir sebagai Dewan Juri, pertama kali membawakan single terbarunya, berjudul Tirani.

Lagu Tirani menceritakan seseorang yang tidak mampu bertahan karena terlalu sering disakiti pasangannya, dibawakan Lesti lewat suara merdu dan penuh penjiwaan.

Penampilan Lesti ikut memeriahkan Konser Top 56 Grup 3 Putih. Sekaligus Lesti memotivasi Vania (Sulawesi Tengah), Jordan (Kep. Bangka Belitung), Wiranti (Gorontalo dan Mutia (Maluku), yang bersaing ketat menuju babak selanjutnya.

Terbukti, Vania yang membuka konser dengan lagu Bulan Di Ranting Cemara, mampu memesona Dewan Juri dan penonton yang melakukan standing ovation.

Dewan Juri dan Penonton sambut Vania dengan standing ovation.

Reza menilai Vania sudah memiliki teknik pernapasan yang baik, sehingga setiap tarikan napasnya terasa mulus.

Dewan Juri juga memuji penampilan Jordan (Kepulauan Bangka Belitung), yang tampil heboh dengan bergoyang saat menyanyikan lagu Tercantik Di Dunia. Itu membuat Lesti tersipu malu.

“Waduh Jordan, kamu bagus banget pokoknya malam ini,” puji Lesti.

Gantian Fildan memberi dukungan positif bagi Wiranti (Gorontalo), usai membawakan lagu Bukan Tak Mampu.

Fildan mengatakan, suara Wiranti sangat bagus dan enak terdengar di telinga, baik nada rendah dan nada tingginya dapat dikuasai dengan baik. “Untuk keseluruhannya sudah bagus,” puji Fildan.

Maluku Kehilangan Seluruh Dutanya

Sayangnya, nasib berbeda dialami Mutia Maluku. Peraih nilai tertinggi pada Konser Top 70 ini, tidak mampu bertahan di panggung LIDA 2020.

Tidak tampil maksimal, Mutia (Ambon) tersingkir dari panggung LIDA 2020.

Mutia mendapat beragam kritikan, usai menyanyikan lagu Wulan Merindu. Mutia dinilai seperti tidak nyaman dengan lagu yang dibawakan.

“Lagu yang seharusnya ceria, tetapi terlihat seperti mempunyai masalah dan memikirkan sesuatu,” ujar Reza, yang dibenarkan oleh Lesti.

Lesti mengatakan, apapun yang terjadi, mestinya Mutia tetap harus tampil maksimal pada  kompetisi ini.

Mutia pun harus rela tersenggol dan meninggalkan panggung LIDA 2020, setelah Dewan Juri lebih memilih untuk menyelamatkan Vania (Sulawesi Tengah).

Keluarnya Mutia menyusul Mahrusmahu yang sebelumnya sudah tersingkir. Situasi ini membuat penggemar dangdut di Maluku kehilangan Duta Jagoannya di Panggung LIDA 2020. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Event

Hamid (Nusa Tenggara Timur) Rebut Tiket ke Babak Selanjutnya

Published

on

By

Hamid buktikan bakat dangdut terbaiknya dihadapan Dewan Juri.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Panggung konser Top 56 LIDA 2020 Grup 3 Tim Merah dimanfaatkan benar oleh para duta dari empat provinsi untuk bersaing meraih sebanyak mungkin perhatian Dewan Juri.

Mereka adalah Erpan (Jambi), Hamid (Nusa Tenggara Timur), Jelsy (DKI Jakarta), dan Nurul (Kalimantan Utara) berusaha menunjukkan penampilan terbaik demi mengamankan posisi pada babak selanjutnya.

Hamid yang tampil sebagai pembuka konser langsung tancap gas memberikan yang terbaik  saat membawakan lagu Nurlela. Hasilnya, sungguh membanggakan. Duta Tenggara Timur ini berhasil membuat keempat Dewan Juri tidak ragu memberikan standing ovation.

“Penampilan kamu keren sekali malam ini. Semoga anak-anak muda sekarang semakin mencintai musik dangdut setelah menyaksikan penampilan kamu,” puji Caren Delano.

Hamid juga memanfaatkan panggung LIDA 2020 sebagai media untuk memperkenalkan pesona alam nan indah tanah kelahirannya. Wilayah Indonesia bagian timur telah menjadi destinasi wisata yang sudah tidak diragukan lagi keindahannya.

Giliran Erpan dari Jambi mengajak penonton untuk meresapi lagu Menari di Atas Luka.

Jelsy (DKI Jakarta) dapat sanjungan dari Inul Daratista.

Begitu pula Jelsy. Duta DKI Jakarta ini memberanikan diri menyanyikan lagu milik Inul Daratista yakni lagu Madu Tuba.

Perjuangan Jelsy berbuah pujian dari Inul Darartista yang menyanjung penampilannya.

“Cara menyanyi kamu sudah keren. Cengkoknya tidak berlebihan dan karakternya sudah bagus. Improvisasinya juga sudah sangat halus,” tutur Inul Daratista.

Sebaliknya Nurul (Kalimantan Utara) yang mengikuti jejak Jelsy, menyanyikan lagu milik Inul Daratista berjudul Arjunanya Buaya, justru menuai kritik dari pemilik lagu dan dari para Dewan Juri.

Lagu ‘Arjunanya Buaya’ menjadi akhir penampilan Nurul di panggung LIDA 2020.

“Saya belum melihat gregetnya dari lagu ini. Kamu masih kurang berenergi dan kurang ekspresif membawakan lagunya. Semoga berbagai kritikan ini bisa menjadi masukan bagi kamu untuk menjadi lebih baik,” kritik Inul Daratista.

Polling LIDA pun senada dengan Dewan Juri yang menempatkan Nurul (Kalimantan Utara) di posisi terrendah dan mengharuskannya tersenggol dari panggung LIDA 2020. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending