Connect with us

Film

‘Jeritan Malam’ Bukan Sekadar Film Horor Berbiaya Mahal

Published

on

Sutradara Rocky Soraya diapit oleh para pemain utama film ‘Jeritan Malam’. Herjunot Ali (kiri), Cinta Laura dan Indra Brasco (kanan).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Keinginan rumah produksi Soraya Intercine Film untuk menutup tahun 2019 dengan film horor milenial, diwujudkan pada film berjudul Jeritan Malam.

Sutradaranya, Rocky Soraya, mempersembahkan karya bagi penikmat film horor Indonesia. Film Jeritan Malam tayang serentak di layar bioskop Tanah Air, mulai Kamis, (12/12).

Sebelum sampai kesana, Soraya Intercine Film terlebih dulu menggelar gala premiere film Jeritan Malam, di Bioskop XXI Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (7/12).

Rocky Soraya menjelaskan bahwa film Jeritan Malam dibuat dengan sangat teliti. Mulai dari mencari sejumlah lokasi syuting terpisah, hingga pemilihan properti, berupa rumah, mobil, alat komunikasi disesuaikan dengan setting cerita aslinya, yakni tahun 1990-an.

“Itu yang membuat biaya pembuatan film ini menjadi mahal, meski tergolong film horor,” jelas Rocky Soraya.

Cukup beralasan kalau Rocky harus menghabiskan biaya yang lumayan besar untuk menghadirkan film Jeritan Malam.

“Ini bukan sekadar horor biasa, tapi yang memiliki kualitas kepada penonton film Indonesia. Apalagi penonton kita semakin hari semakin cerdas dan membutuhkan tontonan yang cerdas pula. Selain juga tetap menghibur,” tambahnya.

Salah satu target penonton film ini yang utama adalah kalangan milenial, yang juga aktif di media sosial. Apalagi, kisah dalam film ini diangkat dari cerita yang pernah tayang di applikasi Kaskus.

Untuk itu, Rocky Soraya menghadirkan pemain muda, seperti Cinta Laura Kiehl, Herjunot Ali dan Wingky Wiryawan sebagai pemeran utamanya.

“Jujur, salah satu alasan memasang Cinta Laura adalah karena fans base yang cukup besar. Begitu pula Herjunot Ali dan Wingky Wiryawan, memiliki jumlah fans yang besar. Mereka juga memiliki kualitas akting yang sudah tidak diragukan lagi,” jelas Rocky Soraya.

Film Jeritan Malam  berkisah tentang Reza (Herjunot Ali), seorang pemuda yang menerima tawaran pekerjaan di pelosok Jawa Timur. Di sana menempati mess perusahaan yang sudah dihuni oleh Indra (Wingky Wiryawan), dan Minto (Indra Brasco).

Siapa sangka mess tersebut merupakan rumah bagi penghuni gaib yang kerap menampakkan diri.

Menghidupkan Cerita

Bagi Cinta Laura, film Jeritan Malam menjadi film horor pertama dalam karirnya. Ia pun mengajukan alasannya berkenan menerima tawaran bermain dalam film horor Jeritan Malam.

“Salah satunya adalah faktor cerita. Saya sudah dengar dari Pak Rocky tentang ceritanya yang menurut saya memang sangat menarik. Ditambah suasana kerja yang sangat disiplin dengan aturan yang sudah seperti aturan main di Hollywood,” kata Cinta yang pernah bermukim di Amerika Serikat.

Herjunot Ali yang menghidupkan cerita.

Berbeda dengan Herjunot Ali, yang menjadikan Jeritan Malam sebagai film kesekian dalam karirnya.

“Tapi, di film ini tantangannya sungguh berbeda. Disini saya menjadi tokoh sentral, yang menghidupkan cerita. Ini berat. Semoga penonton puas,” ujar pemain film The Doll 2 ini. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Sutrisno Buyil)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Putus Hubungan dengan Corona, Bioskop di Jakarta Tutup Sementara

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara sejumlah tempat hiburan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Salah satu yang ditutup adalah bioskop, sejak Senin (23/3).

Keputusan penutupan sementara tempat hiburan disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam jumpa pers pada Jumat (20/3/2020).

Anies mengatakan untuk membatasi gerak masyarakat tidak cukup hanya menutup kawasan wisata saja. Menurutnya, penting apabila kegiatan hiburan ditutup.

“Penutupan kegiatan wisata milik pemerintah sudah dilakukan pekan lalu, mulai pekan ini kita harap dunia usaha untuk bersama-bersama, karena kalau hanya dikerjakan sebagian, dan sebagian lain memilih interaksi, maka penyebaran berjalan terus. Mulai Senin kita akan melakukan peniadaan kegiatan hiburan,” kata Anies.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov DKI telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 60/SE/2020 yang menyatakan Pemprov DKI akan melakukan penutupan sementara kegiatan operasional usaha hiburan dan rekreasi selama dua pekan.

Bioskop adalah salah satu usaha hiburan yang ditutup sementara oleh Pemprov DKI. Penutupan berlangsung pada 23 Maret-5 April 2020.

Berikut kegiatan usaha yang wajib tutup selama dua pekan:
a. Klab Malam
b. Diskotek
c. Pub/Musik Hidup
d. Karaoke Keluarga
e. Karaoke Executive
f. Bar/Rumah minum
g. Griya Pijat
h. Spa (Sante Par Aqua)
i. Bioskop
j. Bola Gelinding
k. Bola Sodok
l. Mandi Uap
m. Seluncur
n. Area permainan ketangkasan manual,mekanik dan/atau elektronik untuk orang dewasa (***)

Continue Reading

Film

Si Mbok Iyem, Puwaniatun Meninggal Dunia

Published

on

By

Purwaniatun (youtube)

Kabarhiburan.com, Jakarta – Dunia hiburan Indonesia tengah berduka. Aktris sinetron dan FTV, Purwaniatun menghembus nafas terakhir pada usia 67 tahun di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Senin (23/3) pagi.

Kabar dukacita ini dibenarkan oleh salah seorang cucunya, Gia yang dihubungi Senin siang.

“Iya, meninggal karena sakit pasca operasi, kanker rahim,” kata Gia.

Gia menambahkan, kondisi Purwaniatun melemah pasca operasi kanker pada akhir Januari 2020 lalu.

Sempat dirawat di ICU, neneknya itu akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Senin (23/3) sekitar pukul 10.33 WIB.

Semasa hidupnya, Purwaniatun seorang aktrin yang disiplin. Ia sering memainkan sosok Mba Pur atau Mbok Iyem, peran asisten rumah tangga streotipe dari Jawa Tengah.

Sejumlah sinetron yang pernah dibintanginya, antara lain, Monyet Cantik dan Serigala Ganteng, Asisten Rumah Tangga, Hidayah, Kawin Gantung dan sejumlah judul FTV.

Selamat jalan, Mbak Pur. Terima kasih sudah menghibur masyarakat Indonesia selama ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Film

Jefri Nichol dan Aurora Ribero, ‘Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Rumah produksi IFi Sinema dan Screenpay Films menyatakan siap merilis film terbarunya, berjudul Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi.

Momentum ini menjadi yang pertama bagi Jefri Nichol dan Aurora Ribero beradu akting dalam satu judul film layar lebar.

Film Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi mengangkat tema cinta, berhubungan dengan kehidupan lika-liku cinta. Diadaptasi dari novel best seller karya Boy Chandra yang sudah 15 kali cetak ulang sejak edisi perdana pada 2016.

Seperti Hujan yang Jatuh ke bumi, salah satu novel saya yang paling baik sambutannya dari pembaca. Cukup banyak respons setelah mereka membaca, sehingga  saya jadi semakin yakin kalau ada banyak sekali orang yang memendam perasaannya,” ujar Boy.

Boy mengatakan, kini novelnya kini dalam bentuk film. “Semoga film ini dapat mewakili orang yang memendam perasaannya,” pinta.

Sementara sutradara Lasja F. Susatyo pun dengan baik menerjemahkan isi cerita novel tersebut ke dalam bentuk audio visual. Skenario film ditulis oleh Upi dan Piu Syarief.

“Film romantis ini memberi kita perspektif berbeda tentang bagaimana cara kita menyatakan cinta. Mengetahui siapa cinta sejati kita dan mempertahankan ikatan kasih itu sesuatu yang sangat berarti,” ujar Lasja.

“Melalui karakter Kevin, film ini memberi arti bahwa cinta adalah tanpa pamrih, cinta tak egois,” tambahnya.

Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi mengisahkan tentang cinta segitiga antara Kevin (Jefri Nichol), Nara (Aurora Ribero) dan Juned (Axel Matthew).

Kevin dan Nara adalah sahabat sejak kecil, meski saling menyayangi, mereka berjanji untuk selalu menjadi teman baik selamanya.

Kevin yang lebih sering menemani Nara melalui masa-masa sulit saat percintaannya gagal, ternyata menyimpan rasa lebih dari seorang sahabat, namun tidak pernah berani menyatakan perasaannya kepada Nara.

Ketika Nara jatuh cinta kepada Juned, cowok panjat tebing yang misterius, Kevin merasa tidak ada lagi harapan baginya untuk bisa bersama Nara selamanya.

Selain Jefri Nichol, Aurora Ribero dan Axel Matthew, film Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi juga di bintangi oleh Nadya Arina, Rebecca Klopper, Karina Suwandi, Jauhar Robert dan Haris Soedarto. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending