Connect with us

Event

Jessy Silana Wongsodiharjo Raih Gelar Putri Pariwisata Indonesia 2020

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta- Setelah 32 finalis menjalani moment penentuan, Malam  Grand Final Putri Pariwisata Indonesia 2020 pada Sabtu malam, 5 Desember 2020. Puncak pemilihan ini,  akhirnya memilih Jessy Silana Wongsodiharjo, sebagai pemenang Putri Pariwisata 2020.

Jessy tak menyangka dirinya yang terpilih sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2020. Jessy sangat terharu mendengar namanya diumumkan sebagai pemenang.

“Saya terharu sekali, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang mendukung saya, semua pihak dari EL JOHN Pageants, lalu Pemerintah DKI Jakarta, semua panitia, para tim, videografer, make up artis juga, semua pihak yang telah membantu saya. Saya berharap semuanya masih tetap mendukung dan membantu saya agar saya dapat membawa pariwisata Indonesia ke dunia internasional, terima kasih,” ujar Jessy.

Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto mengucapkan selamat kepada peraih gelar Putri Pariwisata Indonesia 2020.

Tahun ini, pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2020 mengambil tema “The Spirit of Indonesia’s Tourism”. Tema tersebut  dipilih untuk membangkitkan kembali  sektor pariwisata yang terkena dampak pandemi Covid-19. Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2020 merupakan persembahan Yayasan EL JOHN Indonesia dan EL JOHN Pageants yang ke-13 kalinya.

Di Malam Grand Final, para finalis  berlomba-lomba menunjukan penampilan terbaiknya di hadapan dewan juri. Ada 7 dewan juri yang menilai penampilan finalis,  yakni Prita Kemal Gani, M.BA, MCIPR, APR (Founder dan CEO LSPR Communication and Bussiness Institute) sebagai Ketua Dewan Juri.

Kemudian untuk anggota dewan juri, diisi oleh    Coreta Louise Kapoyos (Ketua Umum Pernik Nusantara),  Dra Esthy Reko Astuty, M.Si (Retired Staff Ahli Calendar Of Events Kemenpar),  dr Elkendro Senduk, D.AAM, M.Kes (Doctor, Singer & Entrepreneur),  Drs Vincencius Jemadu, M.BA (Direktur Pemasaran Pariwisata Regional 1 Kemenparekraf), Rr Astari Indah Vernideani, M.IKom (Putri Pariwisata Indonesia 2017-Miss Tourism International 2018/19) dan Cindy Guinata, M.Ikom (Vice President Mandarin Division EL JOHN Indonesia), serta  Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto sebagai juri kehormatan.

Dalam Grand Final ini, para dewan juri harus memilih 10 finalis terbaik untuk masuk 10 besar. Finalis yang lolos 10 besar,  diajukan pertanyaan oleh dewan juri,  di antaranya tentang pariwisata dan kepribadian.

Kemudian, dewan juri harus kembali menentukan siapa saja yang berhak lolos 5 besar, berdasarkan penilaian tertinggi. Di 5 besar, finalis yang terpilih kembali menjawab pertanyaan yang disodorkan dewan juri dan setelah semua tahapan selesai, akhirnya dewan juri  memilih Jessy Silana Wongsodiharjo dari provinsi DKI Jakarta. sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2020.

Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto mengucapkan selamat kepada peraih gelar Putri Pariwisata Indonesia 2020. Tokoh Pariwisata Nasional ini mengatakan, kesuksesan  pemilihan  Putri Pariwisata Indonesia 2020,  tak lepas dari pihak-pihak yang telah  mendukung kontes paling bergengsi di Indonesia ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada para Gubernur dari seluruh Indonesia, Kepala Dinas Pariwisata dari seluruh Indonesia yang telah mengirimkan finalis-finalis terbaik dari provinsinya untuk mengikuti ajang pemilihan Putri Pariwisata Tingkat Nasional,” kata Johnnie.

“Kepada Ketua Dewan Juri,  saya juga  sampaikan terima kasih, kepada para dewan juri terima kasih banyak, telah semangat mendorong Putri-Putri Pariwisata untuk berkompetisi dengan baik dan sangat sportif. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas dukungannya, kepada para sponsor yang tetap semangat mendorongnya, saya ingin mengucapkan terima kasih. Kepada rakyat Indonesia, mari kita bangun pariwisata dengan semangat baru, ayo kita bersama-sama pasti bisa,” tambahnya.

Malam Grand Final Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2020 secara virtual tak kalah meriahnya dengan pemilihan sebelumnya. Berbagai atraksi hiburan ditampilkan seperti pertunjukan alunan biola dari sang violinist Mia Hismi Halida, penampilan  singer ternama Kiel Dharmawel dan pertunjukan tarian daerah maupun dancer.

Acara ini turut didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jababeka,  Parai Hotel & Resort, Istana Pool Villas Parai-Bangka, Roku Luxury, President University, Ekle’s Clinic, Sun Clinic, London School of Public Relations (LSPR) Communication and Bussiness Institute, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI),  Hakka Indonesia, Perkumpulan Hakka Sejahtera dan  TASYA Hot Spring Eco Park.

Selain itu, acara ini juga disuport oleh media-media yang berada di bawah naungan EL JOHN Media, yaitu  EL JOHN TV, EL JOHN News, Majalah Travel Club Inspira, EL JOHN Radio, EL JOHN Magz, EL JOHN Mandarin News, EL JOHN Radio Mandarin dan Radio HKTI.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Mengenang Baron, Para Sahabat Luncurkan Pedal Gitar dan Baron Legacy Foundation

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Seratus hari sudah, Aria Baron Suprayogi, atau biasanya disapa Baron, telah meninggalkan kita. Segenap rekan-rekannya berkumpul dan meluncurkan Baron Corner, Selasa (12/10).

Layaknya museum, Baron Corner, memamerkan berbagai alat musik yang mengikuti perjalanan bermusik Aria Baron semasa hidupnya. Sebut saja diantaranya, sejumlah gitar dan gitar pedal. Bagi pengunjung yang berminat diizinkan memainkan gitar-gitar tersebut.

“Baron percaya banget, bahwa dengan gitar yang baik, maka mood gitaris akan terangkat. Gitar-gitar tersebut kini mewakili baron untuk mendapatkan mood bergitar ala Baron,” ujar Edward Mamahit, sahabat Baron dalam jumpa pers virtual, Selsa (12/10).

Baron Corner diharapkan menjadi wadah berkumpul bago orang-orang yang sepemikiran dengan Baron, sekaligus merawat warisan Baron dalam konteks bermusik, melestarikan semangat. Terutama pemikiran yang pernah dicetuskan Baron selama hidupnya.

Sejumlah musisi menyatakan sosok Baron adalah musisi dan gitaris bertelinga emas. “Ia mampu mengenal tone nada dengan baik,” ujar Edward Mamahit mencontohkan.

Pendapat senada disampaikan Arifin dari Hari Hari Musik. Kebetulan, Baron bersama Arifin sedang  menggarap proyek pedal gitar di Hari Hari Musik. Arifin ingin membuat pedal gitar terbaik dengan verifikasi langsung dari Baron.

“Saat bekerja dengan beliau, saya semakin dekat melihat langsung bagaimana Baron sangat cerdas mengenali nada,” kenang Arifin.

Setelah Baron berpulang, Arifin pun terpukul dan tidak lagi berniat melanjutkani proyek pedal gitar tersebut. Baginya, Baron adalah penggagas sekaligus memiliki kapasitas menghasilkan pedal gitar yang mumpuni. Tanpa Baron, proyek  tidak mungkin diteruskan lagi.

Akan tetapi, pada hari ketujuh setelah Baron wafat, Febrina Baron, istri Baron alm., menghubungi Arifin dan meminta agar meneruskan proyek pedal gitar dan menjadikannya sebagai salah satu “legacy” Baron yang layak direalisasikan.

Menurut Febri, upaya membuat pedal gitar dengan brand Baron, akan didekasikan bagi para sahabat, dunia musik, penggemar dan kolektor yang memiliki perhatian bagi Baron dan dedikasinya di dunia musik.

Meski secara fisik Baron sudah tiada, namun ia tetap hadir melalui passion yang antara lain diwujudkan berupa Overdrive Pedal kesukaannya tersebut.  Akhirnya pedal gitar dilengkapi dengan N.O.S. (New Old Stock) MC 4558 IC by Motorola, berhasil diselesaikan.

Selain meresmikan Baron Corner, pedal  gitar edisi khusus pun resmi diluncurkan. Pedal gitar edisi khusus ini bersifat terbatas dan telah dilengkapi dengan kemasan eksklusif dan bersertifikat dengan tanda tangan Febrina.

Selanjutnya pedal gitar ini akan dilelang dengan harapan akan dimenangkan oleh pihak yang bersungguh-sungguh bermaksud memilikinya, dan tentu memiliki perhatian untuk kemajuan dunia musik.

Lelang akan diselenggarakan secara virtual dan dilakukan pada Sabtu, 16 Oktober 2021 mendatang.

Anda berminat ikut lelang? Segera saja daftarkan diri sebelum 14 Oktober 2021, dengan mengisi formulir yang dapat diakses pada link: http://l.youb.id/BaronPedal. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Fantastis!!! Ini Nilai Seserahan Lamaran Arjuna dan Tasya

Published

on

By

Foto: Instagram @tasyarevina

Kabarhiburan.com – Selebgram dan aktris Tasya Revina tampak berbahagia bersanding dengan pria dambaan hatinya, Arjuna Dewanto Suryo Putro.

Keduanya melangsungkan prosesi pertunanganan yang khidmat, megah dan mewah, di Mecapan Space, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (10/10). Kemewahan acara dapat dirasakan sejak awal acara hingga tuntas.

Dalam kesempatan tersebut, Arjuna Dewanto menyertakan seperangkat perlengkapan pribadi sebagai seserahan kepada pemilik 4,6 juta followers TikTok tasyarevina, yang bernilai fantastis, sebagai berikut (dalam rupiah):

– Chanel Boy Medium Bag & Chanel Coco Mademoiselle Eau De Perfume & Chanel Coco Mademoiselle: Rp 97.000.000 + 2.350.000 + 1.600.000 = 101.350.000.

– Lady Dior Small Bag & Parfum Bond No.9: 65.000.000 + 4.750.000 = 69.750.000.

– YSL Ivory Clutch + Christian Loubutin Block Heels: 22.000.000 + 18.000.000 = 40.000.000.

– Serangkaian Make Up dari Chanel: 16.000.000.

– Jimmy Choo Glitter Heels: 7.650.000.

– Baju Koko & Sajadah Turkey

– Mukena dan Sajadah Turkey

– Serangkaian Perawatan Rambut dari Kerastase: 6.000.000.

– Serangkaian Skincare Set dari Laneige: 9.500.000.

– Serangkaian Body Care Set dari L’Occitane: 7.600.000.

– 2 Botol Toner & Essence dari SKII + Make Up Set Fenty Beauty: 5.250.000 + 3.450.000 = 8.700.000.

– Beberapa Underwear & Lingerie Wanita dari La Senza: 7.000.000.

– Givenchy Man Clutch: 9.000.000.

– Sepatu Pantofel Ted Baker + Hermes H Belt: 4.500.000 + 12.000.000 = 16.500.000.

– 2 Kemeja Pria Fred Perry: 5.000.000.

– Giftset Versace Dylan Blue: 2.200.000.

– Serangkaian Peralatan Mandi Pria Bath & Body Works: 2.500.000.

Hingga, total nilai seperangkat seserahan mencapai Rp 308.750.000.

Perempuan Paling Istimewa

Bukan itu saja. Tasya Revina masih menerima mahkota dari The Palace, yang disematkan di kepalanya senilai lebih dari Rp 200 juta.

“Saya menghargai dan ingin membahagiakan pasangan saya. Sebelum bersama saya, dia sudah memiliki barang-barang seperti itu. Jadi, ya sebagai laki-laki kan harus berusaha keras membahagiakan wanita yang dicintai,” jelas Arjuna Dewanto disela-sela acara pertunanganan.

“Dia sih, mintanya enggak aneh-aneh. Ya, standardlah, tas dan perangkat make up. Tapi saya mau yang terbaik. Ya, sudah. Saya beliin,” ujar Arjuna Dewanto menambahkan.

Masih segar dalam ingatan Arjuna Dewanto, saat pertama kali kenalan dengan Tasya atas jasa baik salah seorang temannya, pada 2018 silam.

“Awal pacaran pada 2018, namun hanya berlangsung 3 bulan, lalu putus. Namun cukup untuk meyakinkan saya berjodoh dengan Tasya,” ujar Arjuna Dewanto.

Benar saja, benih cinta tetap bersemi meski sempat putus di tengah jalan, lalu hubungan mereka kembali terjalin pada 2020,

“Tasya merupakan perempuan yang paling istimewa, menurutku. Petama, karena satu frekuensi. Kita saling ngingatin, saling dengar dan saling nurut,” ujar Arjuna Dewanto. (TS)

Continue Reading

Event

Keren! Telah Hadir Pos Bloc Jakarta ‘Arts, Culture, Entertainment in A Heritage Place’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Jakarta menambah satu lagi ruang kreatif publik, Pos Bloc. Berlokasi di Gedung Filateli Jakarta, Jalan Pos Nomor 2, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pembukaannya diresmikan oleh oleh Menteri BUMN RI, Erick Thohir, Minggu (10/10) malam.

“Bagus. Sesuai arahan saya di awal bahwa PT Pos harus lebih digital, kreatif, aset-asetnya bisa lebih bermanfaat buat bangsa. Saat ini sudah era digital dan era milenial. Disrupsi itu terjadi karena dua hal, yakni digital dan anak muda Indonesia. Saya mendorong PT Pos Indonesia untuk bertransformasi secara bersahabat dengan generasi muda dan perubahan yang terjadi di Indonesia,” ujar Erick Thohir dalam sambutannya.

Pos Bloc Jakarta memanfaatkan aset bekas Gedung Kantor Pos era Hindia Belanda seluas 7.000 meter persegi milik PT Pos Indonesia (Persero), yang diubah menjadi ruang kreatif bagi berbagai acara seni, budaya, hiburan, pertemuan komunitas kreatif, dan pemberdayaan bisnis UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) serta UKM (Usaha Kecil dan Menengah).

“Alhamdullilah, PT Pos siap. Saya senang sekali hari ini mewakili Presiden dapat melaporkan bahwa PT Pos siap bertransformasi,” ujar Erick Thohir mengapresiasi.

Bersama Menteri BUMN RI, tampak hadir pula Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal Rochmad Djoemadi, Komisaris Utama PT Pos Indonesia Rhenald Khasali, dan CEO Pos Bloc Jakarta Jimmy Saputro beserta segenap jajarannya masing-masing.

“Kami harus lebih adaptif terhadap perubahan dan mengembangkan kolaborasi sehingga Pos Indonesia menjadi top of mind dalam memberikan layanan di dalam kehidupan. Salah satu ikhtiar itu kami wujudkan dalam bentuk creative hub yang diberi nama Pos Bloc,” ujar Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama PT Pos Indonesia melalui layar video.

Pos Bloc Jakarta merupakan proyek cipta ruang (placemaking) hasil kolaborasi antara PT Pos Indonesia (Persero) sebagai BUMN tertua di Tanah Air. Proyek ini dilaksanakan oleh PT Pos Properti Indonesia sebagai anak perusahaan PT Pos Indonesia dengan pihak swasta, yaitu PT Ruang Kreatif Pos, salah satu anak perusahaan grup usaha Radar Ruang Riang ini yang sukses mewujudkan ruang kreatif publik M Bloc Space di Jakarta Selatan.

Berbeda dengan M Bloc Space yang mengusung tema urban, milenial, kekinian, semboyan Pos Bloc Jakarta adalah “Arts, culture, entertainment in a heritage place.”  Berbagai program acara seni, budaya, hiburan secara rutin akan diselenggarakan di sana.

Mulai dari pameran lukisan, foto, instalasi seni, lokakarya kreatif, pemutaran film, lelang karya seni, peragaan busana, tur jalan kaki cagar budaya, hingga beragam konser musik yang sempat menjadi identitas Weltevreden atau Jakarta tempo dulu seperti klasik, jazz, blues, folk, Hawaiian, keroncong/stambul.

Pos Bloc berada di gedung bersejarah yang telah ditetapkan pemerintah provinsi DKI Jakarta sebagai Bangunan Cagar Budaya, menghadirkan konsep tempo dulu, berkolaborasi dengan beberapa produk lokal dan pelaku industri kreatif.

Di sana telah hadir beragam tenant, seperti Mini M Bloc Market (toko kelontong), Twalen (kuliner Bali), Coldheart (kedai minuman), Canggu Bakehouse (kedai kue), Filosofi Kopi (kedai kopi), Bakmi Sedjuk (kedai bakmi), Damn! I Love Indonesia (toko fesyen), Huma Ide (kedai gelato).

Pada sisi lainnya, ada  Via Bata Via (toko barang antik), Photomatics (kedai foto), Gyujin Teppan (kuliner Jepang), Coquito (kuliner Meksiko), Roti Bakar Kemang (kedai makanan), Communion (toko sepatu kets), Picknick Yuk with Nona Manis(kuliner piknik), Nastar by Ritz (kedai nastar), Sovlo (toko aksesoris), Jamune (kedai jamu), Panama (toko sandal), Heiya (minuman ringan), Esteboo (kedai es tebu), dan tentunya Pos Indonesia (kantor pos).

Pos Bloc Jakarta sudah dikunjungi oleh umum sejak Senin (27/09/2021) dan beroperasi setiap hari kerja, mulai pukul 10:00 hingga 21:00 WIB. Pada Akhir pekan, mulai pukul 07:00 sampai 21:00 WIB. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending