Connect with us

Kuliner

Jiwa Toast Gandeng Chef Willgoz Hadirkan Varian Rasa Baru ‎’Wakame Beef‎’

Published

on

William Gozali dan William Susanto kolaborasi ciptakan varian wakame beef.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pemenang pada Ajang Master Chef Season 3, William Gozali alias Willgoz, kini berkolaborasi dengan Jiwa Toast. Mereka menghadirkan Wakame Beef, sebuah varian rasa roti bakar terbaru.

Wakame Beef merupakan hasil eksperimen Chef Willgoz, yang memadukan roti, keju, ham, dan rumput laut atau wakane. Adonan ini melahirkan cita rasa yang unik.

Kehadiran Wakame Beef akan melengk‎api deretan varian rasa roti Jiwa Toast yang lebih dulu ada, seperti creamy shroom, crispy chicken, egg and cheese, curry tuna, thai sweet chili, spicy bulgogi, ham and cheese dan tuna mayo.

“Wakame adalah seaweed (rumput laut), rasanya lebih lembut, beraoma laut. Wakame sebaiknya disajikan secara dingin, sehingga ketika cobain ini akan berbeda dengan yang biasa kalian makan,” kata  Chef Willgoz, pada peluncuran ‎wakame beef di gerai Kopi Janji Jiwa, Kemang, Jakarta, Rabu (26/2) silam.

Wakame Beef

Jiwa Toast adalah brand roti toast karya anak bangsa, di bawah naungan Jiwa Group. Sebelumnya, Jiwa Group telah sukses menggarap bisnis Kopi Janji Jiwa‎.

William Susanto, selaku Director of Jiwa Group, mengatakan bahwa seiring dengan hadirnya wakame beef,  Jiwa Toast juga menghadirkan konsep quick service, alias layanan cepat.

“Itu artinya bahwa Jiwa Toast sangat ideal untuk dinikmati sebagai selingan antara makan pagi, makan siang, maupun makan siang dan  makan malam,” ujar William.

Jiwa Toast juga memiliki peranan untuk melengkapi Janji Jiwa lewat sajian kopi yang sudah berkonsep quick service.

‎”Kami memberikan satu konsep makanan dan minuman, yang kalau digabung harganya berkisar Rp 30.000.  Jadi, dengan harga segitu, pelanggan sudah bisa makan dan minum,” ujar William berpromo.

Dia menambahkan, kehadiran Jiwa Toast akan melengkapi Kopi Janji Jiwa. Ini sesuai dengan slogan “Kopi di tangan kananmu, roti di tangan kirimu, kopi dan roti sahabat sejatimu”.

Terkait menjaga cita rasa rotinya, William mengklaim pihaknya memiliki komitmen tinggi terkait hal tersebut.

“Setiap roti yang  digunakan, diproduksi sendiri dan tidak mengandung bahan pengawet. Proses pembuatan roti sudah melalui tahapan quality control,” kata William yang juga menjelaskan alasannya menggandeng chef  Willgoz.

“Beliau merupakan pemenang MasterChef Indonesia Season 3, kami nilai merupakan sosok yang tepat untuk menjadi Brand Ambassador Jiwa Toast,‎” kata William. (Rachmawati/KH).

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kuliner

Influencer Berry dan Bella Siap Bawa Superames ke Berbagai Kota di Indonesia

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sepiring nasi dengan variasi lauk yang lengkap, apalagi kalau bukan nasi rames? Sebuah sajian yang mudah didapatkan di Indonesia adalah bukti popularitas nasi rames. Itulah yang menginspirasi pasangan influencer Gerry dan Bella untuk melahirkan bisnis kuliner dengan nama Superames.

Meraih sukses di gerai pertama, yang berlokasi di Jalan Tanjung Duren Barat No. 12 Jakarta Barat. Kini, Gerry dan Bella, ingin membawa nama Superames ke berbagai kota besar Indonesia.

Dilansir dari akun media sosial @superames.id, permintaan berdatangan dari Sobat Super (sebutan pecinta superames) di berbagai kota-kota besar di Indonesia, ingin ikut menikmati Superames. Situasi ini membuat Gerry dan Bella mulai menjalankan konsep bisnis kemitraan untuk Superames.

Belajar dari sukses entrepreneur Martalinda Basuki yang membangun cabang Cokelat Klasik di berbagai kota di seluruh Indonesia dan Ayu Zulia Shafira yang sukses dengan Whatsup Café dan Donuthing, membuat Gerry dan Bella mantap untuk menjalankan konsep bisnis kemitraan Superames ini.

“Dari hari pertama buka, sudah banyak banget emang yang minta. Misalnya, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Bandung, Jogja, Bali sampai NTB juga ada. Kini, kami coba bikin konsep kemitraannya,” ujar Gerry dalam keterangannya, Sabtu (10/7).

“Konsepnya gampang untuk dikelola. Bisa dijalankan semua orang dan harga kemitraan juga relatif terjangkau,“ jelas influencer ternama asal Jakarta ini.

Gerry dan Bella meyakini Superames sangat bisa diterima di kota-kota lain di Indonesia berkat sajian lauk pauk khas. Sebut saja, mie, tumis buncis, sambal goreng kentang, telur crispy dan lauk krengsengan yang akrab di lidah semua orang Indonesia.

Apalagi, saat menikmati sajian superames, nuansanya seperti makan masakan rumah. Harganya pun sangat terjangkau, cukup hanya dengan 15 ribu rupiah sudah bisa mendapatkan satu porsi sajian makanan Superames.

Harga kemitraan yang relatif terjangkau menjadi daya tarik bagi Gerry dan Bella untuk membuat Superames berkembang. Demikian pula kualitas dan kuantitas bahan baku tetap terjaga, sehingga saat mitra yang bergabung sudah banyak, bahan baku juga tetap terjamin.

Selain karena banyaknya permintaan, konsep bisnis kemitraan Superames menjadi motivasi Gerry dan Bella untuk menciptakan lapangan kerja sebanyak mungkin, sekaligus memberi solusi bagi pemerintah dalam membenahi perekonomian Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading

Kuliner

Kiat Sukses Peter Then, Pengusaha Resto Indonesia di USA Raih Michelin Guide

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kejelian melihat kebutuhan konsumen serta kemampuan menyesuaikan keinginan konsumen di negara multilultural dalam meracik rasa makanan. Di sisi lain, meyakini bahwa industri kuliner di Amerika Serikat akan terus berkembang.

Itulah kunci keberhasilan bisnis kuliner Peter Then, sejak pertama kali membuka restoran di negeri Paman Sam. Terbukti, kejelian dan kerja keras dalam menduniakan makanan Indonesia, Peter Then kini memiliki restoran Borneo Kalimantan Cuisine ditambah tiga restoran lain, bernama Uncle Fung Borneo Eatery.

Pria yang akrab disapa Koh Apung, ini menceritakan bahwa awal mula dirinya berbisnis di Amerika Serikat, berkat dorongan teman-teman dekatnya.

“Awalnya itu saran dari orang-orang Indonesia yang tinggal di Amerika, teman dan kenalan,” ujar Peter Then, dalam keterangan tertulis, Minggu (27/6).

“Mereka bilang, saya sudah cukup dikenal orang-orang Indonesia yang tinggal di Amerika sini. Menurut mereka kalau buka restoran, pasti restorannya bisa ramai, gitu. Jadi dipikir-pikir, wah boleh juga nih. Ya sudah, dicoba gitu,” kata pria kelahiran Pemangkat, 23 September 1967.

Ia menyebutkan bahwa target awal restorannya adalah orang Amerika, ditambah orang Indonesia yang tinggal di Amerika.

“Karena orang Indonesia kan terbatas, orang sini lebih banyak gitu. Jadi targetnya lebih besar untuk konsumen Asia dan Amerika. Sekalian memperkenalkan ragam makanan Indonesia,” ujar Peter Then kepada pewarta.

Menariknya, sukses Peter Then menjadikan menu makanan Indonesia mendunia, membuat Borneo Kalimantan Cuisine dicatat di Michelin Guide, yakni buku panduan ternama di dunia sebagai standar emas untuk peringkat dan ulasan restoran mewah.

Reputasi sebuah restoran yang mendapat penghargaan Michelin Guide, berarti restoran tersebut layak dijadikan sebagai destinasi makan-makan dan sebagai tempat tujuan melakukan perjalanan khusus, hanya untuk makan di sana.

Borneo Kalimantan Cuisine, melalui menu masakan khas Indonesia, sukses meraih penghargaan Michelin Guide pada tahun 2019.

“Ke depan saya ingin memperjuangkan makanan Indonesia untuk dapat penghargaan yang jauh lebih besar lagi,” ujar Peter Then.

Ia mendasarkan targetnya dari potensi besar kuliner Indonesia di Amerika Serikat masih terbuka lebar.

Peter mengaku fokus dengan bisnisnya yang sekarang, sambil bersiap menjadikan restoran-restoran yang dikelolanya menjadi layanan lebih tinggi dari sekarang dengan standar premium.

“Banyak pelanggan yang kasih saran. Mereka bilang makanannya enak, bisa dikembangkan ke kelas yang lebih tinggi. Dan yang bilang ini orang Amerika, jadi saya yakin konsep dan makanan yang kami kembangkan bisa diterima oleh mereka,” kata Peter Then.

Di restoran yang dikelolanya, Peter Then menyediakan sajian makanan Indonesia, Malaysia dan Singapura.

“Sebenarnya, karena kan saya dari Kalimantan yang dulu namanya Borneo. Kebetulan Kalimantan dan Malaysia dekat tuh, dari segi rasa makanan-makannnya. Jadi sekalian kami masukin sama Malaysia dan Singapura,” pungkasnya. (Tumpak S)

Continue Reading

Kuliner

Kebab dari ARA Food, Tawarkan 1001 Cerita di Setiap Rasa

Published

on

By

Kabarhiburan.com – ARA Food memilih konsep cloud kitchen atau pembelian dengan sistem antar, yang berfokus pada pemesanan makanan secara online, untuk memasarkan produknya.

“Sekarang makin banyak perusahaan yang go digital. Terlebih lagi di masa pandemi seperti ini, kebutuhan untuk membuat bisnis go digital semakin meningkat,” ujar Christiana Halim selaku CEO ARA Food dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/3).

Konsep itu pula yang akan ARA Food tempuh untuk memasarkan merek makanan terbarunya, Kebab 1001. Namanya terinspirasi dari karya sastra epik yang melegenda, Hikayat 1001 Malam.

Dengan mengusung tema 1001 Cerita di Setiap Rasa, Kebab 1001 menyajikan varian Beef Kebab dan Chicken Kebab dengan dua ukuran regular dan jumbo.

Daging cincang yang lembut menjadi ciri khas utama, menjadikan Kebab 1001 unik, dibandingkan kebab pada umumnya, yang menggunakan daging iris.

Christiana berharap, hadirnya Kebab 1001 di ARA Food semakin melengkapi varian makanan yang ada.

“Setelah sebelumnya ada burger, ayam goreng, rice bowl, snack dan varian makanan lainnya, saya harap masyarakat jadi punya pilihan lebih untuk menikmati makanan yang ada di ARA Food,” katanya.

Saat ini, Kebab 1001 melayani wilayah pengantaran di wilayah Kelapa Gading dan sekitarnya, serta wilayah Bintaro dan sekitarnya.

Untuk jam operasionalnya bisa mulai pesan dari jam 8 pagi hingga 10 malam dan available di Go Food dan Grab Food. Bisa juga melalui WhatsApp di nomor 0897 588 7777 untuk Kelapa Gading dan 0896 2700 7777 untuk cabang Bintaro” jelas Christiana

Seperti diketahui, ARA Food meraih sukses meluncurkan Ayam Pinggir Jalan, Ten-Chan Rice Bowl, Bad Bone Burger, Go Spot Snack, Jajan Pasar dan juga sebuah restoran berkonsep Peranakan, Kopi Ko Acung, dan membuka cabang baru ARA Food di Bintaro, Tangerang Selatan. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending