Connect with us

Lifestyle

JM Solution, Solusi Agar Kulit Wajah Tetap Cantik, Sehat dan Bercahaya, Segera Hadir Di Indonesia

Published

on

Ragam produk kecantikan dari JM Solution dan Avajar.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Memiliki kulit wajah selalu bercahaya dan sehat menjadi impian banyak orang. Keinginan itu mendorong industri kecantikan Korea yang kian mendunia, kini mulai masuk Indonesia.

Salah satunya adalah produk-produk dari JM Solution dan Avajar. Masuk ke Indonesia melalui distributor resmi PT Prime Trade Center. Dua produk ini akan menjadi andalan wanita Indonesia dalam merawat kulit wajah agar senantiasa sehat, cantik dan bercahaya.

Brand Ambassadornya, Angelina Jaya mengaku sudah menikmati manfaat produk JM Solution dan Avajar sejak lama.

Ia mengatakan, produk ini bermanfaat mengurangi stres, mempercantik wajah, memperlambat penuaan, menghilangkan kantung mata, mencerahkan wajah serta meningkatkan kekebalan kulit wajah supaya sehat dan bersinar.

“Lihat saja, wajah saya. Kulit saya yang sensitif terhadap perubahan suhu dan cahaya, kini sudah tidak bermasalah setelah rutin menggunakan produk JM Solution,” ujar Angelina sambil memamerkan kulit wajahnya.

Angelina Jaya dan Ayu Hur saat memperkenalkan produk JM Solution dan Avajar.

Ia ditemui pada pameran Mega Travel Fair 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (7/10). Angelina juga  memperagakan cara menggunakan produk kecantikan JM Solution, bersama Hur Young Soon, perwakilan JM Solution di Indonesia.

Hur Young Soon yang biasa dipanggil Ayu Hur ini  membenarkan Angelina,  bahwa sejak lama kebiasaan perempuan Korea dalam merawat wajah kian digandrungi perempuan Indonesia.

Ayu Hur menjelaskan bahwa produk-produk dari JM Solution dan Avajar sangat membantu semua jenis kulit agar terhindar dari penuaan dini, sekaligus mempertahankan kulit wajah tetap sehat dan bercahaya.

“Begitu menginjak 20 tahun, maupun mereka yang karena aktivitas harus rutin terpapar sengatan matahari maupun dinginnya ruang berpendingin,” ujar Ayu Hur mencontohkan.

Seperti diketahui, aneka produk dari JM Solutions berupa  Water Luminous Royal Propolis Mask, Water Luminous Golden Cocoon Mask, Marine Luminous Royal Pearl Deep Moisture Mask, Flower Home Esthetic Eye Patch, Golden Cocoon Home Esthetic Eye Patch, Color LED Personal Self-Care,dan Water Luminous Booming Base.

“Avajar sendiri menghadirkan produk unggulannya seperti Perfect V Lifting Premium Eye Mask, Quick Cleansing Dry Tissue, dan Perfect V Lifting Premium Mask,” terang Ayu Hur.

Masih menurut Ayu Hur, ragam produk JM Solution dan Avajar ini sudah memasyarakat di China maupun Jepang.

“Di China, dalam satu tahun sudah menggunakan 100 juta masker JM solution. Itu artinya, dalam hitungan detik terjual 3 lembar maskernya,” ungkap Ayu Hur lagi.

Bagaimana dengan Indonesia? Menurut Ayu, produk JM Solution dan Avatar baru bisa dinikmati oleh penumpang yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia, melalui Garuda Shop maupun jasa online shop, yang akan mengirinkannya langsung dari Korea.

Beruntung, situasi itu hanya sementara saja. Untuk memperoleh produk JM Solution akan dipermudah waktu dekat, sehingga perempuan Indonesia dapat segera merasakan manfaat JM Solution dan Avatar.

Ayu Nur menjelaskan, bahwa perizinan kedua brand produk tersebut tengah bergulir di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Rencananya, izin tersebut akan turun dari BPOM pada November mendatang.

“Informasi yang kami terima, mudah-mudahan bulan depan (November, Red.) rekomendasi ijin dari BPOM akan selesai. Artinya, kami siap meluncurkan dan menjual secara nasional di Indonesia,” pungkas Ayu Nur. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Hadirkan ‘Fantasi Musikal’, RAPOT Gandeng Raisa, Yura Yunita dan Afgan

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Pendengar sudah dibawa bernostalgia ke masa SMA pada tahun 2006, berjalan-jalan ke Kerajaan Singosari di Kediri pada abad ke 13, sampai merasakan ketegangan yang luar biasa akibat dikejar zombie pada genre thriller.

Sekarang sampailah Cinematic Audio Series Mau Gak Mau Season 2 persembahan dari RAPOT (Reza Anka Radhini Abigail – Potkes) pada petualangan terakhirnya, yaitu episode 13 yang bergenre “Fantasi Musikal”.

Melalui keterangan resminya, Rabu (5/5), genre ini mengajak pendengar berpetualang di dunia yang penuh fantasi dengan misi mencari Reza Chandika yang tertinggal dalam petualangan sebelumnya.

Berbeda dari tiga genre sebelumnya, sebagian dialognya dibalut dalam format musikal. Sesuatu yang sama sekali belum pernah dilakukan oleh RAPOT. Karenanya, RAPOT berkolaborasi dengan berbagai musisi papan atas Indonesia seperti Afgan, Raisa, Sivia, Yura Yunita, Sheila Dara, Ardhito Pramono, dan Gamaliel yang sekaligus menjadi vocal director untuk genre fantasy musical ini.

Wastana Haikal didaulat menjadi illustrator untuk artwork dalam genre ini, menambah nuansa fantasy dan dreamy yang lebih kental, dibawah arahan Naya Anindita, sutradara muda, yang sebelumnya menyutradarai film “Eggnoid”, “Imperfect The Series”, dan masih banyak lagi.

Akankah Radhini, Abigail, dan Anka menemukan Reza Chandika? Bagaimana akhir dari petualangan RAPOT dalam Cinematic Audio Series Mau Gak Mau Season 2?

Dengarkan petualangan mereka dalam genre Fantasy Musical yang akan dirilis pada hari ini, Selasa 4 Mei 2021 pukul 16.00 WIB, eksklusif di Spotify. Jangan lupa untuk mendengarkan memakai earphone atau headphone untuk pengalaman yang maksimal. (Tumpak S)

Continue Reading

Lifestyle

Belajar dari Pengalaman Zaskia Sungkar yang Mencuci Pakaian dengan Tangan

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Masih segar dalam ingatan, postingan Zaskia Sungkar yang menunjukkan celah jemari tangannya yang memerah, seperti terbakar. Konon, berawal dari mencuci pakaian anak dan suaminya dengan tangan.

Dalam sekejap postingan tersebut dibanjiri para sahabatnya sesama artis serta ribuan netizen. Selain menyatakan prihatin, ada netizen yang menuliskan tips mengatasi kulit tangan iritasi karena sabun.

Ada pula yang memberi penjelasan rinci tentang:  ‘Kesalahan Yang Sering Terjadi Saat Mencuci Baju’. Penjelasannya sebagai berikut:

Secara tidak sadar, saat melakukan suatu kegiatan kita sering melakukan kesalahan yang luput dari perhatian. Pada akhirnya, kesalahan itu menjadi kebiasaan yang kita lakukan setiap saat. Misalnya, kegiatan mencuci pakaian.

Mencuci memang bukan kegiatan sulit, namun tetap saja memerlukan ketelitian. Jika tidak teliti, maka pakaian tidak akan berumur panjang.

Foto: Istimewa

Berikut ini kesalahan mencuci pakaian, baik menggunakan mesin maupun menggunakan tangan.

Tidak Memisahkan Pakaian Terlebih Dahulu

Hal ini memang tidak dirasa perlu bagi sebagian orang, namun jika tidak dilakukan bisa menyebabkan pakaian luntur dan rusak.

Sebelum mencuci seyogianya terlebih dulu mengelompokkan pakaian sesuai warna maupun jenis bahan kain. Tindakan ini perlu demi mencegah kerusakan pada serat kain.

Tidak Membuka Kancing Pakaian

Membuka kancing saat mencuci pakaian, tujuannya agar kancing pakaian tidak tersangkut pada saat proses pencucian. Tindakan kecil dan singkat ini pun dapat membuat umur pakaian lebih panjang.

Menggunakan Pemutih Secara Berlebihan

Pemutih berfungsi untuk menghilangkan noda bandel seperti darah atau keringat yang membekas pada pakaian. Pemutih akan mengoksidasi kotoran yang menempel pada pakaian.

Hanya saja, jika digunakan untuk pakaian berwarna bisa menyebabkan warna pakaian jadi berubah. Karenanya, penggunaan pemutih sebaiknya hanya untuk pakaian putih dengan takaran secukupnya saja.

Terlalu Banyak Menggunakan Deterjen

Penggunaan deterjen secara berlebih akan membuat busa deterjen lebih sulit hilang saat dibilas. Apalagi, saat kulit bersentuhan langsung dengan deterjen, maka kulit tangan menjadi kasar dan terasa panas dibuatnya.

Lagi pula, berbagai hasil penelitian para ahli menyimpulkan bahwa penggunaan deterjen secara berlebihan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan polusi air.

Salah satu solusi mengatasi gangguan tersebut adalah penggunaan deterjen berbahan aktif tumbuhan tanpa LABSA, yakni deterjen yang terbuat dari minyak nabati yang didapatkan dari kelapa, kelapa sawit, atau kacang kedelai.

Sifatnya yang mudah terurai sehingga menjadi ramah lingkungan, sehingga deterjen berbahan dasar tumbuhan merupakan terobosan baru dalam mencuci pakaian.

Salah Pilih Deterjen

Deterjen berbahan tumbuhan sudah sejak lama digunakan di luar negeri. Sebaliknya, di Indonesia masih banyak beredar deterjen yang mengandung LABSA atau Linear Alkyl Benzene Sulphonic Acid.

LABSA adalah asam lemak organik (zat turunan minyak bumi) yang larut dalam air dan diencerkan untuk mengeluarkan panas. Jika tidak hati-hati, LABSA dapat membahayakan kulit. Kulit akan terasa panas dan keriput atau pecah-pecah dibuatnya. Oleh sebab itu, sebaiknya gunakan produk yang natural agar aman untuk kulit.

Tentu LABSA suatu saat nanti akan habis jika digunakan terus menerus. Seyogianya menjadi fokus Indonesia, mulailah mengganti bahan tersebut dengan bahan lebih natural seperti di luar negeri.

Selain lebih ramah kulit dan ramah lingkungan, deterjen berbahan tumbuhan lebih mudah larut saat membersihkan serat pakaian. Di Indonesia sudah ada belum ya, deterjen berbahan dasar tumbuhan? (Tumpak S)

Continue Reading

Lifestyle

Solusi Raffi Ahmad Kala Nagita Slavina Ngidam Mie Instan

Published

on

By

Nagita Slavina ngidam mie instan

Kabarhiburan.com – Usia kehamilan kedua Nagita Slavina, kini memasuki bulan ketiga. Seperti ibu hamil pada umumnya, istri Raffi Ahmad ini ini mengaku sedang ngidam. Apapun dimintanya kepada sang suami, termasuk makanan dan hal-hal nyeleneh lainnya.

Sebagai suami suami tercinta, tentu saja mengikuti keinginan sang istri pada batasan tertentu. Dengan kata lain, Raffi tetap konsisten mengawasi Nagita agar tidak mengonsumsi makanan yang membahayakan kesehatan Nagita dan bayinya.

Salah satu yang dipantangkan Raffi bagi Nagita dalah mengonsumsi makanan instan. Karena, umumnya makanan praktis dinilainya kurang bernutrisi dan tidak baik untuk kesehatan Nagita dan kandungannya.

Raffi ternyata mengetahui benar bahwa makanan instan, seringkali mengandung bahan-bahan tidak alami, seperti pengawet dan penguat rasa.

Sebaliknya Nagita tidak begitu saja mampu menampik keinginan dari ngidamnya. Nagita masih saja  keukeh minta dibuatkan mie instan ke Raffi atau ke asisten rumah tangganya.

Beruntung, Raffi telah menemukan solusi untuk memenuhi keinginan Nagita, tetap boleh makan mie instan, asalkan Mie Lemonilo yang Raffi nilai lebih sehat.

Seperti diketahui, proses pembuatan Mie Lemonilo tidak melalui proses penggorengan, melainkan pemanggangan sehingga tidak menyumbang lemak. Terbukti, air rebusan Mie Lemonilo terlihat jernih.

Sudah begitu, Mie Lemonilo tidak menggunakan pengawet, pewarna buatan, maupun penguat rasa. Bahkan, warna hijau pada mie yang berasal dari saripati bayam,  sudah pasti lebih sehat dan aman untuk Nagita konsumsi.

Berbagai keistimewaan Mie Lemonilo pun melahirkan rasa nyaman dan bagi Raffi Ahmad, saat Nagita minta dibuatkan mie instan. Nagita pun menyukai dan menyantap dengan lahap. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending