Connect with us

Musik

Karina Ranau Antara Hoaks dan Fakta

Published

on

Kabarhiburan.com, Depok.

Lagu Padang bulan yang di bawakan oleh Carina Ranau ini, ciptaan Imam M. Nizar, terinspirasi dari kisah nyata atas musibah Mandala Airlines yang jatuh di Jalan Jamin Ginting,  kawasan Padang Bulan, Medan pada 5 September 2005.
Tragisnya,  peristiwa naas tersebut, bukan sekedar menewaskan penumpangnya saja 99 orang dari 112 orang. Akan tetapi, turut serta menimpah beberapa gedung dan iring iringan mobil di bawahnya. 44  masyarakat yang berada di sekitar jalan Jamin Ginting — kurang lebih 100 M dari Bandara Polonia tersebut ikut jadi korban.
Boing 737-203 sdv, yang lepas landas dari bandara Polonia pada  09.40 Wib menuju Jakarta meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat dan teman korban.

Antara Fiktif dan Kenyataan

Setelah  9 tahun berlalu dari musibah tersebut, tepat di awal tahun 2014. Mendadak, Imam M.Nizar bertemu teman lama,  bernama Yitno, suami dari  Herbalis Jeng Ana —- sesama jurnalis, beda surat kabar.
Lelaki sukses di bidang bisnis herbal ini menawarkan pekerjaan untuk membuat mini album dangdut untuk di bawakan oleh  Karina Ranau yang tak lain istri dari aktor Epy Kusnandar.
Tema lagu Padang Bulan, mengalir  begitu saja,  terinspirasi dari musibah  jatuhnya pesawat Mandala tersebut. Jika ditanya fakta?, cerita nyata? jawabannya: Iya, faktanya ada. Akan tetapi, jika diperdebatkan kisah dari syair lagu itu, apakah  ada kisah nyatanya salah satu dari pasangan yang akan melangsungkan  pernikahan — salah satunya ikut jadi korban dalam musibah tersebut? Wallahu alam. Mereka telah ” terbang” yang ditinggalkannya  pun, kini mungkin hanya tinggal sepotong cerita sedih, luka  yang dikenang.

Hardisk Yang “Hilang”

Sosok Epy Kusnandar, kini, salah satunya ngetop lewat sinetron Preman Pensiun sedang tayang di layar RCTI pernah menderita penyakit kangker otak. Telah di vonis dokter, usainya hanya 4 bulan lagi. Atas izinNya, di tangani Jeng Ane, hingga kini Epy sehat walafiat dan karirnya terus bersinar.
Pertalian antara keluarga Epy Kusnandar dan keluarga Jeng Ana kini, bak sebagai saudara keluarga.
Karina Ranau di besut oleh Yitno jadi artis dangdut, Lantara Karin yang model iklan ini pun punya kemampuan untuk bernyanyi. Maka, lahirnya mini album dangdut dengan tajuk ” Cinta Yang Terluka”  ( Cpt Imam M Nizar) di lagu ini Carina Ranau duet bersama Epy Kusnandar. Empat lagu pendukungnya, Padang Bulan ( Cpt Imam M Nizar) Berluangkali ( Cpt Sigit Pambudi) Kemana mana ( Cip Imam M Nizar) dan Malam Yang Dingin ( Cpt Mient Pribadi/Imam M Nizar)

Aktor Epy Kusnandar Yang Profesional

Untuk keempat lagu pendukungnya itu,  Carina Ranau membawakan sendiri. Posisi Epy Kusnandar sang aktor bos kerupuk kecinpring di sinetron Preman Pensiun ini menjadi model dari lagu tersebut bersama model Putri. Take syuting di gledak kapal motor yang akan menuju kepulauan seribu. Dan di pulau seribu selama satu hari satu malam. ” Syuting dengan aktor Epy Kusnandar, enak sekali. Profesional banget. Dia mau kita jadikan apa saja,  nurut  hayo aja,” ungkap Anas Tholani yang menggawangi take syut.
Jika baru belajangan ini empat lagu tersebut baru dapat  diapload, bisa jadi ini pun hasil dari “kecelakaan kerja” Yitno selaku eksekutif produser, mengaku tak pernah menyimpan data hasil kerjanya itu. Usut punya usut, Alhamdulillah, Karina Ranau  masih menyimpan data tersebut dalam flesdistnya.
Setelah mengalami “revisi editing” ulang, terutama pada audio, dan teks orang-orang yang terlibat dalam pembuatan mini album ini, hasilnya baru bisa kami aplaod.
Yuk, kita dengarkan lagu lagu yang sempat “rahib” ini.
( Zar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Wali Band Luncurkan Lagu Anak Berjudul ‘Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa)’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Ada yang tidak biasa dengan grup Band Wali.  Kelompok musik yang digawangi Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum) dan Ovie (kibor) ini baru saja meluncurkan lagu anak berjudul Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa).

Karya tersebut membawa misi mulia, yakni membangkitkan lagu-lagu anak yang kian menghilang. Menariknya,  Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa) menyisipkan Huruf Hijaiyah. Tujuannya, mengajak anak Indonesia belajar mengaji di usia dini.

“Tujuannya supaya anak generasi selanjutnya bisa baca Al Quran. Kan Alif Ba Ta, kan dasar banget dalam Bahasa Arab. Ini gampang diingat anak-anak,” ujar Ovie dalam jumpa pers di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, Senin (30/11).

Lagu terbaru ini memuat pesan-pesan religi. Wali  berharap dapat meneruskan upaya membuat lagu anak-anak, nantinya dapat diteruskan oleh anak-anak.

“Kami sadar Wali tidak selamanya ada. Setiap saat kalau dipanggil Allah, ada yang meneruskan cita-cita luhur kami untuk membangun peradaban bangsa, walaupun hanya lewat musik,” jelas Apoy.

Sesuai sasaran lagu ini untuk anak, maka videoklip Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa) sengaja menampilkan visual animasi penuh warna. Keempat personil mengenakan kostum binatang yang disukai anak-anak.

Sengaja memilih visual yang disukai anak-anak, yakni warna-warna cerah, sosok binatang. Visual yang colorfull.

Apoy menjelaskan ide lagu Ondeskrayyy Ngaji (Ciluk Baa) lahir di tengah kesibukan mereka syuting sinetron Amanah Wali 4.

“Ketemu spontan, saat kami membangun dialog di sinetron Amanah Wali 4. Awalnya kami beripikir, kata ini multitafsir, tergantung intonasi. Kalau kita masuk Ondeskrayy ngaji, bisa diartikan sebagai ajakan. Let’s go,” ujarnya.

Single terbaru ini dirilis bersamaan dengan perayaan sukses penjualan album bertajuk Wali 20.20. Album ini dijual di gerai KFC di seluruh Indonesia, telah terjual lebih dari 600.000 keping CD.

Penjualan album ini merupakan kerjasama Nagaswara bersama Jagonya Musik & Sport Indonesia.

“Saya sungguh sangat bersyukur, bahwa di masa pandemi dan PSBB berkepanjangan ini, Wali dapat menembus angka penjualan sebanyak lebih dari 600.000 ribu keping CD. Ini membuktikan Wali Band masih kokoh sebagai Wali Musik di Tanah Air,” ujar CEO Nagaswara Rahayu Kertawiguna. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Penyanyi Liebie Tampilkan Musik Baru pada Single Ketiga ‘Ada Dua Cinta’

Published

on

By

Liebie

Kabarhiburan.com – Pecinta musik dangdut Tanah Air tidak perlu menunggu terlalu lama. Cukup empat bulan saja, Liebie sudah melepas 3 single. Single pertama, Marah-Marah Melulu dirilis pada 7 Agustus 2020 silam, disusul duetnya dengan Andika Mahesa pada single  Janji Babang, pada 12 September 2020.

Terbaru, Liebie telah merilis single ketiga, berjudul Ada Dua Cinta, ciptaannya sendiri dan diangkat dari kisah asmara yang ia alami sendiri.

“Bercerita tentang seorang cewek yang suka sama cowok. Si cowok sudah punya pasangan, namun tak mau melepas kedua-duanya. Pada akhirnya, Liebie memilih mundur,” ujar Liebie dalam jumpa pers di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Senin (30/11).

“Oh iya, lagu ini menjadi kado buat hari ulang tahun cowok itu, lho,” imbuh  pedangdut asal Bandar Lampung ini.

Berbeda dari dua single sebelumnya, alunan musik pada Ada Dua Cinta dibikin lebih segar. Gilang A.K. selaku arranger menambahkan beberapa instrumen, membuat lagu ini enak didengar.

”Single ketiga ini secara musik menurutku lebih fresh, oleh tambahan instrumen misalnya gitar yang agak ngerock, selain suling dan biola juga,” tambah Liebie yang menggarap video klip di wilayah Jogjakarta.

Di sisi lain, Liebie yang kini bernaung di bawah label Bintang Adian Musika (BAM) dan manajemen baru, juga membuat penampilannya baru. Liebie mantap mengenakan hijab.

“Ini salah satu bentuk penghormatan saya kepada ibu, yang menginginkan saya berhijab,” jelas Liebie. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Yovie Widianto Orbitkan Aminda Lewat Single ‘Dua Centang Biru’

Published

on

By

Foto: Dok. Creathink Publicist

Kabarhiburan.com – Yovie Widianto baru saja menorehkan namanya sebagai Pencipta Lagu Pop Terbaik di ajang AMI Awards 2020.

Prestasi tersebut menyusul sukses Yovie sepanjang tahun ini mengorbitkan banyak lagu pop yang bernuansa cinta. Sebut saja, lagu Adu Rayu yang dinyanyikan Tulus dan Glenn Fredly, serta Terlanjur Mencinta oleh Lyodra, Tiara dan Ziva.

Di penghujung tahun 2020, Yovie Widianto menciptakan single Dua Centang Biru. Karya ini ditulis khusus untuk penyanyi belia Amindana Chinika, yang akrab disapa Aminda.

Pentolan band Kahitna ini, menilai Aminda punya keunikan vokal tersendiri. Aminda bisa mengekspresikan pesan dalam lirik lagu yang dia bawakan.

“Aku lihat Aminda ini sebagai pencerita yang baik orang bisa menggambarkan kata-kata lirik dengan ekspresi yang menyentuh,” jelas Yovie dalam jumpa pers di kawasan Senayan Jakarta, Jumat (27/11).

Sebelum menulis Dua Centang Biru, Yovie terlebih dulu memperhatikan range vokal Aminda, selain lirik lagu juga disesuaikan dengan generasi seusia Aminda.

Hasilnya, pesan lagu pun mengena pada kondisi yang sering dialami anak muda saat ini, yakni  chat tak terbalas dari orang yang disayang. Kejadian yang pernah dirasakan semua orang.

“Lagu ini relate dengan kehidupan Aminda dan seusianya, sehingga begitu nyanyi ekspresinya sama. Itu butuh kecerdasan khusus,” tutur Yovie.

Di tempat yang sama, Aminda mengaku senang dan bangga bisa berkolaborasi dengan Yovie.

“Aku seneng banget. Ini karya pertama aku yang dirilis. Terima kasih buat semua tim yang support aku sama Mas Yovie,” ujar Aminda yang berharap single perdananya disukai oleh pecinta musik Tanah Air.

Single Dua Centang Biru sudah bisa dinikmati di seluruh platform musik digital. Demikian pula video klip serta video lirik single ini  sudah tayang di official Youtube channel Aminda.

Video klip Dua Centang Biru menceritakan Aminda menjalin asmara dengan Verrell Bramasta. Dia begitu mengidolakan Verrell, yang kerap hadir dalam mimpinya. Hanya saja, Verrel tak membalas chat yang dikirimkannya. (Tumpak S)

Continue Reading

Trending