Connect with us

Event

Kegembiraan 100 Wartawan pada Lomba Mancing Galatama Bersama Trio Macan

Published

on

Kabarhiburan.com – Memancing ikan menjadi salah satu sarana hiburan, sukses mengurangi kejenuhan di rumah saja selama masa pandemi Covid-19.

Manfaat ini yang menginspirasi PWI Jaya Sie Musik Film dan Lifestyle dan IBR Relation, menggelar Lomba Mancing Galatama berlangsung di Telaga Mina, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (25/10).

Kesanalah, 100 wartawan dari berbagai media di Jakarta, artis dan pengusaha hadir memancing, sekaligus bersilaturahmi, sambil memperebutkan aneka hadiah menarik, diantaranya 1 unit TV flat 42 inci, sebuah sepeda lipat, sebuah sepeda gunung, 3 telepon genggam, 5 kompor gas dan sejumlah uang.

Kegiatan ini juga menarik minat para penyanyi, Vira, Elok dan Nanda dari grup vokal Trio Macan untuk ikut memancing. Sambil menunggu joran, mereka juga tampil menghibur peserta dengan lagu-lagu hits, diantaranya Iwak Peyek.

Ketiganya sontak kegirangan saat mata kail Nanda dilahap seekor ikan mas merah. Itu artinya, Nanda berhak atas hadiah uang tunai.

Journalist Fishing Club

Acara Mancing Galatama yang digelar oleh PWI Jaya Sie Musik Film dan Lifestyle dan IBR Relation ini mendapat apresiasi dari Sayid Iskandarsyah selaku Ketua PWI Jaya bersama jajarannya.

Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah serahkan hadiah berupa sepeda lipat kepada Mikhail, dari media Voicemagz.com yang memenangkan kategori ikan terbanyak

“Sekian lama pandemi berlangsung telah membuat kita bingung mau berbuat apa. Kali ini saya bersyukur, acara Lomba Mancing Galatama untuk Media, Artis dan Pengusaha ini bisa digelar,” ujar Sayid Iskandarsyah dalam sambutannya.

”Kebersamaan seperti ini tentu merupakan momen yang baik buat para wartawan, artis dan para pengusaha. Kita bisa saling berkumpul dan bersilaturahmi,” imbuh Sayid.

Pada akhirnya, Sayid berharap kegiatan serupa bisa berlanjut dan pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Ini awal yang bagus buat JFC (Journalist Fishing Club). Semoga kedepannya bisa sukses,” pinta Sayid didamping Irish Rismoyo, selaku Ketua PWI Jaya Sie Musik dan Film.

Irish membenarkan, acara memancing perdana ini dijadikan momentum berdirinya ‘Journalist Fishing Club’, sebuah wadah bagi wartawan yang memiliki hobi mancing.

”Saya hanya menambahkan sedikit saja, bahwa pada hari ini  secara resmi telah beriri Jurnalis Fishing Club (JFC),” ujar Irish Riswoyo.

JFC kelak akan bekerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta maupun lembaga lainnya untuk melakukan berbagai kegiatan-kegiatan positif melalui acara mancing.

“Bukan tidak mungkin kegiatan ini menjadi sarana untuk mempromosikan destinasi wisata di berbagai daerah yang memiliki spot-spot pemancingan”. tambah Irish.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Dedhy Haryadi menyatakan kegembiraannya kepada para peserta Lomba Mancing Galatama.

“Peminatnya luar biasa banyak, namun kami harus membatasi 100 peserta saja, sehingga masih banyak peserta yang terpaksa kami tolak karena kuotanya sudah pas. Insya Allah, pada HUT TMII pada April mendatang kami berkesempatan lagi menggelar acara yang sama, dilengkapi panggung hiburan yang lebih meriah,” ujar Dedhy.

selain menjadi peserta, personil Trio Macan mengajak peserta untuk bergoyang bersama.

CEO IBR Relations Iqbal Ibrahim menegaskan bahwa  kolaborasi antara IBR Relations dan PWI Jaya dalam masa PSBB Transisi ini sangat di tunggu oleh teman-teman dalam upaya menjalin silahturahmi.

“Kolaborasi ini awal yang sangat baik, semoga kedepan tetap terjaga  dan bisa lahir even menarik lainnya,” tegas Iqbal.

Ikan Segar 2 Kilogram

Lomba memancing berdurasi 150 menit sejak pukul 9.00 WIB tersebut, pada akhirnya memilih Muhammad Zul Fikri dari media online Suaraheadline.com meraih juara pertama untuk Kategori Ikan Terberat, 11.38 kg. Ia berhak atas hadiah utama TV 42 inci.

Juara ke 2 Ikan Terberat diraih oleh Dauz dari Trans7,  mendapat hadiah berupa sepeda gunung.

Pada kategori ikan terbanyak dimenangkan oleh Mikael AR dari media Voicemagz.com, yang berhasil mengail 13 ekor ikan mas berbagai ukuran.

Bagi peserta yang tidak beruntung, tidak perlu kecewa. Panitia telah menyediakan ikan mas segar seberat 2 Kg untuk bawa pulang.

Lomba Mancing Galatama mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Label Proaktif, Askrindo Insurance, Pacific Bike, PT. Solid Gold Berjangka, Mayora Indah Tbk, Prim Comm, MS Glow Jakarta, PStore, serta Eric Martoyo & Rustam (Montecristo).

Selain dihadiri Ketua PWI Jaya dan Trio Macan, Tampak hadir pula Iqbal Ibrahim (CEO IBR), Kesit B Handoyo selaku Sekretaris PWI Jaya, TB Adhi selaku Wakit Ketua Bidang Kesra PWI Jaya, Iqbal Irsyad  selaku Sekretaris 1 PWI Jaya, Naek Pangaribuan selaku Sekretaris 2 PWI Jaya dan masih banyak lagi. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Dari 92 Judul Mengerucut Jadi 35 Film Unggulan FFWI XI

Published

on

By

Wina Armada Sukardi (kiri) didampingi Edy Suwardi.

Kabarhiburan.com – Film unggulan Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke-XI kian mengerucut jadi 35 judul film saja, dari 92 film Indonesia yang tayang sejak September 2020 hingga September 2021. 30 film diantaranya tayang di bioskop, sisanya 62 film tayang di OTT, seperti Netflix, Disney+Hotstar, Klik Film, Bioskop Online, dan lainnya). Masing-masing terdiri dari tiga sampai lima unggulan.

Demikian terungkap dalam Diskusi Kegiatan Penjurian FFWI XI yang berlangsung di Hotel Amaroossa Grande, Bekasi, Minggu, 19 September 2021.

Yan Widjaya selaku Ketua Bidang Penjurian FFWI XI menjelaskan, sampai saat ini telah dipilah 7 film Komedi, 7 film Horor dan 21 film Drama, selanjutnya masih akan mengalami kurasi unggulan.

“Yang unggulannya akan diumumkan pada 18 Oktober 2021. Kemudian akan menghasilkan sembilan unggulan yang akan kita nilai, meliputi sembilan unsur, yakni Film, Sutradara, Penulis Skenario, DOP (Penata Kamera), Aktor Utama, Aktris Utama, Aktor Pendukung, Aktris Pendukung, dan Penyunting (Editor),” kata Yan Widjaya.

Yan Widjaja menambahkan, unggulan FFWI XI akan diumumkan pada 18 Oktober, selanjutnya pemenangnya akan diumumkan di malam puncak FFWI XI, pada 28 Oktober 2021.

Sebelumnya, Wina Armada Sukardi selaku Ketua Panitia FFWI XI mengatakan, penilaian FFWI XI bersifat sangat independen, tanpa harus berpretensi, dengan hanya menilai sembilan unsur.

Sebelumnya direncanakan empat kategori yang dinilai, yaitu Drama, Horor, Komedi dan Laga (Action). Tapi karena jumlah film berkategori Laga sedikit, sehingga dewan juri hanya menilai untuk tiga kategori dari 27 unsur yang ada. Plus tiga piala khusus.

FFWI tahun 2021 menjadi gelaran kesebelas, mengingat sebelumnya wartawan sudah menggelar sepuluh kali. Urutannya, empat kali oleh PWI dari 1970 sampai dengan 1975, dua kali oleh PWI Jaya pada 1985 dan 1986.

Selanjutnya, dua kali Festival Film yang didukung oleh Jak TV dan Usmar Ismail Awards dua kali.

Edy Suwardi selaku Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) Apresiasi dan Literasi Film (Alif) Direktorat Perfilman dan Media, Kemendikbud Ristek RI mengatakan, pihaknya hanya menjadi pendamping dan memfasilitasi kegiatan FFWI XI.

Pokja Alif, juga meyakini hasil penjurian yang dilakukan dan didapatkan Juri FFWI XI akan baik.

“Intinya kami mendukung kegiatan FFWI XI, sebagai bagian ekosistem perfilman Indonesia. Dengan tujuan akhir dapat turut membuat film menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” katanya saat membuka diskusi kegiatan penjurian FFWI XI di hotel Amaroossa Grande, Bekasi, Minggu, 19 September 2021. (ts)

Continue Reading

Event

Popo Gingsul (Lampung) Memikat Empat Mentor dengan Goyang Putar Mantul

Published

on

By

Kabarhiburan.com– Jelang babak Top 20 Bintang Pantura 6 Indosiar, Juragan Soimah membebaskan para Mentor, yakni Nassar (Tim Kiyowo), Via Vallen (Tim Sayang), Jenita Janet (Tim Happy), dan Dewi Perssik (Tim Terpesona), menentukan lima biduan dan biduanita dari masing-masing tim untuk melaju ke babak Top 20 Bintang Pantura 6.

Panggung Pilih-Pilih Grup 9 yang berlangsung Selasa (14/9), diawali penampilan Popo Gingsul (Lampung), menyanyikan ‘Sayang 2’. Ia berhasil mengajak seisi Studio 5 Indosiar bergoyang Putar Mantul, serta memikat keempat Mentor untuk mendorong tuas.

Dewi Perssik menjadi Mentor pertama mendorong tuas disusul oleh Jenita Janet, Via Vallen, dan Nassar.

“Saya terpesona dengan suaranya yang sangat bagus. Jarang loh, penyanyi yang bisa bernyanyi sambil bergoyang dan tetap mengatur pernafasan dengan baik,” puji Dewi Perssik, dibenarkan Nassar yang  pernah tampil satu panggung di event offair bersama Popo Gingsul (Lampung) sebelum pandemi.

Pantura Boys pun langsung berebut untuk foto bersama Popo Gingsul (Lampung). Setelah mendapat pujian dari keempat Mentor, Popo Gingsul (Lampung) menjatuhkan pilihannya untuk bergabung ke Tim Happy.

Garryn Nugraha (Kuningan) juga diperebutkan oleh Dewi Perssik, Via Vallen dan Jenita Janet yang mendorong tuas. Lagu “Ra Kuat Mbok” yang Garryn Nugraha (Kuningan) bawakan dengan menyisipkan beatbox.

Soimah

“Suara dan penampilan kamu bagus. Keren kamu pokoknya, tidak semua orang punya kemampuan beatbox. Aku tertarik sama kamu dan aku berharap kamu bisa masuk ke Tim Sayang,” harap Via Vallen, yang langsung disambut Garryn Nugraha (Kuningan) untuk bergabung di Tim Sayang.

Selanjutnya, “Secawan Madu” dipersembahkan oleh Ryndi Noviantika (Cirebon) dengan goyangan Seblak Senggol, hanya memikat hati Dewi Perssik untuk mendorong tuas.

Dewi Perssik optimis dapat mengasah kemampuan Ryndi Noviantika jika bergabung ke Tim Terpesona.

“Dewi itu sangat peka dengan kemampuan para peserta. Tadi goyangan Ryndi juga sangat bagus,” puji Juragan Soimah yang langsung mencoba goyang Seblak Senggol.

Okky Saputra (Mojokerto) jadi biduan terakhir dari Grup 9  membawakan “Pengobat Rindu”, belum berhasil memikat keempat Mentor.

“Mungkin di tahun-tahun sebelumnya saya bisa memilih kamu. Saya tidak pernah mempermasalahkan penampilan kamu yang mirip dengan saya, malah saya bersyukur sekali. Tapi kali ini saya ingin Tim Kiyowo hanya terdiri dari biduanita saja”, ungkap Nassar.

Okky Saputra (Mojokerto) harus turun panggung dari Bintang Pantura 6 karena tidak ada Mentor yang memilih.

Sementara di akhir acara tidak ada Mentor yang menggunakan kesempatan untuk Tarik Selendang. Sehingga Popo Gingsul (Lampung) tetap berada di Tim Happy, Garryn Nugraha (Kuningan) bergabung dalam Tim Sayang, dan Ryndi Noviantika (Cirebon) di Tim Terpesona. (TS. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Event

RANS PIK Basketball Milik Raffi Ahmad Ramaikan Kompetisi IBL 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kurang dari enam bulan sejak mengakuisisi RANS Cilegon FC tampil di kompetisi sepak bola liga 2 Indonesia, presenter kondang Raffi Ahmad kini melahirkan RANS PIK Basketball, yang akan ikut berkompetisi di Indonesian Basketball League (IBL) 2022 mendatang.

Raffi menyebut alasannya melahirkan RANS PIK, basket ball dan sepak bola merupakan olahraga kegemarannya. Ia pun ingin ikut memajukan bola basket di Indonesia.

“Sebenarnya saya sendiri memang suka dengan olahraga. Saya dulu main bola dan basket. Saya melihat basket ini merupakan satu olahraga yang termasuk lifestyle,” kata Raffi dalam jumpa pers virtual,  Rabu (15/9/2021).

“Kalau melihat NBA, hype-nya kan keren banget. Saya rasa di Indonesia, mudah-mudahan dengan hadirnya kita bersama-sama, kita bisa membuat basket kita semakin maju,” ujarnya.

RANS PIK dinyatakan lolos verifikasi, bersama klub Bumi Borneo Basketball Pontianak, Evos Basketball Bogor dan Tangerang Hawks.

Keempat klub baru tersebut menggenapi 16 klub yang berkompetisi di IBL 2022, sekaligus menciptakan aura persaingan yang semarak dan seru.

“Dengan adanya tambahan empat klub baru ini, jumlah pertandingan IBL musim depan akan bertambah banyak. Musim reguler IBL 2022 akan memainkan 176 pertandingan,” ujar direktur utama IBL Junas Miradiarsyah.

Bertambahnya jumlah klub sekaligus memperluas penyebaran klub ke berbagai daerah. “Semula klub-klub IBL tersebar di delapan kota, kompetisi mendatang akan diikuti 16 tim dari 12 kota di seluruh Indonesia,” papar Junas, yang berharap potensi para pemain muda akan semakin tergali.

Selain keempat klub baru tersebut, IBL 2022 akan diikuti Bali United, Dewa United, Satria Muda Jakarta, Bima Perkasa Jogjakarta, Prawira Bandung, Pelita Jaya Jakarta, Pacific Caesar Surabaya, Hangtuah Jakarta, NSH Jakarta, Satya Wacana Salatiga dan West Bandits Solo. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending