Connect with us

Musik

Keluar dari Zona Nyaman, Hanan (Jawa Barat) Dapat Kesempatan Kedua

Published

on

Penampilan Spektakuler Angga menuai semua lampu biru dari semua Dewan Juri.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Grup 7 merupakan ‘gerbong’ terakhir, sekaligus episode penutup Top 21. Tak heran, para pesertanya seperti tidak mau ketinggalan kereta.

Angga (Sumatera Utara), Hanan (Jawa Barat) dan Vita (Lampung) saling beradu yang terbaik di hadapan Dewan Juri dan pemirsa untuk meraih tiket ke babak Top 16.

Angga (Sumatera Utara) yang membuka kompetisi ini langsung menggebrak dengan lagu Ogah Pulang. Tidak tanggung-tanggung, Angga berhasil meraup semua lampu biru dan memaksa Dewan Juri dan Panel provinsi untuk standing ovation.

Standing ovation dari dewan juri dan penonton, jadi hadiah ulang tahun bagi Angga.

Apresiasi dan pujian pun berdatangan. Si pelantun Goyang Itik, Zaskia Gotik mengatakan penampilan Angga sangat spektakuler dan layak mendapatkan tepuk tangan.

Tidak mau kalah, Kiki (Kepulauan Riau) juga berhasil memikat semua Dewan Juri dan Panel Provinsi, saat membawakan lagu Kejora. Suara merdu Kiki dinilai berhasil menginterpretasikan lagu ini sehingga terdengar enak.

Hanya saja, Kiki masih mendapat kritik dari Dewi Perssik, yang menilai roh dari lagu ini masih kurang menyatu dengan Kiki. Selebihnya, cara bernyanyi Kiki sudah bagus.

Setelah Kiki dan Angga, tampil pula Hanan. Pemuda asal Jawa Barat ini selalu piawai dalam membawakan lagu- lagu sendu, kali mencoba keluar dari zona nyamannya. Ia tampil garang dan lantang saat membawakan lagu Resesi Dunia.

Soimah menilai Hanan sudah mampu keluar dari zona nyamannya selama ini. Hanya saja, masih  terlihat tegang dan kurang tegas, sehingga feel dalam lagunya tidak terasa.

Atas penampilan tersebut dirinya harus merasa  puas dengan hanya menerima empat lampu biru dari Dewan Juri serta tiga dukungan dari Panel Provinsi.

Wajah sumringah Hanan yang mendapat kesempatan kedua dari Dewan Juri.

Hanan yang mengumpulkan skor 29,57, menempatkannya di urutan terakhir atau tersingkir dari panggung  di LIDA 2019. Namun, Dewan Juri menggunakan hak prerogatif untuk memberikan kesempatan kedua bagi Hanan.

Keputusan yang membuat Hanan berbunga-bunga, setelah dinyatakan berhak melaju ke babak Top 16.

Mulai Kamis (28/3) konser LIDA 2019 mulai menggelar babak Top 16, mulai dari Grup 1 yang  menampilkan Agus (Sumatera Utara), Ninda (Jawa Tengah), Nirwana (Bengkulu) dan Yusuf (Maluku Utara).

Saksikan penampilan mereka, mulai pukul 17.30 WIB secara live dari Studio 5 Indosiar. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Jessica (Jakarta) Bikin Melly Goeslaw Menitikkan Air Mata

Published

on

By

Lagu ‘Satu’ dari Shandy berhasil peroleh polling tertinggi.

KABARHIBURAN.COM – Pop Academy Top 40 Grup 4 menampilkan dari Shandy (Jambi), Jesicca (Jakarta), Bili (Sumba) dan Sukma (Malang). menyajikan persaingan sengit.

Kompetisi dibuka oleh Shandy dengan gaya yang terkesan sombong saat membawakan lagu Satu, dinilai pas oleh Juri Soimah. Begitu juga dengan Melly Goeslaw yang menyukai vokal unik Shandy.

“Pertahankan itu karena aku udah suka banget.” tambah Melly.

Penjiwaan yang bagus juga ditampilkan Jessica di lagu Jera, membuat Melly merinding karena bisa menginterpretasi lagu dengan baik. Bahkan, Melly terlihat menitikkan air mata karena lagu Jera mengingatkannya pada Ibu mertuanya yang sedang sakit.

Berbeda dengan Shandy dan Jessica, penampilan Bili (Sumba) belum mampu memenangkan hati Dewan Juri dengan Bidadari Tak Bersayap. Anji menilai Bili terlihat kaku dan grogi, padahal sebenarnya Bili bisa lebih baik lagi.

“Bukan berarti enggak bangga sama kamu, tapi kamu harus bisa lebih dari ini.” tutur Anji.

Sementara lagu Pudar, yang dibawakan Sukma, menurut Melly terdengar agak membosankan karena belum terasa beat-nya dan terlalu banyak mellow-nya.

Polling akhir Pop Academy menentukan Shandy dan Jesicca di posisi teratas dan berhak maju ke babak Top 30.

Sementara Bili dan Sukma yang berada di dua posisi terendah kembali memberikan penampilan terbaiknya di second chance demi mencuri perhatian Dewan Juri.

Bili memilih lagu Separuh Nafasku, sedangkan Sukma dengan lagu Teruskanlah. Hasilnya, Bili memperoleh satu suara dari Melly Goeslaw, sementara Soimah dan Anji sepakat memberikan suara untuk Sukma.

Dengan demikian, Bili harus tereliminasi dari babak Top 40 Pop Academy. Sementara Sukma menyusul langkah Shandy, Jesicca ke babak Top 30 Academy.

Lesti DA kejutkan Billar di panggung Pop Academy Top 40.

Pop Academy Top 40 Grup 4 juga menghadirkan single terbaru milik Rizky Billar berjudul Kini Hanya Tentangmu.

Sebelum tampil, Billar diundang duduk di kursi panas oleh Irfan Hakim dan Gilang Dirga yang hadir sebagai Host. Keduanya terus memancing Billar untuk bercerita mengenai isi lirik lagu dan perasaannya untuk Lesti DA.

Saat tampil bawakan lagu Kini Hanya Tentangmu, Billar mendapat kejutan dengan kehadiran Lesti yang memberikan dukungannya. Sontak membuat Billar terkejut dan tersenyum sumringah.

Lesti pun terlihat mengelap keringat Billar dengan tisu sampai membuat Irfan Hakim dan Gilang Dirga berteriak “Kiyuuut!”.

Sama seperti Billar, Lesti kemudian diminta duduk di kursi panas dan diminta menjawab pertanyaan dengan jujur. Lesti pun mengungkapkan 5 hal yang disukainya dari Billar yakni humoris, selalu komit, baik dengan keluarga, penyayang dan soleh. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Konser ‘Sepanjang Masa’ Dewa 19, Obati Kerinduan Pemirsa RCTI

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sebuah konser bertema ‘Sepanjang Masa’ persembahan band Dewa 19 featuring Ari Lasso, berhasil mengobati kejenuhan pecinta musik Tanah Air yang berdiam di rumah selama masa pandemi Covid-19.

Sesuai temanya, Mega Konser ini mengajak pemirsa bernostalgia lewat lagu-lagu kebanggan milik  Dewa 19 di layar RCTI, Minggu (18/10).

Konser yang disiarkan dari panggung MNC Studios, Kebun Jeruk, Jakarta ini, dibuka dengan lagu ‘Roman Picisan’ dan Lelaki ‘Pencemburu’ oleh band Dewa dan Ari Lasso.

Tak hanya Ari Lasso, lagu-lagu ‘Sepanjang Masa’ juga dibawakan oleh sederet penyanyi bertalenta kebanggaan Indonesia, diantaranya si idola baru Indonesia, Lyodra.

Juara Indonesian Idol 2020 ini menyanyikan 3 lagu, berjudul ‘Risalah Cinta’, ‘Mistikus Cinta’ dan ‘Satu yang Tak Bisa Lepas’.

“Pastinya happy banget bisa ikut meramaikan Mega Konser Dewa 19. Semoga penampilanku bisa menghibur pemirsa di rumah,” pinta Lyodra.

“Pastinya happy banget bisa ikut meramaikan Mega Konser Dewa 19. Semoga penampilanku bisa menghibur pemirsa di rumah,” pinta Lyodra.

Selanjutnya, giliran anak-anak Ahmad Dhani dari Lucky Laki yang tampil sempurna saat membawakan lagu ‘Pupus’.

Kemeriahan Mega Konser masih berlanjut, lewat kolaborasi spesial dari Dewa 19 bersama Isyana Sarasvati dan Fadly ‘Padi’  yang membawakan lagu ‘Cukup Siti Nurbaya’, ‘Pangeran Cinta’ dan ‘Aku Milikmu’.

Sebelumnya, penonton sempat baper oleh penampilan manis dari trio Tasya Rosmala, Happy Asmara dan Jihan Audy yang membawakan lagu ‘Separuh Napas’.

Beberapa lagu yang dibawakan oleh Dewa 19 memang terdengar berbeda dari aransemen sebelumnya.

“Ada beberapa nada-nada yang kami perbarui, karena kami buat lagu ini sekitar usia 20-an, di usia sekarang kami isi lagi nada-nada yang dulu menjadi lebih baik lagi” ujar Dhani Achmad.

Konser Sepanjang Masa berdurasai lebih dari 90 menit ini diakhiri oleh penampilan duet Ari Lasso dan Dewa19 dengan lagu ‘Persembahan dari Surga’. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Rilis Lagu ‘Pelangi Cinta’, Diskoria Gandeng Afifah Yusuf dan Fariz RM

Published

on

By

Kabarhiburan.com – DJ Merdi Leonardo dan Fadli Aat, yang tergabung dalam grup musik Diskoria, terus mewarnai industri musik Indonesia.

Setelah berkolaborasi dengan Dian Sastrowardoyo pada lagu Serenata Jiwa Lara pada Maret 2020, sudah dinikmati lebih dari 4 juta pecinta musik. Kini, Diskoria melepas lagu Pelangi Cinta melalui akun YouTube Suara Disko, Kamis (15/10).

Dalam lagu ini, Diskoria berkolaborasi dengan Afifah Yusuf, solois muda yang merupakan putri dari penyanyi legendaris Hetty Koe Endang.

Pelangi Cinta merupakan salah satu lagu lawas ciptaan A Riyanto. Sempat dinyanyikan oleh Jamal Mirdad dan Hetty Koes Endang pada dekade 1980-an.

Bagi Afifah Yusuf, melodi maupun keseluruhan konsep lagu Pelangi Cinta sangat sesuai dengan sebagai perkenalan dari proyek kolaborasi bersama Diskoria.

“Lagu ini memiliki emosisonal touch untuk saya karena pernah dinyanyikan oleh sosok yang sangat inspiratif dari hidup saya,” katanya dalam rilis yang diterima Kabarhiburan.com, Jumat (16/10).

Kolaborasi ini berawal dari sebuah unggahan Diskoria di Instagram Story. Dalam unggahan itu, mereka memutarkan piringan hitam lagu Hediek’s Group, sebuah grup vokal pop lawas, yang salah satu anggotanya adalah Hetty Koes Endang.

Dari sana, melahirkan diskusi musik antara Diskoria dan Afifah. Rupanya tidak banyak orang yang mengetahui album itu, hingga akhirnya memutuskan untuk mendaur ulang Pelangi Cinta.

“Lagu Pelangi Cinta ini ibarat permata. Permata yang tersembunyi dan layak untuk kilaukan kembali,” tambah Afifah.

Proses produksi Pelangi Cinta dilakukan oleh Diskoria dibantu oleh Imam Buana Luthfi dan Pandji Dharma, dua musisi yang pernah tergabung dalam grup elektronik animalism.

Sedangkan, untuk menggarap video musiknya dipercayakan kepada musisi Fariz RM, yang mampu menunjukkan kreatifitasnya dari sisi visual.

“Selama proses penggarapan, semua berjalan cukup natural. Sebuah kejutan yang menyenangkan adalah ketika take vocal lagu ini dihadiri oleh penyanyi aslinya langsung, Hetty Koes Endang,” ujar Diskoria.

Diskoria dan Afifah berharap kolaborasi mereka bisa menjadi perbendaharaan musik pop disko yang segar di industri musik Indonesia.

Selain itu, Pelangi Cinta juga bisa menjadi bukti tongkat estafet musik pop terdahulu, yang masih dapat dinikmati anak muda masa kini. (Tumpak S.)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending