Connect with us

Sinetron

Keretakan Mertua-Menantu Jadi Malapetaka Dude Herlino-Alyssa Soebandono di Sinetron ‘Keluarga Amara’

Published

on

Kabarhiburan.com – Sinetron ‘Cinta Amara’ memasuki pekan ketiga tayang di layar SCTV saban pukul 14.00 WIB. Bintang utamanya, pasangan suami istri Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, yang sudah tidak asing lagi bagi penggemar sinteron di Tanah Air.

Pada Sinetron garapan Sinemart ini, keduanya kembali memerankan pasangan suami istri, tokoh Afandy dan Miranti, ditemani bintang cilik berakting luar biasa, Clara Brosnan, yang memerankan sosok Amara.

Sesuai judulnya, ‘Cinta Amara mengisahkan tentang kehidupan Amara dan keluarganya yang bercerai berai.

Alyssa menceritakan tokoh Miranti harus pergi dari rumah, hanya karena telah tidak bisa memberikan cucu lelaki kepada sang mertua. Naas bagi Miranti, mengalami kecelakaan di perjalanan. Kecelakaan yang sekaligus membuatnya terpisah dari Afandy dan Amara.

“Miranti kecelakaan dan kehilangan semuanya. Dia nggak bisa ketemu anak, suami bahkan keluarga,” kata Alyssa Soebandono dalam jumpa pers virtual, Kamis (2/9).

Sambil menata kembali hidupnya, Miranti bekerja di toko roti. Sejak terpisah dari Miranti, Afandy justru menikah lagi dengan Isti yang diperankan oleh Raya Kitty Aditya.

Bagaimana nasib Amara? Sejak terpisah dari orang tuanya, Amara dititipkan sang kakek, Burhan yang diperankan George Rudy kepada orang kepercayaannya, Herdi (Juan Christian Benedict).

Tak seperti anak SD lainnya, dalam kesehariannya, Amara menghabiskan waktu untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Ia bahkan berjualan roti. Kegaiatan ini membuat Amara sering di-bully oleh teman sebayanya.

Perjalanan cerita dalam sinetron Cinta Amara’ memberikan pelajaran hidup bagi penonton. Dude Harlino mengatakan ilmu parenting banyak dihadirkan dalam episodenya.

“Kita tahu ketika anak-anak terpisah, kesedihannya sangat terlihat dari tokoh si Amara, bagaimana dia berjuang,” kata Dude Harlino.

“Karena sudah bisa dipastikan, ketika anak tidak mendapatkan perhatian dari orangtuanya dia akan merasa terbuang dan terus mengalami kesedihan,” imbuhnya.

Dude Herlino juga menyoroti hubungan mertua dan menantu. Hal inilah yang menjadi awal malapetaka dalam rumah tangganya di sinetron tersebut.

“Untuk suami istri, bagaimana menghadapi masalah dengan mertua. Di sini, akan diperlihatkan bagaimana bersikap baik antara satu sama lain,” ujar ayah dari dua anak tersebut.

Saksikan terus sinetron Cinta Amara’ di layar SCTV, setiap hari pukul 14.00 WIB. (TS)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinetron

Shanice Margaretha Cerita Pertama Main Sinetron ‘Naluri Hati’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Memasuki pekan ketiga sinetron ‘Naluri Hati’ tayang di SCTV, setiap hari pada pukul 21.30 WIB. Aktris Shanice Margaretha Lie mengenang masa-masa awal pertama kali terjun ke sinetron striping, yakni di sinetron ‘Naluri Hati’.

Semua berawal dari tawaran rumah produksi SinemArt. Tawaran untuk main di sinetron, meski hal baru baginya tidak disia-siakan, seperti diceritakan gadis berusia 24 tahun ini kepada wartawan, Jumat (17/9) sore.

Shanice memang sudah membintangi lebih dari dua puluh judul FTV dan sebuah film layar lebar.

“Ini striping pertama, rasanya wow amazing, seru. Dapat cerita yang enggak biasa penggarapannya dari SinemArt. Enggak ‘kaleng-kaleng’,” ujar Shanice, didampingi Samuel Zylgwyn dan Brian Mckenzie.

“Dapat lawan main, para senior pula. Memang kami ada gap usia, tetapi mereka awet muda dalam hal selera, bercanda, sehingga asyik-asyik aja diajak berdiskusi tentang akting,” ujar Shanice yang berharap karya mereka disukai pecinta sinetron Tanah Air.

“Syuting di Bali, juga seru. Bisa kerja sambil refresihing. Ha ha ha,” celoteh Shanice riang.

Menariknya, sutradara Gita Djun memercayakan Shanice memainkan karakter gadis yang mengalami amnesia partial (ketidak mampuan mengingat beberapa orang dalam jangka waktu tertentu). Di satu sisi, Shanice sebagai Dinda, lalu di sisi lain menjadi sosok Nayla.

Karakter Shanice yang demikian, membuat penonton selalu terbawa perasaan. Pada episode 17, misalnya, Shanice yang memerankan Nayla sedang tidur, kemudian bermimpi didatangi pria asing, yang diperankan Anwar Fuadi.

Nayla sama sekali tak mengenali sosok pria itu, namun merasa pernah bertemu di satu tempat. Karena hilang ingatan, Nayla tak bisa menemukan jawaban atas mimpinya.

Nayla lalu mencari tahu tentang mimpinya dengan menemui ibu sambungnya, Rina (Debby Cinta Dewi). Dia datang ditemani kekasihnya, Zain (Samuel Zylgwyn). Perlahan mimpi itu mulai menemukan jawaban. Dari sini sedikit terungkap tentang sosok Nayla.

Demi menguatkan karakternya sebagai penderita amnesia partial, Shanice mengaku tidak perlu jauh-jauh belajarnya. Informasinya didapat dari media sosial, lalu dilengkapi dengan arahan sutradara.

“Baik sebagai Nayla maupun Dinda, kartakternya sama, yakni jago beladiri, ceria, peyayang dan tidak mendendam,” jelas Shanice yang membintangi film Persahabatan Bagai Kepompong ini.

Shanice membenarkan dirinya sebagai Nayla pacaran dengan Zain, sosok pengusaha yang ganteng, pemberani, berwibawa dan bertanggung jawab. Di sisi lain, saat sebagai Dinda, ia digadrungi oleh Sandy, seorang vokalis band.

Kekuatan karakter yang diperankan oleh masing-masing pemain, membuat sinteron ‘Naluri Hati’ mendapat sejumlah pujian dari netizen dan pemirsa SCTV. (Tumpak S. Foto-foto: Instagram)

Continue Reading

Sinetron

Choky Andriano Jadi Raja nan Jahat di Serial Kolosal Terbaru, ‘Angling Dharma’

Published

on

By

Choky Andriano (Instagram: ck.andriano)

Kabarhiburan.com – Wajah aktor Choky Andriano tentu sudah tidak asing lagi bagi penggemar serial kolosal Indonesia. Dia juga membintangi puluhan FTV. Bakat aktingnya semakin terasah, sejak pertama kali memerankan tokoh antagonis, di serial ‘Angling Dharma’ (2000 – 2005).

Menyusul serial kolosal lainnya, seperti ‘Karmapala’, ‘Misteri Gunung Berapi’, ‘Nyi Roro Kidul’, ‘Tutur Tinular’, ‘Brama Kumbara’, dan masih banyak lagi judul serial yang pernah dibintangi pria berusia 38 tahun ini.

Perjalanan panjang karirnya sebagai aktor, telah membentuk kemampuan Choky memerankan tokoh kerajaan yang mumpuni. Tak heran, hingga saat ini Choky masih akan wira-wiri karena Choky akan tampil di serial kolosal terbaru, berjudul ‘Angling Dharma’.

“Bermain sinetron laga memang sudah sering banget, memerankan tokoh-tokoh ksatria. Di sinetron sekarang, saya berperan sebagai Syudawirat, sosok Raja Malwapati yang hanya bersifat sementara menjadi raja,” tutur Choky Andriano.

Serial ‘Angling Dharma’ terbaru ini akan ditayangkan melalui aplikasi Maxstream. Ayah tiga anak ini akan beradu akting dengan Diana Dee, Afdal Yusman, dan Alyrine Jasmine.

Choky mengaku tidak asing lagi dengan karakter Syudawirat yang antagonis, tokoh yang pernah diperankannya pada tahun 2000 silam.

“Saya memerankan tokoh jahat memiliki karakter yang temperamental, pendendam, sakit hati terutama setelah kematian sang istri,” jelasnya.

Sementara aktor Afdal Yusman akan menjadi Angling Dharma, Raja Malwapati  yang memiliki rambut panjang lurus, tampan, gagah dan kharismatik. Adapun  Diana Dee memerankan Dewi Sekar Wangi selaku istri alias permaisuri Angling Dharma, Sri Ratu Malwapati.

“Sebagai permaisuri dari seorang raja besar, saya dituntut tampil cantik dan anggun, penyayang, bermental baja dan cerdas,” kata Diana Dee.

Sementara itu, untuk pemeran antagonis wanita akan diperankan oleh Alyrine Jasmine sebagai Siwa, tokoh ilmu hitam yang secara fisik dituntut untuk memiliki penampilan muda dan cantik untuk menarik para lelaki. (TS)

Continue Reading

Sinetron

Sebagai Bunga di ‘Love Story The Series’, Haico Van Der Veken Enggan Disebut Pelakor

Published

on

By

Haico van Der Veken (Foto: Instagram Haico.vdv)

Kabarhiburan.com – Sejatinya seorang aktris selalu siap sedia melakonkan sebaik mungkin berbagai karakter yang diberikan sutradara. Itulah yang dilakukan Haico Van Der Veken.

Haico dalam waktu relatif cepat mampu bermetamofosis dari tokoh Cinta yang urakan di sinetron Samudra Cinta menjadi tokoh Bunga yang kalem di sinetron Love Story The Series.

Hadir sebagai tokoh baru di sinetron Love Story The Series, Haico bahkan mampu memberi suasana baru pada lika-liku kisah cinta Ken dan Maudy. Haico banyak bertemu Giorgino dalam berbagai adegan.

“Tadinya jalan cerita (Love Story The Series, Red.) terasa boring. Sekarang suasana syuting menjadi lebih seru,” ujar Giorgino dan Yasmin, dalam wawancara virtual, Kamis (9/9).

Utamanya bagi Giorgino Abraham dan Yasmin Napper, mengaku tidak kesulitan beradu akting dengan Haico. Giorgino juga memuji Haico yang mengasyikkan dan baik. Demikian pula, Haico tidak sulit untuk membaur dengan Yasmin dan Giorgino.

Yasmin Napper dan Giorgino Abraham (Foto: Instagram Giorgino)

Dalam sinetron garapan sutradara Gita Djun itu, Haico tampil sebagai tokoh Bunga, dianggap telah memicu perselisihan dan membuat rumah tangga Maudy (Yasmin Napper) dan Ken (Giorgino Abraham) hingga ke ambang perceraian.

Haico pun mengelak tudingan bahwa Bunga sebagai sosok pelakor.

“Bunga bukan pelakor diantara mereka. Situasi yang terjadi hanya karena kesalahpahaman,” jelas Haico, yang menambahkan tidak merasa kesulitan memerankan tokoh Bunga.

Sebagai Bunga, membuat Haico lebih banyak berinteraksi dengan Ken. Situasi ini memancing emosi Maudy, lalu merencanakan pisah dari Ken.

Bagaimana kisah selanjutnya? Saksikan Love Story The Series di layar SCTV setiap hari, pukul 15.15 WIB. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending