Connect with us

Musik

Kiki (Kepulauan Riau) Raih Nilai Tertinggi di Group 14

Published

on

Penghayatan Kiki saat membawakan lagu Cinta Berawan, membawanya meraih nilai tertinggi.

Kabarhiburan, Jakarta – Bersamaan dengan Hari Kasih Sayang, persaingan di atas panggung LIDA 2019 justru semakin memanas. Babak Top 64 yang menyisakan tiga grup, bersaing sengit merebut  tempat di babak Top 48.

Salah satunya Group 14 yang menghadirkan Abi (Jawa Tengah), Kiki (Kepulauan Riau), Novi (Kalimantan Barat), dan Delila (Papua Barat), Kamis (14/2).

Kolaborasi Nassar dengan Aulia DA yang membawakan lagu Kopi Susu yang dipilih,  menjadi pembuka Top 64 Grup 14 menjadi menarik.

Berlanjut dengan kehadiran Richie- Five Minutes yang menjadi Juri Tamu menemui Rita Sugiarto dan memberinya sekuntum mawar merah. Sungguh mengesankan.

Sekuntum mawar merah untuk Rita Sugiarto di Hari Kasih Sayang.

Abi (Jawa Tengah) merupakan Duta pertama membawakan sebuah lagu lawas berjudul Benang Biru. Abi hanya meraih 3 lampu biru dari Dewan Juri dan 4 dukungan dari Panel Provinsi.  Nassar menilai Abi masih sangat kurang dalam teknik cengkok, artikulasi dan penyampaian dalam sebuah lagu.

Sebaliknya Delila mampu meraih angka sempurna.  Duta asal Papua Barat ini berhasil mendapatkan 4 lampu biru dari Dewan Juri serta dukungan penuh dari Panel Provinsi lewat lagu Sekuntum Mawar Merah.

Zaskia Gotik sangat menyukai penampilan Delila, yang karakter suaranya sangat kuat serta ekspresi wajahnya tampak elegan.

Tidak mau ketinggalan, Kiki (Kepulauan Riau) mampu mengimbangi Delila lewat lagu Cinta Berawan”. Suara merduanya mendapatkan 4 lampu biru dari Dewan Juri dan 3 dukungan dari Panel Provinsi. Richie-Five Minute menilai penampilan Kiki sudah sangat sempurna.

Sukses Delila dan Kiki tidak mengampiri Novi. Saat menyanyikan Ku ingin, Duta asal Kalimantan Barat ini tidak mendapatkan satu pun lampu biru dari Dewan Juri serta 4 dukungan dari Panel Provinsi.

duet Nassar dan Aulia DA membawakan lagu Kopi Susu.

Meski sudah memberi penampilan terbaik di depan Dewan Juri dan Panel Provinsi, Abi (Jawa Tengah) harus rela tersenggol dari LIDA 2019. Ia hanya meraih 22.13 atau terrendah, meski sudah meraih tiga lampu biru dari Dewan Juri. Sementara Novi  yang tidak mendapat satupun lampu biru dari Dewan Juri, justru mendapat nilai lebih baik.

Dalam hal ini dukungan pemirsa memiliki porsi penilaian lebih besar atau 50 persen, sedangkan penilaian juri berada di bawah 40 persen.

Dengan demikian, Novi (Kalimantan Barat) yang meraih nilai 23.44 akan mengikuti jejak Kiki (Kepulauan Riau) 30.37 dan Delila (Papua Barat) 24.06 untuk melangkah maju ke babak Top 48.

LIDA 2019 akan berlanjut ke Konser Top 64 Group 15, Jumat (15/2). Menampilkan Aisyah (Jawa Barat),  Hafiza (Sulawesi Selatan),   Iwan (Sumatera Barat) dan  Odi (Sulawesi Barat).

Saksikan terus LIDA 2019 yang tayang live mulai pukul 19.00 WIB, di Indosiar. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Memulai Perjalanan Baru, Sheryl Sheinafia Rilis Album ‘Jennovine’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Membuka tahun 2021 saatnya bagi solois Sheryl Sheinafia mengekspresikan kemajuan bermusiknya, melalui album terbarunya bertajuk Jennovine.

Baginya, album tersebut berperan menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan dunia yang belum sepenuhnya ia pahami.

Dalam keterangan resminya, Jumat (15/1/2021), Sheryl memulai perjalanan baru dengan musiknya di album terbaru ini.

Hal tersebut terlihat dengan jelas ia melakukan pendekatan berbeda melalui produksi musik disepanjang album. Komposisi lagu-lagu terlihat sangat kontras dengan karya-karya Sheryl sebelumnya.

Bisa dikatakan seperti kupu-kupu yang pertama kali melebarkan sayapnya. Pendek kata, Jennovine berperan sebagai kebangkitan Sheryl Sheinafia sebagai musisi.

Di album ini Sheryl berkolaborasi dengan sejumlah musisi Indonesia lainnya, seperti A. Nayaka, Pamungkas dan Rendy Pandugo.

Album Jennovine dari Sheryl Sheinafia rilis 15 Januari 2021 di seluruh platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, Joox, Langit Musik, Noice dan Resso.

Official video lyric dapat disaksikan di platform Vidio dan YouTube ‘Musica Studios’ secara bertahap. Adapun video karaoke dapat dinikmati bersama dalam waktu dekat di channel YouTube ‘Musica Karaoke’. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Jelang Album Kedelapan, Tipe-X Rilis Single ‘Kisah Cinta Kamu dan Aku’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Lebih dari 25 tahun perjalanan bermusik dan terus menjaga eksistensinya di jagad musik Tanah Air, merupakan prestasi tersendiri yang patut dibanggakan. Itulah Tipe-X dengan musik Ska-nya.

Memasuki tahun 2021, kelompok musik yang digawangi Tresno-X (vokal), Micky-X (bass), Yoss-X (gitar), Arie-X (drum), Billy-X (gitar) dan Anto-X (trombone) menyatakan siap meluncurkan album kedelapan mereka.

Sebelum sampai ke sana, Tipe-X terlebih dulu merilis single dan video klip terbaru, berjudul Kisah Cinta Kamu dan Aku, pada hari ini, Senin (18/1/2021).

Single ciptaan Tresno tersebut merupakan single pertama dari album kedelapan mereka, diharapkan dapat memuaskan dahaga kerinduan jutaan Friend-X (sebutan fan base Tipe-X) di Tanah Air.

“Single ini mengisahkan pasangan cinta yang dipisahkan oleh jarak yang lumayan jauh. Pada salah satu baitnya tertulis, yang paling kerasa saat merindu, cuma bisa pandang pandang fotomu,” ujar Tresno-X yang ditemui di Bekasi, Kamis (14/1).

Selanjutnya pada bait refrain, Tresno-X menitip pesan bahwa orang yang berjauhan itu harus saling percaya dan enggak boleh curiga, walaupun godaan selalu ada.

Menurut Tresno, kisah cinta yang dimaksud dalam lagu tersebut tidak melulu tentang orang pacaran. “Syair lagu ini relate dengan situasi terkini selama pandemi, dimana banyak keluarga yang terpisah karena pandemi. Demikian pula ibu yang merindukan anaknya di perantauan,” jelasnya.

Video Klip Kisah Cinta Kamu dan Aku sudah bisa dinikmati di kanal YouTube Favorite Record.mulai hari ini, Senin (18/1/2021)  (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

SeteruSunyi Gandeng Andy/rif, Rilis Lagu ‘Menanti’

Published

on

By

Kabarhiburan – Dua penyanyi, Irene Sampouw dan Shania Krishan yang menamakan dirinya SeteruSunyi, terus konsisten dalam berkarya. Duo beraliran Lo-fi Electronic asal Semarang ini kembali merilis lagu berjudul Menanti.

Karya tersebut merupakan yang ketiga bagi SeteruSunyi, dihasilkan melalui kolaborasi apik bersama musisi rock kawakan, Andy/rif.

Perpaduan musisi lintas generasi dan aliran tersebut terasa harmonis oleh sentuhan aransemen Blakt Orkestra, membuat lagu ciptaan Irene tersebut kian unik, estetik dan syahdu.

Tak berlebihan, jika SeteruSunyi menjadikan single Menanti sebagai salam pembuka mereka untuk melangkah hingga melesat lebih baik lagi di tahun 2021 ini.

Adhitya Yogatama selaku Produser SeteruSunyi menyebutkan bahwa kolabarasi lintas aliran dan generasi ini, secara sengaja dimunculkan demi menyuguhkan karya dengan format baru di jagad musik Indonesia.

Dalam hal ini, suara rock khas Andy/rif dan suara lembut dari Irene disatukan dalam musik bernuasa Lo-Fi. Jadilah karya tersebut penuh daya pikat,” ujar Adhitya Yogatama dalam pernyataan resminya, Sabtu (16/1).

Adhitya menambahkan, lirik lagunya bercerita tentang berbagai penantian seperti kondisi yang sedang terjadi saat ini.

“Lewat lagu Menanti, mengajarkan kita agar percaya akan adanya hal baik yang membuat penantian jadi indah pada akhirnya. Kolaborasi lintas generasi dan genre ini semoga menjadi pengantar untuk menuju keindahan tersebut,” jelasnya.

Sejak dibentuk pada 2020 silam SeteruSunyi telah mencetak single Rona-Mu dan It’s You. Karya karya mereka selalu terhubung oleh garis merah dengan karya sebelumnya.

Menanti saling berkaitan dengan karya-karya sebelumnya, yakni penantian menjadi garis merahnya,” jelas Adhitya.

Andy/rif membenarkan bahwa kolaborasi mereka ingin menyuguhkan karya dengan format yang lebih segar. Ada nuansa musik berbeda yang membuat lagu Menanti terasa spesial.

Untuk teman suara, sebutan bagi penikmat karya SeteruSunyi, sudah bisa menikmati karya kolaborasi tersebut di berbagai platform digital baik youtube, spotify, joox dan lainnya. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending