Connect with us

Event

Kompetisi Menyanyi ‘Sing Like A Star’ Memulai Audisi

Published

on

Salah seorang peserta audisi, Imeldi Febriani menyanyikan lagu ‘Jika Cinta Dia’ milik Momo Geisha.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Puluhan ‘penyanyi terkenal’ dari dalam maupun mancanegara mendatangi ke studio SCTV di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat (23/6) pagi. Sebut saja, Ebiet G. Ade, Rhoma Irama, Afgan, Virzha dan Momo Geisha. Bahkan, Bonjovi dan Steven Taylor pun ada.

Tentu saja, yang dimaksudkan bukan penyanyi kawakan yang asli, melainkan peserta yang memiliki karakter suara khas mirip penyanyi terkenal. Mereka hadir untuk mendaftarkan diri sebagai peserta audisi menyanyi pada ajang Sing Like A Star.

Para peserta ini datang dari berbagai kota di Jabodetabek dan Jawa Barat.  Sembari menunggu giliran audisi di studio, mereka manfaatkan waktu untuk saling ngobrol atau berlatih menyanyi, konon demi mengurangi rasa grogi.

Tiba giliran audisi, mereka diminta menyanyikan lagu yang dipopulerkan oleh penyanyi terkenal, dengan iringan musik maupun tanpa musik, layaknya rekaman di studio.

Sebut saja, Fadi asal Cianjur yang suaranya mirip Afgansyah, melantunkan Katakan Tidak milik Afgan. Giliran Imeldi Febriani menyanyikan lagu ‘Jika Cinta Dia’ milik Momo Geisha.

Suasana pengambilan gambar dan suara saat audisi ‘Sing Like A Star’ di studio SCTV

Sementara itu, Sunarko yang suaranya mirip suara Ebiet G. Ade menyanyikan lagu Titip Rindu Buat Ayah dan  Nasehat Pengemis Untuk Istri & Doa Untuk Hari Esok. Tak hanya menyanyi, Sunarko juga mahir menirukan petikan gitar Ebiet G. Ade yang khas.

Namanya mirip, sehingga tidak semua peserta mampu melaksanakan audisi dengan mulus. Ada saja peserta yang tidak mampu mengalahkan rasa grogi, misalnya. Tak heran kalau proses rekaman suara dan gambar harus diulang.

Mereka pun mengikuti wawancara singkat usai audisi. Selanjutnya, SCTV akan menghubungi peserta yang dinyatakan lolos audisi, pada Juli mendatang.

Audisi di Empat Kota

Guna menghindari aksi penipuan, panitia audisi pun mewanti-wanti para peserta bahwa pengumuman hasil audisi dilakukan tanpa memungut biaya, alias gratis.

Selain di Jakarta, audisi yang sama juga akan berlangsung di Surabaya dan Medan pada Minggu (30/6) mendatang. SCTV juga akan mendatangi Bandung pada Minggu (7/7) mendatang.

Sebagian dari peserta yang menunggu giliran audisi.

Audisi ini terbuka bagi pria maupun wanita tanpa batasan umur, yang memiliki bakat menyanyi serta memiliki karakter suara mirip penyanyi Tanah Air maupun dari mancanegara.

Peserta dapat datang langsung ke lokasi audisi, dengan membawa fotokopi identitas diri, disertai foto terbaru berwarna berukuran 4 R sebanyak dua lembar.

Calon peserta juga dapat mendaftarkan diri dengan mengirimkan video menyanyi, yang dilengkapi dengan data diri (Nama, Usia, Alamat dan Nomor telepon) melalui official Whatsapp SCTV: 081290990098.

David Suwanto selaku Deputy Director Programming SCTV mengatakan bahwa  Sing Like A Star menjadi pintu masuk ke dunia hiburan untuk mereka yang berbakat menyanyi dengan nilai tambah unik. Yaitu, memiliki karakter suara mirip penyanyi terkenal. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Penyanyi dan Presenter Hiroaki Kato Galang Donasi Bagi Anak Yatim di Jakarta

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Musisi dan presenter kelahiran Jepang, Hiroaki Kato ikut ambil bagian untuk mendukung pemerintah memberantas Covid-19 di Indonesia. Caranya, mengadakan penggalangan dana di Jakarta untuk membantu sesama.

Acara yang melibatkan 85 donatur dari Jepang dan Indonesia, berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 42.880.000.

Selanjutnya, Hiroaki Kato bekerja sama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), seluruh dana disalurkan dalam bentuk makanan dan produk kesehatan, yang diberikan kepada pekerja tidak tetap yang terdampak Covid-19.

Tidak berhenti sampai disitu saja. Hiroaki Kato bersama SuperHiros, julukan fans Hiroaki Kato, mengadakan Halalbihalal Virtual Hiroaki Kato Bersama SuperHiros pada akhir Juni silam.

Dengan merogoh kocek Rp 50 ribu untuk membeli tiket, para fans sudah menjadi donatur sudah berkesempatan melihat langsung penampilan Hiroaki Kato.

Sebagian dari hasil penjualan tiket diberikan kepada anak-anak di Rumah Yatim di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut kembali mendapat dukungan ACT yang memberikan bantuan berupa makanan sehat, masker dan hand sanitizer bagi anak-anak Yatim.

“Penggalangan donasi sebelumnya, saya tujukan kepada teman-teman pekerja tidak tetap yang terdampak Covid-19.  Kali ini saya tujukan bagi generasi penerus Indonesia, yaitu anak-anak. Semoga kalian sehat selalu. Lain kali aku mau nyanyi di tempat kalian, ya,” ujar Hiroaki Kato menjanjikan. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Gubernur Jawa Tengah Menerima 1000 Paket APD dan 100.000 Masker dari Emtek Peduli Corona

Published

on

By

Imam Sudjarwo menyerahkan secara simbolis bantuan berupa paket APD kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Giliran Pemda Jawa Tengah terima bantuan dari Emtek Peduli Corona melalui YPP, pada Selasa (7/7).

Imam Sudjarwo selaku Ketua Umum YPP yang juga Direktur Utama Indosiar sambangi Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jl. Pahlawan No. 9 Semarang, untuk menyerahkan 1.000 paket Alat Pelindung Diri (APD) serta 100.000 masker kain.

Bantuan berupa 1.000 hazmat, 1.000 foot cover, 5.000 masker bedah, 1.000 masker N95, 1.000 face shield, 1.000 safety google dan 5.000 safety gloves diterima oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo kemudian mengucapkan terima kasih kepada Emtek Peduli Corona.

“Semoga bantuan ini dapat menjadi salah satu upaya gotong-royong demi menjaga Indonesia secara besar-besaran,” pinta Ganjar.

Harapan yang sama juga disampaikan Imam Sudjarwo. “1.000 paket APD dan 100.000 masker kain yang diserahkan Emtek Peduli Corona melalui YPP kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah semoga dapat membantu melindungi tenaga medis serta masyarakat Jawa Tengah,” ujar Imam Sudjarwo.

YPP serahkan bantuan kepada RSUD Dr. H. Soewondo Kendal, Jawa Tengah

Pada hari yang sama, YPP bekerjasama dengan kantor transmisi SCTV dan Indosiar juga menyerahkan bantuan berupa 500 hazmat dan 500 foot cover kepada RSUD Dr. H. Soewondo Kendal serta jumlah bantuan yang sama diserahkan kepada RS Panti Wilasa Semarang.

Pada pekan lalu, YPP bekerjasama dengan kantor transmisi SCTV dan Indosiar di 38 wilayah telah menyalurkan ratusan paket sembako. Mulai dari Wilayah Indonesia Barat, Wilayah Indonesia Tengah, hingga Wilayah Indonesia Timur.

Khusus untuk wilayah Surabaya dibagi menjadi tiga lokasi dengan 100 paket sembako untuk masing-masing lokasi. Sementara lokasi lainnya, masing-masing menerima 150 paket sembako.

Total menjadi 41 titik lokasi penyaluran paket sembako kepada warga sekitar transmisi yang berhak menerima. Paket sembako tersebut berisi beras, minyak goreng, kental manis, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Gerakan Emtek Peduli Corona adalah kegiatan untuk menyalurkan donasi dari pemirsa SCTV, Indosiar, serta pengguna Bukalapak, pembaca Liputan6.com dan pengguna DANA yang terus mengalir hingga hari ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Bantuan Presiden Joko Widodo Untuk Sanggar Humaniora

Published

on

By

Humaniora Foundation dan Rumah Singgah Bunda Lenny — kerap dikenal sebagai Sanggar Humaniora sering menerima bantuan dari masyarakat, dermawan dan para artis.

Setelah 25 tahun melayani, baru kali ini menurut pendiri Humanoira, Eddie Karsito, sanggarnya menerima bantuan dari orang nomer satu di negeri ini, Ir Haji Joko Widodo, Presiden RI. Bantuan paket sembako tersebut diterimanya melalui Kementerian Sosial,

“Terima kasih kepada bapak Ir. H. Joko Widodo, Presiden RI, dan bapak Juliari P. Batubara, Menteri Sosial RI, yang telah membantu paket sembako untuk warga binaan kami,” ujar Eddie Karsito di lokasi pembagian sembako di Sanggar Humaniora, Kranggan Permai Jatisampurna Kota Bekasi, Senin, (6/7/2020).

Sebelumnya, lembaga nirlaba ini juga menerima bantuan paket sembako dari Komunitas Sahabat Kartini, KSBN (Komite Seni Budaya Nusantara), maupun lembaga donor lainnya, serta dermawan perorangan.

Sumbangan dari Presiden tersebut, langsung dibagikan kepada ‘para yang berhak’, antara lain, pemulung, janda lanjut usia, serta para pekerja keras di sektor non-formal, seperti buruh bangunan, pekerja galian tanah, petugas kebersihan angkut sampah, pembantu rumah tangga (PRT), pedagang keliling, dan pengamen. Termasuk profesi lainnya yang sedang terdampak wabah Covid 19.

Menurut Eddie Karsito, saat ini ada 229 pemulung di bawah binaan Humaniora Foundation, yang sebagian dari mereka adalah para janda lanjut usia, dengan rentang usia 60 tahun hingga 96 tahun.

Selain itu Humaniora Foundation juga membina ratusan anak yatim, non-panti yang tersebar di dua rumah singgah, Bekasi (Jakarta), dan di Baleendah Bandung (Zar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending