Connect with us

Lifestyle

Komunitas Wartawan Hiburan Bahu-Membahu Lawan Virus Corona

Published

on

Foto: Indonesiadermawan

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi global corona virus disease 2019 (Covid-19) atau penyakit virus corona telah mengoyak kehidupan masyarakat Indonesia.

Sampai Minggu (22/3), jumlah kasus positif Covid-19 tercatat sudah mencapai 514 orang atau bertambah 64 kasus dari sehari sebelumnya. Diikuti jumlah angka kematian menjadi 48 orang, dari 38 orang pada Sabtu (21/3).

Jumlah penderita akan terus bertambah, jika tidak dilakukan usaha bersama-sama, baik dilevel negara maupun komunitas warga.

Atas dasar itulah, wartawan yang terhimpun dalam Komunitas Wartawan Hiburan Pencegah Covid-19, mengajak semua pihak untuk bisa bersama-sama berperan nyata dalam membantu pemerintah.

Kegiatan yang diinisiasi oleh wartawan senior Harian Republika, Mohammad Akbar tersebut akan melakukan gerakan nyata sebagai berikut:

Menyiapkan Konten Edukasi Digital

“Konten yang disiapkan berisi edukasi tentang pentingnya self distancing, karantina diri di rumah, berbuat hal positif semasa berlakunya aturan work from home (WFH) serta tindakan tindakan antisipasi jika terjadinya ancaman Covid-19 yang semakin mewabah layaknya Italia,” ujar M. Akbar, Minggu (22/3).

Ia menambahkan, konten ini nantinya dilakukan sinergi antara wartawan bersama para public figure yang peduli. Durasi video digital ini diharapkan antara 2-3 menit untuk setiap isu.

Sasaran konten ini adalah masyarakat luas. Untuk memperkuat sebaran konten nantinya diperkuat dengan pemberitaan dari para anggota Komunitas Wartawan Hiburan Pencegah Covid-19 di media masing-masing.

Penggalangan Dana

Penggalangan dana dilakukan untuk membantu alat-alat yang dapat mencegah penyebaran Covid-19. Mulai dari menyediakan masker wajah, sabun dan pembersih tangan (hand sanitizer), hingga alat pelindung diri (APD).

“Untuk rekening donasi kegiatan ini, akan segera kami beritahukan,” ujar M. Akbar yang menambahkan bahwa target penerima bantuan adalah sejumlah rumah sakit daerah rujukan corona di wilayah Jabodetabek.

Sementara itu, Irish Riswoyo, Ketua Bidang Film Musik dan Lifestyle PWI Jaya menyambut baik gagasan ini.

“Ini gagasan mulia, apalagi pemikiran ini muncul dari komunitas wartawan hiburan. Tentu saya sangat mendukung untuk segera direalisasikan,” jelas Irish.

Irish menambahkan, pihaknya akan mengajak teman-teman wartawan hiburan lainnya untuk bergabung dalam hal kebajikan ini.

“Untuk merealisasikan gagasan Akbar, saya akan mengajak teman-teman wartawan yang lain yang kesehariannya meliput di dunia hiburan untuk bahu membahu mewujudkan kegiatan ini segera,” kata Irish. (***)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Rebecca Reijman Bantu Warga Terdampak Covid-19

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penyakit corona virus (covid-19) masih menjadi momok menakutkan. Guna memutus mata rantai penyebarannya, Pemerintah RI, antara lain menghimbau agar setiap warga saling menjaga jarak dengan orang lain (physical distancing).

Himbauan tersebut rupanya berdampak langsung bagi banyak warga yang menafkahi keluarganya dari rezeki harian. Mereka yang kehilangan mata pencaharian ini sebagian tinggal di sekitar rumah Rebecca Reijman.

Becca, begitu panggilan akrabnya, rupanya punya cara tersendiri untuk membantu meringankan beban tetangganya yang langsung terimbas covid-19.

Sejak bergabung pada Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, Becca melelang barang kesayangannya di media sosial.

66 paket sembako dari Rebecca (tengah) untuk tetangganya di kawasan Ciganjur.

“Iya betul. Saya lelang 2 lukisan karya saya dan satu tas merek Yves Saint Laurent,” tulis pelantun Tanpamu ini lewat whatsapp, Jumat (3/4).

Dari hasil lelang sebesar Rp 10 juta, sepenuhnya dimanfaatkan untuk membuat 66 paket sembako dan dibagikan kepada tetangganya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, hari ini, Sabtu (4/4).

“Saya menyumbang sembako untuk tetangga saya yang sebagian warga kurang mampu. Ada 66 keluarga. Saya berusaha bantu sebisa saya, meski sedikit,” jelas Becca.

Guna menghindari kerumunan, Becca membagikan sembako door to door. Ia dibantu oleh ketua RT dan petugas keamanan. Baginya, sedikit bantuan tersebut kiranya dapat meringankan beban mereka yang terdampak covid-19.

“Dimana kita bisa berbuat baik, kita harus berbuat baik dan bagaimanapun kita semua bersama di tengah wabah ini. Mari kita saling menjaga dan membantu sesama dengan yang lain,” ujar Becca.

Penyemprotan Desinfektan

Kegiatan kecil Becca tersebut mendapat apresiasi positif dari ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’. Seluruh anak bangsa dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote, untuk berbuat sesuatu bagi Tanah Air, bagi Indonesia yang lebih sehat dan maju.

“Apapun latar belakang dan profesi, mari kita bersatu berdonasi  di Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia,” pinta Carl Ideas, salah seorang penggagas Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, yang sudah menyediakan menyediakan rekening di BNI, nomor 320.420.520.2 atas nama Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia.

Dana yang terkumpul di rekening terus bertambah. Sejak diluncurkan Jumat (3/4) hingga kini, Sabtu (4/4) , donasi yang terkumpul mencapai Rp 62.936.704.

Sesuai rencana, gerakan ini sudah memiliki beberapa kegiatan yang akan dilakukan. Sebagai tahap awal, melakukan penyemprotan desinfektan di 1000 lokasi di Indonesia, terbanyak di Jakarta.

“Kenapa di Jakarta? Karena Ibu kota merupakan wilayah yang terdampak paling besar dan warganya terpapar paling banyak,” jelas Carl Ideas. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

Bantu Penaggulangan Covid-19, ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ Resmi Meluncur

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Guna menghadang jumlah korban terpapar covid-19, pemerintah antara lain sudah menganjurkan agar setiap warganya berdiam diri di rumah. Meski ada benarnya, situasi ini ikut membuat sebagian warga terpaksa kehilangan pekerjaan.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia mengajak setiap anak bangsa untuk ikut menanggulangi bencana covid-19, bekerja sama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ diinisiasi oleh Muhato Hatta, Kris Tjandra, Carl Ideas dan Harry Koko Santosa. Mereka meluncurkan bersama meluncurkan Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, di Jakarta, pada Jumat (3/4).

Peluncuran ditandai oleh pengumuman nomor rekening bank, yang menjadi muara penyaluran donasi dari masyarakat. Yakni BNI No. Rek 320.420.520.2, atas nama ‘Gerakan 1000 Untuk Indonesia’. Sementara untuk rekening di bank lainnya akan dilakukan menyusul.

“Sampai Jumat, pukul 15.30 WIB dana yang terkumpul di rekening BNI sebesar Rp 53.871.620 dan akan dilakukan update setiap hari,” ujar Kris Tjandra dalam teleconference, yang berlangsung Jumat (3/4).

Suasana di sekretariat Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia, saat berlangsungnya teleconference, Jumat (3/4).

Sementara Carl Ideas mengingatkan bahwa Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia bukan semata-mata di masalah angka seribu, melainkan semangatnya dulu yang perlu dikobar dan dengungkan.

“Sebagai rakyat Indonesia kita berkumpul bersama menunjukkan kepada dunia, bahwa kita adalah bangsa yang kompak. Kekompakan ini perlu kita keluarkan dalam wujud ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’,” ujar Carl Ideas.

Pengumpulan dana dimaksudkan untuk penanggulangan yang bersifat prefentif dan kuratif, berupa penyediaan Alat Perlindungan Diri (APDA, nutrisi untuk para medis yang menangani pasien covid-19, maupun ruang isolasi.

“Demikian pula penyediaan  desinfektan di 1000 lokasi di seluruh Indonesia, namun kita masih melihat perkembangan selanjutnya, mengikuti arahan BNPB,” Kris Tjandra.

“Sekarang tinggal bagaimana saudara-saudara kita yang terdampak secara ekonomi. Misalnya, seorang ODP (Orang Dalam Pemantauan) maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang harus memenuji kebutuhan keluarganya. Hal ini akan kita bantu tangani bekerja sama dengan Bulog,” urai Kris Tjandra. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Lifestyle

‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’, Seribu Semangat Usir Covid-19

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi global Covid-19 yang melanda Indonesia telah membuat situasi menjadi tidak menentu. Situasi ini telah melecut semangat solidaritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia. Salah satunya berhimpun dalam ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’.

Belum sepekan sejak bergulir, ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ langsung mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat lintas profesi dan public figure. Mereka sepakat untuk menyebarkan semangat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yang belum ada obatnya tersebut dengan caranya masing-masing.

Sebut saja diantaranya, Raffi Achmad, Sylvia Sartje, Aszka Arief Rahman, Rebecca Reijman, Ancho Hatta, Faris, Intan Zari, Lingga Suri, Faris, Ayu Azhari, Andy Soraya, Paramitha Rusady, Vicky Prasetyo dan masih banyak lagi yang nama sudah terhimpun dalam grup chat Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia.

“Ayo, kita galang semangat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia tercinta. Kita dedikasikan untuk bangsa yang peduli kemanusiaan, hebat bermartabat di mata dunia,” pinta Ayu Azhari, seperti ditulis dalam grup chat tersebut, pada Selasa (31/3).

Melalui video conference yang berlangsung Senin (30/3), ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ menyebut bahwa penggalangan dana yang dilakukan bakal disalurkan bagi penanganan dampak covid-19 di Indonesia.

Ancho Hatta, salah seorang tim penggagas ‘Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia’ menyebutkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan nomor rekening yang diperlukan.

“Rekening yang akan digunakan akan digulirkan pada Jumat (4/4) mendatang, tapi beberapa sudah mulai mengumpulkan dana yang diperoleh dari kegiatan lelang, contohnya Rebecca Reijman,” ujar Ancho Hatta kepada awak media.

Di tempat yang sama, lady rocker Sylvia Sartje, mengatakan bahwa pencantuman nominal Rp 1000 dalam gerakan ini bukan dari angka semata. Melainkan semangat, karya dan himbauan kepada masyarakat.

“Seribu disini bukan hanya seribu rupiah, tapi bisa seribu semangat, seribu karya, seribu bantuan dan serba seribu lainnya. Aku cenderung kepada himbauan agar tidak terlalu fokus pada berita yang ada namun belum tentu benar. Mari Jaga jarak, stay at home, jangan panik dan tetap semangat,” pinta Sylvia Sartje.

Intan Zari, seorang road manager dan manager artist yang kini bermukim di Belanda turut bergabung dalam Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia.

Intan mengaku tengah mengelola yayasan dan menyisihkan hasil kerjanya ke berbagai pedesaan di Indonesia, salah satunya ke Wonosari, DIY.

“Saat ini ada wabah covid-19, saya akan menyisihkan dari yang saya dapatkan sejak Januari 2020 silam untuk Gerakan Rp 1000 untuk Indonesia,” ujar Intan Zari.

Anjuran social distancing menyusul penyebaran covid-19 telah membuat influencer seperti Linggasuri lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk meneruskan anjuran pemerintah, di antaranya upaya jaga jarak.

“Saya bukan tim medis atau dokter. Yang bisa saya lakukan hanya bahu-membahu agar wabah ini tidak menjadi besar. Menyerukan dan mengawasi agar jangan panik dan mengajak lebih aware dengan penyebaran virus covid-19,” tandasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending