Connect with us

Musik

Konser Amal Yockie Suryo Prayogo Kumpulkan Dana Rp 514.150.000

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pertunjukan musik bertajuk Pagelaran Sang Bahaduri berlangsung sukses. Konser spesial di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki Jakarta, Rabu (24/1) sengaja digelar untuk mengumpulkan dana untuk membantu membiayai pengobatan Yockie Suryo Prayogo, yang sejak lama menderita penyakit diabetes, sirosis hati dan stroke.

Konser amal digagas oleh para sahabat  Yockie Suryo Prayogo. Di antaranya, Kadri Mohamad, Dion Momongan, Indro Hardjodikoro, Tyas Amalia, Windy Setiadi, Keenan Nasution, Bens Leo, Seno M. Hardjo dan Donny DSS.

Yockie Suryo Prayogo adalah musisi dan pencipta lagu yang malang melintang bersama  grup musik Godbless, Kantata Takwa, Swami. Ia juga  melahirkan album Badai Pasti Berlalu bersama Chrisye dan Eros Djarot. Selain masih seabreg lagu dengan berbagai genre lahir dari Yockie Suryo Prayogo.

Beberapa dari karya tersebut kembali diabadikan pada Pagelaran Sang Bahaduri. Diawali dengan lagu Kesaksian oleh  Aning Katamsi dan Che Cupumanik. Dilanjutkan oleh penampilan Nicky Astria dan pemain akordion Windy Setiadi tampil dengan lagu Biar Semua Hilang.

Penonton pun terbawa suasana dan ikut bernyanyi saat  Keenan Nasution  melantunkan Nuansa Bening. Begitu pula saat Dhenok menyanyikan lagu Dalam Cita dan Cinta.

Sementara  Fryda Luciana menyanyikan Dalam Kelembutan Pagi, sempat meluapkan emosinya. Ia menyayangkan tidak bisa menyanyikan lagu tersebut bersama Yockie. “Sayang banget Mas Yockie enggak bisa hadir di sini, tapi Mas Yockie ada di hati kita semua,” ucap Fryda.

Giliran  Kadri Mohammad tampil bersama Benny Soebardja menyanyikan lagu Apatis. Kadri mengatakan, seharusnya almarhum Sys Ns yang memberikan testimoni pengalamannya bersama Yockie. “Tapi Tuhan berkehendak lain. Seperti yang kita ketahui Mas Sys harus berpulang lebih dulu,” ujar Kadri tentang keinginan Sys Ns untuk menampilkan grup band legendaris Godbless.

Keinginan Sys Ns terkabul.  Apalagi satu persatu personel Godbless muncul di panggung mampu mengubah suasana di dalam menjadi sendu. Mereka  menyanyikan lagu Syair Kehidupan dan dilanjutkan dengan tembang Panggung Sandiwara.

Masih sederet penyanyi yang tampil di panggung  seperti,  Fariz RM, Dira Sugandi, Ryan D’Masiv, Glenn Fredly, Aryo Wahab. Berakhir dengan hadirnya  Berliana Hutahuruk  membawakan lagu Badai Pasti Berlalu.

“Semoga badai bagi Mas Yockie segera berlalu,” ucap Berliana di sela-sela senandungnya, yang kemudian menghadirkan seluruh pendukung konser yang menyanyikan lagu Juwita.

Tiba saatnya panitia Pagelaran Sang Bahaduri mengumumkan jumlah donasi yang terkumpul untuk Yockie Suryo Prayogo. “Biaya yang terkumpul dari acara ini Rp 514.150.000,  akan diserahkan untuk biaya pengobatan Mas Yockie” ujar Kadri Mohamad di penutupan konser. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Trauma Cinta Dikhianati, Gamma1 Luncurkan Lagu ‘Sendiri’

Published

on

By

Para personel Gamma1

Kabarhiburan.com – Gamma1 kembali merilis lagu terbaru berjudul ‘Sendiri’. Mereka ingin mengulang sukses setahun silam, saat berduet dengan Happy Asmara, merilis lagu Bertepuk Sebelah Tangan.

Lagu Sendiri tercipta spontan di tangan Heri, sang vokalis. Musiknya pun sengaja dibuat berbeda dari lagu-lagu Gamma1 sebelumnya, yakni lebih slow tanpa menghilangkan ciri khas musik Melayu ala Gamma1, dengan formasi: Nilam dan Heri (vokalis), Panji (keyboard), Andan (drum), Alung (gitar) dan Pandi (bass).

Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang memutuskan untuk berdiam diri tanpa memikirkan cinta, karena rasa sakit dan trauma dikhianati sang kekasih. Namun, kesendiriannya hanya sementara sifatnya.

Keadaan ini relate dengan kehidupan percintaan banyak orang dan bisa didengar lewat lirik berikut, “Lebih baik aku sendiri, daripada nanti sakit hati, menangis lagi dan kecewa, lebih baik aku begini walaupun sendiri.”

Menurut Heri, materi lagu sudah ada sejak 2019-2020. Hanya saja, pandemi virus corona, membuat mereka di Bangka Belitung tidak bisa ke mana-mana.

“Akhirnya, kami memutuskan untuk melakukan rekaman jarak jauh. Biasanya, saya didampingi pengarah suara, sekarang semuanya sendiri. Jadi, sesuai insting saja. Hasilnya, saya merasa puas,” ujar Heri dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6).

Di sisi lain, video klip digarap oleh sutradara muda, Dmaz Brodjonegoro, setelah diskusi dengan Trinity Optima Production, memilih beberapa kejadian nyata yang nempel di benak para netizen dan masyarakat Indonesia.

“Konsep ini bukan berarti menyindir pihak-pihak tertentu, justru ingin mengingatkan orang banyak untuk menjauhi toxic relationship demi kesehatan jiwa raga setiap orang,” jelas Dmaz Brodjonegoro.

Proses syuting tidak menampilkan para personel Gamm1. Porsi mereka digantikan dengan cerita dari awal sampai akhir,” jelas Dmaz yang menambahkan bahwa proses syuting berlangsung selama 15 jam.

Heri dan kawan-kawan berharap lagu Sendiri bisa diterima dengan baik oleh seluruh pecinta musik Tanah Air dan mancanegara.

“Gammania (sebutan untuk para fans Gamma1) sudah menunggu karya kami. Semoga pandemi corona cepat berlalu, kita semua tetap sehat dan para musisi Indonesia kembali bebas berkarya,” pinta Heri. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Prince of Ska Indonesia Rilis Single Terbaru ‘Thank You Lord’

Published

on

By

Denny Frust , Prince of Ska Indonesia

Kabarhiburan.com – Mengucap syukurlah dalam segala hal. Pesan itulah yang ingin disampaikan musisi reggae Denny Frust dalam karya terbarunya.

Musisi yang memiliki julukan The Prince of Ska Indonesia resmi meluncurkan single bertajuk Thank You Lord, pada 28 Juni 2021 mendatang.

Bersama lagu terbarunya, Denny menyampaikan rasa syukur karena masih bisa terus berkarya di tengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung surut.

Thank You Lord merupakan lanjutan dari single Tak Melebihi Kekuatanmu, yang rilis sebelumnya.

“Dengan tujuan untuk semakin menguatkan kita dalam menghadapi dan melalui pandemi ini, salah satunya dengan bersyukur,” jelas Denny Frust dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/6).

“Pesan yang ingin saya sampaikan adalah untuk mengingatkan bahwa apapun yang kita dapat, baik dan buruk. Kita wajib bersyukur,” tambahnya.

Menggarap single Thank You Lord, Denny tidak sendirian. Ia mendapat dukungan dari sahabatnya sesama musisi. Sebut saja, Freed Gasa mengisi bass, Javier Aswebert mengisi gitar dan Andreas Ponda untuk horn section dan suara latar.

Sedangkan mixing dan mastering ditangani oleh Bastian Cozy dari Cozy Republic. Mereka mampu menyelesaikan proses rekaman Thank You Lord selama satu bulan.

Seperti judulnya, Denny sengaja menulis lirik berbahasa Inggris, maksudnya agar bisa menjangkau lebih banyak pendengar, di Indonesia dan mancanegara.

Itu sebabnya, Denny memanfaatkan benar kemajuan teknologi dalam upaya promo, yakni stasiun radio, media online, hingga digital music platform.

Kelak setelah merilis single Thank You Lord, Denny akan melakukan tur ke berbagai kota. Kota yang dipilih adalah kota-kota di Indonesia berzona hijau, dilakukan secara virtual dan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga lagu ini bisa menjadi berkat buat banyak orang. Menguatkan kita untuk tetap optimis melewati pandemi dan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur,” pungkas Denny Frust. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Meidina Wujudkan Mimpi Lewat Single ‘Cukup Sudah’

Published

on

By

Meidina kini meramaikan industri musik Indonesia

Kabarhiburan.com – Solois asal Jakarta, Meidina, mencurahkan perasaan terdalamnya menyanyikan single berjudul berjudul Cukup Sudah, karya Muhamad Amirudin.

“Ini keinginanku sejak lama. Kini terkabul, memasuki industri musik Indonesia,” ujar Meidina saat mengenalkan single perdananya, di D’Luna Café di Kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (21/6).

Karakter suaranya yang serak-serak basah dipadu oleh iringan musik berirama pop, saat mengisahkan perjalanan cinta yang putus di tengah jalan, terasa menyayat hati.

“Lagu ini bercerita tentang orang yang sedang patah hati karena dikhianati. Cukup sudah disini bisa berarti luas, termasuk pandemi yang kini melanda Indonesia, Cukup Sudah,” ujar Meidina, yang mahir bermain keyboard.

Bakat menyanyi Meidina terasah sejak masih bocah, sering memenangkan ajang lomba nyanyi. Sempat pula menjadi wakil paduan suara antar sekolah sekolah. Seiring dengan waktu,  Meidina merambah ke beberapa café di Jakarta, sempat pula menjadi penyanyi homeband di berbagai program televisi nasional.

Begitu kenyang pengalaman sebagai biduan, kini lulusan London School of Public itu memberanikan diri merilis single. Meidina menggandeng Bertiga Musicprod’s, menyatakan siap meramaikan industri musik Indonesia.

Penulis lagu sekaligus produsernya, Muhamad Amirudin yang melibatkan Takaeda sebagai arranger, mengatakan bahwa lirik Cukup Sudah gampang diingat dan komersil.

Meidina diapit oleh Muhamad Amirudin, Phiet dan Krisna dari Bertiga Musikprod’s.

“Bicara lagu Cukup Sudah, ini kisah nyata dan satu-satunya lagu yang aku buat untuk penyanyi wanita. Biasanya aku bikin lagu untuk diraku sendiri,” jelas Amirudin, yang mengisahkan pertemuannya dengan Meidina 5 bulan silam.

“Saat mendengar suaranya saat menyanyi, aku semakin yakin bahwa lagu Cukup Sudah berjodoh dengan Meidina. Harapan aku cukup besar dan antusias, lagu ini dapat diterima oleh semua kalangan pecinta musik Indonesia,” pinta Amirudin.

Lagu Cukup Sudah dapat dinikmati di berbagai streaming music digital dan kanal YouTube Bertiga Official. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending