Connect with us

Musik

Konsisten di Jalur Musik Dangdut Koplo, Trio Macan Rilis Single ‘Tresno Sejati’

Published

on

Grup Vokal Trio Macan beranggotakan Chacha Sherly, Lia Amelia dan Dara Afika.

Kabarhiburan, Jakarta – Menyusul single Karna Su Sayang versi dangdut koplo yang melejitkan nama mereka, Trio Macan kembali menyapa penggemar musik Indonesia dengan single terbaru berjudul Tresno Sejati.

Seperti pada single sebelumnya, grup vokal beranggotakan Lia Amelia, Chacha Sherly dan Dara Afika ini pun mempersiapkan Tresno Sejati secara sempurna.

Syairnya ditulis oleh Rizky Andi Putra dan Mido Riyanto, selanjutnya Intan mengaransemen ke dalam genre musik dangdut koplo.

“Dalam setiap single yang kami (trio macan) rilis tetap mengusung genre musik dangdut koplo. Demikian juga dalam single Tresno Sejati. Hal ini sebagai wujud konsisten kami dalam bermusik,” ujar Chacha, saat ditemui di kantor label musik ProAktif, Rabu (27/2).

Lagu ini mendendangkan tentang seseorang yang masih mencintai mantan kekasihnya dan mencoba bertahan, serta menikmati kerinduannya terhadap sang mantan. Meskipun dirinya sadar tak mungkin lagi untuk bersama.

Tidak mau tanggung, grup vokal asal Jombang, Jawa Timur ini menggarap Tresno Sejati dengan maksimal. Buktinya, penggarapan videoklip saja dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Dalam video klip Tresno Sejati, kami bertiga tampil dengan gaya casual namun tetap cantik dan elegan,” jelas Chacha yang diaminkan oleh Lia dan Dara.

Pilihan nada yang sederhana membuat  Tresno Sejati mudah diikuti dan menggoda pendengarnya untuk ikut bernyanyi bersama dan bergoyang.

“Besar harapan kami semoga Tresno Sejati dari Trio Macan ini dapat diterima oleh para penikmat musik di Indonesia,” ujar Lia dan Dara. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Kolaborasi Bersama Iwan Fals di Panggung ‘Semarak Indosiar’, Rara Lida Kenang Momen Ini

Published

on

By

Rara Lida (Foto: Instagram raralida)

Kabarhiburan.com – Tiara Ramadhani yang akrab disapa Rara Lida, turut memeriahkan panggung Semarak Indosiar, Senin (1/3) malam ini pukul 20.30 WIB.

Di panggung tersebut, peraih juara kedua di ajang Lida 2018 ini berkolaborasi bersama legenda musik Indonesia, Iwan Fals. Tentu saja, mereka akan menyanyikan lagu-lagu karya Iwan Fals yang terkenal itu.

“Enggak nyangka, bisa berkolaborasi dengan beliau, bareng teman-teman lainnya,” ujar Rara dengan wajah sumringah, pada jumpa pers virtual, Senin (1/3) petang.

Ini kesempatan kedua bagi Rara tampil bersama Iwan Fals. Sebelumnya, keduanya juga berkolaborasi di panggung D’Star (2019). Panggung tersebut memberikan kesan mendalam bagi Rara.

Apa itu? Masih segar di ingatan Rara, saat tangannya dicium Iwan Fals di panggung D’Star tersebut.

“Padahal bisa sepanggung saja dengan beliau, saya sudah bersyukur banget. Ini sampai dicium tangan. Buat Rara, sangat istimewa dan membuat semakin kagum dan menjadi motivasi tersendiri buat Rara. Insya Allah bisa memacu semangat Rara dalam meniti karir,” ujar runner up D’Star 2019 ini.

Di panggung Semarak Indosiar, kesempatan sepanggung dengan Iwan Fals datang lagi. Rara pun akan memanfaatkan kesempatan ini untuk tampil sebaik mungkin.

“Yang pasti, fokus menghafal lagu-lagu Iwan Fals sudah sejak beberapa hari lalu. Masih banyak lagu-lagu beliau pernah Rara dengar. Di antaranya, ada lagu yang akan diubah genrenya menjadi dangdut,” jelas Rara yang menyukai lagu Dongeng Sebelum Tidur milik Iwan Fals. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Chris Noel Siap Rilis ‘Resist’ Bersama Label Indonesia Records

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Musik merupakan bagian dari kehidupan manusia, terlebih bagi insan seni yang diberikan talenta oleh Sang Maha Pencipta.

Chris Noel merupakan salah satu dari banyak remaja yang menuangkan rasa syukur atas talenta yang dimilikinya melalui karya musik.

Di usia yang masih belia, pria kelahiran 26 Januari 2006 ini telah mengukir berbagai prestasi. Salah satunya dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas karya Musikal Monolog yang ia lahirkan bersama Generasi Z.

Tumbuh dalam keluarga yang menyukai musik, secara tidak langsung memengaruhi bakat dan kemampuan Chris Noel dalam bermusik. Selain memiliki vokal yang menawan, remaja multitalenta ini mahir memainkan alat musik piano dan gitar serta menulis lagu.

“Aku sejak kecil sudah suka bermain alat musik, dan bernyanyi mengikuti lagu-lagu yang aku dengar. Orangtuaku juga dukung aku di bidang musik dan memberi aku les nyanyi dan piano,” ujar Chris Noel yang dihubungi, Kamis (25/2).

Hal ini turut mendukung keikutsertaan Chris Noel di berbagai panggung drama musikal. Sebut saja diantaranya, Pinocchio (sebagai Pinocchio – 2016), Sound of Music (sebagai Kurt / salah seorang anak Kapten Von Trapp – 2017).

Demikian pula di panggung Musikal Petualangan Sherina (sebagai Icang, kawan Sadam – di Taman Ismail Marzuki – 2017 dan 2018), Kulari ke Pantai (Cameo – 2018), Nyanyian Anak (sebagai pemeran utama – 2018), Aksi Genera.z (di Teater Usmar Ismail – 2018), dan Maraton Monolog Online (bersama Ciputra Artpreneur – 2020).

Kenyang pengalaman di berbagai pentas musik, membuat label musik Indonesia Records terpikat untuk merekrut Chris Noel, yang diwujudkan pada Rabu (24/2).

Chris Noel mengaku optimis, bergabung dengan Indonesia Records akan membantunya dalam mengembangkan bakatnya di masa yang akan datang.

“Saya berkomitmen untuk tidak pernah menyerah dalam meraih impian. Giat bekerja keras tanpa lekas merasa puas, dan selalu rendah hati,” ujar Chris Noel menambahkan.

Chris Noel punya nama panjang Christopher Noel W, tinggal bersama kedua orang tuanya, pasangan Merry dan Robby di kawasan Kelapa Gading, Jakarta. Saat ini, Chris Noel duduk grade 11 di iSEED International School.

“Orangtuaku tanamkan padaku prinsip-prinsip menjalani kehidupan, disiplin, komitmen, gigih, dan selalu percaya pada Sang Pencipta,” ujar Chris Noel, yang mengisi waktu senggangnya dengan bermain piano dan gitar, latihan wushu, personal live concert, menulis lagu, mixing audio, dan membuat video.

Dari prinsip yang ditanamkan oleh kedua orangtuanya membuat Chris Noel berkomitmen pada dirinya dalam meraih impiannya untuk tidak pernah menyerah, giat bekerja keras tanpa lekas merasa puas, dan selalu rendah hati.

Gayung pun bersambut, Rulli Aryanto selaku Owner Indonesia Records mengaku tertarik pada Chris Noel yang multi talenta. Selain memiliki suara yang memikat dan bisa main beberapa alat musik, Chris Noel juga suka menulis dan memproduksi film pendek.

“Single perdana Chris Noel bareng Indonesia Records yang akan dirilis berjudul Resist, komposernya adalah Chris Noel sendiri, digarap oleh Tim Indonesia Records. Producer-nya saya sendiri, Music Producer Luddy Roos, dan Video Producer Zulpadli Damas,” kata Rulli Aryanto.

“Bisa jadi banyak generasi muda lainnya di Indonesia yang memiliki talent luar biasa seperti Chris Noel. Kami ada di fanpage Indonesia Records, dan instagram indonesiarecords,” ujar Rulli.

Chris Noel dengan semangat menanggapi, “Ayo generasi muda Indonesia, work hard, work smart, dont’ give up. (Muhammad Fadhli)

Continue Reading

Musik

Putra Ebiet G Ade Persembahkan ‘Terlambat Mencintaimu’

Published

on

By

Segara merilis single ‘Terlambat Mencintaimu’

Kabarhiburan.com – Penyanyi solo Segara Banyu Bening melanjutkan perjalanan karir musiknya dengan merilis single terbaru berjudul Terlambat Mencintaimu untuk pecinta musik di Tanah Air.

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang begitu menyesal setelah terlambat melakukan banyak hal untuk orang tercintanya. Penyesalan yang dirasakan membuatnya lemah, lalu pasrah dan mengakui kesalahannya.

Melalui lagu ini, Segara ingin memberi pesan positif bagi pendengarnya agar sampai terlambat mencurahkan kasih sayang serta perhatian kepada orang yang kita kasihi. Karena bila terlambat maka yang tersisa hanya sesal dan rindu.

“Selalu ingat bahwa waktu merupakan kemewahan yang tidak dapat kita genggam selamanya. Kita juga tidak mampu memutarbalikan waktu. Karenanya, sisihkan waktu untuk menyampaikan rasa sayang kepada mereka yang memiliki nilai di dalam hidup kita,” pinta Segara, dalam keterangannya, Kamis (25/2).

Untuk proses pembuatan lagu, Segara melibatkan Irwan Simanjuntak. Mereka menambahkan instrumen strings asli untuk mendramatisir dan memperkuat melodi vokal.

“Kami mengumpulkan para pemain violin, viola, dan cello. Meski cukup sulit, akhirnya kami berhasil menjalankannya dan berlangsung dengan lancar,” jelas Segara.

Lagu Terlambat Mencintaimu dari Segara dapat dinikmati di seluruh platform musik digital. Untuk official video clip dapat disaksikan di platform Vidio dan Youtube Musica Studios. Untuk video karaoke dapat dinikmati bersama di kanal  Youtube Musica Karaoke. (Tumpak S. Foto: Dok. Musica Studios)

Continue Reading
Advertisement

Trending