Connect with us

Event

‘Kuda Lumping’ Elvi Sukaesih Hangatkan Suasana Kontes KDI 2019

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Memasuki episode ketiga, kontes KDI 2019, Senin (5/8), menampilkan 5 kontestan yang tampil memukau nan menghibur.

Sebut saja, Nia dari Pekanbaru, Sejoli asal Medan, Dela dari Bangkalan, Marvin dari Ponorogo, dan Rahmah asal Barito Kuala. Mereka terlebih dulu kompak menggoyang penonton di Studio 14 MNC Studios dengan jingle KDI: Jadilah Bintang.

Kontes dihangatkan oleh duet Lilis Karlina dan Okky Lukman yang membawakan Goyang Karawang, disusul  penampilan mesra Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan saat menyanyikan lagu Nonton Bioskop.

Nia asal Pekanbaru mengawali kontes melalui lagu Bagai Ranting Kering. Ia berusaha tampil cukup emosional yang membuat pendengarnya terhanyut. Hanya saja Iis Dahlia menilai Nia masih kurang maksimal.

“Dalam bernyanyi dinamika kamu harus bermain. Suara kamu sudah bagus, tapi coba cengkoknya jangan ditahan,” saran Iis Dahlia.

Tiba giliran Sejoli dari Medan membawakan lagu Pantun Cinta, karya Rhoma Irama. Para Juri menilai masih kurang bagus.

“Coba jangan terlalu tujukin gaya ‘keabegean’ banget deh, Kalian ini, kan konteksnya dewasa. Cara bernyanyi kalian udah bagus dan dapet feel-nya masing masing,” jelas Ivan Gunawan.

Penampilan selanjutnya adalah Della asal Bangkalan, membawakan lagu berjudul Iming-Iming, karya Muchlas AP. Hanya saja, aksi panggung Della mendapatkan komentar pedas dari para juri.

Ayu Ting Ting menilai suara Della terdengar tidak natural, dan lagu yang dibawakannya kurang pas.

Sebaliknya, penampilan oleh Marvin asal Ponorogo yang membawakan lagu “Sewo Kuto” mampu membuat Okky Lukman terpukau.

“Saya senang melihat penampilan kamu malam ini. Semoga kamu dapat lolos ke babak selanjutnya,” ujar Okky.

Rahmah asal Barito Kuala yang tampil di urutan terakhir, membawakan lagu Bisik Bisik Tetangga. Ia sukses memukau para juri.

“Suara vokal kamu tuh berkarakter bagus, improvisasinya dapet dari lagu yang dibawain,” puji Ivan Gunawan.

Kontes KDI episode 2019 episode 3 ini semakin spesial oleh hadirnya ratu dangdut Elvi Sukaesih. Ia berkolaborasi dengan Vega Darwanti membawakan lagu Kereta Malam, yang dipopulerkan Rhoma Irama.

Elvi Sukaesih tampil sekali lagi dan mengajak seluruh penonton bernyayi bersama dalam lagu  Kuda Lumping. Ajakan Elvi langsung disambut meriah penonton di studio.

Nia, Della, dan Rahmah telah menunjukkan penampilan terbaiknya. Hanya saya, mereka harus menghentikan mimpi mereka menjadi bintang KDI 2019. Sebaliknya, Marvin dan Sejoli berhak melaju ke babak berikutnya.

Marvin memperoleh prosentase sebanyak 31 persen, disusul oleh Sejoli 19 di urutan kedua. Di bawahnya ada  Nia, Della, dan Rahmah. Rahmah menempati posisi terbawah dengan persentase hanya 15 persen.

“Persaingan malam ini cukup ketat banget yaa, Tapi menurutku apapun keputusan malam ini itulah yang terbaik,” jelas Lilis yang menjadi salah satu pengisi acara KDI 2019. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. KDI 2019)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Duta LIDA 2021 dari DKI Jakarta, Jihan dan Sawitri Idolakan Lesti Kejora

Published

on

By

Jihan, Duta DKI Jakarta di LIDA 2021

Kabarhiburan.com – Sebanyak 70 duta dangdut dari 34 provinsi dari seluruh Indonesia yang sudah dinyatakan lolos audisi online. Mereka siap berkompetisi di ajang pencarian bakat menyanyi dangdut musim keempat di Indosiar, Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021.

Dua gadis belia, Jihan (14) dari Jakarta Utara dan Sawitri (16) dari Jakarta Barat, terpilih sebagai Duta DKI Jakarta, menyatakan siap bersaing di Top 70 bersama para duta dangdut dari 33 provinsi lainnya.

Menyukai musik dangdut sejak masih bocah, Jihan dan Sawitri kenyang pengalaman nyanyi di panggung off air. Kini mereka mendapat kesempatan yang diidamkan sejak lama, ikut ajang kompetisi LIDA 2021.

“Menyanyi di panggung off air, penonton tidak terlalu memperhatikan penampilan, yang penting menyanyi bagus,” ujar Sawitrio dan Jihan saat berbincang secara virtual, Minggu (7/3).

“Kalau di LIDA, ada juri yang akan menilai penampilan. Bukan hanya suara saja harus bagus, juga penghayatan dan ekspressi wajah juga harus sesuai dengan isi dan pesan lagu,” ujar Sawitri yang diamini oleh Jihan.

Melalui kompetisi LIDA, Jihan dan Sawitri pun menyampaikan harapan ingin menjadi penyanyi terkenal seperti sang idola, yakni Lesti Kejora.

“Lesti jadi juara D’ Academi 2014, aku baru nyanyi. Sejak saat itu, aku ngikutin cara dia nyanyi, cengkoknya, terus hafal lagu-lagu dia,” ujar Sawitri yang ingin duet bareng Lesti bila ada kesempatan.

Tidak mau kalah, Jihan juga mengidolakan Lesti. “Suaranya bagus, dia memotivasi aku ikut ajang LIDA dan berharap jadi penyanyi terkenal seperti Lesti,” ujar Jihan yang ingin memeluk Lesti bila kelak bertemu. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Talk Show Virtual Hanwha Life dan Miracle Aesthetic Clinic Dimeriahkan Tiara Eve

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Artis sekaligus DJ Tiara Eve tampak hadir dalam talkshow virtual bertajuk Love, Health and Beauty, yang berlangsung di World Trade Center, Jakarta, Jumat 5/3) siang.

Kehadirannya bukan untuk meracik musik, melainkan sebagai brand ambassador produk asal Korea Selatan berupa hand sanitizer DR. Harumi sekaligus produk madu Sikhye Honey Bee.

Tiara Eve pun menjelaskan secara detail manfaat hand sanitizer dalam rangka mencegah penularan  virus corona. Dia juga menjelaskan secara detail tentang manfaat madu bagi kesehatan.

Tiara Eve tidak sendirian. Talkshow ini juga menghadirkan David Yeom selaku CEO Hanwha Life Insurance,  Dewi Sukmowati selaku Regional Head Hanwha Life Insurance dan dr Renny Rosalita dari Miracle Aesthetica Clinic.

Dewi Sukmowati menjelaskan, mereka melakukan kolaborasi yang bertujuan untuk memperluas networking di tengah lesunya kegiatan bisnis di masa sulit akibat wabah virus Corona.

“Disini kami memperbaiki dan menata kembali struktur yang sudah lama mengendur. Ingin kami bangkitkan kembali dengan cara kolaborasi,” ujar Dewi Sukmowati, di sela-sela acara talkshow.

Seperti diketahui, Hanwha Life merupakan perusahaan asuransi ternama di Korea Selatan sejak 25 tahun silam, yang sudah 7 tahun lamanya menggarap pasar asuransi di Indonesia.

Davis Yeom diapit oleh Renny Rosalita (kiri) dan Dewi Sukmowati (kanan).

Sedangkan Miracle Aesthetic Clinic merupakan klinik kecantikan di Indonesia berkembang sejak 25 tahun silam, kini sudah memiliki 21 klinik perawatan kecantikan di berbagai kota besar di Indonesia.

Dewi menambahkan Hanwha Life memiliki RBC (Risk Based Capital) alias kemampuan membayar klaim kepada nasabahnya mencapai 6000 persen. Itu artinya, Hanwha Life memiliki kecukupan modal jauh di atas nilai yang dipersyaratkan OJK, yakni 120 persen.

“Di tengah dunia yang tidak pasti ini, Hanhwa life Insurance memberikan kepastian bagi masyarakat,” ujar Dewi Sukmowati, selaku Regional Head Hanwha Life Insurance berpromosi.

Di tempat yang sama, dr. Renny Rosalita dari Aesthetic Clinic menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19 cukup banyak masalah kulit yang terjadi pada saat penggunaan masker yang diwajibkan pemerintah. Dalam hal ini, Miracle memberi solusinya.

“Kami bisa bertahan selama 25 tahun, itu artinya kualitas pelayanan maupun kualitas SDM-nya sudah tidak diragukan lagi. Kami benar-benar menjaga kualitas pelayanan yang benar-benar premium untuk semua kondisi kulit, mulai dari kulit kering, penuaan dini, hingga masalah jerawat,” jelas Renny Rosalita. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

YPJI Galang Donasi via Live Streaming Bagi Korban Banjir Jakarta dan Jawa Barat

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Salah satu bentuk kepedulian terhadap penderitaan para korban bencana alam di berbagai wilayah di Indonesia, Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI)  menggelar kegiatan penggalangan donasi bagi para korban terdampak.

Salah satu bencana yang baru saja terjadi yakni banjir di wilayah Jakarta dan Jawa Barat (Jabar) pada 20 Februari 2021 silam, dijadikan sebagai fokus penggalangan dana ini.

Penggalangan dana terlaksana berkat kerja sama YPJI dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI), Politeknik STMI Jakarta, yang berlangsung sejak awal Februari 2020.

Penggalangan dana juga dilakukan lewat acara live streaming bertajuk ‘Live Charity Stream Disaster Relief’ secara online, yang digelar di Lobbyn Sky Terrace, Hotel Liberta, Kemang, Jakarta Selatan, yang berlangsung Kamis (25/2) malam.

Acara meriah tersebut tersebut dimeriahkan penampilan DJ Ay Claudia dan DJ Jasmine Larosie, dengan dipandu oleh host pengurus YPJI, yakni Pray dan D Novriansyah, selaku Kepala Bidang Donasi dan Sosial YPJI.

Donasi yang terkumpul dalam program ini akan disalurkan bagi masyarakat dan juga rekan jurnalis terdampak banjir di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Wakil Ketua YPJI, Mambang Yazid, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari YPJI ke masyarakat dan jurnalis yang yang terdampak bencana banjir.

“Sebagai jurnalis, kita turut merasakan penderita masyarakat terdampak banjir. Rencananya, kita akan serahkan donasi bagi korban banjir bersama teman-teman mahasiswa HMTI Politeknik STMI Jakarta,” ujar Mambang Yazid.

Dalam penggalangan donasi ini, YPJI juga bekerjasama dengan Mustika Ratu dan Lobbyn Sky Terrace Hotel Liberta, serta beberapa donatur pribadi yang enggan menyebut namanya.

“YPJI juga berterima kasih banyak kepada semua pihak yang telah mendukung kita. Terima kasih juga buat para donatur pribadi yakni Maya Miranda Ambarsari selaku President Director PT Batamec Shipyard, Vicky Muhamad, Gita, Puri, Igub, serta donatur lainnya,” ujar Mambang Yazid lagi.

YPJI, imbuh Yazid juga berharap, kegiatan penggalangan donasi bencana seperti ini bisa terus dilakukan lewat kerjasama dengan sejumlah donatur.

“Semoga musibah bisa cepat berlalu, termasuk pandemi Covid-19 agar bisa segera berakhir, dan kondisi kembali normal. Semoga program ini sedikit banyak dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” pungkasnya. (Rls)

Continue Reading
Advertisement

Trending