Connect with us

Musik

Kurang Konsentrasi Nyanyikan ‘Bunga Terakhir’, Chelsea (Ruteng) di Top 20 Berakhir

Published

on

Fildan DA meriahkan panggung Pop Academy Top 20.

Kabarhiburan.com – Perebutan tiga tiket tersisa menuju Top 15 Pop Academy Indosiar membuat persaingan di grup 5 kian memanas. Empat academia terdiri dari Chelsea (Ruteng), Martha (Jayapura), Tasya (Semarang), dan Julian (Batam) saling beradu kemampuan terbaik di panggung Pop Academy, Selasa (17/11).

Suasana persaingan tersebut dimeriahkan oleh penampilan Fildan DA dengan menyanyikan lagu Mama Papa Larang yang dipopulerkan oleh Judika.

Martha (Jayapura) membuka kompetisi di Grup 5, memperlihatkan kemampuan maksimal saat menyanyikan lagu Tanpa Kekasihku milik Agnez Mo.

Dewan Juri Soimah, Pinkan Mambo, dan Caren Delano pun kompak berikan standing ovation atas penampilan Martha (Jayapura) semalam.

Martha (Jayapura)

“Saya baru pertama kali berikan standing ovation untuk penampilan kamu. Kamu memberikan persembahan yang berbeda, meski belum sempurna. Penjiwaan kamu masih perlu ditingkatkan lagi dan masih ada artikulasi yang kurang jelas tadi,” ujar Soimah.

Tidak ingin kalah dari Martha (Jayapura), Tasya (Semarang) berupaya menyanyikan lagu Sempurna dengan menambahkan unsur Langgam Jawa. Tasya (Semarang) mendedikasikan penampilannya malam tadi untuk sang mama yang ia rindukan.

“Menurut saya, kamu sudah cukup baik menyanyikan lagu ini. Hanya saja, pada bagian Langgam Jawa tadi kamu kurang terdengar jelas menyanyikannya. Seharusnya penyanyi itu dapat menyanyikan dengan jelas dan baik dari awal hingga akhir lagu,” saran Melly Goeslaw.

Sementara itu Julian (Batam) meraih empat standing ovation dari Dewan Juri, usai menyanyikan lagu Malaikat Juga Tahu.

“Saya menginginkan academia lain juga seperti Julian yang dapat menikmati setiap lirik dari lagu yang dinyanyikan. Penampilan tadi akan lebih sempurna lagi jika pada reff kedua kamu dapat lebih mengalir lagi emosinya”, ungkap Armand Maulana.

Berbeda dengan keempat juri lainnya, Soimah menjadi satu-satunya juri yang tidak memberikan standing ovation.

“Saya sudah prediksi Julian malam ini akan tampil maksimal. Hanya saja, saya masih mengharapkan Julian dapat menyanyikan lagu yang berbeda, selain lagu-lagu yang dipopulerkan oleh Glenn Fredly dan Tompi yang biasa kamu nyanyikan,” pinta Soimah.

Chelsea (Ruteng) sebagai academia terakhir justru mendapat banyak koreksi dari Dewan Juri lewat lagu Bunga Terakhir.

“Di awal-awal lagu suara kamu terdengar seperti bergetar. Kamu terlihat kehilangan konsentrasi ketika bernyanyi tadi. Sayang sekali, padahal saya sudah merasa mulai terhanyut ketika kamu menyanyikan lagu ini,” komentar Melly Goeslaw.

Polling akhir Pop Academy Top 20 Grup 5 menempatkan Julian (Batam) dan Chelsea (Ruteng) di posisi dua terendah, mengharuskan mereka kembali berjuang di second chance.

Julian (Batam) memilih lagu Harus Terpisah untuk dinyanyikan di second chance, sementara Chelsea (Ruteng) dengan lagu Cinta Sejati.

Melly Goeslaw, Soimah, dan Armand Maulana sepakat untuk memberi kesempatan kepada Julian (Batam). Dengan demikian Chelsea (Ruteng) tereliminasi dan harus rela meninggalkan panggung Pop Academy.

Tasya (Semarang)

Dengan demikian, Julian (Batam) akan bersama Martha (Jayapura) dan Tasya (Semarang) yang berada di posisi dua teratas akan melanjutkan perjuangan ke babak Top 15.

Babak Top 15 Pop Academy akan mulai bergulir, menampilkan Jessica (Jakarta), Marcell (Manado), dan Waode (Baubau) yang tergabung dalam Grup 1. (Tumpak S. Foto-foto: Dok Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Pop Academy Top 12 Sajikan Kolaborasi dengan Bintang D’Academy dan LIDA

Published

on

By

Para academia berkolaborasi dengan bintang D’Academy dan LIDA

Kabarhiburan.com – Ada yang menarik pada Konser Pop Academy 2020 babak Top 12, yang berlangsung di layar Indosiar Rabu (25/11).

12 academia yang masih bertahan ditantang untuk berkolaborasi dengan para bintang dangdut Indosiar jebolan D’Academy dan Liga Dangdut Indonesia (LIDA). Jadilah, sebuah sajian kompetisi yang menghibur masyarakat.

Tiga academia pilihan yang tergabung di Top 12 Grup 1, yakni Maria (Medan), Vien (Papua Barat), dan Waode (Bau Bau), tampil di depan lima Juri Soimah, Nino “RAN”, Ruth Sahanaya, Giring Ganesha, serta Diana Putri sebagai Fashion Guru.

Duet apik dari Vien (Papua Barat) dan Aulia DA membuka kompetisi dengan lagu Sik Asik. Hanya saja, penampilan mereka masih belum maksimal. Soimah yang selalu menjagokan Vien pun memberikan masukan.

“Kamu sudah berhasil menunjukkan sisi lain dari seorang Vien dalam kolaborasi bersama Aulia DA. Hanya saja, saya masih belum merasakan sesuatu yang spektakuler dari penampilan kamu,” ujar Soimah.

Waode (Bau Bau) dan Rara LIDA

Sebaliknya, dari dara asal Bau Bau, Waode, tampil memukau dan penuh penghayatan bersama Rara LIDA, dalam lagu Muara Kasih Bunda. Waode menuai satu standing ovation dari Dewan Juri.

Chemistry diantara kalian sangat terasa, saling mengisi antara satu dan lainnya. Cengkok dangdut yang Waode perlihatkan sudah berhasil,” puji Ruth Sahanaya.

Sebaliknya Maria (Medan) tidak mampu meraih standing ovation. Padahal, Maria tampak anggun saat membawakan lagu Kejora bersama Putri DA.

Giring Ganesha menilai, penampilan Maria masih harus dibenahi. “Suara kamu sangat lembut, tapi terlalu lembut untuk berkolaborasi dengan Putri DA, membuat ada sesuatu yang hilang dalam lagu ini,” jelas Giring.

Dewan juri memberi second chance bagi Vien (Papua Barat) dan Maria (Medan), lantaran perolehan polling menempatkan mereka di posisi dua terendah.

Maria (Medan)

Vien memanfaatkan peluangnya dengan menyanyikan lagu milik Reza Artamevia berjudul Aku Wanita. Sementara Maria memilih lagu milik Ruth Sahanaya berjudul Astaga, sebagai peluru terakhir dirinya untuk tetep bertahan di panggung Pop Academy.

Nino ‘RAN’, Soimah, Ruth Sahanaya, Giring Ganesha dan Diana Putri akhirnya sepakat untuk memberi kesempatan kepada Vien (Papua Barat), sehingga Maria (Medan) tereliminasi dan harus rela meninggalkan panggung Pop Academy.

Sedangkan Waode (Bau Bau) dan Vien (Papua Barat) berhasil  melaju  ke babak Top 9 Pop Academy.

Dukungan Pemirsa

Pop Academy masih berlanjut ke Top 12 Group 2 pada Kamis, 26 November 2020 LIVE dari Studio 6 Emtek City, Daan Mogot pukul 21.00 WIB. Menampilkan Gullit (Medan), Jessy (Manado) dan Shandy (Jambi).

Pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui aplikasi Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy.

Info lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy, Youtube: Pop Academy Indosiar, dan Website: www.indosiar.com. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Musik

Rilis Single ‘Sembunyi Dalam Tawa’, Nabila Ellisa Bikin Baper

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Penyanyi pendatang baru, Nabila Ellisa, merilis single perdana dan video musik berjudul Sembunyi Dalam Tawa, ciptaan MR Nurbayan, Rabu (25/11).

Karakter vokal peraih 5 besar di ajang LIDA 2018 ini yang khas, menjadikan lagu Sembunyi Dalam Tawa enak didengar. Karakter vokal dangdutnya yang kental, menciptakan perpaduan pop, melayu dan dangdut.

“Lagu Sembunyi Dalam Tawa bercerita tentang patah hati karena keegoisan kita. Ini Nabila banget, apalagi musiknya agak ngepop. Jadi, ini udah yang terbaik banget buat Nabila,” ungkap Nabila, seperti dalam rilis, Kamis (26/11).

Nabila yang kini bernaung pada 3D Entertainment dan Stream Management, menilai keselarasan lirik, musik dan visualisasi yang pas, membuat lagu Sembunyi Dalam Tawa mewakili perasaan patah hati para pendengarnya dan akan sukses menambah kebaperan.

Senada dengan Nabila, Tim A&R 3D Entertainment, Bersena Besthandi membenarkan lagu Sembunyi Dalam Tawa cocok dibawakan Nabila.

“Karakter suara Nabila yang mendayu-dayu, dipadu dengan penampilan anggun dan berhijab, unsur melayu seperti lagu karya MR Nurbayan, cocok dibawakan oleh Nabila,” jelas Barsena Besthandi.

Untuk video musik Sembunyi Dalam Tawa dirilis sudah tersedia di kanal YouTube 3D Entertainment. Penikmat musik sudah dapat mendengarkan lagu ini di semua digital streaming platform, Apple Music, Itunes, SpotifyJooxLangit Musik, Deezer, RessoYoutube Music. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Sheryl Sheinafia Rilis Single ‘déjà vu’

Published

on

By

Sheryl Sheinafia rilis déjà vu.

Kabarhiburan.com – Memasuki single ke-3 dari seri rilisannya, Sheryl melakukan pendekatan yang berbeda untuk memanjakan telinga para pendengar.

déjà vu memiliki daya tarik tersendiri dengan menceritakan khayalan Sheryl tentang sebuah hubungan yang penuh dengan kehangatan.

“Perasaan samar dan tetesan nostalgia layaknya suatu hal yang tidak nyata dan terasa seperti déjà vu,” ungkap sheryl dalam keterangan pers, Kamis (26/11).

Sheryl menyampaikan perasaannya dalam lagu ini melalui ketukan yang lembut, rhythm yang dapat membuat pendengar terhanyut, serta lirik yang cerdik.

Lagu déjà vu dari Sheryl Sheinafia dirilis pada 27 November 2020 di seluruh platform musik digital seperti Apple Music, Spotify, Joox, Langit Musik, Noice dan Resso.

Untuk official video lyric dapat disaksikan di platform Vidio dan YouTube ‘Musica Studios’. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending