Connect with us

Musik

Label Musik SPMS Orbitkan Dua Penyanyi Asal Karawang, Aib Mercury dan Rofi

Published

on

Cindy selaku GM SPMS (kanan) memperkenalkan dua penyanyi baru Aib Mercury (tengah) dan Rofi (kiri).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Di tengah kelabu pandemi, penyanyi dan label musik baru tetap optimistis. Semangat mereka mengisi industri musik tetap menyala, salah satunya SPMS (Sales Pabrik Media Studio)  Entertainment.

Label musik SPMS Entertainment terbilang baru asal Karawang, Jawa Barat ini memperkenalkan dua karya dan penyanyi baru mereka, Aib Mercury dan Rofi. Kalau Aib Mercury merilis lagu Berlari dan Berlutut, sementara Rofi memperkenalkan lagu berjudul Cinta Uang Bicara.

Kedua lagu yang asyik didengar ini, SPMS Entertainment jadikan sebagai pintu masuk  mengawali kiprahnya di industri musik Tanah Air.

“Kami label musik baru akan menggarap talenta menyanyi di Karawang dan sekitarnya. Sebagai permulaan, kami mengajak Aib Mercury dan Rofi memperkenalkan karya mereka,” ujar Cindy selaku GM SPMS, saat ditemui di 98 Coffee & Bar, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (27/7).

Aib Mercury mengaku sempat mengikuti audisi pada ajang Indonesian Idol 2020, namun gagal mendapat golden tiket, tidak lantas membuat Aib Mercury berputus asa untuk mengejar cita-citanya menjadi penerus sang vokalis band legendaris asal Inggris, Queen.

Arief Hidayatullah alias Aib Mercury

Sebelum sampai ke sana, pria bernama asli Arief Hidayatullah ini memulai dengan mengikuti penampilan dan busana khas Freddy Mercury, yang dia pamerkan di hadapan awak media saat memperkenalkan single perdananya berjudul Berlari dan Berlutut.

Seperti judulnya, lagu ciptaan Febri Yandri yang merupakan kakak kandung Aib Mercury, mengisahkan bahwa cinta sejati layak dikejar hingga akhir. Kalau harus gagal, berlututlah dan relakan demi kebahagiaan bersama, seperti pepatah yang mengatakan: cinta tak harus memiliki.

“Lagu ini merupakan pengalaman pribadi kakak saya dengan mantan kekasihnya. Berlari dan Berlutut, dalam bahasa Inggris kan Run and Knee. Kalau diplesetkan menjadi ‘Rani’ yang merupakan nama si mantan kekasih kakak saya,” jelas Aib yang disambut tawa awak media.

Berbeda dari Aib Mercury, penyanyi Rofi menulis pengalaman pribadinya dalam single perdananya, Cinta Uang Bicara. Lagu ini menceritakan situasi dirinya yang ditinggalkan sang pujaan hati lantaran dirinya belum sukses berkarir.

Rofi pencipta lagu ‘Cinta Uang Bicara’

“Ini pengalaman saya yang pernah ditinggalkan kekasih hanya karena saya belum sukses. Hal itu memacu semangat saya untuk berkarya. Semoga mantan saya menyesal ya,” tutur Rofi sambil tersenyum.

Rofi mengemas lagu Cinta Uang Bicara bernuansa R&B bersama tim dari SPMS Entertainment.

Kedua single milik Aib Mercury dan Rofi tersebut sudah dapat dinikmati di berbagai layanan digital streaming platform Joox, Spotify, Apple Music dan sebagainya sejak Jumat (17/7).

Sementara video klip masing-masing single yang digarap oleh sutradara kenamaan, Chiska Doppert, akan tayang di kanal YouTube SPMS Entertainment mulai Jumat (31/7) mendatang. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Ariel Noah Menjadi Juri Pop Academia, Ini Pesannya Kepada Academia

Published

on

By

Dari kursi Juri, Ariel Noah membagikan tips tentang menjaga kualitas suara bagi para academia..

Kabarhiburan.com – Pertarungan akhir di Top 40 Pop Academy akan berlangsung nanti malam, Senin (26/10). Acara ini disiarkan langsung dari Studio EMTEK City, Daan Mogot, Jakarta, mulai pukul 21.00 WIB.

Empat academia, yakni  Ani (Medan), Ivon (Ende), Jason (Salatiga) dan Olivia (Jakarta) dari Grup 10 akan berjuang merebut tiga tiket tersisa di babak Top 30 Pop Academy.

Sebelumnya, Pop Academy Grup 9 kian semarak oleh kehadiran Ariel Noah di kursi Juri, Jumat (23/10). Vokalis band Noah ini membagi tips kepada para academia tentang menjaga kualitas suara agar senantiasa bagus, yakni mengatur waktu istirahat yang cukup.

Audrey (Jambi) menjadi academia pertama mendapat banyak masukan untuk dapat tampil lebih baik lagi, usai menyanyikan lagu Rapuh.

Audrey (Jambi) bukan jalannya ke Top 30 lewat lagu ‘Rapuh’.

“Kamu sudah cukup mampu menaklukkan rasa grogi. Hanya saja, banyak pemenggalan lagu yang seharusnya tidak perlu dilakukan. Kamu seharusnya dapat mencari nada yang tepat supaya dapat menguasai lagu ini dengan baik,” saran Armand Maulana.

Audrey kembali mencoba menaklukkan hati Dewan Juri dengan unjuk kebolehan memainkan alat musik guzheng. Bahkan, Ariel pun mencoba langsung memainkan guzheng dengan lagu Terus Melangkah.

Giliran Gio (Ambon) tampil memikat hati Dewan Juri lewat lagu Nyali Terakhir, berbuah dua standing ovation dari Soimah dan Carendelano.

“Aku sangat menikmati penampilan kamu dengan lagu ini. Kontrol nafas kamu sangat bagus dan penghayatan kamu juga bagus. Aku sangat senang dengan penampilan kamu malam ini dan semoga kamu juga dapat mencoba genre lagu lainnya lebih baik juga”, harap Soimah.

Sebaliknya, Tesha (Bali) mendapat banyak kritik atas penampilannya pada lagu Moving On.

“Kamu seharusnya bertanggung jawab atas pilihan lagu yang kamu nyanyikan. Musik dari lagu ini sebenarnya sudah cukup membantu supaya kamu dapat lebih menghidupkan lagu ini. Hanya saja mungkin karena kamu menyanyi seperti berpikir, sehingga masih belum terasa groove-nya,” ungkap Ariel.

Kezia (Bogor) berhasil memanfaatkan kesempatan kedua.

Kezia (Bogor) menjadi academia terakhir yang tampil dari Grup 9, membawakan lagu Ku Tak Bisa milik Slank belum mampu memuaskan Ariel, Armand dan Soimah.

“Aku hanya menikmati suara kamu yang bagus, tapi tidak dapat menikmati penampilan kamu yang cukup membosankan. Kamu harus dapat menyesuaikan seluruh penampilan kamu mulai dari suara hingga kostum. Kalau memang ingin membawakan lagu yang sendu, kostum kamu pun harus disesuaikan”, tutur Soimah.

Polling terakhir menempatkan Gio (Ambon) dan Audrey (Jambi) di posisi teratas, memastikan diri melaju ke babak Top 30 Pop Academy.

Sedangkan Tesha (Bali) dan Kezia (Bogor) masih harus tampil di second chance, karena perolehan polling akhir menempatkan mereka di posisi dua terendah.

Tesha (Bali) memanfaatkan kesempatan kedua dengan menyanyikan lagu Cinta Pertama dan Terakhir. Sementara Kezia (Bogor) memilih lagu Pemeran Utama yang dipopulerkan oleh Raisa.

Armand Maulana dan Ariel ‘Noah’ sepakat untuk memberi kesempatan kepada Kezia (Bogor) untuk lanjut ke Top 30 bersama Gio dan Audrey. Sedangkan Tesha (Bali) tereliminasi dan harus rela meninggalkan panggung Pop Academy. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Pesan Aaliyah Massaid pada Single Terbaru, ‘Tak Searah’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Penyanyi muda Aaliyah Massaid resmi melepas single terbaru berjudul Tak Searah. Single ini menjadi yang keempat bagi Aaliyah yang kini tergabung di bawah naungan management MADE Entertainment.

Sebelumnya, Aaliyah telah merilis single ketiga dari album bertajuk Cintai (Tanpa Patah Hati).

Putri pasangan almarhum Adjie Massaid dan Reza Artamevia ini mengatakan, lagu Tak Searah menceritakan tentang sebuah hubungan dari satu pasangan yang masih berjalan, namun telah rusak dan tidak dapat diperbaiki meskipun telah berbagai macam cara yang dilakukan.

Alih-alih berusaha untuk memperbaiki, pasangan yang ada dalam single ini memutuskan untuk berpisah dan saling introspeksi diri, serta tidak saling menyalahkan satu sama lain.

“Pada single ini, aku ingin menceritakan dan menyampaikan pesan bahwa berpisah itu tidak selama salah. Ada kalanya dalam satu waktu kita memang harus berpisah demi kebaikan masing-masing pihak,” ujar Aaliyah, baru-baru ini di Jakarta.

Gadis kelahiran Jakarta, 8 Maret 2002 ini mengatakan bahwa doa dan harapannya terhadap lagu barunya itu masih sama dengan beberapa single sebelumnya.

“Semoga single ini dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi yang suka dengan lagu bergenre mellow. Karena liriknya sangat menyentuh,” ungkap Aaliyah Massaid.

Pika Iskandar, selaku pencipta lagu dan music producer dari MADE Entertainment mengungkapkan alasannya membuat single ini untuk Aaliyah.

“Kami menciptakan single ini untuk Aaliyah karena selain lagu ini sangat menyentuh, lagu ini juga easy listening. Dibalut dengan konsep musik 80-an, kami ingin pendengar dapat kembali bernostalgia ke masa tersebut,” ungkap Pika.

Kini, single Tak Searah sudah bisa didengarkan di berbagai music streaming platform, seperti Spotify, Joox, ITunes, dan Deezer.

Selain itu juga sudah bisa request di radio-radio berbagai daerah di Indonesia. Music video dari single ini juga sudah bisa disaksikan di Youtube Channel Aaliyah Massaid. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Catat! Kontestan Dumai, Lombok dan Sidoarjo Bertarung di Grand Final KDI Malam Ini

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Tiga kontestan Kontes Dangdut Indonesia (KDI), Haviz asal Dumai, Gita dari Lombok dan Wahid asal Sidoarjo, telah melewati banyak tahapan.

Kini mereka sama-sama menatap Grand Final KDI 2020, yang berlangsung malam ini, Senin (26/10).

Malam puncak ini menjadi ajang pembuktian mereka sebagai bintang dangdut masa depan  di Tanah Air, sebagai Juara KDI 2020.

Penampilan mereka akan disiarkan secara langsung oleh MNCTV dari Studio RCTI+ mulai pukul 19.00 WIB.

Saat ditemui di sela-sela Konser Malam Puncak Kilau Raya MNC TV 29, Sabtu 24 Oktober 2020, Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengenang masa-masa membangun MNCTV dari kecil.

Stasiun televisi MNCTV berkibar berkat terobosannya menggelar ajang pencarian bakat penyanyi dangdut, Kontes Dangdut Indonesia (KDI) pada 2004 silam.

“Perjalanan MNCTV sangat luar biasa. Saya teringat pertama kali memproduksi talent search KDI tahun 2004. Langsung melejit, dari bawah menjadi TV papan atas. Saya bersyukur kawan-kawan mampu mempertahankan prestasinya,” tutur Hary.

Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesoedibjo pun berharap, MNCTV bisa terus menjadi pilihan masyarakat di Tanah Air.

“Harapannya, semoga MNCTV sukses terus, makin maju dan jadi tontonan yang baik bagi masyarakat,” ungkap Liliana.

Managing Director MNC TV Noersing memaparkan pada penampilan sebelumnya, Haviz berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan menyanyikan lagu Tidak Semua Laki-laki.

Begitu juga dengan Wahid yang memberikan suguhan tak kalah epik dari kontestan lainnya dengan membawakan tembang berjudul Gejolak Asmara.

Adapun, Gita sukses membuat kagum para juri dengan menyanyikan lagu Muara Kasih Bunda.

“Penasaran dengan penampilan 3 kontestan terbaik yang akan melaju ke babak Grand Final?_ Saksikan malam Grand Final KDI 2020, Senin 26 Oktober 2020, live di MNCTV dan RCTI+, pukul 19.00 WIB,” ujar Managing Director MNC TV Noersing, di Jakarta, Minggu (25/10/2020).

Sejumlah artis papan atas, lanjut Noersing, bakal memeriahkan acara ini. Mereka adalah Dewi Perssik, Betrand Petro Putra Onsu, Via Vallen, Alwiansya, Niken Salindri, Limbad, Rhomedal.

Selanjutnya, ada Vina Fan, Suci KDI, Marvin KDI, Iis Dahlia, Ayu Ting Ting, Nita Thalia, Danang, Ivan Gunawan, Okky Lukman, Ruben Onsu dan Vega Darwanti.

Jangan lupa dukung jagoan Anda dengan cara vote via SMS, caranya ketik KDI spasi (nama kontestan) kirim ke 95151. Dukungan ke peserta juga bisa diberikan melalui voting di RCTI+. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending