Connect with us

Musik

Lagu Simpanan Rieka Roslan, ‘Ayah & Ibu’, Jadi Single Perdana Bagi Ainun Mahya

Published

on

Rieka Roslan dan Ainun Mahya

Kabarhiburan.com – Beruntungnya Ainun Mahya, penyanyi belia usia 11 tahun, mendapat lagu simpanan Rieka Roslan, berjudul ‘Ayah & Ibu’.

Rieka Roslan menciptakan ‘Ayah & Ibu’ pada usianya 14 tahun, sebagai hadiah sekaligus ucapan terima kasih untuk ayah dan ibunya, yang sudah merawat dirinya dengan penuh cinta, kasih dan perjuangan tiada henti.

Kini, ‘Ayah & Ibu’ menjadi debut single Ainun Mahya memasuki Industri musik Indonesia. Sengaja diluncurkan jelang Hari Ibu yang diperingati pada setiap 22 Desember.

“Akan kita rilis besok supaya anak-anak punya lagu Ayah & Ibu, bisa jadi momentum buat kita selalu berterima kasih kepada orangtua,” kata Rieka Roslan dalam jumpa pers yang berlangsung di kawasan Kemang, Selasa (21/12).

Rieka menjelaskan alasannya memilih Ainun membawakan lagu simpanannya itu, karena kepolosan suara Ainun membuat Rieka tertarik melatihnya.

“Ainun memiliki timbre suara yang khas. Saya merasa Ainun akan menjadi penyanyi yang besar, andai terus berlatih dan mendapat support dari orangtuanya,” pinta Rieka.

Selain kepolosan suara Ainun, kemauan keras Ainun selama berlatih vokal tak sekalipun mengeluh, juga membuat Rieka tertarik untuk melatihnya.

“Saya ingin mencetak anak yang mau belajar mengikuti proses dan punya mental yang kuat. Dia juga baik hati agar kelak menjadi terkenal, dia tetap mau berbagi dan berguna untuk orang lain,” ujar Rieka Roslan.

Di sisi lain, Ainun mengaku senang mendapat bimbingan langsung dari Rieka Roslan. Meski memutuskan menjadi penyanyi, Ainun tetap pada tanggung jawabnya sebagai seorang anak dan mengutamakan pendidikan.

“Keganggu sekolah aku enggak. Soalnya sekolah dari Senin sampai Jumat. Kalau latihan vokal Sabtu. Pokoknya senang dilatih Bunda,” ujar Ainun sambil melirik pada Rieka di sebelahnya.

Selama berlatih vokal, Ainun dibantu oleh Tias Reksonegoro. Sedangkan aransemen lagu ditangani oleh Ari Firman, bassist pada band The Groove.

Kepercayaan orang tua Ainun juga membuahkan karya video clip yang sangat menarik dengan alur cerita yang ditulis oleh Rieka Roslan. Director of Photography dipercayakan kepada videographer muda Reanta Pratama.

Menurut Rieka, menulis lagu, merangkai nada dan pembuatan video clip harus bisa menjadi satu kesatuan, karena setiap lagu yang ditulis mempunyai cerita tersendiri.

“Selama proses pembuatan video clip dilalui Ainun dengan semangat dan selalu tersenyum. Inilah yang diperlukan Indonesia, anak anak tangguh yang membanggakan orang tuanya dan bisa berguna dan memberikan manfaat untuk sesama,” ujar Rieka Roslan. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Tiga Sekawan Briana Lahirkan Single Perdana ‘Cinta Baru’

Published

on

By

Tiga sekawan personel Briana: Achi Nasution, Brando dan Yazid.

Kabarhiburan.com – Pandemi belum sepenuhnya berakhir, namun grup musik Briana percaya diri terjun di industri musik Indonesia.

Dibentuk pada pertengahan 2022, Briana menyatakan siap mewarnai belantika musik Tanah Air. SingleCinta Baru’ dengan genre pop jadi langkah pertama mereka menggaet pendengar musik Indonesia.

Grup band asal Jakarta ini solid dengan tiga sekawan, yakni Achi Nasution (Vokal), Brando (Gitar) dan Yazid (Drum). Sempat bermusik dengan grup band sendiri, akhirnya mereka bertemu dan menemukan kecocokan di Briana.

Sebut saja vokalisnya, Achi Nasution, mantan vokalis band Speedpop yang merilis single pada 2010 silam. Begitu pula, Brando, sempat tergabung di Sinbad, band di bawah naungan label Nagaswara.

Sementara sang drummer, Yazid adalah drummer dari band bernama Ilang dan juga Good Gangster.

Achi Nasution menyebutkan single berjudul ‘Cinta Baru’ berirama melow mengangkat tema cinta yang universal.

“Kami angkat tema cinta, karena lirik tentang cinta itu kan umum ya, siapapun itu pasti punya kisah cinta,” ucap Achi Nasution, dalam keterangan persnya, baru-baru ini.

Cinta Baru’ menceritakan tentang kisah berakhirnya cinta seseorang dengan pasangannya. Namun ‘Cinta Baru‘ mengajak orang untuk move on, melupakan kesedihan karena putus cinta dan mengajak untuk membuka hati bagi sebuah cinta baru.

“Liriknya mengajak kita untuk move on. Jangan berlarut dalam kesedihan. Intinya sih begitu,” ujar Achi Nasution menambahkan.

Sementara itu, Brando menjelaskan, bahwa nama Briana tersebut diambil dari inisial nama ketiga personel, Brando, Yazid, dan Achi Nasution.

“Briana ini diambil dari inisial nama kita. Briana ada artinya juga, yakni bangsawan, atau berbudi luhur,” jelas Brando.

Ketiganya optimistis karya mereka bisa diterima pasar musik Tanah Air.

“Kami berharap, lagu perdana ini bisa disukai masyarakat. Semoga lagu ini bisa diterima di industri musik Tanah Air,” pinta Brando yang dalam waktu dekat akan memperdengarkan ‘Cinta Baru’ ke sejumlah radio di Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Hiroaki Kato Rilis ‘Satu Hati’, Theme Song Acara ‘Kesennuma Indonesia Festival’

Published

on

By

Hiroaki Kato luncurkan single ‘Satu Hati’.

Kabarhiburan.com – Sejak mempopulerkan lagu ‘Ruang Rindu’ ke dalam bahasa Jepang dan Indonesia, lagu-lagu Hiroaki Kato sudah tidak asing lagi di telinga pecinta musik Indonesia. Penyanyi asal Jepang ini terus berkarya untuk Indonesia.

Terbaru, Hiroaki Kato kembali merilis single terbaru bertajuk ‘Satu Hati’ (Kokoro Hitotsu Ni) pada Kamis, 8 September 2022.

Menariknya, lagu ‘Satu Hati’ juga menjadi Official Theme Song Festival yang berlangsung di Jepang, pada Rabu, 7 September 2022.

Untuk melahirkan ‘Satu Hati’, Hiroaki Kato berkolaborasi dengan produser musik Ari Renaldi, yang juga produser di album pertama Hiroaki Kato.

Ia menjelaskan bahwa terciptanya lagu ini setelah melihat begitu banyak kerja sama yang diukir oleh Jepang dan Indonesia.

“Walau beda bangsa, budaya dan bangsa, tapi kita selalu bahu membahu dan bergandengan tangan demi menjaga persahabatan baik ini,” ungkap Hiroaki Kato tentang sumber inspirasinya pada lagu ‘Satu Hati’.

”Jujur, aku bangga dan senang sekali lagu ini bisa jadi Theme Song acara Kesennuma Indonesia Festival yang ternyata banyak sekali orang Indonesia bekerja di daerah tersebut,” sambung Hiro.

Memasuki tahun ke-65 Persahabatan Indonesia dan Jepang, Hiroaki Kato, menaruh harapannya.

“Karena kita masih berbagi langit yang sama, kita tetap jaga keharmonisan ini bersama dan semoga para pendengar di Indonesia bisa merasakan kehangatan dan semangat dari lagu ini,” pinta Hiroaki Kato. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Tanah Air Project Rilis Single ‘Song of Deliverance’ Terinspirasi dari Candi Borobudur

Published

on

By

Grup Musik Tanah Air Project Rilis single ‘Song of Deliverance’

Kabarhiburan.com – Candi Borobudur kembali menjadi sumber inspirasi musik. Hasilnya, terciptalah single beserta video terbaru bertajuk ‘Song of Deliverance’.

Ini single berbahasa Inggris pertama bagi grup musik Tanah Air Project yang didukung oleh Vialinda (vocal), Gerard Laisina (gitar), Daniel Mantiri (gitar), Ezekiel Rangga (keyboard & secuencer) dan Ardika Prayudha (drum).

Sebelumnya, band beraliran rock sinematik asal Jakarta ini selalu menghadirkan lagu-lagu Indonesia, diantaranya Negeri Pemenang, Kandang Kita dan Hegemoni.

Seluruh karya musik mereka sesuai dengan ideologi bermusik Tanah Air Project yang mengacu pada cerita Nusantara dan Semangat Kebangsaan.

Song Of Deliverance’ karya Ezekiel Rangga, misalnya, terinspirasi dari berdirinya Candi Borobudur, warisan dunia yang dibangun pada era Kerajaan Samaratungga dari Dinasti Syailendra pada abad ke 7 – 9 Masehi.

Menjadikan ‘Song Of Deliverance’, sebuah karya single kreatif yang sarat makna akan ajakan terhadap perilaku masyarakat pada masa ini.

“Pesan positif untuk membangun tanah kita dan menjadi tuan rumah atas kekayaan lokal kita menjadi bagian penting dari pesan lagu ini,” ujar Ezekiel Rangga merangkap produser dalam jumpa pers di kawasan SCBD, Jakarta, pada Sabtu, 3 September 2022.

Menariknya, single ini melibatkan Daeng Oktaf, mantan bassist band rock Edane. Daeng Oktaf mengisi seluruh part bass dari single ‘Song of Deliverance’. Hasilnya, menjadikan warna lagu menjadi unik dan gahar.

Demikian pula, video klip ‘Song of Deliverance’ digarap dengan animasi yang modern dan dinamis tanpa meninggalkan ciri khas Tanah Air Project.

Gerard Laisina menyutradarai langsung video dengan menggabungkan teknologi visual dengan aset lingkungan, menjadikan cerita dan pesan yang lebih mudah dicerna, yaitu Borobudur sebagai tempat pencerahan bagi manusia dan berdirinya sebuah pusat peradaban.

Selain itu, sekelompok seniman muda berbakat dari sanggar tari dan musik tradisional di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, semakin memperjelas ideologi bermusik Tanah Air Project.

“Semoga single ini menjadi inspirasi yang baik bagi bangsa Indonesia,” pinta Ezekiel Rangga. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending