Connect with us

Event

Lagu ‘Sio Mama’ Satukan Perbedaan Budaya di Konser LIDA 2019

Published

on

Perolehan akhir Grup 13. Lalu (NTB) yang memperoleh nilai terendah harus meninggalkan panggung LIDA 2019.

Kabarhiburan.com, Jakarta _ Satu demi satu dari keragaman budaya di 34 provinsi di Indonesia dihadirkan pada setiap episode LIDA 2019, seperti yang ditampilkan dalam Konser LIDA 2019 Top 80 Grup 13 yang berlangsung Senin (28/1) malam.

LIDA 2019 membuktikan bahwa perbedaan budaya nan sarat makna dapat disatukan melalui sebuah karya seni. Sebut saja penampilan Yusuf, misalnya. Peserta asal Provinsi Maluku Utara ini mengajak seluruh penonton beserta dewan juri untuk menyanyikan lagu daerah berjudul Sio Mama.

Seakan tidak mau ketinggalan, pendukung Vita dari Provinsi Lampung pun membawakan oleh-oleh berupa Tapis Lampung yang menjadi kain khas Provinsi Lampung. Kebahagiaan host beserta dewan juri yang mendapatkan Tapis Lampung mereka tunjukkan dengan mengenakan langsung kain tersebut di atas panggung LIDA 2019.

Kemeriahan itu turut menghiasi pertarungan sengit dari lima peserta dari grup 13 Konser Lida 2019. Dewan juri tidak segan-segan untuk menekan tombol merah bilamana  mereka merasa kurang puas dengan penampilan peserta.

Para juri kompak menekan tombol merah bagi penampilan dari Andira (Sulawesi Selatan) dan Lalu (Nusa Tenggara Barat). Sementara untuk Basir (Gorontalo) yang membuka kompetisi, hanya kebagian satu lampu biru. Padahal penampilannya terbilang cukup menghibur melalui lagu Buta.

Beruntung, penampilan terbaik yang diberikan Vita (Lampung) dan Yusuf (Maluku Utara) berbuah pujian dari beberapa dewan juri.

“Saya suka improvisasi kamu dengan memasukkan unsur Pop R&B di lagu ini. Penjiwaannya pun bagus sehingga pesan dari lagu ini dapat tersampaikan dengan baik,” puji Ruth Sahanaya atas penampilan Yusuf yang malam tadi bertugas sebagai juri tamu non dangdut.

Sementara penampilan Vita mendapat pujian dari juri Dewi Perssik sekaligus memberi catatannya.

“Kamu dapat menyelesaikan lagu ini dengan cukup baik, meskipun belum sempurna kualitas vokal kamu bagus  tinggal lebih  ekspresif lagi,” ujar Dewi Perssik.

Andira (Sulawesi Selatan) mendapat tambahan ilmu dari Selvi KDI

Saran serta kritik yang diberikan oleh dewan juri bertujuan untuk membangun peserta supaya lebih baik lagi. Dukungan peserta yang dikirimkan juga menentukan kelanjutan peserta di panggung LIDA 2019.

Lalu (NTB) harus rela meninggalkan panggung LIDA 2019 karena dari perolehan dukungan dari pemirsa berada di posisi terendah yakni 15,21%. Disusul oleh Basir (Gorontalo) yang memperoleh 15,28% dan Andira 16,62%.

Sementara Vita (Lampung) dan Yusuf (Maluku Utara) berada di urutan teratas yakni 27,35% dan 25,53%.

Hingga kini tercatat sudah 52 peserta yang memastikan diri melaju ke babak Top 64. Hanya tersisa 12 tempat yang harus diperebutkan oleh tiga grup terakhir yang akan berkompetisi, yakni Grup 14, Grup 15 dan Grup 16.

Mereka akan berusaha mencuri perhatian dewan juri dan seluruh pemirsa Indosiar dengan kemampuan menyanyi dangdut terbaik.

Kelima peserta dari Grup 14, adalah Abi (Jawa Tengah), Delila (Papua Barat), Kiki (Kepulauan Riau), Randy (Sulawesi Tenggara), dan Novi (Kalimantan Barat).

Saksikan terus Konser LIDA 2019 Top 80, mulai pukul 19.00 WIB LIVE di Indosiar. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Waode Dinobatkan Sebagai Juara Pop Academy 2021

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Ajang pencarian bakat menyanyi, Pop Academy Indosiar, akhirnya menobatkan Waode Heni Andriani sebagai Superstar Pop Academy 2021.

Menyandang gelar juara Pop Academy, gadis asal Baubau, Sulawesi Tenggara ini berhak atas hadiah uang sebesar Rp 350 juta, tropi dan lagu kemenangan berjudul Cinta Tanpa Tapi ciptaan Melly Goeslaw.

Waode dinyatakan sebagai juara setelah bersaing sengit dengan  sahabat sekaligus saingan terdekatnya, Agnes Cefira Marcelia dari Malang, Jawa Timur, di panggung Pop Academy Winner Concert, di Studio Emtek City, Jakarta Barat, Minggu (17/1) malam hingga Senin (18/1) dinihari,

Konser tersebut digelar dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Dewan Juri, Host maupun para academia mengenakan masker dan menjaga jarak, serta dinyatakan negative saat pemeriksaan swab test. Konser pun berlangsung tanpa penonton.

Meski demikian, tidak mengurangi semangat kedua Grand Finalis untuk mengeksplor kemampuan terbaik menyanyi, seperti terlihat saat masing-masing berduet dengan musisi kenamaan, Once feat band Dewa dan Iwan Fals.

Hasilnya, berdasarkan polling pilihan pemirsa, akhirnya Waode meraih 56,14 persen. Sementara Agnes harus puas dengan perolehan 43,86 persen.

Saat namanya diteriakkan sebagai pemenang, Waode langsung memeluk Agnes, sebelum mengucapkan doa syukur kepada Sang Khalik.

“Saya mengucapkan puji sukur buat Allah Subhanahuwataalla. Terima kasih buat mama dan papa, yang sudah merawat saya dari kecil hingga sekarang,” ujar Waode dengan suara tersendat.

Tidak lupa, Waode menyampaikan terima kasih kepada Indosiar.  “Terimakasih Pop Academy, terima kasih juri, terimakasi pelatih vokal yang membuat kami academia sampai sekarang ini,” sambungnya.

Agnes yang ikut mendampingi Waode, mengaku ikut berbahagia atas keberhasilan sahabatnya itu. Keduanya kerab menghabiskan waktu bersama selama proses Pop Academy sejak Oktober 2020 silam.

“Selamat buat Waode, dan terimakasih kita sudah melewati sama-sama semua ini dari awal hingga sekarang,” kata Agnes. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Bangganya Hiroaki Kato dan Arina Kenakan Batik di Variety Show Terpopuler Jepang

Published

on

By

Hiroaki Kato dan Arina Mocca (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Hiroaki Kato yang akrab disapa Hiro, merupakan musisi asal Jepang yang sukses di Indonesia. Mantan dosen bahasa Indonesia ini, tampil secara online di variety show paling populer di Jepang, Matsuko Kaigi baru-baru ini.

Variety Show tersebut dipandu oleh komedian ternama Matsuko Deluxe, selalu menjadi variety show terfavorit di negeri Sakura tersebut.

Dalam acara bertema Tounan Ajia De Daiseikoushita Nihonjin atau Orang Jepang yang sukses di Asia Tenggara, Hiroaki Kato dengan bangga mengenakan batik khas Kalimantan.

Hiro juga bercerita perjalanan karirnya di Indonesia, hingga bisa menikah dengan Arina Ephipania vokalis band Mocca asal Bandung. Hiro mengatakan, semula hanyalah sebagai fans Mocca yang sudah mengenal Arina selama 11 tahun.

Dalam sesi tanya jawab, Matsuko sangat terkejut ketika mengetahui Hiro bisa menikah dengan artis terkenal Indonesia. Matsuko sampai tidak percaya dan menanyakannya secara langsung, kepada Arina yang saat itu berada di sebelah Hiro.

Kepada Matsuko, Hiro menceritakan sudah membeli rumah dan segera menempatinya bersama Arina. Matsuko dengan raut wajah yang kaget semakin tidak mempercayai dengan kesuksesan Hiroaki Kato menaklukkan hati Arina.

“Pasti kalau tidak ada Arina kamu tidak akan bisa beli rumah dan menabung, ya. Arina tolong jangan buang Hiro, ya,” kata Matsuko Deluxe melalui siaran resmi, Sabtu (16/1).

Hiroaki Kato dan Arina juga diperkenalkan melalui beberapa footage dari penampilan mereka di TV maupun di panggung. Acara yang ditayangkan pada Sabtu, 16 Januari 2021, itu memberikan momen baik diawal tahun ini bagi Hiro dan Arina.

“Saya itu sangat suka sosok Matsuko dan sering nonton juga acaranya, walau saya tidak mengerti mereka ngomong apa. Tapi, saya sangat senang bisa menyapa dan ngobrol langsung sama dia,” ujar Arina sambal tertawa.

“Bagi saya, sebagai orang Jepang tentu saya sangat senang bisa tampil di acara sangat terkenal ini. Saya juga berharap, karier saya di tahun 2021 bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya, ya. Tolong tetap dukung aku, ya! Dan kalian juga jangan lupa nonton variety show Matsuko Kaigi, ya,” tambah Hiro.

Anda penasaran penasaran dengan penampilan Hiroaki Kato dan Arina Mocca di Matsuko Kaigi, silakan kunjungi www.hulu.jp/matsuko-conference.

Kunjungi pula media sosial Hiroaki Kato dan Arina untuk mengetahui info ter-update dari mereka. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Iwan Fals, Dewa Feat Once, dan ‘Tribute To Agnez Mo Song’ Sambut Superstar Pop Academy

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Ajang pencarian bakat Pop Academy yang berlangsung sejak Oktober 2020, segera melahirkan Superstar, diantara 2 Grand Finalis yang berhasil lolos hingga ke babak akhir.

Sebelum sampai ke sana, Indosiar terlebih dulu menggelar acara Road To Grand Final Pop Academy pada Jumat, 15 Januari 2021 LIVE pukul 20.30 WIB.

Sementara Grand Final Concert akan hadir pada Sabtu, 16 Januari 2021 LIVE pukul 20.00 WIB dan penentuan pemenang berlangsung pada Minggu, 17 Januari 2021 LIVE pukul 20.00 WIB dalam Winner Concert.

Menyambut lahirnya Superstar, pada Selasa, 19 Januari 2021 Indosiar menghadirkan Konser Persahabatan LIVE pukul 20.00 WIB dan Welcome To Indosiar Family, Rabu, 20 Januari 2021 LIVE pukul 20.00 WIB dengan menampilkan para pemenang dari Pop Academy.

Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming SCM menyatakan antusiasnya atas kelahiran Superstar baru yang akan meramaikan persaingan industri hiburan Tanah Air.

“Indosiar akan terus memberi wadah bagi para jebolan ajang pencarian bakatnya untuk dapat terus berkarya sekreatif mungkin untuk mewarnai layar kaca.” tutur Harsiwi.

Grand Final Concert dan Winner Concert akan semakin meriah dengan kehadiran Agnez Mo sebagai Dewan Juri.

Selain Agnez Mo, Dewan Juri Soimah, Ariel NOAH, Mario Ginanjar dan Melly Goeslaw juga akan turut menilai penampilan 2 Grand Finalis di Grand Final Concert dan Winner Concert.

Sementara Raffi Ahmad, Irfan Hakim, Gilang Dirga, Mario dan Eda akan hadir memandu jalannya acara.

Pada Grand Final Concert, 2 Grand Finalis akan ditantang untuk berduet dengan Dewa dalam Duet With Dewa Feat Once, selain tampil lewat Tribute To Agnez Mo Song, yakni menyanyikan lagu-lagu hits Agnez Mo secara medley dengan dua tempo yang berbeda.

Pilihan lagu harus dibuka dengan tempo up beat dan diakhiri dengan lagu bertempo slow beat dalam satu penampilan.

Tantangan lainnya adalah memamerkan suara terbaiknya di Battle Of Two, yaitu berkolaborasi menyanyikan 1 lagu dengan teknik pecah suara.

Setelah tampil berduet dengan Dewa Feat Once di Grand Final Concert, Grand Finalis juga akan berkolaborasi dalam Duet With Iwan Fals di Winner Concert.

Penampilan mereka juga akan diuji melalui Best Perfomance dengan menyanyikan lagu terbaik yang dipersembahkan untuk Dewan Juri dan pendukung di seluruh Indonesia.

Secara istimewa lagu kemenangan (Winning Song) ciptaan Melly Goeslaw untuk para Grand Finalis juga akan dibawakan perdana di panggung Pop Academy.

Perjuangan 2 Grand Finalis untuk sampai di babak akhir tidaklah mudah, mereka harus bersaing secara ketat dengan 38 academia terbaik lainnya dimana satu per satu gugur di setiap babak.

Hadiah Total 650 Juta

Banyak hal yang terjadi di panggung Pop Academy,. Sebut saja, pemberian hadiah Rp 1 Juta oleh Raffi Ahmad bagi peraih all standing ovation dari Dewan Juri, serta pemberian baju bagi academia favorit dari Dewan Juri.

Duet bersama bintang D’Academy dan LIDA juga turut memberikan semangat bagi academia. Mereka saling mencoba genre yang berbeda dari basic skill yang mereka miliki.

Selain mendapatkan lagu kemenangan (Winning Song), nantinya para pemenang juga akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dengan total Rp 650 juta.

Hadiah tersebut terbagi menjadi Rp 350 Juta untuk Juara 1, Rp 250 Juta untuk Juara 2 dan Rp 100 Juta untuk Juara 3. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending