Connect with us

Musik

Lanjutkan Sukses, Band Momonon Rilis Single ‘Rindu Masa Kecil’

Published

on

Para personel band Momonon. Dari kiri: Gozil, Resha, Reo,Tamim, Omen, Iki dan Kodir.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Usai meraih sukses pada single Bunga dan Amelia, membuat band Momonon bersemangat merilis single terbaru berjudul  Rindu Masa Kecil. Ketiga single ini diangkat dari album mereka yang ketiga bertajuk Sama-Sama.

Band yang mengusung genre reggae ini digawangi oleh 7 orang: Gozil pada vocal, Resha pada guitar, Reo pada guitar, Tamim pada bass, Omen pada keyboard, Iki pada drum, dan Kodir pada perkusi.

Mereka disukai pecinta musik Indonesia, lantaran selalu mengemas lagunya dengan kalimat yang sederhana dalam menyampaikan pesannya dalam lagu.

Lirik Rindu Masa Kecil, misalnya, menceritakan seseorang yang merasa terlalu banyak dosa, lalu menyadari bahwa kebiasaan buruk ini tidak baik bagi kehidupannya di masa mendatang.

Lalu, merindukan masa kecilnya yang menyenangkan, polos dan tanpa melakukan dosa. Selain rindu pada sosok ibunya yang menyayangi tanpa pamrih.

Ia pun berharap dapat kesempatan lagi mengulang masa kecilnya yang indah, sekaligus menyesali perbuatannya. Caranya, dengan cara memohon maaf dan berlindung pada ibunda,  serta berdoa  kepada Sang Maha Kuasa.

Lirik Rindu Masa Kecil memberikan pencerahan pendengarnya bahwa dalam situasi sesulit apapun, selain berdoa kepadaNYA, selayaknya menyadari bahwa orangtua kita adalah sosok pahlawan bagi anak-anaknya.

Lirik yang demikian menyentuh ini diantarkan dalam musik reggae yang diperkaya musik tradisi Sunda. Tampak selaras pula dengan bahasa tubuh yang diperagakan seniman Wanggi Hoed dan para model. Semua ini tersaji dalam video klip Rindu Masa Kecil, yang digarap oleh Resha bersama Ramadhan dan Lana.

Pengambilan video klip berlangsung di Bandung dan Rangkasbitung, Banten, berlangsung selama selama 2 bulan.

“Kami ingin hasil yang maksimal dan berkualitas dari klip single ke tiga ini,” ujar Gozil, sang vocalis.

Seperti diketahui, para personel Momonon berasal dari satu kampung bernama Kampung Sawah di Rangkasbitung, Banten. Mereka sepakat membentuk band Momonon yang artinya ‘orang-orangan sawah’, pada April 2004. Menariknya, hingga saat ini Momonon selalu kompak dan belum pernah ganti personel.

Pada 2011 Momonon mengeluarkan album pertama bertajuk Si Aceng. Single pertama album tersebut berjudul Kopi Hitam Kupu-Kupu sempat mencapai hits. Tidak sedikit penyanyi dangdut Tanah Air yang mengcover lagu tersebut.

Sukses berlanjut saat mengeluarkan single kedua dari album yang sama, berjudul  Rambo Romeo. Dua single ini turut melambungkan nama Momonon, mulai dikenal pecinta musik Indonesia.

Tiga tahun kemudian, Momonon memperkenalkan album kedua dengan dua single andalan berjudul Semangat Ok dan Canda Tawa, yang membawa Momonon selalu hadir di berbagai panggung off air komunitas maupun perusahaan. (Tumpak Sidabutar/KH Foto-foto Dok. Momonon)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Sesal Sebelum Terlambat, Ini Yang Dirasakan Saat Lagu Diciptakan

Published

on

By

Ku hapus air mataku….

Usai sujud tengah malam panjatkan do’a
Menangis sesak di dada, terbesit masa laluku yang kelam…..

Sepenggal lirik tajuk Sesal — yang di senandung kan Imam M Nizar, ingin dijadikan pelajaran yang sangat berharga dalam hidup. Karena, sesal atau penyesalan datang tak di awal. Selalu di akhir.

Bersyukur, terbesit penyesalan dan segera memperbaiki diri — jika tak disebut taubattan nasuha. Karena yakin, hidup di dunia ini hanya sementara. Kematian adalah babak baru kehidupan kekal. Itulah prinsip dalam Islam.

Setidaknya, itu pula bunyi lirik seutuhnya yang akan disampaikan dari lagu religi ini. Penggagas karya, selalu tak bosan bosannya mengingatkan dirinya sendiri. Karena sadar, sebagai manusia biasa tak luput dari hilaf atau dosa.

Apa yang diungkap semoga punya efek makna dan bermanfaat bagi pendengar dan penikmat lagu lagu religi “genre” nizar. Musik dan Mixing mastering di garap oleh Alang Mjk Borneo, Sound Engginering, Jupri Vints Studio. Video clip dan desain grafis digarap oleh Ahmad Sarifudin dan Tim. Produksi, Imagination Music dan Matadewi Management. Beralifiasi, Kabarhiburan, Kabartainment dan Senandung Syair Religi Tv ( SSR Tv )

Jika tak dari sekarang, kapan lagi untuk mengajak kebaikkan bersama. Dan saling mengingatkan meski dalam senandung religi — karena tak ada yang tahu, kapan ajal tiba. Mumpung masih ada waktu, tak ada istilah terlambat untuk kembali, hijrah ke jalanNya. ***
( Zar/KH )

Continue Reading

Musik

Iwan Fals Duet Sandrayati Fay Ajak Bergoyang, Hasilkan ‘16/01’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – “Marilah berdoa sambil badan digoyang-goyang. Ini lagu yang kita buat, karena memang harus dibuat demi membangunkan pikiran dan hati dan jiwa yang gembira…

Demikian sepotong syair lagu berjudul 16/01. Sebuah karya musik dari Iwan Fals berkolaborasi dengan Sandrayati Fay.

Lagu berdurasi 8 menit tersebut bercerita tentang berbagai hal. Namun itu semua tercipta berdasarkan cinta.

Iwan Fals menjelaskan, lagu 16/01 dibuat pada16 November 2020 sampai 01 Juni 2021. Kemudian jadi inspirasi pemilihan judul.

“Tanggal 16 dibuat dan tanggal 01 selesai, jadinya 1601. Judul akhirnya menjadi 16/01,” jelas Iwan Fals dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7).

Musisi legendaris tersebut lantas bercerita tentang kolaborasinya dengan Sandrayati Fay, yang dikenalnya sejak 2016 berkat peran dari Cikal, anaknya.

“Dia merasa lagu ini cocok dibawakan dengan Sandra. Saya pun merasa cocok. Sosok Sandra luar biasa, komunikatif, perhatian terhadap alam, terhadap orang lain, keseimbangan, hal-hal yang positif,” kata Iwan Fals yang menilai Sandra, sangat menghayati lagu 16/01.

Iwan Fals pun berharap lagu 16/01 bisa menghangatkan pecinta musik Tanah Air di masa sulit dan tetap menjaga silaturahmi.

Di pihak lain, Sandrayati Fay menyatakan terharu bisa berkolaborasi dengan Iwan Fals dalam lagu 16/01. Baginya, lagu 16/01 sangat relevan dengan keadaan sulit yang melanda saat ini.

“Senang sekali bisa ikut untuk mengkomunikasikan pesan tentang terus pegangan ke cinta kasih ini ke orang banyak. Iwan Fals selalu punya hati yang besar dan berani untuk ngomong ke luar.

Lagu 16/01 dari Iwan Fals feat. Sandrayati Fay rilis pada Jumat,  30 Juli 2021, di seluruh platform musik digital.

Untuk video klip tayang pada 1 Agustus 2021, pukul 16:01 WIB, di kanal Youtube Musica Studio’s. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Aminda Kolaborasi Bersama Virgoun, Rilis Single Kedua ‘Tiada Cinta Selain Kamu’

Published

on

By

Aminda (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Penyanyi muda Amindana Chinika, ingin mengulang sukses lagu Dua Centang Biru (2020), Aminda kini berkolaborasi dengan musisi Virgoun. Mereka merilis single terbaru, bertajuk Tiada Cinta Selain Kamu.

Gadis yang akrab disapa Aminda ini mengaku tersentuh hatinya saat mendengar lagu Tiada Cinta Selain Kamu untuk pertama kali. Baginya, kata demi kata pilihan Virgoun pada lagu ini sangat menyentuh hati, bisa bikin orang tergerak sekaligus terharu.

“Aku saja sampai ingin menangis. Aku juga pingin menimbulkan reaksi-reaksi seperti itu, makanya kami sepakat berkolaborasi di lagu ini,” jelas Aminda dalam jumpa per virtual, Rabu (28/7).

Gadis berusia 19 tahun ini pun ingin bisa menyampaikan pesan tersirat di lagu ini kepada pecinta musik di Tanah Air.

“Ini bukan tipikal lagu cinta seseorang kepada pasangannya, tapi bisa diaplikasikan ke sahabat, keluarga, maupun orang-orang yang kita hargai,” imbuh Aminda yang persembahkan Tiada Cinta Selain Kamu kepada ibunya.

“Lagu ini aku persembahkan kepada ibuku, yang hari ini merayakan ulang tahun. Semoga orang yang mendengar lagu ini juga bisa merasakan dan mendedikasikannya untuk orang-orang yang dicintai,” pinta Aminda sambil terisak.

Pencipta lagu sekaligus produser, Virgoun, membenarkan bahwa karya terbarunya sesuai dengan karakter suara Aminda.

“Saat mendengar suaranya lembut banget. Itu tipikal suara yang gue cari untuk lagu Tiada Cinta Selain Kamu. Kayaknya kalau bawakan lagu gue, orang akan kena hatinya,” tutur Virgoun yang terinspirasi dari kalimat Syahadat saat menuliskan lirik Tiada Cinta Selain Kamu.

“Menurut gue, itu bentuk komitmen yang paling hebat, lalu gue aplikasikan sebagai pernyataan cinta. Cinta yang universal, tiap orang bisa menarik interpretasi sendiri,” jelas vokalis grup musik Last Child ini.

Virgoun menaruh harapannya, agar Tiada Cinta Selain Kamu mendapat tempat di hati pecinta musik Indonesia, dan Aminda bisa lebih dikenal oleh semua pecinta musik Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending