Connect with us

Musik

LEMMON.ID Building Jadi Saksi Konser Mini Album ‘Indra Lesmana Project’

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Warga Jakarta mendapat tambahan satu gedung pertunjukan baru, yang diberi nama LEMMON.ID Building. Lokasinya pun cukup strategis  di Jalan Pejaten Raya 45, Jakarta Selatan.

Sebagai perkenalan kepada masyarakat, gedung terlebih  dulu disulap menjadi arena mini konser Indra Lesmana Project bertajuk  #ILP ShowCase – Scared Geometry, Rabu (27/6) malam.

Gedung baru seluas 20 x 30 meter persegi dan memiliki areal parkir kendaraan yang luas ini,  kelak  akan lebih banyak digunakan untuk kegiatan syuting program TV.

“Iya benar. Gedung ini akan kami uji coba sebagai arena mini konsernya Indra Lesmana dan kawan-kawan, mumpung belum digunakan untuk kegiatan syuting teve,” jelas Ivan Sirlina, Direktur LEMMON.ID yang ditemui di Pejaten Raya, Senin (25/6).

Ivan mengklaim LEMMON.ID mampu memenuhi persyaratan sebagai  gedung konser musik,  terutama melalui kualitas  tata lampu dan suara yang mumpuni sebagai fasilitas live recording broadcasting.

“Makanya orang sekelas musisi Indra Lesmana siap untuk menggelar konser kecilnya disini. Kami  sudah menyiapkan lighting dan Sound System dari  DSS Studio,” ujarnya yang berjanji akan menurunkan  puluhan lampu dari produsen  ternama seperti Robe, SGM, Lupo, Arri, dan Chauvet.

Demi mendukung konser musik #ILP ShowCase  pula,  LEMMON.ID menawarkan tata lampu konsep aliens. “Gimana cara menterjemahkannya. Mungkin seperti kita lagi berada di angkasa mana. Tapi akan lebih bagus kalau datang dan melihat sendiri ya?” kata Wahyu Hidayat, direksi LEMON.ID ini.

Wahyu menambahkan, bangunan seluas 20 x 30 meter persegi ini mampu menampung sekitar 1.200 orang. “Tapi idealnya untuk kenyamanan menyaksikan pertunjukan musik, iya sekitar 600-an penontonlah,” ujar  Wahyu yang sudah menyiapkan empat kamera untuk  mendokumentasikan #ILPShowCase.

Dari kiri: Wahyu Hidayat, Ivan Sirlina, Lemi dari LEMMON.ID menjadi pendukung suksesnya konser #ILPShowCase

Indra Lesmana sudah sejak lama merencanakan #ILP ShowCase. Musisi senior ini melakukannya secara bertahap. Mulai dari seleksi 250 pemain dari berbagai daerah di Indonesia yang dijaring lewat jalur  medsos. Akhirnya menemukan Ragot (vokal), Karis (gitar), Syarif (gitar), Shadu Shah (bass), dan  Hata Arysatya (drum).

Selanjutnya  melakukan rekaman untuk merampungkan mini album, rilis mini album secara digital, hingga tampil live di Gedung LEMMON.ID.

Mini album bertitel “Scared Geometry” dengan warna genre Progressive-Metal yang berisikan karya-karya bermusik, sebut saja; I. Awakening (06.00), II. Acknowledge (06.12), III. Ascension (05.30), Acceptation (11.09). (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Aldiv Persembahkan Single ‘Tuhan Kirimkan Hatimu’ bagi Penikmat Musik Indonesia

Published

on

By

Aldiv rilis lagu ‘Tuhan Kirimkan Hatimu’.

Kabarhiburan.com – Hanya perlu waktu lima pekan bagi solois muda, Aldiv, untuk menghadirkan dua karya terbaru bagi penikmat musik Indonesia.

Setelah merilis Tinggalkan Rasa, yang mengisahkan cintanya tak berbalas sepenuh hati, pada 21 Januari 2020 silam, Aldiv kini terobati hatinya melalui lagu terbaru berjudul Tuhan Kirimkan Hatimu.

Aldiv memperkenalkan lagu Tuhan Kirimkan Hatimu, karya komposer Badai tersebut melalui Dumeca Records, di Hard Rock Café, Jakarta, Selasa (2/3).

“Liriknya bertemakan romantis, menceritakan kekaguman seorang lelaki kepada perempuan yang tulus memberikan cintanya. Lirik dan nadanya easy listening,” ujar Aldiv.

Lagu ini memuat komposisi sederhana tapi enak didengarkan. Petikan gitar akustik serta piano yang terdengar empuk, lirik yang romantis, berbalut harmoni vokal yang hangat.

”Ketika diminta untuk menggarap lagu untuk Aldiv, pertama kali yang saya lakukan adalah menyelami karakter vokal Aldiv. Baru saya carikan tema lagu. Bagi saya, yang namanya tema, lirik dan notasi harus pas, juga klop untuk sang penyanyi,” jelas Badai.

Aldiv diapit oleh Badai dan Ferry Ardiansyah.

Ferry Ardiansyah selaku Executive Producer sekaligus Founder Dumeca Records, mengaku mendapat kejutan tak terkira. Ia tidak menduga kalau lagu Tuhan Kirimkan Hatimu memiliki keterkaitan dengan single Tinggalkan Rasa.

“Saya pikir, walaupun masing-masing lagu memiliki kisah tersendiri, namun kedua single ini bisa dijadikan plot cerita, semacam webseries,” jelas Ferry Ardiansyah.

Wajar saja kalau Ferry Ardiansyah bersama Dumeca Records, mengaku optimis Aldiv akan memberi kontribusi positif bagi kemajuan industri musik Tanah Air.

“Dengan dukungan karya yang bagus dari para komposer hebat, kehadiran Aldiv dapat diterima pasar musik Indonesia,” ujar Ferry.

Seperti diketahui, single perdana Tinggalkan Rasa yang sudah mengudara di berbagai radio di Indonesia, telah mendapat respon positif dari penikmat musik Tanah Air.

Apresiasi positif juga datang dari ranah media sosial. Lebih dari 80 video cover single Tinggalkan Rasa yang diunggah ke kanal YouTube dengan berbagai genre.

Semangat tersebut telah menginspirasi Dumeca Records untuk menyediakan hadiah menarik berupa uang tunai bagi lima terbaik pada ajang lomba cover song Tinggalkan Rasa. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Dumeca Records)

Continue Reading

Musik

Anak Muda Banyumas Persembahkan Lagu ‘Sahabat Sejatiku’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Genap setahun sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Indonesia, pada 2 Maret 2020 silam. Sejak saat itu pandemi virus menjadi momok menakutkan bagi semua orang, termasuk di dunia hiburan.

Beruntung, kreativitas selalu menemukan jalannya, sehingga pelaku seni terus menyemai karya. Salah satunya dari kalangan anak muda di Kabupaten Banyumas, yakni Ayu Sasmita, Rizzona Brillia, Jovita Daniswara,  Galih Putra Banyumas, Latif Setiawan, Eru Leonardo dan Galih Karuniawan. Mereka meluncurkan lagu anak-anak bertajuk Sahabat Sejatiku.

Lagu yang dinyanyikan Rizzona Brillia ini menceritakan tentang persahabatan dua anak yang dipisahkan oleh jarak. Menariknya, lagu ini dibungkus dengan sentuhan irama gamelan yang enak didengarkan, garapan Galih Putra Banyumas.

“Sentuhan etnik dalam lagu Sahabat Sejatiku merupakan cerminan bahwa anak muda Banyumas mampu membuat musik yang bagus, tanpa meninggalkan nilai budaya di dalamnya,” ujar Galih Putra Banyumas, selaku arranger, dalam keterangannya, Selasa (2/3).

Ayu Sasmita berharap, melalui lagu ini, Banyumas sebagai kabupaten yang kaya akan nilai seni dan budayanya, akan muncul sebagai lakon baru di blantika musik Nasional,

“Kami merasa optimis dapat bersaing dengan pelakon musik muda di ibukota,” ujar Ayu Sasmita yang sudah menekuni karir di dunia hiburan Tanah Air. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Kolaborasi Bersama Iwan Fals di Panggung ‘Semarak Indosiar’, Rara Lida Kenang Momen Ini

Published

on

By

Rara Lida (Foto: Instagram raralida)

Kabarhiburan.com – Tiara Ramadhani yang akrab disapa Rara Lida, turut memeriahkan panggung Semarak Indosiar, Senin (1/3) malam ini pukul 20.30 WIB.

Di panggung tersebut, peraih juara kedua di ajang Lida 2018 ini berkolaborasi bersama legenda musik Indonesia, Iwan Fals. Tentu saja, mereka akan menyanyikan lagu-lagu karya Iwan Fals yang terkenal itu.

“Enggak nyangka, bisa berkolaborasi dengan beliau, bareng teman-teman lainnya,” ujar Rara dengan wajah sumringah, pada jumpa pers virtual, Senin (1/3) petang.

Ini kesempatan kedua bagi Rara tampil bersama Iwan Fals. Sebelumnya, keduanya juga berkolaborasi di panggung D’Star (2019). Panggung tersebut memberikan kesan mendalam bagi Rara.

Apa itu? Masih segar di ingatan Rara, saat tangannya dicium Iwan Fals di panggung D’Star tersebut.

“Padahal bisa sepanggung saja dengan beliau, saya sudah bersyukur banget. Ini sampai dicium tangan. Buat Rara, sangat istimewa dan membuat semakin kagum dan menjadi motivasi tersendiri buat Rara. Insya Allah bisa memacu semangat Rara dalam meniti karir,” ujar runner up D’Star 2019 ini.

Di panggung Semarak Indosiar, kesempatan sepanggung dengan Iwan Fals datang lagi. Rara pun akan memanfaatkan kesempatan ini untuk tampil sebaik mungkin.

“Yang pasti, fokus menghafal lagu-lagu Iwan Fals sudah sejak beberapa hari lalu. Masih banyak lagu-lagu beliau pernah Rara dengar. Di antaranya, ada lagu yang akan diubah genrenya menjadi dangdut,” jelas Rara yang menyukai lagu Dongeng Sebelum Tidur milik Iwan Fals. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending