Connect with us

Musik

Lewati Angka 163,5 Juta Penonton Video ‘Lagi Syantik’, Siti Badriah Gelar Syukuran

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Penggemar musik dangdut Tanah Air sedang menggandrungi single Lagi Syantik. Lagu yang didendangkan Siti Badriah ini hanya butuh waktu selama 3 bulan dan 3 hari sejak diluncurkan videonya pada Maret silam, sudah meraup lebih dari 163,5 juta penonton melalui situs youtube. Angka tersebut sekaligus menjadikannya trending topic.

Pencapaian tersebut terntu saja  membuat perempuan yang akrab disapa Sibad ini merasa tersanjung. Bahkan, sejak jumlah penonton video klip tersebut melewati angka 100 juta, Sibad mengaku sempat bernazar akan mengadakan syukuran, jika video klip tersebut tembus lebih dari 100 juta viewers.

Keinginannya tercapai, nazar pun dilaksanakan, meski sempat tertunda lantaran Lebaran.

“Nazarnya, kalau udah 100 juta, kita ngadain syukuran (undang anak yatim) ya kecil-kecilan aja. Sudah tuh, begitu mencapai  100 juta bersamaan dengan lebaran, sehingga terpaksa dipending kan. Tiba-tiba mendapat telepon yang meminta datang ke Nagaswara,” cerita Sibad.

Baginya, meraih penonton 100 juta aja udah luar biasa, belum pernah Sibad rasain. 100 (juta) aja tuh, udah Alhamdulillah. Kalau sampai 200 (juta) Alhamdulillah lagi,” ujar Siti Badriah, saat syukuran di Kantor Nagaswara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/6).

Tak hanya laris di dalam negeri,  lagu Lagi Syantik juga marak diperbincangkan di manca negara. Hal itu membuka kesempatan bagi Sibad untuk  menggelar konser sampai ke Hongkong dan Malaysia dalam waktu dekat.

“Sibad jalani aja sesuai yang dikasih manajemen, Sibad jalani. Kalau konser Insya Allah kayak di Hongkong, Malaysia, mereka udah hubungin Nagaswara, Alhamdulillah ternyata di luar negeri pun aku sangat amat dihargai,” tuturnya dengan wajah sumringah.

Lagu berirama up beat tersebut memang sangat populer di ranah pengguna Tik Tok. Bahkan beberapa selebriti Tanah Air  tak ketinggalan unjuk gigi dengan menyanyikan Lagi Syantik secara lipsync, juga dijadikan Sibad sebagai prestasi dan kebanggaan tersendiri.

“Kalau untuk ke luar negeri aku pernah dengar dari make up artist aku, kalau seorang Datuk di Malaysia  juga lipsync lagu aku. Jadi suatu kehormatan banget untuk orang yang sangat dihormati di negerinya, tapi bisa ikut juga untuk lipsync lagu aku,” tambahnya.

CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna menyatakan bahwa pencapaian lagu Syantik membuktikan bahwa masyarakat Indonesia  tak lagi mengkotak-kotakan genre musik apapun. Ke depan, Rahayu berharap akan lahir Sibad-Sibad baru yang akan kembali membuat sejarah di berbagai genre musik.

Ia mengatakan, dapak  viewers yang membludag ini  punya efek domino kepada penjualan musiknya seperti penjualan RBT (Ring Back Tone), streaming musik dan karya musik lainnya seperti Compact Disc (CD), dan kegiatan off air.

Ke depan kami  akan terus memproduksi lagu-lagu yang berkualitas yang akan mengisi musik ke seluruh dunia. Penggemar  musik ini bukan dari Indonesia saja,  Sudah ada di Malaysia, Hongkong dan Taiwan. Momen ini akan kami manfaatkan untuk perbaikan pada kualitas musiknya supaya lebih bisa diterima pasar dunia,” tandasnya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Band D’Masiv Wujudkan Mimpi Bikin Album Di Abbey Road, London

Published

on

By

Band D’Masiv berhasil wujudkan mimpi mereka, yakni melakukan rekaman di Abbey Road Studios sekaligus manggung di London.

Peristiwa spesial tersebut dikemas sebagai kado terindah bagi D’Masiv, guna menandai perjalanan mereka selama 17 tahun di industri musik Tanah Air.

Sesuai dengan tujuan perjalanan bersejarah tersebut,  grup band yang digawangi oleh Rian, Kiki, Rai, Rama, dan Wahyu ini, merilis album bertajuk Live Acoustic @ Abbey Rd.

Album ke-7 ini berisi sepuluh lagu hits, yakni Merindukanmu, Diantara Kalian, Jangan Menyerah, Sudahi Perih Ini, Rindu 1/2 Mati, Diam Tanpa Kata, Natural, Salah Paham, Melodi dan Pernah Memiliki.

D’Masiv mengungkapkan bahwa pembuatan album kali ini merupakan pengalaman yang sangat luar biasa.

“Pada tahun 2012, ketika D’Masiv sedang membuat cover album kedua berjudul Persiapan. Kami melihat poster The Beatles yang lagi nyebrang di zebra cross Abbey Road. Sejak saat itu, D’Masiv punya keinginan kuat untuk bisa berkunjung kesana,” ujar Rian dalam rilis, Jumat (18/9).

“Jadi, sebenernya ini berawal dari mimpi-mimpi dan omongan positif yang selalu kita ucapkan setiap kita latihan di studio. Akhirnya doa kami terjawab pada tahun 2019. D’Masiv dapat kesempatan untuk beneran manggung di London, sekaligus bisa rekaman juga di Abbey Road Studios,” jelas Rian.

Perjalanan D’Masiv menuju London pun dihiasi dengan berbagai cerita unik. Misalnya, Kiki yang ditinggal oleh teman-temannya, tidak tersedianya slot untuk rekaman, hingga waktu yang singkat mengharuskan mereka merekam 20 lagu tanpa mengulang.

“Dari 20 lagu yang kami rekam disana, akhirnya diputuskan untuk memasukkan 10 lagu saja di album ini,” ujar Rian.

“Album Live Acoustic @ Abbey Rd sekaligus menjadi sejarah bagi D’Masiv, dimana semua lagunya direkam one take ok, selain ada beberapa lagu  yang diaransemen dengan versi live dan akustik.

“Kalau kalian dengar pasti ada salah-salahnya, tapi itu justru yang membuat dinamikanya jadi seru,” kata Rama.

Album Live Acoustic @ Abbey Rd dari D’Masiv sudah bisa dinikmati di seluruh portal musik digital sejak hari ini, 18 September 2020. Album tersebut  akan dirilis secara fisik dalam bentuk Vinyl, CD dan DVD dalam waktu dekat.

“Kami merilis Album ini dalam rangka 17 tahun D’Masiv. Ini hadiah untuk seluruh Masivers. Semoga kalian suka dan terus dengerin lagunya,” harap Rian. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Dok. Musica Studios).

Continue Reading

Musik

NOAH Umumkan Pemenang Lelang Piringan Emas Album ‘Keterkaitan Keterikatan’

Published

on

By

Foto: Instagram @noah_site

Kabarhiburan.com – Melengkapi perayaan HUT ke 8, band NOAH melepas album spesial Keterkaitan Keterikatan dalam format piringan hitam atau vinyl, Rabu (16/9).

Selain dapat dikoleksi, album format vinyl dipercaya mampu menyuguhkan kualitas audio yang lebih baik dibandingkan format lain.

Musica Studios yang menaungi band NOAH, bahkan telah mencetak album vinyl tersebut dalam jumlah terbatas, yakni 1000 keping yang diedarkan secara regular.

“Kami cetak dan edarkan, terbatas 1000 keping dulu. Nanti kami lihat perkembangannya,” ujar Indrawati Wijaya dari Musica Studios, pada jumpa pers virtual bertajuk NOAH #Eightniversary, Rabu (16/9).

Menariknya, di luar 1000 keping piringan hitam tersebut, NOAH juga mencetak satu album piringan hitam dengan label Gold Edition.

Piringan hitam edisi emas tersebut, kemudian dilelang. Hasilnya, didonasikan bagi kru musik yang terkena dampak Covid-19.

“Kita lihat, kru ini deket sama dunia NOAH atau band lain dan belum terlalu terjangkau (bantuan). Jadi kayaknya kita konsen di sini (untuk kru musik),” kata Ariel NOAH.

Foto: Instagram @noah_site

Proses lelang sudah berlangsung sejak 1 September 2020 silam dan berakhir pada acara puncak perayaan HUT ke-8 NOAH. Pemenangnya diumumkan di kanal YouTube NOAH Official, Rabu (16/9).

Berbagai kalangan, mulai dari penggemar, sesama musisi hingga selebritis Tanah Air, seakan berlomba untuk memiliki album Gold Edition NOAH. Namun tawaran tertinggi masih dipegang oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

“Di hari ke-16 dengan nominal Rp 260.000.000 Piringan Emas Album Keterkaitan Keterikatan jatuh kepada RaffiNagita.” Demikian disampaikan pihak Musica Studios melalui instagram, Rabu (16/9) malam.

Hasil lelang tersebut akan disumbangkan kepada seluruh kru band yang ada di Indonesia. “Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat dan membantu teman-teman kru,” ujar pihak Musica Studios. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Meriahkan HUT ke-8, NOAH Tampil Virtual Selama 8 Jam

Published

on

By

Personil band NOAH (Instagram @noah_site)

Kabarhiburan.com – Band NOAH genap berusia 8 tahun pada hari ini, 16 Desember 2020, sekaligus merupakan hari lahir vokalisnya, Ariel NOAH.

Pada perayaan hari spesial tersebut, NOAH menggelar serangkaian suguhan spesial untuk memanjakan penggemarnya. Salah satunya, lewat pertunjukan musik eksklusif live streaming di kanal YouTube NOAH Official selama 8 jam!

Selama itu pula NOAH yang digawangi Ariel, David dan Lukman berinteraksi langsung dengan penggemar lewat sesi tanya-jawab.

Kegiatan tersebut merupakan upaya NOAH untuk selalu dekat dengan para penggemar.

“Masih banyak yang ingin kami buat untuk para penggemar,” ujar Ariel NOAH dalam jumpa pers virtual bertajuk #Eightversary, Rabu (16/9).

Pada kesempatan yang sama, NOAH juga melepas video klip terbaru mereka berjudul Menemaniku.

Candi Soeleman selaku sutradara video klip ini mengungkapkan, konsep video dalam lagu Menemaniku didedikasikan sebagai penghargaan untuk Sahabat NOAH.

Lagu ini bercerita tentang kerinduan para personil NOAH kepada fans, yang selalu setia menunggu untuk mengadakan konser kembali karena terkendala pandemi.

“Inti dari ceritanya adalah ungkapan terima kasih NOAH terhadap Sahabat NOAH yang selalu setia mendukung mereka dalam bentuk apapun,” jelas Candi.

Lagu Menemaniku dari NOAH sudah dapat dinikmati di Spotify dan seluruh digital platform, mulai Rabu (16/9).

“Semoga kalian dapat menikmati lagu ini dan mendapatkan semangat dalam hidup. Harapan itu ada bila saling support satu sama lain di masa sesulit apapun. Ada sosok Sang Pencipta serta dukungan dari keluarga dan teman kalian,” ujar Ariel, David dan Lukman. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending