Connect with us

Event

LMK Pelari Nusantara Kembali Bagikan Royalti Kepada 200 Anggota

Published

on

Sandec Sahetapy bersama anggotanya dalam acara pendistribusian royalti lagu

Kabarhiburan.com – Hari nan Fitri 2022 sudah di depan mata, dijadikan momen spesial bagi LMK Pelari Nusantara menggelar ‘Pendistribusian Kebijakan Royalti Musik’

Bertempat di Hotel Jamrut, Jakarta Pusat, Pelari Nusantara mendistribusikan royalti sebesar Rp 350 juta kepada lebih dari 200 pencipta lagu, pemberi kuasa maupun ahli warisnya.

Fariz RM tampil sebagai penerima royalti sebesar Rp13.500.000, disusul Franky Sahilatua dan Keenan Nasution sebesar Rp 11 juta.

Ketuanya, Sandec Sahetapy menyebutkan bahwa pembagian royalti kali ini berangkat dari rasa kemanusiaan jelang Hari Raya Idul Fitri 2022. LMK Pelari Nusantara sebetulnya baru akan membagikan royalti pada November atau Desember mendatang.

“Namun, melihat teman-teman mau berlebaran, gimana caranya yang penting dibagikan dulu walaupun tidak banyak,” ujar Sandec Sahetapy, Rabu (27/4/2022).

Oleh sebab itu, Sandec Sahetapy mengingatkan agar melihat fairness-nya, bukan jumlah royalti yang dibagikan, yakni mendistribusikan royalti musik lebih cepat dari jadwal.

“Kita ingin menempatkan marwah pencipta lagu pada arah yang sepatutnya,” tambahnya.

Seperti namanya, Pelari Nusantara, berlari begitu cepatnya untuk menyejahterakan para pecipta lagu maupun ahli warisnya, sampai-sampai dianggap racun dan virus oleh LMK serupa.

“Hitam saya bilang hitam, putih saya bilang putih, asal tidak abu-abu, sehingga LMK Pelari Nusantara melakukan kebijaksanaan distribusi royalti yang dipercepat,” kilah Sandec, yang mendapat apresiasi dari Mayor Jenderal TNI Unggul Kawistoro Yudoyono, S.H, selaku Ketua Dewan Penasehat LMK Pelari Nusantara.

“LMK Pelari Nusantara luar biasa. Yang kita inginkan hampir tercapai, yaitu memperjuangkan hak-hak para pencipta lagu. Yang penting jangan pernah berhenti berkarya. Supaya tidak hilang (rejeki) royalti-nya,” pinta mantan Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat, ini.

Apresiasi senada disampaikan oleh Imaniar, yang menjabat sebagai Humas LMK Pelari Nusantara.

Imaniar yang sempat tergabung di LMK sejenis selama 30 tahun, menilai kebijakan yang diambil LMK Pelari Nusantara dalam mendistribusikan royalty musik adalah luar biasa.

“Kini, pikiran saya terbuka, bahwa hak saya sebagai pencipta lagu, sebenarnya banyak, namun selama 30 tahun tidak transparan. Pencipta lagu cenderung dibodohi. Disini keterbukaan itu ada. Hanya orang cerdas dan mau maju yang mau bergabung dengan Pelari Nusantara,” imbuh Imaniar.

Pencipta lagu Tito Sumarsono juga mengamini azas fairness menjadi kunci dan motor utama LMK Pelari Nusantara.

“Saya mau di LMK Pelari Nusantara, karena transparansi dan lurus-lurus saja. Apa adanya,” kata pencipta sejumlah lagu hits, itu.

Fariz RM juga mengaku happy dan terhormat atas gerak cepat LMK Pelari Nusantara.

“Bersyukur atas yang terjadi hari ini. Ini akan menjadi harapan semua pencipta lagu. Bro Sandek gesit dan sungguh cepet. Baru kali ini saya percaya pada LMK yang kita beri hak kuasa,” kata Fariz RM.

Sebagai balasan sukacitanya, Fariz RM melantunkan dua lagu hits, “Hasrat Cinta”, dan “Sakura” secara live, disaksikan oleh para pencipta lagu yang hadir. Sebut saja Tarida dan Bornok Hutauruk, Tito Sumarsono dan masih banyak lagi.

Bahkan, Budi, cucu dari adil WR Supratman, ahli waris Pahlawan Nasional WR Supratman, yang menciptakan lagu Indonesia Raya, pun tampak hadir meski belum mendapatkan royalti lagu.

Budi menyebutkan bahwa sejak WR Supratman meninggal sampai sekarang belumpernah pihak ahli waris mendapatkan royalti. Ia pun memuji Pelari Nusantara sangat luar biasa dalam memperjuangkan hak anggotanya

“Kita tahu, lagu Kebangsaan Indonesia Raya adalah salah satu lagu tersering yang dinyanyikan di Indonesia. Ke depan akan kita perjuangkan (hak royaltinya),” janji Sandec Sahetapy.

Dalam kesempatan yang sama, Sandec Sahetapy menjelaskan parameter dalam menghitung besaran jumlah yang diterima oleh pencipta lagu didasarkan pada  jumlah karya cipta lagunya.

Menurut dia, pencipta lagu terbanyak di LMK Pelari Nusantara adalah Fariz RM, sebanyak 1760 karya. Ke depan LMK Pelari Nusantara akan menggunakan grade system.

“Tapi sebagai langkah awal, sudah bagus menurut saya, yang paling utama pencipta lagu bahkan setelah meninggal selama 70 tahun, hak cipta masih didapatkan (ahli warisnya),” kata Sandec Sahetapy yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian LMKN. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Vanessa Audrey Dari Sulawesi Utara Menjadi Miss Indonesia 2022

Published

on

By

Penyematan crown ke atas kepala Vanessa Audrey dilakukan oleh Miss Indonesia 2021 Carla Yules bersama Miss World, Karolina Bielawska.

Kabarhiburan.com – Malam puncak Miss Indonesia 2022 pada Kamis, 15 September 2022 malam menobatkan Audrey Vanessa yang sebelumnya Miss Sulawesi Utara sebagai Miss Indonesia 2022.

“Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Menjadi Miss Indonesia adalah mimpi saya sejak kecil,” ungkap Audrey yang akan membawa nama Indonesia ke ajang Miss World mendatang.

Penyematan crown ke atas kepala Vanessa Audrey dilakukan oleh Miss Indonesia 2021 Carla Yules bersama Miss World, Karolina Bielawska. Prosesi ini disiarkan secara langsung dari Studio RCTI+.

Sebelum sampai ke sana, dewan juri terlebih dulu mengerucutkan menjadi 15 finalis terbaik dari 37 finalis yang ada.

Memasuki sesi Q&A menyisakan Top 5, yakni  Miss Jawa Timur Alyssandra Winyoto, Miss Bali Ida Ayu Laksmi, Miss Sulawesi Utara Audrey Vanessa, Miss Riau Naomy Angelica, dan Miss Kalimantan Barat Angelina Aqila.

Audrey berparas cantik dan berusia 22 tahun ini merupakan peraih beasiswa penuh dari Monash University ‘Monash International Leadership Scholarship’.

Selain aktif dalam kegiatan sosial dan menjadi pembicara di berbagai komunitas sosial, ia juga memiliki sederet prestasi, diantaranya Juara 1 Nona Manado, Sulawesi Utara 2022.

“Audrey sebagai Miss Indonesia 2022. Bersyukur perjalanan panjang Miss Indonesia semuanya sudah dijalankan dengan baik malam ini. Antusias penonton juga luar biasa,” ungkap Liliana Tanoesoedibjo selaku Chairwoman Miss Indonesia Organization. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

123 Judul Film Indonesia Masuk Tahap Penilaian Panitia FFWI 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Industri film layar lebar Indonesia mulai bangkit dan mendapat sambutan menggembirakan dari penontonnya. Situasi ini terbaca pada FFWI (Festival Film Wartawan Indonesia) 2022, yang akan menilai 123 judul film, yang ditayangkan mulai 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 di bioskop maupun OTT (Over The Top).

Penjurian berlangsung dua tahap, yakni oleh Panitia dan Dewan Juri. Panitia FFWI mengelompokkan 123 judul film menjadi empat genre, yakni Drama, Komedi, Horor dan Laga.

Ketua Bidang Penjurian FFWI 2022, Yan Wijaya menyebut banyak hal menggembirakan dari perkembangan produksi film Indonesia. Contohnya, meski masa pandemi yang belum sepenuhnya surut, jumlah film laga yang diproduksi pada tahun 2022 meningkat sampai dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Yan juga merinci film laga tersebut adalah ‘Mencuri Raden Saleh’, ‘Gatot Kaca’, dan ‘Ben & Jody’.

Selain itu, beberapa film daerah juga masuk penilaian pada tahun ini, meski film-film tersebut ada yang tidak tayang di bioskop. Misalnya film Before, Now & Then (Nana) yang berbahasa Sunda dan tayang di OTT sejak awal Agustus.

Demikian juga film produksi dari daerah Sulawesi Selatan. Sedangkan film Lara Ati yang full berbahasa Jawa tayang di bioskop Jakarta mulai 15 September 2022.

Pada tahap pertama, penilaian akan dilakukan oleh Dewan Juri Awal, yang terdiri dari 31 wartawan dari beberapa kota di Indonesia. Dewan Juri Awal diketuai Irwan Kintoko dan sekretaris Ratih Nugraini.

Dewan Juri awal akan menentukan unggulan dari empat genre film yakni Komedi, Drama, Laga dan Horor. Hasil unggulan akan diumumkan pada medio Oktober 2022. Hasil unggulan penilian Juri Awal, kemudian akan dinilai kembali untuk menentukan pemenang oleh Dewan Juri Akhir yang terdiri dari 9 wartawan.

Dewan Juri Akhir diketuai Hilmi Faiq dan sekretaris dr. Daniel Irawan, akan menentukan 9 kategori pemenang dari masing-masing genre, yakni Aktor dan Aktris Utama, Aktor dan Aktris Pendukung, Penulis Skenario, Penyunting/Editor, DOP/Penata Kamera, Sutradara, dan Film Terbaik.

Kepada masing-masing pemenang akan diberikan Piala Gunungan. Pemenang FFWI akan diumumkan pada acara Puncak FFWI yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2022 mendatang.

Yan Widjaya menerangkan bahwa sebenarnya dalam rentang waktu dari 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 terdapat 124 judul film Indonesaia yang menayang. Masing-masing terdiri dari 98 film tayang di bioskop, dan 26 film di OTT.

“Satu film berjudul ‘Pesantren’ yang diproduksi Negeri Film, ternyata batal tayang karena kendala teknis. Film itu sebetulnya sudah dijadwal tayang di bioskop pada 4 Agustus silam,” kata Yan Widjaya saat dihubungi Jumat, 9 September.

Demikian pula film superhero S’ri Asih’ tidak bisa dinilai dalam FFWI tahun ini, karena baru akan tayang di bioskop pada 6 Oktober 2022, sementara batas tayang film bioskop yang disyaratkan FFWI sampai 30 September 2022. Dengan begitu ‘Sri Asih’ bakal dinilai FFWI tahun depan. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Saksikan Ketatnya Persaingan 37 Finalis di Malam Puncak ‘Miss Indonesia 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sebanyak 37 wanita cantik dan anggun dari seluruh Indonesia, terpilih sebagai finalis Miss Indonesia 2022 setelah dinyatakan lolos dalam tahap audisi.

Mereka tengah menjalani masa karantina selama dua pekan, yang diadakan sejak Kamis 1 September 2022, hingga malam puncak pemilihan juara Miss Indonesia 2022, pada Kamis, 15 September 2022 mendatang.

Selama masa karantina para peserta mendapat pembekalan dari orang-orang berkompeten di bidangnya, mulai dari pengetahuan umum, sosial, budaya, kecantikan, olahraga, kesenian, psikologi, kepribadian, serta pembentukan karakter.

Liliana Tanoesoedibyo selaku Chairwomen of Miss Indonesia Organization dan Ketua Dewan Juri Miss Indonesia 2022, menaruh harapannya agar para finalis bisa menorehkan prestasi terbaik.

“Penilaiannya selama masa karantina akan dinilai 70 persen, untuk di malam puncaknya sendiri 30 persen,”  ujar Liliana tentang penilaian Miss Indonesia 2022, dalam jumpa pers virtual, Jumat (9/9).

Senada dengan Liliana, Miss Indonesia 2021, Carla Yules, berharap kelak yang menerima crown Miss Indonesia 2022 bukan hanya cantik, tapi juga dari manners, impresive.

“Manners, impresive itu seluruhnya dipenuhi karena itu merupakan kriteria dari Miss Indonesia. Yang terpenting ia harus memiliki inner beauty dari dalam, yaitu hati, pikiran, dan seluruh jiwa raga itu harus dipenuhi oleh kebaikan,” ungkap Carla peraih posisi 6 besar Miss World 2021 dan berhasil menjadi Miss World Asia 2021, ini.

Menariknya, Malam Puncak Miss Indonesia 2022 yang disiarkan langsung RCTI dari Studio RCTI+ dikemas sebagai tayangan yang menginspirasi serta menghibur.

Sederetan artis ternama Indonesia akan tampil di panggung yang megah ,di bawah tata lampu menawan nan memanjakan mata para pemirsa yang menyaksikan.

Selain artis Tanah Air, juga bakal hadir tamu spesial dari Miss World Organization yaitu Miss World 2021, Karolina Bielawska.

Bagi pemenang Miss Indonesia 2022, berhak mewakili Indonesia di ajang kencantikan bergengsi tingkat dunia yaitu Miss World.

Saksikan malam puncak Miss Indonesia 2022 Kamis, 15 September 2022 pukul 17.00 WIB hanya di RCTI. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending