Connect with us

Musik

Masyarakat DKI Jakarta Kehilangan Seluruh Duta Provinsi Jagoannya di Babak Top 16

Published

on

Jihan (DKI Jakarta)

Kabarhiburan.com – Masyarakat DKI Jakarta resmi kehilangan seluruh Duta Provinsinya di Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021 Indosiar. Kepastian ini menyusul Jihan yang tersenggol pada Babak Top 16 Grup 2 Result Konser LIDA 2021, yang berlangsung Minggu (30/5) malam.

Jihan harus menyusul Sawitri yang sudah tersenggol sebelumnya, pada Babak Top 16 Grup 1 Result, Jumat (28/5) silam.

Kedua Duta Provinsi DKI Jakarta tersebut bisa saja karena tantangan yang mereka hadapi kian  kian berat. Apalagi, jumlah peserta kian mengerucut membuat persaingan menuju tangga juara pun makin sengit.

Tantangan yang dihadapi seluruh Duta Provinsi yang tergabung dalam empat grup pada babak Top 16 adalah tampil dua kali: Konser Show dan Konser Result.

Kalau pada Konser Show, setiap Duta Provinsi menyanyikan lagu dangdut koplo yang diaransemen berbeda. Maka pada Konser Result, mereka menyanyikan lagu milik salah satu musisi dangdut kenamaan Tanah Air, di hadapan sang pemilik lagu.

Yunita Ababiel

Konser Babak Top 16 Grup 2 Result menghadirkan Jihan (DKI Jakarta) bersaing dengan tiga Duta Provinsi lainnya, yakni Rio (Sumatera Barat), Ratna (Kalimantan Selatan) dan Faisal (Kalimantan Tengah). Mereka menyanyikan lagu-lagu yang dipopulerkan oleh Yunita Ababiel.

Segera saja, kehadiran Yunita Ababiel langsung mengobati kerinduan pecinta musik dangdut dengan suara cengkok khasnya pada lagu Gundah.

“Suatu kebanggaan bagi saya karena lagu-lagu saya masih dapat terus dinikmati di kompetisi bergengsi ini,” ujar Yunita Ababiel dengan wajah sumringah.

Kompetisi dibuka dengan lagu Trauma dinyanyikan oleh Faisal (Kalimantan Tengah). Ia sukses meraih empat standing ovation dari Dewan Juri Inul Daratista, Rita Sugiarto, Fildan DA, dan Fomal.

Soimah tidak memberikan standing ovation, karena menilai Faisal belum mengeluarkan aura bintang. Sebaliknya, Fildan DA memberi pujian lantaran Faisal tampil beda dari sebelumnya. “Kamu keren sekali malam ini. Tapi saya juga setuju dengan Soimah, kamu harus dapat lebih mengeluarkan aura bintang yang kamu miliki”, ujar Fildan DA.

Tampil sebagai peserta kedua, Jihan (DKI Jakarta) berupaya mencuri perhatian Dewan Juri lewat lagu Terguncang. Hanya saja, Jihan gagal meraih standing ovation.

Inul Daratista yang kerap memberikan standing ovation bagi Jihan di babak sebelumnya, kali ini mengaku tidak puas. Inul Daratista dan Fildan DA menilai banyak kontrol nada yang tidak sesuai.

“Jihan sebenarnya sudah memiliki modal yang sangat bagus. Hanya saja, secara kualitas vokal masih banyak yang perlu ditambahkan,” imbuh Soimah.

Berbeda dengan Ratna (Kalimantan Selatan), kembali sukses mencuri hati Dewan Juri. Suaranya yang syahdu saat mengantarkan lagu Katakanlah, berhasil mendatangkan lima standing ovation.

Bahkan, Yunita Ababiel ikut terpana menyaksikan penampilan Ratna, menyanyikan lagu ciptaan suami yang diciptakan oleh suami Yunita Ababiel.

“Kamu membawakan lagu ini dengan sangat pas. Begitu juga dengan improvisasi yang sangat bagus. Lagu ini luar biasa, ditambah kamu menyanyikan begitu baik,” puji Inul Daratista. Soimah juga mengaku puas menyaksikan penampilan Ratna.

Kompetisi ditutup oleh penampilan Rio (Sumatera Barat) dengan lagu Maha Cinta. Hanya saja, dinilai belum maksimal sehingga tidak meraih standing ovation. Menurut Yunita Ababiel, ada syair lagu Maha Cinta yang tidak Rio nyanyikan.

“Rio seharusnya tidak melakukan itu. Apalagi disini ada penyanyi aslinya. Kamu harus lebih fokus lagi,” pinta Fildan DA, yang diamini Soimah, yang kecewa pada Rio karena melakukan kesalahan sama meski sudah menyanyikan ulang.

Dukungan Kepada Duta Favorit

Melakukan kesalahan, Rio ditetapkan polling berada di posisi teratas dan berhak melaju ke babak Top 12. Sementara Ratna (Kalimantan Selatan) berada di posisi terrendah bersama Faisal (Kalimantan Tengah) dan Jihan (DKI Jakarta).

Dewan Juri sepakat untuk menyelamatkan Ratna untuk melaju ke babak Top 12 bersama Rio. Sementara perolehan polling akhir, Faisal berhasil mengungguli Jihan. Itu artinya, langkah Jihan terhenti di babak Top 16 LIDA 2021.

Supaya Duta Provinsi kebanggaan pemirsa dapat tetap bertahan di panggung LIDA 2021, dapat dilakukan dengan cara mudah. Cukup dengan memberikan dukungan kepada Duta Provinsi favorit Anda melalui aplikasi Shopee selaku official voting partner LIDA 2021.

Atau, kirim SMS ke 97288 dengan format: LIDA (spasi) Nama Duta dengan tarif Rp 2.200 per sms. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

QODIR Band Nyanyikan Ulang Lagu ‘Bangun Tidur’ Kemasan Baru

Published

on

By

QODIR Band Nyanyikan ulang lagu ‘Bangun Tidur”. (Foto: Dok. Qodir Band)

Kabarhiburan.com – Band QODIR remake lagu fenomenal berjudul ‘Bangun Tidur’, yang dahulu pernah dipopulerkan mendiang Mbah Surip. Lagu yang nyeleneh dan bergaya lucu, sangat akrab di telinga era tahun 2000, mengingatkan pada gaya mediang Mbah Surip yang slengekan. Jadilah lagu ‘Bangun Tidur’ pupuler pada 2003.

Kini lagu tersebut dinyanyikan dengan kemasan baru dengan aura rock yang kekinian ala QODIR Band.

“Asal muasal ide lagu ini muncul dari Dul Jaelani. Dul yang punya ide, dia suka banget lagu itu karena katanya dia kaum rebahan. Jadi kami ingin buat lagu dengan aransemen untuk kaum rebahan, tapi dalam nuansa penuh semangat dan tentu rock,” ungkap Axel CB, salah satu personil Band QODIR.

“Karena kami ingin memperjuangan musik rock agar kembali ke skena komersial, tentu bersama band rock gen z lainnya,” ujar Axel CM didampingi Dul Jaelani dalam keterangannya, Senin, 16 Januari 2023.

“Awalnya, kita memang sering banget membawakan lagu ini secara live. Karena kita emang suka banget lagu ini. kita suka mendengarkan lagu mendiang Mbah Surip ini di saat-saat sedih,” ujar Dul.

“Jadi kami ingin membuat versi audionya saja sebagai bentuk portofolio meng-cover lagu orang tapi tentu dengan warna kami,” sebut Dul Zaelani memberi alasan atas remake lagu ‘Bangun Tidur’.

Proses rekaman lagu ‘Bangun Tidur’ digarap dengan sentuhan live di studio rekaman. Sentuhan inilah yang membuat proses pembuatan lagu Bangun Tidur ala QODIR Band menjadi unik.

“Uniknya saat kami memutuskan untuk membuat rekaman lagu ini secara live recording. Kami ingin merasakan perjuangan musisi jaman dulu yang kalau rekaman harus satu take.

Kesulitannya, ya harus main bener dari awal sampai akhir. Alhamdulillah Qodir berhasil ,” ungkap Dul Jaelani yang bertindak sebagai vokalis sekaligus bassit.

Untuk bisa menyanyikan ulang lagu Bangun Tidur, QODIR sudah meminta izin dengan pihak-pihak terkait.

“Urusan izin lagu sudah diurus di awal-awal. Saya orang yang sangat mengapresiasi pencipta lagu dan segala bentuk administrasinya. Saya pribadi sudah berbincang via WhatsApp dengan Mas Varid putra dari Alm. Mbah Surip sebagai bentuk kulonuwun. Tentu juga sudah berbicara kepada pihak publishing Falcon, dan mendapatkan izin resmi dari mereka ,” tutur Dul Jaelani.

Dengan dirilisnya lagu ‘Bangun Tidur’ versi QODIR diharapkan bisa jadi alternatif bagi generasi Z sekarang ini.

Lagu ‘Bangun Tidur’ sudah bisa didengarkan di channel Youtube dan Spotify. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Debut Single ‘Cerita Manis’, Levi Gandeng Dewa Budjana dan Musisi Kenamaan

Published

on

By

Levi Kolaborasi Dewa Budjana, Luncurkan single ‘Cerita Manis’. (Foto: Dok. RHD)

Kabarhiburan.com – Memasuki 2023 industri musik Indonesia semakin berwarna. Salah satunya datang dari Levi, penyanyi pendatang baru asal Jakarta yang memulai debutnya dengan meluncurkan single ‘Cerita Manis’.

Lirik ditulis langsung oleh ayahnya, Lemmy R Ibrahim, lalu aransemen oleh Dik. ‘Cerita Manis’ mengisahkan tentang kenangan manis saat remaja.

“Lagunya tentang kenangan anak sekolah SMA yang sudah punya jalan hidupnya masing-masing. Kalau ditanya ada related nya sama pengalaman Levi justru nggak ada,” ungkap Levi.

Levi menjelaskan proses penggarapan lagu hingga masuk dapur rekaman, ternyata sangat singkat. Sang ayah, Lemmy, bahkan mengajak musisi kenamaan seperti Dewa Budjana, Gilang Ramadhan, Shadu Rasjidi, Iwang Noorsaid dan Happy Pretty untuk bekerjasama.

“Prosesnya terhitung enam bulan sampai rilis. Akhir Agustus lalu, papa tiba tiba kirim lagu dan minta aku latihan, besoknya masuk rekaman. Selanjutnya giliran Om Budjana, Om Gilang, Om Shadu, Tante Happy Pretty, dan yang terakhir Om Iwang Noorsaid buat rekaman,” kenang Levi yang kini genap 20 tahun.

“Setelah rekaman selesai, syuting video clip bareng Om Gilang dan Om Budjana. Selanjutnya urus untuk launching lagunya aja. Jadi, yang butuh waktu itu persiapan launching lagunya,” ujar Levi menambahkan.

Pertama kali masuk dapur rekaman sekaligus berkolaborasi dengan musisi kenamaan, sempat membuat Levi merasa canggung.

“Pastinya jadi kebanggaan untuk diri sendiri, bisa kerja bareng sama musisi ternama. Jadi sebuah impian juga sejak dulu punya single. Ternyata terwujud walau tak terpikir kolaborasi sama musisi hebat,” ungkapnya.

Levi yang terlahir dari keluarga yang hobi menyanyi, membuatnya terbawa mencintai dunia tarik suara. Levi mengaku senang menyanyi sejak kecil.

“Oma, tante, om juga pada suka nyanyi karaoke gitu jadinya aku terbawa suka. Apalagi kalau nyanyi di kamar mandi, happy aja bawaannya. Wah ternyata suara aku bagus juga,” selorohnya.

Levi menaruh harapan agar ‘Cerita Manis’ bisa diterima oleh penikmat musik Indonesia. Ditambah lagi, single ‘Cerita Manis’ mampu mewakili perasaan siapa saja yang mendengarkan.

“Setelah ‘Cerita Manis’, Levi berharap bisa kolaborasi bersama musisi-musisi Indonesia lainnya,” pinta Levi. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

DeHills Corporation Awali 2023 dengan Konser ‘Semua Jadi Satu’ di Lima Kota Besar

Published

on

By

Kabarhiburan.com – DeHills Corporation akan membuka 2023 mendatang dengan konser ‘Semua Jadi Satu’, yang menyatukan 4 legenda musik Tanah Air, yakni Fariz RM, Deddy Dhukun, Mus Mujiono dan Vina Panduwinata.

Konser ‘Semua Jadi Satu’ akan digelar di 5 kota besar Indonesia, mulai dari Makassar, Medan, Surabaya, Yogyakarta dan Bandung.

Keempat legenda musik akan membuka rangkaian konser mereka dari Makassar, yakni di  UpperHills Convention Hall, Makassar, pada 25 Januari 2023 mendatang.

Show Director konsernya,  Atoek Fatturachman, menjanjikan bahwa konser ‘Semua Jadi Satu’ akan menghadirkan banyak kejutan pada setiap konsernya yang layak untuk dinantikan oleh penonton dan penggemar keempat legenda musik.

“Kejutan seperti apa, silahkan datang dan tonton konser ‘Semua Jadi Satu’,” tulis Atoek Faturrachman pada keterangan tertulis, Minggu, 11 Desember 2022.

Di industri musik Indonesia, Fariz RM, Deddy Dhukun dan Mus Mujiono adalah musisi, vokalis sekaligus pencipta lagu, yang karya-karyanya tidak lekang oleh waktu.

Hasyim Arsal Alhabsi selaku penanggungjawab deHills Corporation menyebutkan bahwa, ide menghadirkan konser ini adalah untuk menghidupkan kembali memori sebagian orang dengan lagu-lagu dari Fariz RM, Deddy Dhukun, Mus Mujiono, yang hingga saat ini masih diminati oleh penggemar musik Tanah Air.

“Melalui DeHills Production, kami akan hadir di dalam industri kreatif Tanah Air dengan menghadirkan sebuah konser,” ujar Hasyim Arsal Alhabsi.

Ia juga mengingatkan bahwa pemesanan tiket konser ‘Semua Jadi Satu’, bisa dilakukan melalui aplikasi deHills yang sudah bisa di download AppStores dan Play Stores.

Yogie Pribadi dari deHills Digital menambahkan, sebagai sebuah aplikasi super Apps, aplikasi DeHills selain memiliki fitur ticketing, juga bisa menjadi partner untuk semua event organizer juga promotor musik. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending