Connect with us

Selebritas

Mediasi Gagal, Aida Saskia Tetap Ingin Cerai dari Mahendra

Published

on

Aida Saskia sesaat setelah keluar dari Ruang Mediasi, Pengadilan Agama, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Upaya hakim mediator untuk mendamaikan sekaligus menghindari perceraian, antara penyanyi Aida Saskia dan suaminya, Mahendra Pramadiyo menemui jalan buntu.

“Dalam mediasi tidak menemukan musyawarah untuk damai, sehingga sidang dilanjut. Masing-masing punya keinginan yang belum bisa menyatukan pandangan,” ujar Dadang, SH, selaku kuasa hukum Aida Saskia, di Pengadilan Agama, Cibinong, Bogor, Kamis (27/9).

Perbedaan pandangan yang dimaksud, Aida sebagai penggugat menginginkan perceraian, sebaliknya Mahendra ingin melanjutkan rumah tangga.

Dadang menambahkan, sidang yang akan datang mulai membahas materi gugatan. Meski berlanjut masih terbuka upaya untuk melakukan upaya damai.

“Jika kedua belah pihak menginginkan perdamaian, selama proses persidangan yang akan datang,” ujar Dadang didampingi Putri Echatarina, SH.

Situasi ini sekaligus mematahkan keinginan Aida, yang sebelumnya menginginkan persidangan berjalan mulus hingga majelis hakim memutuskan cerai. Harapan tersebut muncul dari Mahendra yang konon sudah menjanjikan, tidak akan mencampuri proses persidangan.

“Rupanya Rindra (Panggilan Aida kepada suaminya, Red.) berubah pikiran. Saya kaget, melihat dia hadir di ruang mediasi,” ujar Aida yang masih keukeuh ingin bercerai dari Mahendra yang telah memberinya dua anak.

“Saya masih tetap pada pendirian saya. Pernikahan ini sudah tidak bisa dilanjutkan karena terlalu banyak ketidakcocokan dan perselisihan, yang aku pikir akan mengganggu mental anak-anak.

Bagi Aida, ketidakcocokan mereka juga sudah tidak bisa dipaksakan untuk tetap bersatu dalam rumah tangga.

“Sebelumnya, sudah ada kesempatan pertama, kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya, yang saya berikan pada Rindra. Saya memaksakan diri untuk menunggu perubahan suami, sampai akhirnya meledak sendiri,” cetus Aida yang menghargai sikap suami yang ingin mempertahankan rumah tangga mereka.

“Kalau Rindra masih mau mempertahankan, itu memang hak dia. Saya tidak bisa memaksakan. Tapi bagi saya untuk apa lagi sih?” tambahnya.

Aida berjanji akan terus menjalin silaturahmi yang saling menghargai satu sama lain, sebagai teman atau saudara, meski sudah bercerai.

“Kenapa enggak? Dari pada masih  menjalin suatu hubungan pernikahan tapi tidak ada  rasa saling menghargai satu sama lain,” ujar Aida yang mencontohkan hubungan baik pertemanan dengan mantan pacarnya tempo dulu, tanpa menyebut lebih detail.

“Lebih baik jangan diperpanjanglah rumah tangga ini. Kalau tidak bisa diperbaiki, lebih baik disudahi,” ujar Aida, yang mengesamping alasan Mahendra mempertahankan rumah tangga demi tumbuh kembang anak.

“Kalau hanya demi anak supaya mental anak tidak rusak, maka perlu mempertahankan rumah tangga ini. Itu semua tergantung pendidikan yang kita berikan kelak,” pungkas Aida.

Berusaha Mengklarifikasi

Mahendra membenarkan keinginannya untuk mempertahankan rumah tangga yang mereka bisa selama empat tahun tersebut.

“Saya merasa persoalan kami sederhana saja. Bisa diselesaikan dengan hanya duduk bareng dan bicara baik-baik, enggak perlu sampai ke Pengadilan Agama,” ujar Mahendra yang bekerja di bidang properti ini.

Bagi Mahendra, sesuatu yang memang mengalami kendala, sebaiknya diperbaiki. Bukan diakhiri, lantaran kedua anak mereka yang masih memerlukan perhatian dari kedua orang tua yang utuh dalam rumah tangga.

“Enggak tahu pemikiran Aida, sehingga dia merasa ini tidak bisa dilanjutkan. Sekarang kami mencari jalan tengah sajalah,” ujar Mahendra.

Caranya? Mahendra mengatakan, dengan mengklarifikasi apa saja yang tertulis di dalam materi gugatan.

“Namanya rumah tangga, tentu saja ada perbedaan pemahaman, dan beda visi. Itu hal yang wajar.  Namanya konflik, jangankan di dalam rumah tangga, kehidupan sehari-hari pun  sudah banyak konflik. Sekarang bagaimana kita menyelesaikan dan dengan cara apa?” ujar Mahendra setengah bertanya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritas

Penyanyi Legendaris Koes Hendratmo Wafat pada Usia 79 Tahun

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Dunia hiburan Tanah Air kembali diterpa kabar memilukan. Salah satu penyanyi legendaris, yang lebih dikenal sebagai presenter kuis Berpacu Dalam Melodi, Koes Hendratmo, wafat pada usia 79 tahun, Selasa (7/9).

Kabar Koes Hendratmo meninggal dunia diketahui dari unggahan sosial media milik Tantowi Yahya, Instagram @tantowiyahyaofficial pada Selasa 7 September 2021, Tantowi Yahwa mengenang jasa mendiang dalam perjalanan karirnya.

Tantowi Yahya menyebut Koes Hendratmo merupakan sosok yang menemukan bakatnya jadi presenter.

Hari ini kita kehilangan seniman besar yang selama hidupnya dikenal sebagai penyanyi dan pembawa acara handal, Koes Hendratmo. Mas Koes berpulang dengan tenang di kediamannya di Jakarta menyusul isteri tercinta, Aprilia yang wafat 100 hari lalu. Adalah mas Koes yang menemukan bakat saya sebagai pembawa acara. Dialah yang mengenalkan saya ke ratu kuis, Ani Sumadi. Dan selanjutnya adalah sejarah. Mas Koes adalah mentor dan panutan saya. Untuk beberapa lama saya sulit untuk melepaskan gayanya dalam penampilan saya. Senyum tulusnya membuat dia sangat ramah dan bersahabat. Begitu besar pengaruh dan jasa mas Koes buat saya. Selamat jalan mentor dan idolaku. Engkau akan selalu kami rindukan. Semoga engkau dipertemukan kembali dengan April di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Tantowi Yahya dalam unggahannya.

Foto: Instagram @tantowiyahyaofficial

Pihak keluarga menyebut meninggalnya Koes Hendratmo, karena serangan jantung. Hal ini dibenarkan oleh Nia, manajer Bonita.

“Kemungkinan meninggal karena jantung. Beliau memang punya riwayat penyakit jantung” lanjut Nia selaku manajer Bonita, anak kedua mendiang Koes Hendratmo dari tiga bersaudara.

Kepergian Koes Hendratmo menyusul istri tercintanya, Aprilia Puspitawati, yang meninggal dunia pada Kamis (20/5) silam.

Mendiang Koes Hendratmo melejit namanya di dunia hiburan melalui kuis Berpacu Dalam Melodi yang dia bawakan selama 26 tahun, terhitung sejak 1988 hingga 2014. (TS)

Continue Reading

Selebritas

Kuliah dan Bisnis Kecantikan, Selebgram Maenda Nindya Pilih Menetap di Shanghai

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Setelah dibuat nyaris lumpuh akibat pandemi Covid-19, negera Cina dikabarkan mulai berbenah untuk mengurangi dampak pandemi.

Situasi melegakan itu turut menginspirasi bagi selebgram cantik Maenda Nindya untuk  menetap di kota Shanghai, China, sekaligus menempuh pendidikan di salah satu universitas di sana.

Di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswi, Maenda Nindya juga mengembangkan bisnis kecantikan di negeri tirai bambu tersebut.

Gadis kelahiran kota Bandung, 15 Maret 1996 itu tengah merintis usaha klinik kecantikan yang sudah menampilkan hasil yang bagus. Seperti ditulis pada akun media sosial miliknya.

“Iya. Saya tinggal di Shanghai, dan mempunyai bisnis kecantikan di sana,” ujar Maenda Nindya saat dihubungi lewat akun media sosialnya @maendanindya, baru-baru ini.

Gadis yang akrab disapa Princess ini menjelaskan bahwa bisnis kecantikan yang digelutinya kini mendapat respon yang bagus dan cukup diminati oleh kaum hawa di kota itu.

“Di klinik kecantikan saya ada berbagai perawatan kecantikan, diantaranya laser, facial, dan treatment-treatment lainnya,” sambung Princess Maenda Nindya.

Gadis yang memiliki tinggi badan 168 Cm ini juga menggeluti hobi yang unik. Selain menyukai dunia fashion, traveling dan kuliner, Maenda Nindya juga hobi membuat filter Instagram. Bahkan, ia kerap membuatkan filter foto Instagram untuk orang lain jika diminta.

“Iya, awalnya sih karena pengen punya filter sendiri. Jadi kan bisa bikin sesuai yang aku mau,” tutur gadis yang sangat suka berfoto ria ini.

Menjawab tentang target bisnis kecantikannya, Princess Maenda Nindya berharap bisnis klinik kecantikannya itu bisa berkembang lebih maju lagi ke depannya.

“Iya, semoga aja ke depannya bisa lebih maju lagi. Saya buka usaha di Shanghai ini juga karena di sini itu sudah tidak terdampak pandemi lagi,” jelas Princess Maenda Nindya. (TS. Foto-foto: Dok. Pribadi)

Continue Reading

Selebritas

Antara Nyanyi dan Dokter, Ini Jawaban Sang Juara LIDA 2021

Published

on

By

Iqhbal (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Iqhbal, Sulis, Ratna, Rio dan Faisal, tengah berbahagia dan siap memulai karir di dunia tarik suara di Tanah Air. Mereka baru saja meraih sukses sebagai 5 besar pada ajang menyanyi dangdut terbesar di Indonesia, LIDA 2021.

Terlebih Duta Sumatera Barat, Iqhbal, yang sukses menjadi pemenang utama ajang LIDA 2021. Prestasi yang membanggakan tersebut memberinya hak untuk memboyong piala bergilir LIDA ke Sumatera Barat.

Pria dengan nama lengkap Rahmadonal M Iqhbal ini juga menerima hadiah uang sebesar Rp 500 juta serta sebuah single perdana dalam karirnya sebagai penyanyi dangdut.

“Hadiah dari Indosiar untuk membiayai orangtua naik haji dan melunasi hutang keluarga. Jujur orangtua banyak keluar biaya selama kuliah di Kedokteran,” jelas Iqhbal dalam acara ‘Semangat Senin’, Indosiar (30/8).

Iqhbal yang juga seorang dokter muda ini, berhasil mencuri perhatian dewan juri dan pecinta musik Indonesia berkat karakter suaranya yang khas. Siapa sangka, hobinya menyanyi telah membawanya ke tempat teratas di ajang LIDA 2021.

Pria asal kota Pariaman, Sumatera Barat ini mengaku tidak menduga bisa berada di titik seperti sekarang.

“Selama di LIDA semakin bertambah ilmunya dan teman-teman juga bertambah. Yang menarik, adalah kualitas vokal, koreo dan penampilan juga semakin bagus untuk terjun di dunia entertain,” tutur Iqhbal.

Dengan kata lain, Iqhbal harus berkarya demi mempertahankan prestasi karena menyangkut nama baik alumni LIDA 2021 yang harus mempertahankan kualiatas.

Menjawab pertanyaan antara penyanyi atau dokter, Iqhbal mengatakan bahwa profesi dokter karena cita-cita dan keinginan orangtua. Sedangkan menyanyi adalah hobi.

“Alhamdulillah, Iqhbal akan menyelaraskan keduanya, dokter dan menyanyi. Iqhbal tertap berkarir sebagai penyanyi dan praktek dokter tetap berlanjut. Bahkan, Iqhbal ingin lanjut untuk meraih dokter spesialis,” jelas Iqhbal.  (TS)

Continue Reading
Advertisement

Trending