Connect with us

Sinetron

Meet and Greet ‘Dari Jendela SMP’ Ungkap Aktor Idola Hingga Aneka Gombalan Maut

Published

on

Kabarhiburan.com – Sepekan lamanya berlalu, namun Rey Bong masih mengenang, saat diminta memerankan secuil karakter Ken yang diperankan Giogino Abraham dalam sinetron Love Story The Series, pada meet and greet sebelumnya.

Bagi Rey Bong kesempatan memerankan Ken merupakan pengalaman menyenangkan karena karakter tersebut sangat menantang baginya. Alasannya, dimainkan oleh salah satu idolanya, Giorgino Abraham, yang kerap dijadikan sebagai  sosok sumber inspirasinya dalam berakting.

Pengakuan tersebut, Rey Bong ungkapkan kepada SCTV Fevers dalam Live Streaming aplikasi Vidio (akses di Vidio.com – pilih Live – pilih Meet and Greet “Dari Jendela SMP”) pada hari Sabtu (13/3).

Rey Bong dan Sandrinna Michelle.

“Karakter yang gue pingin banget itu, memerankan kepribadian ganda,” tambahnya dengan mimik wajah serius.

Selain Rey Bong, acara Meet and Greet Dari Jendela SMP juga menghadirkan Sandrinna Michelle, Saskia Chadwick, Kiesha Alvaro, Rayensyah Rassya, Aqeela Qalista, Safira Ratu Sofya, Emiliano Cortizo, Jefan Nathanio, Gema Vyandra, Clay Gribble, dan Liyan Zev.

Kehadiran mereka langsung disambut gembira oleh lebih dari 24 ribu SCTV Fevers melalui kolom chat.

Rey Bong dan Sandrinna Michelle mengawali acara meet and great yang dipandu oleh host Dony dan Tia. Keduanya menggali seputar kesan Rey Bong dan Sandrinna saat tampil dalam Meet and Greet Sinetron SCTV All Stars pada Sabtu (6/3) silam.

Dalam kesempatan yang sama, Sandrinna mengaku senang memerankan Maudy yang dimainkan Yasmin Napper di sinetron Love Story The Series. Di pun ingin memainkan karakter yang berbeda dari peran yang dimainkan sebelumnya.

Sandrinna yang juga penikmat drama korea,  ingin mencoba peran sebagai  perempuan dengan gangguan mental.

”Aku nonton drama korea dan ceweknya ganguan mental dan keren banget, dan mentalnya nggak normal dan menurutku aku tantangan banget,” kata sandrinna mengakui bahwa dirinya seorang ARMY karena menyukai BTS.

Sementara Jefan dan Gema membocorkan scene terakhir yang mereka lakukan di lokasi syuting, bersama Aqeela Qalista dan Safira Ratu Sofya.

Rassya Hidayah dan Aqeela Calista.

Bagi Aqeela, sosok Rassya adalah baik hati, persis seperti sosok Indro yang diperankan di sinetron Dari Jendela SMP.

“Aqeela kamu tau ga, kamu kaya sendok karena sering mengaduk-aduk pikiranku” goda Rassya ke Aqeela hingga membuat pemain lainnya riuh.

Berbeda dengan Safira yang mengaku capek oleh scene yang menguras emosi untuk mendalami aktingnya sesuai tuntutan skenario. Itu sebabnya ketika diminta merayu Emiliano, Safira kontan mengeluarkan simpanannya.

“Notifnya di HP getarnya di hati” dan “kamu tuh kaya warteg, sederhana tapi berkualitas” ungkap Safira saat gombal ke Emiliano.

Tak mau kalah, Emiliano membalas Safira dengan gombalan tak kalah kocak. “Nasi apa yang romantis? When I see your face”, ujar Emiliano yang disambut tawa rekan-rekannya. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinetron

Intan Permata dan Bima Samudra Tak Canggung Beradegan Mesra di Sinetron ‘Angling Dharma’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Bagi penggemar serial kolosal ‘Angling Dharma’, pasti tidak asing lagi dengan Patih Batik Madrim dan istrinya Dewi Kusuma Gandawati. Kedua tokoh tersebut akan diperankan oleh aktor Bima Samudra dan aktris Intan Permata.

Keduanya akan adu akting sebagai suami istri dalam sinetron kolosal ‘Angling Dharma’ yang siap tayang di aplikasi Maxstream. Bima dan Intan mengaku tak canggung saat harus beradegan mesra layaknya suami istri.

“Chemystry dapat banget ya, klop gitu, karena memang keseharian bersahabat,” tutur Intan Permata, Senin (20/9/2021).

Intan Permata mengaku sering berdiskusi tentang akting yang dilakoninya tersebut dengan Bima Samudra.

“Di lokasi syuting kita sharing bareng, saling dukung saja saat beradu akting,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Bima Samudra yang mengatakan tak canggung saat beradegan dengan Intan Permata yang berperan sebagai Dewi Kusuma Gandawati.

“Kami latihan silat bareng, karena ini kan sinetron kolosal ya. Kita saling dukung aja, saling evaluasi jika ada kekurangan, saling support,” terangnya.

Intan dan Bima berharap sinetron yang mereka bintangi tersebut digemari masyarakat Indonesia.

“Semoga akting kita bagus dan cerita sinetronnya juga menarik, di sinetron ini memang ada suka dan dukanya dan itu pengalaman berharga buat kita,” tandas Intan Permata.

Continue Reading

Sinetron

Shanice Margaretha Cerita Pertama Main Sinetron ‘Naluri Hati’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Memasuki pekan ketiga sinetron ‘Naluri Hati’ tayang di SCTV, setiap hari pada pukul 21.30 WIB. Aktris Shanice Margaretha Lie mengenang masa-masa awal pertama kali terjun ke sinetron striping, yakni di sinetron ‘Naluri Hati’.

Semua berawal dari tawaran rumah produksi SinemArt. Tawaran untuk main di sinetron, meski hal baru baginya tidak disia-siakan, seperti diceritakan gadis berusia 24 tahun ini kepada wartawan, Jumat (17/9) sore.

Shanice memang sudah membintangi lebih dari dua puluh judul FTV dan sebuah film layar lebar.

“Ini striping pertama, rasanya wow amazing, seru. Dapat cerita yang enggak biasa penggarapannya dari SinemArt. Enggak ‘kaleng-kaleng’,” ujar Shanice, didampingi Samuel Zylgwyn dan Brian Mckenzie.

“Dapat lawan main, para senior pula. Memang kami ada gap usia, tetapi mereka awet muda dalam hal selera, bercanda, sehingga asyik-asyik aja diajak berdiskusi tentang akting,” ujar Shanice yang berharap karya mereka disukai pecinta sinetron Tanah Air.

“Syuting di Bali, juga seru. Bisa kerja sambil refresihing. Ha ha ha,” celoteh Shanice riang.

Menariknya, sutradara Gita Djun memercayakan Shanice memainkan karakter gadis yang mengalami amnesia partial (ketidak mampuan mengingat beberapa orang dalam jangka waktu tertentu). Di satu sisi, Shanice sebagai Dinda, lalu di sisi lain menjadi sosok Nayla.

Karakter Shanice yang demikian, membuat penonton selalu terbawa perasaan. Pada episode 17, misalnya, Shanice yang memerankan Nayla sedang tidur, kemudian bermimpi didatangi pria asing, yang diperankan Anwar Fuadi.

Nayla sama sekali tak mengenali sosok pria itu, namun merasa pernah bertemu di satu tempat. Karena hilang ingatan, Nayla tak bisa menemukan jawaban atas mimpinya.

Nayla lalu mencari tahu tentang mimpinya dengan menemui ibu sambungnya, Rina (Debby Cinta Dewi). Dia datang ditemani kekasihnya, Zain (Samuel Zylgwyn). Perlahan mimpi itu mulai menemukan jawaban. Dari sini sedikit terungkap tentang sosok Nayla.

Demi menguatkan karakternya sebagai penderita amnesia partial, Shanice mengaku tidak perlu jauh-jauh belajarnya. Informasinya didapat dari media sosial, lalu dilengkapi dengan arahan sutradara.

“Baik sebagai Nayla maupun Dinda, kartakternya sama, yakni jago beladiri, ceria, peyayang dan tidak mendendam,” jelas Shanice yang membintangi film Persahabatan Bagai Kepompong ini.

Shanice membenarkan dirinya sebagai Nayla pacaran dengan Zain, sosok pengusaha yang ganteng, pemberani, berwibawa dan bertanggung jawab. Di sisi lain, saat sebagai Dinda, ia digadrungi oleh Sandy, seorang vokalis band.

Kekuatan karakter yang diperankan oleh masing-masing pemain, membuat sinteron ‘Naluri Hati’ mendapat sejumlah pujian dari netizen dan pemirsa SCTV. (Tumpak S. Foto-foto: Instagram)

Continue Reading

Sinetron

Choky Andriano Jadi Raja nan Jahat di Serial Kolosal Terbaru, ‘Angling Dharma’

Published

on

By

Choky Andriano (Instagram: ck.andriano)

Kabarhiburan.com – Wajah aktor Choky Andriano tentu sudah tidak asing lagi bagi penggemar serial kolosal Indonesia. Dia juga membintangi puluhan FTV. Bakat aktingnya semakin terasah, sejak pertama kali memerankan tokoh antagonis, di serial ‘Angling Dharma’ (2000 – 2005).

Menyusul serial kolosal lainnya, seperti ‘Karmapala’, ‘Misteri Gunung Berapi’, ‘Nyi Roro Kidul’, ‘Tutur Tinular’, ‘Brama Kumbara’, dan masih banyak lagi judul serial yang pernah dibintangi pria berusia 38 tahun ini.

Perjalanan panjang karirnya sebagai aktor, telah membentuk kemampuan Choky memerankan tokoh kerajaan yang mumpuni. Tak heran, hingga saat ini Choky masih akan wira-wiri karena Choky akan tampil di serial kolosal terbaru, berjudul ‘Angling Dharma’.

“Bermain sinetron laga memang sudah sering banget, memerankan tokoh-tokoh ksatria. Di sinetron sekarang, saya berperan sebagai Syudawirat, sosok Raja Malwapati yang hanya bersifat sementara menjadi raja,” tutur Choky Andriano.

Serial ‘Angling Dharma’ terbaru ini akan ditayangkan melalui aplikasi Maxstream. Ayah tiga anak ini akan beradu akting dengan Diana Dee, Afdal Yusman, dan Alyrine Jasmine.

Choky mengaku tidak asing lagi dengan karakter Syudawirat yang antagonis, tokoh yang pernah diperankannya pada tahun 2000 silam.

“Saya memerankan tokoh jahat memiliki karakter yang temperamental, pendendam, sakit hati terutama setelah kematian sang istri,” jelasnya.

Sementara aktor Afdal Yusman akan menjadi Angling Dharma, Raja Malwapati  yang memiliki rambut panjang lurus, tampan, gagah dan kharismatik. Adapun  Diana Dee memerankan Dewi Sekar Wangi selaku istri alias permaisuri Angling Dharma, Sri Ratu Malwapati.

“Sebagai permaisuri dari seorang raja besar, saya dituntut tampil cantik dan anggun, penyayang, bermental baja dan cerdas,” kata Diana Dee.

Sementara itu, untuk pemeran antagonis wanita akan diperankan oleh Alyrine Jasmine sebagai Siwa, tokoh ilmu hitam yang secara fisik dituntut untuk memiliki penampilan muda dan cantik untuk menarik para lelaki. (TS)

Continue Reading
Advertisement

Trending