Connect with us

Kuliner

Menikmati Sop Singkong Kuah Sapi, Kuliner Khas Sambas di ‘Kedai Ko Acung’ Bintaro

Published

on

Kabarhiburan.com – Indonesia menaungi begitu banyak budaya, etnis dan agama. Keberagaman tersebut turut mewarnai kulinernya. Untuk gabungan kuliner Nusantara dengan Melayu dan China biasa disebut peranakan.

Melihat beragamnya makanan kuliner peranakan di Indonesia, Kedai Kopi yang satu ini melihat peluang untuk melestarikan kuliner peranakan.

Kedai Kopi Ko Acung yang berlokasi di Ruko Bintaro Baru 89 No. 30-31, JL Jombang Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, menyajikan aneka kuliner peranakan khas Kota Sambas, Kalimantan Barat, yang halal dan harga terjangkau.

Sop Singkong Kuah Sapi (Foto: Istimewa)

Salah satu hidangan yang wajib coba adalah Sop Singkong Kuah Sapi, yakni seporsi misoa dan potongan singkong dipadu dengan kuah kaldu sapi yang gurih. Lalu, toppingnya berupa irisan daging sapi, ikan teri dan kacang goreng.

Pemiliknya, Ko Acung mengatakan, biasanya singkong dijadilan kolak atau digoreng. Kali ini singkong ada dalam sop.

“Singkongnya direbus, bukan digoreng dulu. Ini tentu lezat disajikan dengan sop yang panas,” jelas Ko Acung saat ditemui di Kopi Ko Acung di Ruko Bintaro Baru, Senin (25/1).

Sambil menikmati pagi hari, di Kedai Kopi Ko Acung sudah tersedia sarapan berupa Bubur Sapi Sop Ikan Teri atau Pisang Goreng Selai Kaya, yang asik dinikmati bersama segelas kopi susu hangat rasa kampung.

Kalau tidak suka minum kopi, kedai ini menyediakan beragam pilihan minuman segar, seperti Es Campur, Es Sonkit dan masih banyak lagi.

Senyaman ruang tamu teman

Semua sajian dapat dinikmati dengan nyaman, senyaman duduk ruang tamu teman dengan jendela-jendela besar dengan langit-langit yang tinggi nan lapang.

“Sepertinya makanan khas Kalimantan dengan konsep peranakan belum ada ya di Bintaro. Semoga Kedai Kopi Ko Acung bisa meramaikan pasar kuliner dan bisa diterima, sebingga masyarakat kian mengenal cita rasa daerah,” pinta Ko Acung, yang mengusung slogan ‘Selalu Bahagia’.

“Saya berharap pengunjung di kedai ini dapat pulang dengan membawa rasa bahagia,” katanya.

Seperti diketahui, Kopi Ko Acung berada di bawah naungan ARA Food, perusahaan yang bergerak di bidang Food & Beverage yang sudah melahirkan produk-produk makanan pesan antar seperti Ayam Pinggir Jalan, Ten-Chan Ricebowl, Bad Bone Burger, Go-Spot dan segera hadir Kebab 1001.

Semua makanan ini bisa dipesan melalui online di GoFood dan GrabFood. Sedangkan Jajan Pasar, makanan kecil tradisional, gerainya ada di Kopi Ko Acung. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kuliner

Influencer Berry dan Bella Siap Bawa Superames ke Berbagai Kota di Indonesia

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sepiring nasi dengan variasi lauk yang lengkap, apalagi kalau bukan nasi rames? Sebuah sajian yang mudah didapatkan di Indonesia adalah bukti popularitas nasi rames. Itulah yang menginspirasi pasangan influencer Gerry dan Bella untuk melahirkan bisnis kuliner dengan nama Superames.

Meraih sukses di gerai pertama, yang berlokasi di Jalan Tanjung Duren Barat No. 12 Jakarta Barat. Kini, Gerry dan Bella, ingin membawa nama Superames ke berbagai kota besar Indonesia.

Dilansir dari akun media sosial @superames.id, permintaan berdatangan dari Sobat Super (sebutan pecinta superames) di berbagai kota-kota besar di Indonesia, ingin ikut menikmati Superames. Situasi ini membuat Gerry dan Bella mulai menjalankan konsep bisnis kemitraan untuk Superames.

Belajar dari sukses entrepreneur Martalinda Basuki yang membangun cabang Cokelat Klasik di berbagai kota di seluruh Indonesia dan Ayu Zulia Shafira yang sukses dengan Whatsup Café dan Donuthing, membuat Gerry dan Bella mantap untuk menjalankan konsep bisnis kemitraan Superames ini.

“Dari hari pertama buka, sudah banyak banget emang yang minta. Misalnya, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Bandung, Jogja, Bali sampai NTB juga ada. Kini, kami coba bikin konsep kemitraannya,” ujar Gerry dalam keterangannya, Sabtu (10/7).

“Konsepnya gampang untuk dikelola. Bisa dijalankan semua orang dan harga kemitraan juga relatif terjangkau,“ jelas influencer ternama asal Jakarta ini.

Gerry dan Bella meyakini Superames sangat bisa diterima di kota-kota lain di Indonesia berkat sajian lauk pauk khas. Sebut saja, mie, tumis buncis, sambal goreng kentang, telur crispy dan lauk krengsengan yang akrab di lidah semua orang Indonesia.

Apalagi, saat menikmati sajian superames, nuansanya seperti makan masakan rumah. Harganya pun sangat terjangkau, cukup hanya dengan 15 ribu rupiah sudah bisa mendapatkan satu porsi sajian makanan Superames.

Harga kemitraan yang relatif terjangkau menjadi daya tarik bagi Gerry dan Bella untuk membuat Superames berkembang. Demikian pula kualitas dan kuantitas bahan baku tetap terjaga, sehingga saat mitra yang bergabung sudah banyak, bahan baku juga tetap terjamin.

Selain karena banyaknya permintaan, konsep bisnis kemitraan Superames menjadi motivasi Gerry dan Bella untuk menciptakan lapangan kerja sebanyak mungkin, sekaligus memberi solusi bagi pemerintah dalam membenahi perekonomian Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading

Kuliner

Kiat Sukses Peter Then, Pengusaha Resto Indonesia di USA Raih Michelin Guide

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kejelian melihat kebutuhan konsumen serta kemampuan menyesuaikan keinginan konsumen di negara multilultural dalam meracik rasa makanan. Di sisi lain, meyakini bahwa industri kuliner di Amerika Serikat akan terus berkembang.

Itulah kunci keberhasilan bisnis kuliner Peter Then, sejak pertama kali membuka restoran di negeri Paman Sam. Terbukti, kejelian dan kerja keras dalam menduniakan makanan Indonesia, Peter Then kini memiliki restoran Borneo Kalimantan Cuisine ditambah tiga restoran lain, bernama Uncle Fung Borneo Eatery.

Pria yang akrab disapa Koh Apung, ini menceritakan bahwa awal mula dirinya berbisnis di Amerika Serikat, berkat dorongan teman-teman dekatnya.

“Awalnya itu saran dari orang-orang Indonesia yang tinggal di Amerika, teman dan kenalan,” ujar Peter Then, dalam keterangan tertulis, Minggu (27/6).

“Mereka bilang, saya sudah cukup dikenal orang-orang Indonesia yang tinggal di Amerika sini. Menurut mereka kalau buka restoran, pasti restorannya bisa ramai, gitu. Jadi dipikir-pikir, wah boleh juga nih. Ya sudah, dicoba gitu,” kata pria kelahiran Pemangkat, 23 September 1967.

Ia menyebutkan bahwa target awal restorannya adalah orang Amerika, ditambah orang Indonesia yang tinggal di Amerika.

“Karena orang Indonesia kan terbatas, orang sini lebih banyak gitu. Jadi targetnya lebih besar untuk konsumen Asia dan Amerika. Sekalian memperkenalkan ragam makanan Indonesia,” ujar Peter Then kepada pewarta.

Menariknya, sukses Peter Then menjadikan menu makanan Indonesia mendunia, membuat Borneo Kalimantan Cuisine dicatat di Michelin Guide, yakni buku panduan ternama di dunia sebagai standar emas untuk peringkat dan ulasan restoran mewah.

Reputasi sebuah restoran yang mendapat penghargaan Michelin Guide, berarti restoran tersebut layak dijadikan sebagai destinasi makan-makan dan sebagai tempat tujuan melakukan perjalanan khusus, hanya untuk makan di sana.

Borneo Kalimantan Cuisine, melalui menu masakan khas Indonesia, sukses meraih penghargaan Michelin Guide pada tahun 2019.

“Ke depan saya ingin memperjuangkan makanan Indonesia untuk dapat penghargaan yang jauh lebih besar lagi,” ujar Peter Then.

Ia mendasarkan targetnya dari potensi besar kuliner Indonesia di Amerika Serikat masih terbuka lebar.

Peter mengaku fokus dengan bisnisnya yang sekarang, sambil bersiap menjadikan restoran-restoran yang dikelolanya menjadi layanan lebih tinggi dari sekarang dengan standar premium.

“Banyak pelanggan yang kasih saran. Mereka bilang makanannya enak, bisa dikembangkan ke kelas yang lebih tinggi. Dan yang bilang ini orang Amerika, jadi saya yakin konsep dan makanan yang kami kembangkan bisa diterima oleh mereka,” kata Peter Then.

Di restoran yang dikelolanya, Peter Then menyediakan sajian makanan Indonesia, Malaysia dan Singapura.

“Sebenarnya, karena kan saya dari Kalimantan yang dulu namanya Borneo. Kebetulan Kalimantan dan Malaysia dekat tuh, dari segi rasa makanan-makannnya. Jadi sekalian kami masukin sama Malaysia dan Singapura,” pungkasnya. (Tumpak S)

Continue Reading

Kuliner

Kebab dari ARA Food, Tawarkan 1001 Cerita di Setiap Rasa

Published

on

By

Kabarhiburan.com – ARA Food memilih konsep cloud kitchen atau pembelian dengan sistem antar, yang berfokus pada pemesanan makanan secara online, untuk memasarkan produknya.

“Sekarang makin banyak perusahaan yang go digital. Terlebih lagi di masa pandemi seperti ini, kebutuhan untuk membuat bisnis go digital semakin meningkat,” ujar Christiana Halim selaku CEO ARA Food dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/3).

Konsep itu pula yang akan ARA Food tempuh untuk memasarkan merek makanan terbarunya, Kebab 1001. Namanya terinspirasi dari karya sastra epik yang melegenda, Hikayat 1001 Malam.

Dengan mengusung tema 1001 Cerita di Setiap Rasa, Kebab 1001 menyajikan varian Beef Kebab dan Chicken Kebab dengan dua ukuran regular dan jumbo.

Daging cincang yang lembut menjadi ciri khas utama, menjadikan Kebab 1001 unik, dibandingkan kebab pada umumnya, yang menggunakan daging iris.

Christiana berharap, hadirnya Kebab 1001 di ARA Food semakin melengkapi varian makanan yang ada.

“Setelah sebelumnya ada burger, ayam goreng, rice bowl, snack dan varian makanan lainnya, saya harap masyarakat jadi punya pilihan lebih untuk menikmati makanan yang ada di ARA Food,” katanya.

Saat ini, Kebab 1001 melayani wilayah pengantaran di wilayah Kelapa Gading dan sekitarnya, serta wilayah Bintaro dan sekitarnya.

Untuk jam operasionalnya bisa mulai pesan dari jam 8 pagi hingga 10 malam dan available di Go Food dan Grab Food. Bisa juga melalui WhatsApp di nomor 0897 588 7777 untuk Kelapa Gading dan 0896 2700 7777 untuk cabang Bintaro” jelas Christiana

Seperti diketahui, ARA Food meraih sukses meluncurkan Ayam Pinggir Jalan, Ten-Chan Rice Bowl, Bad Bone Burger, Go Spot Snack, Jajan Pasar dan juga sebuah restoran berkonsep Peranakan, Kopi Ko Acung, dan membuka cabang baru ARA Food di Bintaro, Tangerang Selatan. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending