Connect with us

Event

Menjuarai LIDA 2021, Iqhbal Sandingkan Gelar Dokter Umum dan Penyanyi Dangdut Terkenal

Published

on

Sebagai juara pertama LIDA 2021, Iqhbal memboyong piala bergilir LIDA ke Provinsi Sumatera Barat.

Kabarhiburan.com – Ajang pencarian bakat Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021 kembali melahirkan penyanyi baru. Dialah Rahmadonal Iqhbal yang akrab disapa Iqhbal, dinobatkan sebagai juara pertama LIDA 2021.

Pria asal kota Pariaman, Sumatera Barat, ini tampil memukau pada Konser Kemenangan yang digelar secara live di layar Indosiar, Minggu (22/8) malam. Ia mengungguli dua pesaingnya, Sulis (Nusa Tenggara Barat) dan Ratna (Kalimantan Selatan).

Iqhbal yang sehari-hari berprofesi sebagai dokter muda, secara meyakinkan meraih nilai 35,22 persen. Angka ini terpaut jauh dari Sulis meraih 32,97 persen di tempat kedua dan Ratna memperoleh 31,81 persen sebagai juara tiga.

Ketiganya sampai di babak Konser Kemenangan, setelah menyingkirkan 67 Duta Dangdut Terbaik dari 34 provinsi di Indonesia. Persaingan mereka berlangsung sejak 6 Maret 2021 silam. Kini, Iqhbal menjadi bintang dangdut bersuara emas dan multitalenta.

Begitu dinobatkan sebagai juara pertama, Iqbhal langsung memanjatkan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada kedua orangtua dan keluarga besarnya di Pariaman, Sumatera Barat.

“Tidak pernah menyangka bisa sampai jadi juara 1 LIDA 2021. Iqhbal sangat bersyukur, diberikan kesempatan berada dititik ini. Iqhbal akan terus memberikan yang terbaik, khususnya untuk kedua orang tua dan orang-orang yang mendukung Iqhbal,” pinta Iqbhal, yang menekuni  dangdut sejak usia 17 tahun.

Iqhbal pun mengungkapkan alasannya mengikuti ajang LIDA 2021, semata-mata ingin mengharumkan nama Provinsi Sumatera Barat.

“Alasan saya mengikuti LIDA 2021, yakni ingin membawa nama Kota Pariaman dan Provinsi Sumatera Barat ke kancah Nasional maupun Internasional. Cita-cita saya menjadi dokter umum maupun penyanyi dangdut terkenal,” ujar Iqbhal seperti dikutip dari kanal YouTube Indosiar.

Sebagai juara pertama, Iqhbal berhak memindahkan piala bergilir LIDA 2021 ke Provinsi Sumatera Barat. Ia juga berhak atas hadiah uang sebesar Rp500 juta dan lagu kemenangan berjudul Lebih dari Hidupku ciptaan Adibal Sharul.

Adapun Runner Up, Sulis berhak atas hadiah uang sebesar Rp300 juta dan Ratna memperoleh hadiah Rp200 juta. Selamat untuk Iqhbal.

Konser Selamat Datang

Bukan itu saja. Para juara tersebut akan disambut di panggung konser bertajuk: Welcome To Indosiar Family Concert, yang tayang malam ini, Senin, 23 Agustus 2021 LIVE pukul 20.30 WIB.

Sebuah konser yang dimeriahkan para alumus jebolan ajang pencarian bakat Indosiar. Mereka adalah Lesti DA, Evi DA, Weni DA, Ical DA, Aulia DA, Fildan DA, Putri DA, Rara LIDA, Selfi LIDA, Randa LIDA, Ridwan LIDA, Faul LIDA, Gunawan LIDA, Nia LIDA, Meli LIDA, Hari LIDA, Waode POPA, Agnes POPA, Shandy POPA, Lilis BP, Jamila BP, Selvi BP, Ratu BP, Gabriel DAC, Ikhsan DAC dan masih banyak lagi.

Acara yang dipandu oleh host yakni Ruben Onsu, Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga dan Jirayut, juga menampilkan penyanyi dangdut senior seperti Inul Daratista, Nassar dan Dewi Perssik. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Mengerucut Jadi 35 Judul Film Unggulan FFWI XI 2021

Published

on

By

Wina Armada Sukardi (kiri) didampingi Edy Suwardi.

Kabarhiburan.com – Film unggulan Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) ke-XI kian mengerucut jadi 35 judul film saja, dari 92 film Indonesia yang tayang sejak September 2020 hingga September 2021. 30 film diantaranya tayang di bioskop, sisanya 62 film tayang di OTT, seperti Netflix, Disney+Hotstar, Klik Film, Bioskop Online, dan lainnya). Masing-masing terdiri dari tiga sampai lima unggulan.

Demikian terungkap dalam Diskusi Kegiatan Penjurian FFWI XI yang berlangsung di Hotel Amaroossa Grande, Bekasi, Minggu, 19 September 2021.

Yan Widjaya selaku Ketua Bidang Penjurian FFWI XI menjelaskan, sampai saat ini telah dipilah 7 film Komedi, 7 film Horor dan 21 film Drama, selanjutnya masih akan mengalami kurasi unggulan.

“Yang unggulannya akan diumumkan pada 18 Oktober 2021. Kemudian akan menghasilkan sembilan unggulan yang akan kita nilai, meliputi sembilan unsur, yakni Film, Sutradara, Penulis Skenario, DOP (Penata Kamera), Aktor Utama, Aktris Utama, Aktor Pendukung, Aktris Pendukung, dan Penyunting (Editor),” kata Yan Widjaya.

Yan Widjaja menambahkan, unggulan FFWI XI akan diumumkan pada 18 Oktober, selanjutnya pemenangnya akan diumumkan di malam puncak FFWI XI, pada 28 Oktober 2021.

Sebelumnya, Wina Armada Sukardi selaku Ketua Panitia FFWI XI mengatakan, penilaian FFWI XI bersifat sangat independen, tanpa harus berpretensi, dengan hanya menilai sembilan unsur.

Sebelumnya direncanakan empat kategori yang dinilai, yaitu Drama, Horor, Komedi dan Laga (Action). Tapi karena jumlah film berkategori Laga sedikit, sehingga dewan juri hanya menilai untuk tiga kategori dari 27 unsur yang ada. Plus tiga piala khusus.

FFWI tahun 2021 menjadi gelaran kesebelas, mengingat sebelumnya wartawan sudah menggelar sepuluh kali. Urutannya, empat kali oleh PWI dari 1970 sampai dengan 1975, dua kali oleh PWI Jaya pada 1985 dan 1986.

Selanjutnya, dua kali Festival Film yang didukung oleh Jak TV dan Usmar Ismail Awards dua kali.

Edy Suwardi selaku Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) Apresiasi dan Literasi Film (Alif) Direktorat Perfilman dan Media, Kemendikbud Ristek RI mengatakan, pihaknya hanya menjadi pendamping dan memfasilitasi kegiatan FFWI XI.

Pokja Alif, juga meyakini hasil penjurian yang dilakukan dan didapatkan Juri FFWI XI akan baik.

“Intinya kami mendukung kegiatan FFWI XI, sebagai bagian ekosistem perfilman Indonesia. Dengan tujuan akhir dapat turut membuat film menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Edy Suwardi.

Continue Reading

Event

Popo Gingsul (Lampung) Memikat Empat Mentor dengan Goyang Putar Mantul

Published

on

By

Kabarhiburan.com– Jelang babak Top 20 Bintang Pantura 6 Indosiar, Juragan Soimah membebaskan para Mentor, yakni Nassar (Tim Kiyowo), Via Vallen (Tim Sayang), Jenita Janet (Tim Happy), dan Dewi Perssik (Tim Terpesona), menentukan lima biduan dan biduanita dari masing-masing tim untuk melaju ke babak Top 20 Bintang Pantura 6.

Panggung Pilih-Pilih Grup 9 yang berlangsung Selasa (14/9), diawali penampilan Popo Gingsul (Lampung), menyanyikan ‘Sayang 2’. Ia berhasil mengajak seisi Studio 5 Indosiar bergoyang Putar Mantul, serta memikat keempat Mentor untuk mendorong tuas.

Dewi Perssik menjadi Mentor pertama mendorong tuas disusul oleh Jenita Janet, Via Vallen, dan Nassar.

“Saya terpesona dengan suaranya yang sangat bagus. Jarang loh, penyanyi yang bisa bernyanyi sambil bergoyang dan tetap mengatur pernafasan dengan baik,” puji Dewi Perssik, dibenarkan Nassar yang  pernah tampil satu panggung di event offair bersama Popo Gingsul (Lampung) sebelum pandemi.

Pantura Boys pun langsung berebut untuk foto bersama Popo Gingsul (Lampung). Setelah mendapat pujian dari keempat Mentor, Popo Gingsul (Lampung) menjatuhkan pilihannya untuk bergabung ke Tim Happy.

Garryn Nugraha (Kuningan) juga diperebutkan oleh Dewi Perssik, Via Vallen dan Jenita Janet yang mendorong tuas. Lagu “Ra Kuat Mbok” yang Garryn Nugraha (Kuningan) bawakan dengan menyisipkan beatbox.

Soimah

“Suara dan penampilan kamu bagus. Keren kamu pokoknya, tidak semua orang punya kemampuan beatbox. Aku tertarik sama kamu dan aku berharap kamu bisa masuk ke Tim Sayang,” harap Via Vallen, yang langsung disambut Garryn Nugraha (Kuningan) untuk bergabung di Tim Sayang.

Selanjutnya, “Secawan Madu” dipersembahkan oleh Ryndi Noviantika (Cirebon) dengan goyangan Seblak Senggol, hanya memikat hati Dewi Perssik untuk mendorong tuas.

Dewi Perssik optimis dapat mengasah kemampuan Ryndi Noviantika jika bergabung ke Tim Terpesona.

“Dewi itu sangat peka dengan kemampuan para peserta. Tadi goyangan Ryndi juga sangat bagus,” puji Juragan Soimah yang langsung mencoba goyang Seblak Senggol.

Okky Saputra (Mojokerto) jadi biduan terakhir dari Grup 9  membawakan “Pengobat Rindu”, belum berhasil memikat keempat Mentor.

“Mungkin di tahun-tahun sebelumnya saya bisa memilih kamu. Saya tidak pernah mempermasalahkan penampilan kamu yang mirip dengan saya, malah saya bersyukur sekali. Tapi kali ini saya ingin Tim Kiyowo hanya terdiri dari biduanita saja”, ungkap Nassar.

Okky Saputra (Mojokerto) harus turun panggung dari Bintang Pantura 6 karena tidak ada Mentor yang memilih.

Sementara di akhir acara tidak ada Mentor yang menggunakan kesempatan untuk Tarik Selendang. Sehingga Popo Gingsul (Lampung) tetap berada di Tim Happy, Garryn Nugraha (Kuningan) bergabung dalam Tim Sayang, dan Ryndi Noviantika (Cirebon) di Tim Terpesona. (TS. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Event

RANS PIK Basketball Milik Raffi Ahmad Ramaikan Kompetisi IBL 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Kurang dari enam bulan sejak mengakuisisi RANS Cilegon FC tampil di kompetisi sepak bola liga 2 Indonesia, presenter kondang Raffi Ahmad kini melahirkan RANS PIK Basketball, yang akan ikut berkompetisi di Indonesian Basketball League (IBL) 2022 mendatang.

Raffi menyebut alasannya melahirkan RANS PIK, basket ball dan sepak bola merupakan olahraga kegemarannya. Ia pun ingin ikut memajukan bola basket di Indonesia.

“Sebenarnya saya sendiri memang suka dengan olahraga. Saya dulu main bola dan basket. Saya melihat basket ini merupakan satu olahraga yang termasuk lifestyle,” kata Raffi dalam jumpa pers virtual,  Rabu (15/9/2021).

“Kalau melihat NBA, hype-nya kan keren banget. Saya rasa di Indonesia, mudah-mudahan dengan hadirnya kita bersama-sama, kita bisa membuat basket kita semakin maju,” ujarnya.

RANS PIK dinyatakan lolos verifikasi, bersama klub Bumi Borneo Basketball Pontianak, Evos Basketball Bogor dan Tangerang Hawks.

Keempat klub baru tersebut menggenapi 16 klub yang berkompetisi di IBL 2022, sekaligus menciptakan aura persaingan yang semarak dan seru.

“Dengan adanya tambahan empat klub baru ini, jumlah pertandingan IBL musim depan akan bertambah banyak. Musim reguler IBL 2022 akan memainkan 176 pertandingan,” ujar direktur utama IBL Junas Miradiarsyah.

Bertambahnya jumlah klub sekaligus memperluas penyebaran klub ke berbagai daerah. “Semula klub-klub IBL tersebar di delapan kota, kompetisi mendatang akan diikuti 16 tim dari 12 kota di seluruh Indonesia,” papar Junas, yang berharap potensi para pemain muda akan semakin tergali.

Selain keempat klub baru tersebut, IBL 2022 akan diikuti Bali United, Dewa United, Satria Muda Jakarta, Bima Perkasa Jogjakarta, Prawira Bandung, Pelita Jaya Jakarta, Pacific Caesar Surabaya, Hangtuah Jakarta, NSH Jakarta, Satya Wacana Salatiga dan West Bandits Solo. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending