Connect with us

Event

Menparekraf Ajak Pelaku Wisata dan Pertunjukan Musik Sinergi Bangkitkan Parekraf

Published

on

Kabarhiburan.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, mengajak para pelaku ekonomi kreatif terutama yang bergerak di sektor seni pertunjukan musik untuk mempererat sinergi dengan pelaku wisata untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air yang terdampak pandemi COVID-19.

Dalam Contact Music and Entertainment Week(end) (CMEW) dengan tema #WeWillSurvive, Minggu (15/11/2020) lalu, Wishnutama mengatakan Indonesia telah beberapa kali menjadi tuan rumah acara-acara festival musik dan pertunjukan bertaraf internasional seperti Java Jazz Festival, Hammersonic Festival, Asian Games dan Asian Para Games 2018, serta Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) 2018.

“Dengan pengalaman dalam acara-acara bertaraf internasional ini, saya yakin Indonesia memiliki kemampuan dan bisa menyelenggarakan berbagai acara bertaraf global,” kata Wishnutama.

Meski demikian, Wishnutama mengakui pandemi COVID-19 yang dialami oleh Indonesia dan seluruh negara di dunia memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap industri kreatif dan sektor pariwisata di Tanah Air. Sehingga, perlu ada sinergi yang kuat antara pelaku kreatif yang bergerak di sektor seni pertunjukan dan pelaku wisata dalam mengemas sebuah acara yang menarik untuk menggerakkan kembali kedua sektor yang saling berkaitan ini.

“Salah satu upaya yang bisa kita lihat di masa adaptasi kebiasaan baru ini adalah banyak penyelenggara pertunjukan yang membuat acara-acara pertunjukan secara daring. Sehingga, penonton dapat menikmati pertunjukan atau konser tersebut dari mana saja tanpa harus berkumpul di suatu tempat,” katanya.

Sinergi tersebut sudah terlihat dalam pelaksanaan beberapa festival musik di Indonesia. Salah satunya dalam gelaran Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 yang dilaksanakan secara daring dari Candi Prambanan. “Sinergitas ini mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf/Baparekraf dan acara ini mendapat respons yang sangat positif dari berbagai kalangan,” ucap Wishnutama.

Dalam kesempatan itu, Wishnutama menuturkan pihaknya juga telah melakukan berbagai program dan kebijakan untuk terus menjaga keberlangsungan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Seperti program #BeliKreatifLokal dan #BanggaBuatanIndonesia.

“Kedua program ini adalah gerakan nasional yang bertujuan untuk membangkitkan rasa bangga dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk buatan dalam negeri. Terutama produk-produk yang diproduksi oleh pelaku usaha kecil dan menengah,” jelas Wishnutama.

Selain itu, Kemenparekraf/Baparekraf juga melaksanakan berbagai pelatihan dan webinar yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sehingga, ia berharap acara ini dapat menjadi wadah bagi para pelaku industri musik terutama promotor musik maupun promotor event untuk menambah wawasan dan pengetahuan sebagai dasar untuk menyusun strategi cara menyelenggarakan festival musik yang menarik dan meriah.

“Acara ini juga diharapkan dapat mendorong seluruh pelaku usaha di bidang industri musik dan hiburan agar bisa terus belajar, berdiskusi, dan berkembang di masa depan,” katanya.

Wishnutama mengungkapkan acara ini diharapkan dapat membentuk jaringan diskusi antar sesama promotor musik untuk memperkuat jaringan dan bertahan di masa pandemi COVID-19 yang memberikan dampak yang sangat besar di sektor pertunjukan.

“Acara ini juga menjadi suatu bentuk kepedulian terhadap pelaku bisnis dan hiburan di Tanah Air dan sebagai medium yang potensial agar dapat bangkit Kembali, We Will Survive. Saya sangat yakin dengan adanya wadah ini perkembangan di sektor industri musik dan hiburan di Indonesia akan bangkit kembali dengan sinergi yang baik yang dihimpun oleh Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) akan dapat memberikan semangat, wawasan, dedikasi, dan memulihkan mereka yang terdampak di masa pandemi ini menuju masa depan yang lebih baik lagi,” ungkap Wishnutama.

Ia memaparkan pihaknya juga telah menyusun buku panduan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) di berbagai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat diunduh secara gratis di situs www.kemenparekraf.go.id.

“Buku panduan ini dapat diunduh dan dibaca oleh masyarakat umum serta pelaku wisata dan ekonomi kreatif untuk diaplikasikan dan diterapkan sesuai dengan program Indonesia Care yang telah kami luncurkan,” ujar Wishnutama. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Vanessa Audrey Dari Sulawesi Utara Menjadi Miss Indonesia 2022

Published

on

By

Penyematan crown ke atas kepala Vanessa Audrey dilakukan oleh Miss Indonesia 2021 Carla Yules bersama Miss World, Karolina Bielawska.

Kabarhiburan.com – Malam puncak Miss Indonesia 2022 pada Kamis, 15 September 2022 malam menobatkan Audrey Vanessa yang sebelumnya Miss Sulawesi Utara sebagai Miss Indonesia 2022.

“Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Menjadi Miss Indonesia adalah mimpi saya sejak kecil,” ungkap Audrey yang akan membawa nama Indonesia ke ajang Miss World mendatang.

Penyematan crown ke atas kepala Vanessa Audrey dilakukan oleh Miss Indonesia 2021 Carla Yules bersama Miss World, Karolina Bielawska. Prosesi ini disiarkan secara langsung dari Studio RCTI+.

Sebelum sampai ke sana, dewan juri terlebih dulu mengerucutkan menjadi 15 finalis terbaik dari 37 finalis yang ada.

Memasuki sesi Q&A menyisakan Top 5, yakni  Miss Jawa Timur Alyssandra Winyoto, Miss Bali Ida Ayu Laksmi, Miss Sulawesi Utara Audrey Vanessa, Miss Riau Naomy Angelica, dan Miss Kalimantan Barat Angelina Aqila.

Audrey berparas cantik dan berusia 22 tahun ini merupakan peraih beasiswa penuh dari Monash University ‘Monash International Leadership Scholarship’.

Selain aktif dalam kegiatan sosial dan menjadi pembicara di berbagai komunitas sosial, ia juga memiliki sederet prestasi, diantaranya Juara 1 Nona Manado, Sulawesi Utara 2022.

“Audrey sebagai Miss Indonesia 2022. Bersyukur perjalanan panjang Miss Indonesia semuanya sudah dijalankan dengan baik malam ini. Antusias penonton juga luar biasa,” ungkap Liliana Tanoesoedibjo selaku Chairwoman Miss Indonesia Organization. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

123 Judul Film Indonesia Masuk Tahap Penilaian Panitia FFWI 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Industri film layar lebar Indonesia mulai bangkit dan mendapat sambutan menggembirakan dari penontonnya. Situasi ini terbaca pada FFWI (Festival Film Wartawan Indonesia) 2022, yang akan menilai 123 judul film, yang ditayangkan mulai 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 di bioskop maupun OTT (Over The Top).

Penjurian berlangsung dua tahap, yakni oleh Panitia dan Dewan Juri. Panitia FFWI mengelompokkan 123 judul film menjadi empat genre, yakni Drama, Komedi, Horor dan Laga.

Ketua Bidang Penjurian FFWI 2022, Yan Wijaya menyebut banyak hal menggembirakan dari perkembangan produksi film Indonesia. Contohnya, meski masa pandemi yang belum sepenuhnya surut, jumlah film laga yang diproduksi pada tahun 2022 meningkat sampai dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Yan juga merinci film laga tersebut adalah ‘Mencuri Raden Saleh’, ‘Gatot Kaca’, dan ‘Ben & Jody’.

Selain itu, beberapa film daerah juga masuk penilaian pada tahun ini, meski film-film tersebut ada yang tidak tayang di bioskop. Misalnya film Before, Now & Then (Nana) yang berbahasa Sunda dan tayang di OTT sejak awal Agustus.

Demikian juga film produksi dari daerah Sulawesi Selatan. Sedangkan film Lara Ati yang full berbahasa Jawa tayang di bioskop Jakarta mulai 15 September 2022.

Pada tahap pertama, penilaian akan dilakukan oleh Dewan Juri Awal, yang terdiri dari 31 wartawan dari beberapa kota di Indonesia. Dewan Juri Awal diketuai Irwan Kintoko dan sekretaris Ratih Nugraini.

Dewan Juri awal akan menentukan unggulan dari empat genre film yakni Komedi, Drama, Laga dan Horor. Hasil unggulan akan diumumkan pada medio Oktober 2022. Hasil unggulan penilian Juri Awal, kemudian akan dinilai kembali untuk menentukan pemenang oleh Dewan Juri Akhir yang terdiri dari 9 wartawan.

Dewan Juri Akhir diketuai Hilmi Faiq dan sekretaris dr. Daniel Irawan, akan menentukan 9 kategori pemenang dari masing-masing genre, yakni Aktor dan Aktris Utama, Aktor dan Aktris Pendukung, Penulis Skenario, Penyunting/Editor, DOP/Penata Kamera, Sutradara, dan Film Terbaik.

Kepada masing-masing pemenang akan diberikan Piala Gunungan. Pemenang FFWI akan diumumkan pada acara Puncak FFWI yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2022 mendatang.

Yan Widjaya menerangkan bahwa sebenarnya dalam rentang waktu dari 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 terdapat 124 judul film Indonesaia yang menayang. Masing-masing terdiri dari 98 film tayang di bioskop, dan 26 film di OTT.

“Satu film berjudul ‘Pesantren’ yang diproduksi Negeri Film, ternyata batal tayang karena kendala teknis. Film itu sebetulnya sudah dijadwal tayang di bioskop pada 4 Agustus silam,” kata Yan Widjaya saat dihubungi Jumat, 9 September.

Demikian pula film superhero S’ri Asih’ tidak bisa dinilai dalam FFWI tahun ini, karena baru akan tayang di bioskop pada 6 Oktober 2022, sementara batas tayang film bioskop yang disyaratkan FFWI sampai 30 September 2022. Dengan begitu ‘Sri Asih’ bakal dinilai FFWI tahun depan. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Saksikan Ketatnya Persaingan 37 Finalis di Malam Puncak ‘Miss Indonesia 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sebanyak 37 wanita cantik dan anggun dari seluruh Indonesia, terpilih sebagai finalis Miss Indonesia 2022 setelah dinyatakan lolos dalam tahap audisi.

Mereka tengah menjalani masa karantina selama dua pekan, yang diadakan sejak Kamis 1 September 2022, hingga malam puncak pemilihan juara Miss Indonesia 2022, pada Kamis, 15 September 2022 mendatang.

Selama masa karantina para peserta mendapat pembekalan dari orang-orang berkompeten di bidangnya, mulai dari pengetahuan umum, sosial, budaya, kecantikan, olahraga, kesenian, psikologi, kepribadian, serta pembentukan karakter.

Liliana Tanoesoedibyo selaku Chairwomen of Miss Indonesia Organization dan Ketua Dewan Juri Miss Indonesia 2022, menaruh harapannya agar para finalis bisa menorehkan prestasi terbaik.

“Penilaiannya selama masa karantina akan dinilai 70 persen, untuk di malam puncaknya sendiri 30 persen,”  ujar Liliana tentang penilaian Miss Indonesia 2022, dalam jumpa pers virtual, Jumat (9/9).

Senada dengan Liliana, Miss Indonesia 2021, Carla Yules, berharap kelak yang menerima crown Miss Indonesia 2022 bukan hanya cantik, tapi juga dari manners, impresive.

“Manners, impresive itu seluruhnya dipenuhi karena itu merupakan kriteria dari Miss Indonesia. Yang terpenting ia harus memiliki inner beauty dari dalam, yaitu hati, pikiran, dan seluruh jiwa raga itu harus dipenuhi oleh kebaikan,” ungkap Carla peraih posisi 6 besar Miss World 2021 dan berhasil menjadi Miss World Asia 2021, ini.

Menariknya, Malam Puncak Miss Indonesia 2022 yang disiarkan langsung RCTI dari Studio RCTI+ dikemas sebagai tayangan yang menginspirasi serta menghibur.

Sederetan artis ternama Indonesia akan tampil di panggung yang megah ,di bawah tata lampu menawan nan memanjakan mata para pemirsa yang menyaksikan.

Selain artis Tanah Air, juga bakal hadir tamu spesial dari Miss World Organization yaitu Miss World 2021, Karolina Bielawska.

Bagi pemenang Miss Indonesia 2022, berhak mewakili Indonesia di ajang kencantikan bergengsi tingkat dunia yaitu Miss World.

Saksikan malam puncak Miss Indonesia 2022 Kamis, 15 September 2022 pukul 17.00 WIB hanya di RCTI. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending