Connect with us

Event

Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Festival GEMARIKAN 2022

Published

on

Kabarhiburan.com, Magelang — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Jawa Tengah untuk senantiasa meningkatkan konsumsi makan ikan. Terlebih, dengan mengonsumsi ikan secara langsung bisa membuat masyarakat lebih sehat dan cerdas.

“Ikan itu memiliki sumber protein yang baik buat tubuh, dengan mengonsumsi makan ikan sudah pasti masyarakat jadi lebih cerdas,” kata Menteri Patiwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf)  Sandiaga Uno,  pada acara festival kuliner nusantara berbahan dasar ikan di Desa Wisata Balkondes Ngadiharjo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, secara virtual, Sabtu (26/3).

Festival kuliner kali ini diinisiasi oleh Media Asosiasi Akademi Praktisi Pariwisata Nusantara (MAPPNUS) berkolaborasi dengan OK OCE Maritim serta Indonesia Chef Association (ICA) serta didukung Sharp, Herba, Artugo, Tupperware, Bank Mandiri, Bank BNI, HNSI, Kementerian Pariwisata serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam festival kuliner nusantara gerakan makan ikan ini juga terdapat lomba masak ikan yang mengolah 34 jenis ikan mulai dari ikan kakap, tuna, gindara hingga udang dan cumi yang diikuti dari sejumlah daerah di Indonesia. Lomba masak ini bisa menginspirasi masyarakat dalam mengonsumsi ikan menjadi olahan makanan yang berkelas dan enak dinikmati.

Menurut Sandi, melalui festival kuliner gemar makan ikan bisa menjadi kebangkitan perekonomian  Indonesia apalagi kontribusi kuliner sebanyak 41 persen dan menjadi paling dicari oleh banyak orang khususnya wisatawan.

Bahkan Sandi percaya melalui sentra keberagaman kuliner dan budaya yang dimiliki Indonesia bisa menarik pariwisata Indonesia ke mata dunia, terlebih Indonesia kaya akan wisata bahari.

“Festival kuliner tentu bisa membuka kolaborasi antar stakeholder dengan industri lainnya untuk terus menggaungkan bangga buatan Indonesia,” tuturnya.

Sandiaga juga menyampaikan terimakasih kepada sponsor yang mendukung kegiatan tersebut. Pasalnya dengan batuan tersebut bisa mendukung dan membangkitkan ekonomi terutama di sektor usaha mikro  kecil dan menengah.

“Terima kasih buat semua pihak yang mendukung, khusus nya juga buat BNI yang konsisten mendukung kegiatan usaha menengah kecil dan mikro, untuk ekonomi kreatif dan kuliner. Kemarin saya ketemu dengan Dirut BNI Royke Tumilaar, dan salut BNI  yang terus bergandengan tangan dengan pemerintah dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi sektor kreatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan  yang dibacakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah  Fendiawan Tiskiantoro  mengatakan, jika di Jawa Tengah memiliki total produksi perikanan tangkap di tahun 2021 sebanyak 352.398 ton per tahun dan perikanan budidaya sebanyak 532.357 ton per tahun. Sayangnya, sumber daya yang melimpah belum bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Dengan melihat sumber daya ikan yang melimpah, membuat Jawa Tengah terus bergerak untuk mengonsumsi ikan. Hal ini terbukti dengan peningkatan grafik dalam dua tahun yakni 35.99 kg per kapita per tahun di 2019 dan 36.21 kg per kapita per tahun  di 2020. Meskipun angka tersebut masih jauh di bawah angka nasional sebesar 56,39 kg per kapita per tahun,” ucapnya.

Untuk mendorong masyarakat gemar ikan, membuat pemerintah Jawa Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan terus menerus mengkampanyekan gerakan makan ikan seperti yang dilakukan Media Asosiasi Akademi Praktisi Pariwisata Nusantara (MAPPNUS) berkolaborasi dengan OK OCE Maritim serta Indonesia Chef Association (ICA).

“Sasaran utama gemar makan ikan lebih menyasar kepada balita, stunting, usia 6-12 tahun yang mengalami kekurangan gizi serta ibu hamil, ibu menyusui dan santri,” ujarnya.

Oleh karenanya, pemerintah Jawa Tengah bergerak cepat agar masyarakat lebih menyukai makan ikan yang akan dilakukan di tahun 2023 pada 15 kabupaten di Jawa Tengah dengan 4 kabupaten/kota yang angka stuntingnya tinggi.

Rencananya Festival GEMARIKAN akan dilaksanakan tiap tiga bulan sekali. Untuk Anda tertarik dengan event event yang berlangsung di Indonesia bisa Klik Event.Indonesia.Travel

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Vanessa Audrey Dari Sulawesi Utara Menjadi Miss Indonesia 2022

Published

on

By

Penyematan crown ke atas kepala Vanessa Audrey dilakukan oleh Miss Indonesia 2021 Carla Yules bersama Miss World, Karolina Bielawska.

Kabarhiburan.com – Malam puncak Miss Indonesia 2022 pada Kamis, 15 September 2022 malam menobatkan Audrey Vanessa yang sebelumnya Miss Sulawesi Utara sebagai Miss Indonesia 2022.

“Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Menjadi Miss Indonesia adalah mimpi saya sejak kecil,” ungkap Audrey yang akan membawa nama Indonesia ke ajang Miss World mendatang.

Penyematan crown ke atas kepala Vanessa Audrey dilakukan oleh Miss Indonesia 2021 Carla Yules bersama Miss World, Karolina Bielawska. Prosesi ini disiarkan secara langsung dari Studio RCTI+.

Sebelum sampai ke sana, dewan juri terlebih dulu mengerucutkan menjadi 15 finalis terbaik dari 37 finalis yang ada.

Memasuki sesi Q&A menyisakan Top 5, yakni  Miss Jawa Timur Alyssandra Winyoto, Miss Bali Ida Ayu Laksmi, Miss Sulawesi Utara Audrey Vanessa, Miss Riau Naomy Angelica, dan Miss Kalimantan Barat Angelina Aqila.

Audrey berparas cantik dan berusia 22 tahun ini merupakan peraih beasiswa penuh dari Monash University ‘Monash International Leadership Scholarship’.

Selain aktif dalam kegiatan sosial dan menjadi pembicara di berbagai komunitas sosial, ia juga memiliki sederet prestasi, diantaranya Juara 1 Nona Manado, Sulawesi Utara 2022.

“Audrey sebagai Miss Indonesia 2022. Bersyukur perjalanan panjang Miss Indonesia semuanya sudah dijalankan dengan baik malam ini. Antusias penonton juga luar biasa,” ungkap Liliana Tanoesoedibjo selaku Chairwoman Miss Indonesia Organization. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

123 Judul Film Indonesia Masuk Tahap Penilaian Panitia FFWI 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Industri film layar lebar Indonesia mulai bangkit dan mendapat sambutan menggembirakan dari penontonnya. Situasi ini terbaca pada FFWI (Festival Film Wartawan Indonesia) 2022, yang akan menilai 123 judul film, yang ditayangkan mulai 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 di bioskop maupun OTT (Over The Top).

Penjurian berlangsung dua tahap, yakni oleh Panitia dan Dewan Juri. Panitia FFWI mengelompokkan 123 judul film menjadi empat genre, yakni Drama, Komedi, Horor dan Laga.

Ketua Bidang Penjurian FFWI 2022, Yan Wijaya menyebut banyak hal menggembirakan dari perkembangan produksi film Indonesia. Contohnya, meski masa pandemi yang belum sepenuhnya surut, jumlah film laga yang diproduksi pada tahun 2022 meningkat sampai dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Yan juga merinci film laga tersebut adalah ‘Mencuri Raden Saleh’, ‘Gatot Kaca’, dan ‘Ben & Jody’.

Selain itu, beberapa film daerah juga masuk penilaian pada tahun ini, meski film-film tersebut ada yang tidak tayang di bioskop. Misalnya film Before, Now & Then (Nana) yang berbahasa Sunda dan tayang di OTT sejak awal Agustus.

Demikian juga film produksi dari daerah Sulawesi Selatan. Sedangkan film Lara Ati yang full berbahasa Jawa tayang di bioskop Jakarta mulai 15 September 2022.

Pada tahap pertama, penilaian akan dilakukan oleh Dewan Juri Awal, yang terdiri dari 31 wartawan dari beberapa kota di Indonesia. Dewan Juri Awal diketuai Irwan Kintoko dan sekretaris Ratih Nugraini.

Dewan Juri awal akan menentukan unggulan dari empat genre film yakni Komedi, Drama, Laga dan Horor. Hasil unggulan akan diumumkan pada medio Oktober 2022. Hasil unggulan penilian Juri Awal, kemudian akan dinilai kembali untuk menentukan pemenang oleh Dewan Juri Akhir yang terdiri dari 9 wartawan.

Dewan Juri Akhir diketuai Hilmi Faiq dan sekretaris dr. Daniel Irawan, akan menentukan 9 kategori pemenang dari masing-masing genre, yakni Aktor dan Aktris Utama, Aktor dan Aktris Pendukung, Penulis Skenario, Penyunting/Editor, DOP/Penata Kamera, Sutradara, dan Film Terbaik.

Kepada masing-masing pemenang akan diberikan Piala Gunungan. Pemenang FFWI akan diumumkan pada acara Puncak FFWI yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2022 mendatang.

Yan Widjaya menerangkan bahwa sebenarnya dalam rentang waktu dari 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 terdapat 124 judul film Indonesaia yang menayang. Masing-masing terdiri dari 98 film tayang di bioskop, dan 26 film di OTT.

“Satu film berjudul ‘Pesantren’ yang diproduksi Negeri Film, ternyata batal tayang karena kendala teknis. Film itu sebetulnya sudah dijadwal tayang di bioskop pada 4 Agustus silam,” kata Yan Widjaya saat dihubungi Jumat, 9 September.

Demikian pula film superhero S’ri Asih’ tidak bisa dinilai dalam FFWI tahun ini, karena baru akan tayang di bioskop pada 6 Oktober 2022, sementara batas tayang film bioskop yang disyaratkan FFWI sampai 30 September 2022. Dengan begitu ‘Sri Asih’ bakal dinilai FFWI tahun depan. (Tumpak S)

Continue Reading

Event

Saksikan Ketatnya Persaingan 37 Finalis di Malam Puncak ‘Miss Indonesia 2022

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Sebanyak 37 wanita cantik dan anggun dari seluruh Indonesia, terpilih sebagai finalis Miss Indonesia 2022 setelah dinyatakan lolos dalam tahap audisi.

Mereka tengah menjalani masa karantina selama dua pekan, yang diadakan sejak Kamis 1 September 2022, hingga malam puncak pemilihan juara Miss Indonesia 2022, pada Kamis, 15 September 2022 mendatang.

Selama masa karantina para peserta mendapat pembekalan dari orang-orang berkompeten di bidangnya, mulai dari pengetahuan umum, sosial, budaya, kecantikan, olahraga, kesenian, psikologi, kepribadian, serta pembentukan karakter.

Liliana Tanoesoedibyo selaku Chairwomen of Miss Indonesia Organization dan Ketua Dewan Juri Miss Indonesia 2022, menaruh harapannya agar para finalis bisa menorehkan prestasi terbaik.

“Penilaiannya selama masa karantina akan dinilai 70 persen, untuk di malam puncaknya sendiri 30 persen,”  ujar Liliana tentang penilaian Miss Indonesia 2022, dalam jumpa pers virtual, Jumat (9/9).

Senada dengan Liliana, Miss Indonesia 2021, Carla Yules, berharap kelak yang menerima crown Miss Indonesia 2022 bukan hanya cantik, tapi juga dari manners, impresive.

“Manners, impresive itu seluruhnya dipenuhi karena itu merupakan kriteria dari Miss Indonesia. Yang terpenting ia harus memiliki inner beauty dari dalam, yaitu hati, pikiran, dan seluruh jiwa raga itu harus dipenuhi oleh kebaikan,” ungkap Carla peraih posisi 6 besar Miss World 2021 dan berhasil menjadi Miss World Asia 2021, ini.

Menariknya, Malam Puncak Miss Indonesia 2022 yang disiarkan langsung RCTI dari Studio RCTI+ dikemas sebagai tayangan yang menginspirasi serta menghibur.

Sederetan artis ternama Indonesia akan tampil di panggung yang megah ,di bawah tata lampu menawan nan memanjakan mata para pemirsa yang menyaksikan.

Selain artis Tanah Air, juga bakal hadir tamu spesial dari Miss World Organization yaitu Miss World 2021, Karolina Bielawska.

Bagi pemenang Miss Indonesia 2022, berhak mewakili Indonesia di ajang kencantikan bergengsi tingkat dunia yaitu Miss World.

Saksikan malam puncak Miss Indonesia 2022 Kamis, 15 September 2022 pukul 17.00 WIB hanya di RCTI. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending