Connect with us

Musik

Menyanyi Enak Tanpa Menjiwai Lagu, Mayang (Lampung) Tersandung

Published

on

Menyanyi enak tanpa menjiwai lagu, Mayang (Lampung) tersandung di babak Top 44.

Sebuah pelajaran menarik ditampilkan pada konser LIDA 2020 Top 44 Grup 11, yang berlangsung Rabu (4/3) malam.

Konser tersebut menghadirkan Jelsy (DKI Jakarta), Eva (Nusa Tenggara Barat), Mayang (Lampung), dan Pauzal (Sumatera Utara). Mereka berebut tiga tiket terakhir menuju babak Top 33, yang mulai bergulir pada Kamis (5/3) malam.

Pelajaran yang dimaksud adalah kritik Inul Daratista terhadap Mayang (Lampung), usai menyanyikan lagu Ratapan Anak Tiri.

“Kamu tadi sudah menyanyi dengan sangat baik, tetapi menyanyi enak saja belum cukup. Kamu belum dapat menjiwai lagu ini dengan sangat baik. Ekspresinya juga masih kurang,” ungkap Inul.

Penilaian Inul Daratista tersebut selaras nilai polling LIDA 2020, yang menempatkan Mayang (Lampung) di posisi kedua terrendah.

Keberuntungan memihak pada Jelsy, melenggang ke babak top 33

Tak lama kemudian, posisi ini lantas Dewan Juri berikan kepada Jelsy (DKI Jakarta). Itu artinya, Novia Mayang Sari harus rela tersingkir dari panggung LIDA 2020.

Dewan Juri memutuskan untuk menyelamatkan Jelsy, lantaran mampu menarik perhatian saat  membawakan lagu Oleh-Oleh milik Rita Sugiarto.

“Aku sudah menyukai penampilanmu sejak audisi lalu. Secara keseluruhan kamu sudah memiliki paket lengkap. Kamu punya potensi menyanyi yang sangat baik,” puji Inul Daratista.

Lagu ‘Perpisahan’ bawa Eva melejit ke posisi pertama dari grup 11.

Kompetisi Top 44 Grup 11 dibuka dengan lagu Perpisahan yang dibawakan Eva (Nusa Tenggara Barat) dengan menarik. Dewan juri pun tidak ragu memberikan empat standing ovation.

Eva berbeda dari Pauzal Daulay yang membawakan lagu Ghibah. Duta Sumatera Utara ini menuai berbagai kritik dari Dewan Juri atas penampilannya yang kurang maksimal.

“Sepertinya kamu belum dapat mengontrol adrenalinmu dengan baik. Seharusnya adrenalin itu bisa dijadikan spirit dan energi positif pada penampilanmu, Tetapi kamu justru dikuasai oleh adrenalin itu sendiri, sehingga hasilnya menjadi berantakan,” kritik Reza DA.

Meski dihujani kritik, Pauzal masih berhak melenggang ke babak Top 33 bersama Jelsy Awaliyah Mirawan dan Eva Yolanda. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Trauma Cinta Dikhianati, Gamma1 Luncurkan Lagu ‘Sendiri’

Published

on

By

Para personel Gamma1

Kabarhiburan.com – Gamma1 kembali merilis lagu terbaru berjudul ‘Sendiri’. Mereka ingin mengulang sukses setahun silam, saat berduet dengan Happy Asmara, merilis lagu Bertepuk Sebelah Tangan.

Lagu Sendiri tercipta spontan di tangan Heri, sang vokalis. Musiknya pun sengaja dibuat berbeda dari lagu-lagu Gamma1 sebelumnya, yakni lebih slow tanpa menghilangkan ciri khas musik Melayu ala Gamma1, dengan formasi: Nilam dan Heri (vokalis), Panji (keyboard), Andan (drum), Alung (gitar) dan Pandi (bass).

Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang memutuskan untuk berdiam diri tanpa memikirkan cinta, karena rasa sakit dan trauma dikhianati sang kekasih. Namun, kesendiriannya hanya sementara sifatnya.

Keadaan ini relate dengan kehidupan percintaan banyak orang dan bisa didengar lewat lirik berikut, “Lebih baik aku sendiri, daripada nanti sakit hati, menangis lagi dan kecewa, lebih baik aku begini walaupun sendiri.”

Menurut Heri, materi lagu sudah ada sejak 2019-2020. Hanya saja, pandemi virus corona, membuat mereka di Bangka Belitung tidak bisa ke mana-mana.

“Akhirnya, kami memutuskan untuk melakukan rekaman jarak jauh. Biasanya, saya didampingi pengarah suara, sekarang semuanya sendiri. Jadi, sesuai insting saja. Hasilnya, saya merasa puas,” ujar Heri dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6).

Di sisi lain, video klip digarap oleh sutradara muda, Dmaz Brodjonegoro, setelah diskusi dengan Trinity Optima Production, memilih beberapa kejadian nyata yang nempel di benak para netizen dan masyarakat Indonesia.

“Konsep ini bukan berarti menyindir pihak-pihak tertentu, justru ingin mengingatkan orang banyak untuk menjauhi toxic relationship demi kesehatan jiwa raga setiap orang,” jelas Dmaz Brodjonegoro.

Proses syuting tidak menampilkan para personel Gamm1. Porsi mereka digantikan dengan cerita dari awal sampai akhir,” jelas Dmaz yang menambahkan bahwa proses syuting berlangsung selama 15 jam.

Heri dan kawan-kawan berharap lagu Sendiri bisa diterima dengan baik oleh seluruh pecinta musik Tanah Air dan mancanegara.

“Gammania (sebutan untuk para fans Gamma1) sudah menunggu karya kami. Semoga pandemi corona cepat berlalu, kita semua tetap sehat dan para musisi Indonesia kembali bebas berkarya,” pinta Heri. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Prince of Ska Indonesia Rilis Single Terbaru ‘Thank You Lord’

Published

on

By

Denny Frust , Prince of Ska Indonesia

Kabarhiburan.com – Mengucap syukurlah dalam segala hal. Pesan itulah yang ingin disampaikan musisi reggae Denny Frust dalam karya terbarunya.

Musisi yang memiliki julukan The Prince of Ska Indonesia resmi meluncurkan single bertajuk Thank You Lord, pada 28 Juni 2021 mendatang.

Bersama lagu terbarunya, Denny menyampaikan rasa syukur karena masih bisa terus berkarya di tengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung surut.

Thank You Lord merupakan lanjutan dari single Tak Melebihi Kekuatanmu, yang rilis sebelumnya.

“Dengan tujuan untuk semakin menguatkan kita dalam menghadapi dan melalui pandemi ini, salah satunya dengan bersyukur,” jelas Denny Frust dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/6).

“Pesan yang ingin saya sampaikan adalah untuk mengingatkan bahwa apapun yang kita dapat, baik dan buruk. Kita wajib bersyukur,” tambahnya.

Menggarap single Thank You Lord, Denny tidak sendirian. Ia mendapat dukungan dari sahabatnya sesama musisi. Sebut saja, Freed Gasa mengisi bass, Javier Aswebert mengisi gitar dan Andreas Ponda untuk horn section dan suara latar.

Sedangkan mixing dan mastering ditangani oleh Bastian Cozy dari Cozy Republic. Mereka mampu menyelesaikan proses rekaman Thank You Lord selama satu bulan.

Seperti judulnya, Denny sengaja menulis lirik berbahasa Inggris, maksudnya agar bisa menjangkau lebih banyak pendengar, di Indonesia dan mancanegara.

Itu sebabnya, Denny memanfaatkan benar kemajuan teknologi dalam upaya promo, yakni stasiun radio, media online, hingga digital music platform.

Kelak setelah merilis single Thank You Lord, Denny akan melakukan tur ke berbagai kota. Kota yang dipilih adalah kota-kota di Indonesia berzona hijau, dilakukan secara virtual dan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga lagu ini bisa menjadi berkat buat banyak orang. Menguatkan kita untuk tetap optimis melewati pandemi dan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur,” pungkas Denny Frust. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Meidina Wujudkan Mimpi Lewat Single ‘Cukup Sudah’

Published

on

By

Meidina kini meramaikan industri musik Indonesia

Kabarhiburan.com – Solois asal Jakarta, Meidina, mencurahkan perasaan terdalamnya menyanyikan single berjudul berjudul Cukup Sudah, karya Muhamad Amirudin.

“Ini keinginanku sejak lama. Kini terkabul, memasuki industri musik Indonesia,” ujar Meidina saat mengenalkan single perdananya, di D’Luna Café di Kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (21/6).

Karakter suaranya yang serak-serak basah dipadu oleh iringan musik berirama pop, saat mengisahkan perjalanan cinta yang putus di tengah jalan, terasa menyayat hati.

“Lagu ini bercerita tentang orang yang sedang patah hati karena dikhianati. Cukup sudah disini bisa berarti luas, termasuk pandemi yang kini melanda Indonesia, Cukup Sudah,” ujar Meidina, yang mahir bermain keyboard.

Bakat menyanyi Meidina terasah sejak masih bocah, sering memenangkan ajang lomba nyanyi. Sempat pula menjadi wakil paduan suara antar sekolah sekolah. Seiring dengan waktu,  Meidina merambah ke beberapa café di Jakarta, sempat pula menjadi penyanyi homeband di berbagai program televisi nasional.

Begitu kenyang pengalaman sebagai biduan, kini lulusan London School of Public itu memberanikan diri merilis single. Meidina menggandeng Bertiga Musicprod’s, menyatakan siap meramaikan industri musik Indonesia.

Penulis lagu sekaligus produsernya, Muhamad Amirudin yang melibatkan Takaeda sebagai arranger, mengatakan bahwa lirik Cukup Sudah gampang diingat dan komersil.

Meidina diapit oleh Muhamad Amirudin, Phiet dan Krisna dari Bertiga Musikprod’s.

“Bicara lagu Cukup Sudah, ini kisah nyata dan satu-satunya lagu yang aku buat untuk penyanyi wanita. Biasanya aku bikin lagu untuk diraku sendiri,” jelas Amirudin, yang mengisahkan pertemuannya dengan Meidina 5 bulan silam.

“Saat mendengar suaranya saat menyanyi, aku semakin yakin bahwa lagu Cukup Sudah berjodoh dengan Meidina. Harapan aku cukup besar dan antusias, lagu ini dapat diterima oleh semua kalangan pecinta musik Indonesia,” pinta Amirudin.

Lagu Cukup Sudah dapat dinikmati di berbagai streaming music digital dan kanal YouTube Bertiga Official. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending