Connect with us

Musik

Merasa Jenuh Pada Pekerjaan? Zaskia Gotik: ‘Ayo Turu’

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Membaca judul lagu saja, Ayo Turu, sudah membuat orang penasaran. Selanjutnya adonan musik Dancedhut yang indah, dipadu dengan vokal Zaskia Gotik yang khas, membuat single Ayo Turu enak didengar.

Zaskia Gotik merilis Ayo Turu guna menandai satu dekade karirnya di dunia tarik suara. Selama kurun waktu tersebut,  pemilik ‘goyang itik’ ini telah melahirkan puluhan hits yang menghibur masyarakat, dan membuatnya sebagai trendsetter dunia hiburan Tanah Air.

Prestasi ini diapresiasi label Nagaswara bersama platform Langit Musik, saat Zaskia Gotik merilis  Ayo Turu, dalam program reguler Langit Musik Streaming Let’s Talk About Music, di Gedung Telkom Landmark Tower, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (12/9).

Seperti diketahui, agenda Let’s Talk About Music merupakan acara regular Langit Musik yang selalu menampilkan artis-artis ternama. Zaskia Gotik layak berada di sana.

“Alhamdulillah. Saya senang meluncurkan single terbaru yang berjudul Ayo Turu. Harapannya mudah-mudahan lagu ini booming, bisa dicintai dan disukai oleh pecinta dangdut Indonesia,” ujar Zaskia Gotik dengan nada merendah.

Lagu ciptaan Koko Julian ini bercerita tentang kehidupan pekerja kantoran dengan segudang aktivitas yang membosankan.

“Ceritanya tentang pekerjaan itu boring, kadang-kadang kita, kan lagi di kantor nunggu lama, boring. Mendingan istirahat aja. Kayak gitu-gitu aja sih,” jelas Zaskia Gotik.

Ayo Turu dikemas dalam adonan musik Dancedhut, dipadu dengan vokal Zaskia yang khas, membuat tembang ini enak didengar.

Zaskia Gotik diapit oleh Rahayu Kartawiguna dan Dedi Suherman (kiri) dan Koko Julian (kanan).

Dedi Suherman selaku CEO Melon Langit Musik menyambut single Ayo Turu dengan rasa optimis.

“Dari judulnya saja sudah membuat orang penasaran. Selanjutnya kombinasi dan adonan musiknya dibuat begitu indah. Saya melihat lagu ini memiliki peluang optimis,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, bahwa Langit Musik berkomitmen mendukung semua musik Indonesia, khususnya musik dangdut yang disukai nyaris semua lapisan masyarakat ini.

“Data yang kami miliki hari ini menunjukkan bahwa 76 persen streaming merupakan musik lokal. Dari 76 persen tersebut, separuh lebih adalah lagu dangdut. Dangdut harus kita lestarikan sebagai musik Indonesia,” ujar Dedi didampingi Rahayu Kartawiguna selaku CEO Nagaswara.

“Saya berharap support Langit Musik ini akan terus untuk musik Indonesia. Yang penting, support terus musik Indonesia,” ujar Rahayu Kartawiguna. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Pertemuan Terakhir Papa T Bob Dan Produser HP Record, Hadi Soenyoto

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Depok

Jumat ( 10/7- 20) dunia hiburan kembali kehilangan putra kreatif di dunia recording. Papa T Bob — begitu lelaki kelahiran 22 Oktober 1960 ini kerap di sapa.

Sebelum meninggal,  pencipta lagu anak anak ini, akan cek up ke rumah sakit,  mendadak  terjatuh di rumahnya, dan mengalami batuk batuk kecil. Oleh anaknya, Papa T Bob  secepatnya di larikan ke RS Budi Asih, Cawang. Namun, nyawa lelaki yang bernama di KTP , Erwanda Lukas ini tak tertolong.

Pada,  April lalu, pencipta lagu anak anak yang banyak menelurkan album dan mencetak pendatang  penyanyi baru anak anak di era tahun 1990 an ini sempat diopname, karena penyakit diabetesnya yang menahun.

Di sekitar bulan April itu pula, penyanyi yang sempat banyak “mendulang dolar” dari dunia recording ini, beranjang sana ke kantor HP Record, di bilangan Harco Manga Dua, Jakarta Barat.

Kondisinya sungguh memprihatinkan. Perawakannya, terlihat begitu amat kurus. Ia turun dari ojek online.  Di masa jayanya, mobil merek apa yang tak pernah ia pakai dan miliki.

“Iya, badan ini susut lebih dari 20 Kg. Dua bulan terakhir ini, baru agak mendingan naik 4 Kg, ” cerita  Papa T Bob  pada Kabarhiburan.com mengenai penyakitnya itu.

Saat itu, Papa T Bob mengakui, ia tengah menjalankan Detox (cara perawatan yang berfungsi untuk mengeluarkan racun-racun yang berada di dalam tubuh, red)
” Jadi saya tak boleh makan makanan yang mengandung karbohidrat,” lanjutnya. Proses Detox ini diakuinya sudah  berjalan nyaris dua tahun, “Alhamdulillah,  badan terasa lebih sehat, ” ungkapnya lagi.

Kehadiran papa T Bob  ke kantor HP Record itu,  sama halnya dengan penyanyi dan para pencipta lagu lainnya, menawarkan karya lagunya. Menurut almarhum, Produser HP Record, Hadi Soenyoto “wajib” merekam ulang lagu fenomenalnya, saat Papa T Bob, masih menggunakan nama Wanda Chaplin.

” Harusnya, Pak Hadi, berani merekam ulang lagu saya yang satu ini. Lagunya pernah ngetop Pak,” ungkap Papa T Bob, seraya menyanyikan sepenggal lagunya itu di depan Hadi Soenyoto secara akapela ( proses menyanyi tampa diiringin alat musik, red.).

Produser yang banyak mengontrak para penyanyi dan para pencipta lagu ini, hanya mangut mangut kecil, mendengarkan Papa T Bob, menyanyi secara akapela itu.
” Yang terpenting, sekarang ini, kamu naikin berat badanmu, sehat dulu, ”  celetuk Hadi Soenyoto  atas permintaan Papa T Bob itu.
” Oh iya, kamu datang ke sini naik apa?, ” tanya Hadi Soenyoto yang banyak mencetak dan mengontrak penyanyi top, seperti Nicky Astria,  Popy Mercury, Helda Sanira, Iis Dahlia, Rita Sugiarto,  Mansyur S, Rhoma Irama, dan lainya.
” Itu pak, tadi naik ojek online, ” ungkap Papa T Bob, tampa tedeng aling aling. Tak lama, Hadi Soenyoto pun pamit untuk keluar kantornya lebih dahulu, karena ada keperluan.

Ketika kabarhiburan.com kembali  hubungi produser  HP Record, Hadi Soenyoto mengakui, dengan almarhum belum terikat kerjasama. “Hanya ada satu lagu yang saya kontrak lagu almarhum, itu pun dari Publishernya, ”  terang Hadi Soenyoto Jumat ( 10/7.20).
Judulnya, Susan Nyanyi Lagi, “Mungkin ini karya almarhum yang terakhir akan di bawakan oleh Ria Enes,” ungkap Hadi Soenyoto.
( Zar/KH) foto foto: Istimewa

Continue Reading

Musik

Gaet Denada, Vito Damay Rilis ‘Tambah Cinta’ Bikin Semangat Himpun Donasi Bagi Pekerja Seni

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Di tengah konsentrasinya menangani pasien dengan Covid-19, dr. Vito Damay Sp JP, M.Kes, FIHA memanfaatkan waktu luangnya untuk menulis lirik dengan pesan yang kuat lewat lagu berjudul Tambah Cinta.

Lagu Tambah Cinta yang ditulisnya bersama Roni Namul, Vito Damay ingin menyampaikan pesan penyemangat untuk sama-sama menghadapi pandemi. Lagu berjudul Tambah Cinta sangat cocok didengarkan untuk tetap optimis dan saling menjaga.

Vito Damay menjelaskan bahwa ide membuat lagu muncul di tengah pandemi yang menyusahkan bahkan membosankan. Suasana sedih dan galau tentang apa yang harus dilakukan. Bekerja sebagai dokter pun, ia masih diiringi rasa khawatir akan virus yang mengancam, ditambah lagi banyak muncul lagu yang mendayu-dayu, bikin sedih.

“Sekarang saatnya kita move on. Aku pikir, bikin lagu yang bersemangat akan membuat kita optimis, saling bantu untuk tetap maju dengan tetap menjaga diri dari penyakit. Kita harus berjuang untuk keluarga dan orang yang kita sayangi,” ujar Vito Damay dalam webinar di Jakarta, Selasa (7/7).

Yosie Joe mengaransemen ke dalam musik yang mewarnainya dengan musik rap, Vito Damay lantunkan duet bersama rapper Denada Tambunan, membuat  lagu Tambah Cinta membawa semangat, harapan dan optimisme.

“Saat bikin lagu dengan gitar pada Maret silam, saya mikir genre apa yang bikin supaya nadanya memberi semangat dan energi baru di tengah pandemi? Pilihanku jatuh pada rap dan ingat Denada Tambunan,” jelas Vito Damay tentang pilihan genre lagu dan duet.

Vito Damay mengaku pernah komunikasi jarak jauh dengan Denada yang tengah berada di Singapura, membahas seputar Covid-19. Kini giliran Vito Damay ajak Denada Tambunan diskusi tentang lirik dan nada lagu Tambah Cinta.

Tak hanya mengajak Denada, Vito Damay juga mengajak adik kandungnya, dr. Vika Damay, ikut berdendang, mewakili generasi muda sekarang yang harus berjuang menghadapi tantangan pandemi.

Lagu Tambah Cinta sudah dapat dinikmati di platform digital itunes, joox, deezer dan apple music, sementara video klip dapat disaksikan di laman YouTube channel doktervito.

Vito Damay juga berkolaborasi bersama platform fundrising letsshare, sehingga seluruh pendapatan dari lagu Tambah Cinta akan didonasikan bagi pasien dan pekerja seni yang memerlukan uluran tangan selama masa pandemi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Elmatu dan Glen Clivto Didikan Anji di Holywings Academy Rilis Lagu Baru

Published

on

By

Anji diapit Glen Clivto (kiri) dan Elmatu (kanan).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Johanan Ariel Matulessy alias Elmatu, satu dari belasan talent Holywings Academy, merilis lagu baru berjudul Aku Yang Salah.

Lagu ini menceritakan kisah Elmatu pribadi yang terus terulang, yakni selalu mempunyai kekasih berbeda keyakinan.

“Kisahnya tentang cinta beda agama, pengalaman pribadi saya. Saya enggak pernah pacaran dengan cewek seagama, selalu beda agama,” jelas Elmatu dalam jumpa pers  yang berlangsung di Holywings Resto, kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7).

Pada kesempatan yang sama, Glen Clivto, juga merilis single kedua berjudul Klise, yang menceritakan pengalaman pahitnya ketika mencintai seseorang.

Sebelumnya, Holywings Academy sudah merilis single pertama berjudul Hanya Sementara, karya kolaborasi jarak jauh antara sepuluh talent Holywings Academy.

Single Hanya Sementara ditulis oleh Glen Clivto dan Aya Gw,  berisi tentang motivasi kepada seluruh kalangan masyarakat dikala pandemi berlangsung agar selalu berfikir bahwa pandemi ini akan segera berlalu.

Elmatu dan Glen merupakan musisi yang bergabung di Holywings Academy, dimana Anji sebagai kepala sekolah alias mentor. Anji memberikan pengetahuan, informasi dan pengalamannya di industri musik kepada para talent Holywings Academy, termasuk Elmatu dan Glen.

Anji mengatakan, program Holywings Academy sudah berlangsung sejak akhir 2019, merupakan wadah bagi musisi untuk mengembangkan karirnya di industri musik.

“Begitu pandemi Covid-19 datang, kami terpaksa mengubah skema. Holywings Academy berganti menjadi label Holywings Record. Saya dari kepala sekolah menjadi Eksklusif Produser. Kami memberi kesempatan seluas-luasnya bagi para talent untuk merilis karya sendiri,” ujar pelantun Dia ini.

Mantan vokalis band Drive tersebut mengaku tertarik bergabung, setelah menilai Holywings Records punya potensi menjadi label besar di industri musik.

“Selain memiliki banyak talenta yang berkualitas yang siap menjadi superstar. Holywings juga memiliki belasan venue Holywings yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, sebagai media promosi,” ujar Anji yang dibenarkan oleh David selaku Ivan Tanjaya selaku owner Holywings.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada para talent, yang mungkin sebelumnya belum pernah bikin lagu, belum pernah manggung dan belum pernah berkarya, tetapi memiliki talenta,” ujar Ivan Tanjaya. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending