Connect with us

Selebritas

Merasa Terganggu Dengan Tudingan Tanpa Bukti, Lukman Azhari Polisikan Chendy Srikandi

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Lukman Azhari sudah membentuk rumah tangga bersama Medina Zein sejak Agustus 2017, namun merasa masih diganggu oleh mantan istri sirinya, Chendy Srikandi.

Lukman pun melawan. Ia melaporkan Chendy Srikandi ke polisi atas dugaan  pencemaran nama baik. Suami Medina Zein ini mengaku tidak senang atas tindakan Chendy yang menyebarkan cerita tanpa fakta tentang dirinya.

Persoalan yang membuat Lukman tersinggung, salah satunya adalah cerita Chendy yang menuduh keluarga Lukman hanya memanfaatkan Medina Zein secara material.

Mendapat tudingan demikian, Lukman mengaku sempat meminta klarifikasi kepada Chendy. Hanya saja, mantan istrinya tersebut tak bisa membuktikannya tuduhannya.

“Saya tanya ke dia, ini sumbernya darimana? Dia bilang dari temennya-lah apalah. Dia nggak bisa membuktikan,” jelas Lukman didampingi istrinya Medina Zein di Gandaria City, Jakarta, Rabu (14/11).

Lukman Azhari dan Medina Zein

“Saya pikir,  nggak bisa tinggal diam kalau dia melanggar suatu aturan. Saya sebagai WNI dilindungi UU, saya berhak melaporkan ke pihak berwajib.”

Lukman memutuskan melaporkan Chendy untuk efek jera, agar lebih hati-hati dalam mengirim pesan. “Saya sudah menyerahkan semuanya ke kepolisian,” pungkasnya.

Seperti diketahui Chendy dan Lukman pernah menikah siri pada tahun 2016. Hanya saja, usia  perkawinan secara siri tersebut hanya seumur jagung.  Selanjutnya Lukman meminang dan menikah dengan Medina Zein pada Agustus, 2017.

Menurut Medina Zein, berbagai tudingan yang dialamatkan terhadap Lukman, berawal dari pemintaan Medina kepada Chendy melalui DM Instagram, agar Chendy menghapus foto-foto kebersamaan Chendy dengan Lukman.

“Kayak gitu saja sih. Kalau WA dia yang WA duluan. Saya punya bukti chatnya,” jelas Medina sambil menunjukkan contoh chat di telepon selulernya.

“Terus saya nggak tanya apa-apa, tapi dia tiba-tiba menceritakan hal-hal negatif tentang Lukman dan keluarganya,” tutur Medina yang mengaku tidak nyaman karena saat ini dirinya sudah istri Lukman.

“Ada bukti, kok. Salah satunya, dia mengatakan kakak-kakaknya Lukman cuma memanfaatkan saya. Padahal kakak-kakaknya Lukman tinggal di luar negeri, untuk apa mereka memanfaatkan saya? Mereka di sana (luar negeri) kerja, sekolah, biaya hidup di sana mahal,” sanggah Medina Zein.

Terkait laporan Lukman Azhari, maka polisi sudah  melakukan pemeriksaan terhadap Chendy Srikandi, pada 10 Oktober silam. Demikian pula  Lukman dan Medina Zein juga sudah menjalani pemeriksaan atas kasus ini. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritas

Berseteru dengan Baim Wong, Astrid QQ Production Rugi 100 Juta

Published

on

By

Astrid (kedua dari kiri) didampingi kuasa hukumnya Didit Wijayanto (ketiga dari kiri) usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5).

Kabarhiburan.com, Jakarta – Laporan yang dilayangkan Astrid dari manajemen artis QQ Production ke Mapolda Metro Jaya tentang dugaan penipuan yang dilakukan aktor Baim Wong dan Lucky Perdana, awal Mei silam, kini memasuki babak baru.

Astrid didampingi kuasa hukumnya, Didit Wijayanto, telah mengisi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5).

Astrid menceritakan kronologi kasus yang melilitnya terkait Baim Wong dan Lucky Perdana kepada penyidik Polda Metro Jaya.

“Berawal dari pembicaraan Baim Wong kepada Krista Mukti, yang menyampaikan keinginannya supaya bisa bergabung dengan partai. Baim minta tolong kepada Krisna Mukti,” jelas Didit Wijayanto usai  menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

Dalam kronologi BAP disebutkan, Krisna Mukti menghubungi Astrid dari QQ Production, meminta agar Astrid membantu Baim Wong menghubungi salah satu partai.

“Setelah tercapai, barulah dibuat suatu komitmen. Ternyata komitmen tersebut telah disalahgunaan. Tadi dibuat terang oleh penyidik soal dugaan penipuannya,” jelas Didit.

“Dalam komitmen tersebut ada janji-janji, sehingga klien kami tergerak untuk membiayai,” ujar Didit yang menambahkan, kliennya mengalami kerugian material sekitar Rp 100 juta, yang dibenarkan Astrid.

Astrid mengaku lega telah memberikan keterangan kepada penyidik. Jika Baim Wong dan Lucky Perdana tidak menunjukkan itikad baik, Astrid bertekad untuk melanjutkan perkara ini hingga ke pengadilan.

“Alhamdulillah lebih lega setelah di BAP. Sampai sekarang belum ada komunikasi (sama Baim Wong dan Lucky Perdana),” ungkap Astrid yang masih membuka pintu damai kepada Baim Wong.

“Sejak awal kami sudah mengundang dia baik-baik kok. Kami tunggu itikad baiknya. Tapi ada enggak itikad baik,” imbuh Astrid.

Didit menambahkan, kliennya bisa saja mencabut laporannya di kepolisian apabila Baim Wong dan Lucky Perdana mau menyelesaikan masalah ini secara baik-baik. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Dewi Perssik dan Rosa Meldianti Berseteru, Yon Suharto Laporkan Sejumlah Tayangan ke KPI

Published

on

By

Fachmi Bachmid selaku kuasan hukum Yon Suharto.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Konflik pedangdut Dewi Perssik dengan keponakannya, Rosa Meldianti kian memanas dan ramai dibicarakan di sejumlah tayangan berita.

Situasi ini telah membuat keluarga besar Dewi Perssik gerah. Bahkan, Yon Suharto alias Mas Bin,  kakak kandung Dewi Perssik yang juga om dari Meldi mengatakan bahwa persoalan ini turut andil atas sakitnya ayah mereka.

Mas Bin melalui Fachmi Bachmid sebagai kuasa hukumnya pun mendatangi KPI Komisi Penyiaran Indonesia) guna melaporkan sejumlah tayangan yang menyiarkan kasus tersebut.

“Saya selaku kuasa hukum dari Yon Suharto atau Mas Bin, sebagai kakak kandung dari Dewi Muria Agung atau Dewi Perssik, memberikan kuasa kepada saya supaya membuat pengaduan untuk membuat pengaduan ke KPI terhadap lebih dari satu lembaga penyiaran,” kata Fachmi ditemui di kawasan Condet, Jakarta Timur, Rabu (1/5).

Menurut dia, sejumlah lembaga penyiaran dinilai telah menyiarkan informasi pribadi daripada keluarganya yang menurut Bin atau Yon Suharto, informasi tersebut bukanlah informasi atau patut diduga bukan informasi yang mendidik.

Fachmi menuturkan, jika kliennya tersebut merasa permasalahan dalam keluarganya bersifat pribadi dan bukan sebagai informasi yang bisa dikonsumsi banyak orang.

“Karena memberikan sebuah informasi tentang seorang yang lebih muda, berseteru dengan orang yang lebih tua, bahkan kalau ditarik bahwa keponakan lagi berseteru dengan tantenya yang diinformasikan kepada masyarakat sehingga bisa ditonton,” tuturnya.

Tak menyebutkan secara gamblang mengenai acara program yang sudah ia adukan, namun Fachmi menyebutkan tiga poin utama alasan dilaporkannya program tersebut.

“Persoalan ini sudah berlangsung sejak 2018. Informasi yang disajikan sejumlah tayangan itu-itu saja, sampai detik ini. Artinya, sejak terakhir sampai April, yang disajikan dan dipublikasikan, adalah sesuatu yang dikategorikan tidak mendidik. Kedua,  bertentangan dengan budaya orang Indonesia. Ketiga, patut diduga bertentangan dengan agama,” ujar Facmi. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Selebritas

Ucie Sucita Ajak Milenial Agar Selalu Kepo yang Positif

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Depok – Pada era digital seperti sekarang ini, dimana segala sesuatu berlangsung lebih cepat. Selain bekerja keras, para seniman dituntut lebih kreatif untuk menghasilkan karya yang lebih segar dan baru.

Sebagai pelaku seni, penyanyi Ucie Sucita sudah menerapkan pendapatnya. Ia selalu menyiapkan diri untuk mencari kreasi baru nan segar dalam berkarya.

Perempuan kelahiran Sumedang Jawa Barat ini, menyampaikan pandangannya ketika hadir sebagai narasumber di hadapan ratusan mahasiswa dalam acara bincang-bincang: Millenials In Digital Industry di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (30/4).

“Jadi, di zaman ini, tantangannya mencari kreasi baru dan ide ide yang cepat dirilis, fresh. Kita sebagai milenial kita kepo sama keadaan yang positif ya, kalau ga begitu, kita bakal ketinggalan jaman,” ujar pencipta dan pelantun Dibuang Sayang ini.

Ia menambahkan, sudah bukan masanya lagi ‘3M’, yakni malas, miskin dan mengkhayal.

“Kita harus hindari ‘3M’. Orang yang malas pasti miskin dan mengkhayal. Sebaliknya, harus rajin mencari peluang yang bisa mendapatkan uang banyak,” seru Ucie, yang menganjurkan agar selalu  ‘kepo’ alias selalu ingin tahu. “Kepo dalam hal positif ya,” imbuhnya.

Menurut Ucie, kalau kita nggak kepo, males dan enggak mau tahu, maka kita beneran ketinggalan. Ketinggalan zaman iya, ketinggalan teknologi iya, akhirnya kita dibilang ‘kudet’ (kurang update),” jelas Ucie.

Ia mencontohkan lagu terbarunya, Dibuang Sayang, yang tengah hits, juga hasil kepo yang positif.

“Saya sering mendengar orang mengatakan ‘dibuang sayang’, namun belum satu pun penyanyi yang nyanyiin. Lalu saya jadikan judul lagu ciptaan saya,” kenangnya.

Siapa sangka, single ‘Dibuang Sayang’ yang menceritakan ekspresi perasaan Ucie usai ditinggal sang pacar, kini berbuah manis. Video klip lagu sejak tayang di channel YouTube lima bulan silam, hingga kini  sudah  ditonton 12 juta kali. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending