Connect with us

Event

Meriahkan Galang Dana PWI Jaya ‘The Story of Artist’, Pasha: Bukan Sekadar Empati

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Menjabat Wakil Walikota Palu, Sulawesi Tengah, sejak awal 2016, Sigit Purnomo Syamsudin Said yang akrab disapa Pasha tidak begitu saja melupakan para pekerja seni yang pernah akrab dalam perjalanan karir musiknya.

Rasa solidaritasnya pun langsung mengemuka ketika diajak tampil dalam pentas amal The Story of Artist, acara galang donasi PWI Jaya dan Asosiasi Pekerja Seni.

Pasha mengatakan, dirinya terdorong oleh rasa persaudaraan dan solidaritas terhadap pekerja seni yang terdampak pandemi Covid-19, sekaligus merupakan bagian upaya ikut berempati untuk meringankan beban pekerja seni, yang hampir 4 bulan menganggur karena order manggung sepi.

“Penghentian aktivitas hiburan dan panggung seni memang menjadi dilema bagi masyarakat dan pemerintah, karena isu covid ini. Pemerintah terpaksa mengambil kebijakan yang sangat berat, untuk memutus mata rantai virus ini, termasuk kota Palu,” ujar ikon grup band Ungu ini.

“Kondisi ini diakui sangat memukul masyarakat pekerja seni yang bekerja dari panggung ke panggung. Ini sangat dilematis, karena pemerintah di satu sisi harus memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya, di sisi lain ada situasi lain dimana pemerintah harus memikirkan keselamatan manusia terhadap serangan virus ini,” ungkap Pasha.

Untuk itu, Pasha mengucapkan terima kasih kepada jajaran PWI Jaya dan seluruh pihak terkait selaku pelaksana kegiatan History of Artist ini.

“Mudah-mudahan kegiatan ini, paling tidak bisa jadi penghibur, jadi alat bantu. Sekaligus solusi jangka pendek, khususnya untuk pekerja seni termasuk kru event untuk dapat membantu penghidupannya,” pinta Pasha.

“Terima kasih dan mudah-mudahan acara ini diberkati dan dilancarkan, sehingga kita bisa menjalankan tugas dan kewajiban sosial kita sebagai sesama warga bangsa,” ujar Pasha menambahkan.

Seperti diketahui, Pasha bersama Sandiaga Uno, Syahrul Yasin Limpo, Vina Panduwinata, Tantri Kotak, Iis Dahlia, Close Friends dan sejumlah musisi lainnya, akan tampil dalam  konser amal The Story of Artist yang digelar oleh PWI Jaya dan Asosiasi Pekerja Seni pada Sabtu, 18 Juli, pukul 15.00 -16.30 mendatang.

The Story of Artist dikemas dalam bentuk Live Streaming Program Konsep Virtual Interaktif #DARI RUMAHAJA.

Menampilkan dari  Stand Up Comedy, ngobrol bareng artis dan tokoh, penampilan pengisi acara Vina Panduwinata, Kotak, Iis Dahlia, dan Close Friends.

Acara virtual ini diharapkan mampu mengundang perhatian khalayak untuk menyaksikan konser dan berdonasi. Donasi bisa dilakukan dengan membeli merchandise selama konser berlangsung.

Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah mengatakan kegiatan ini akan dipergunakan untuk donasi bagi sekitar 1000 pekerja seni, baik musik, film, tari, dan seni lainnya.

“Lebih khusus lagi, donasi akan menyasar kepada para kru yang selama ini belum tersentuh bantuan atau donasi,” ujar Sayid. (Rls)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

GT Radial Ukir Prestasi, Raih ‘Original Brand Award 2020’

Published

on

By

Leonard Gozali selaku Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk (Ist.)

Kabarhiburan.com – PT Gajah Tunggal Tbk kembali mengukir prestasi yang membanggakan. Salah satu lini produk ban mobil kebanggaan Indonesia, GT Radial kembali meraih penghargaan Indonesia Original Brand Award 2020 yang untuk pertama kalinya diselenggarakan live secara virtual melalui YouTube, baru-baru ini.

Sukses GT Radial meraih penghargaan untuk kategori ban mobil ini didapatkan dari statement responden berdasarkan riset Indonesia Original Brand yang pernah dilakukan dalam 5 tahun terakhir (2015-2019) di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam riset tersebut memuat 4 parameter (ALSI) yang diukur, yaitu Kepuasan, Loyalitas, Advokasi dan Persepsi Relatif terhadap Merek Asing.

Selanjutnya dilakukan perhitungan index komposit dari ALSI tersebut dengan Index Pandemic Competitiveness, dan melalui tahap akhir berupa FGD (Focus Discussion Group) bersama para ahli.

Leonard Gozali selaku Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk, mengatakan bahwa penghargaan ini jadi bukti kalau produk yang diproduksi lokal dapat berjaya tak hanya di negeri sendiri, tapi juga memiliki daya saing yang baik di mancanegara.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja sama tim yang telah dibentuk dari Sales, Marketing, Research and Development, serta seluruh pihak yang turut memajukan brand GT Radial,” ujar Leonard Gozali kepada media di Jakarta, Senin (11/8).

Leonard Gozali menambahkan bahwa dalam membangun market global, GT Radial terus melakukan riset dan inovasi pengembangan produk.

Hasilnya, beragam sertifikasi internasional telah diperoleh sebagai salah satu syarat untuk memenuhi standarisasi internasional yang berlaku di berbagai negara.

Continue Reading

Event

1000 Band Bersaing Menjadi Terbaik di ‘Nusantara Virtual Band Competition 2020’

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Bukan rahasia lagi, masa pandemi Covid-19 telah melumpuhkan aktivitas para pegiat seni, khususnya musisi. Tidak sedikit dari mereka terpaksa kehilangan pekerjaan.

Berangkat dari keprihatinan ini, CHK Entertainment akan menggelar kompetisi band terbesar di Indonesia, bertajuk Nusantara Virtual Band Competition 2020.

Ricky Kevin selaku CEO CKH Goup memberikan alasannya menggelar acara kompetisi tersebut. Ia terpikir akan nasib band anak-anak muda yang tidak bisa lagi menyalurkan hobi dan kreatifnya gara-gara terhambat Covid-19.

“Kami ingin industri kreatif, khususnya musik hidup lagi, agar anak muda kembali berkarya walaupun di tengah pandemi. Dari sana kami create suatu wadah bernama Nusantara Virtual Band Competition ini,” ungkap Kevin dalam konfrensi pers virtual, Jumat (7/8) sore.

Nusantara Virtual Band Competition 2020 menargetkan sebanyak seribu band yang tersebar di seluruh penjuru nusantara. Pendaftarannya sudah dibuka di website nusantaravbc.com, sejak 1 Agustus 2020 dan berakhir pada 15 September 2020 mendatang.

“Kami sudah menargetkan 1000 band dari seluruh Indonesia. Acara ini akan kami daftarkan ke MURI (Museum Rekor Indonesia). Kami berharap, acara ini bisa membawa dampak positif bagi anak-anak muda kita, generasi penerus bangsa,” pinta Kevin.

Kompetisi ini terbuka untuk band dengan minimal terdiri dari 3 personel, tidak terikat kontrak dengan label musik dan wajib membawakan lagu berbahasa Indonesia.

Karya Sang Juara

Seluruh peserta akan menjalani 3 tahap seleksi, guna menyaring dari 1000 band menjadi 100 band.

“100 band ini nanti akan kami upload di kanal YouTube CKH Entertaiment untuk berkompetisi,” ujar Alex selaku project manager CKH di tempat yang sama.

Caranya, setiap band wajib mencari like sebanyak mungkin dari teman maupun dari fans mereka. Hasilnya, sebanyak 10 grup band akan maju ke babak grand final.

“Untuk itu, setiap band sebaiknya tampil sekreatif mungkin, dari segi komposisi lagu, pakaian, musik hingga pendukung penampilan lainnya,” pinta Alex.

Juara pertama akan mendapat hadiah berupa uang sebesar Rp 50 juta, juara dua sebesar Rp 30 juta dan juara 3 memperoleh hadiah Rp 20 juta.

Selain uang tunai, bagi juara pertama akan mendapat kontrak eksklusif dari CKH Entertainment. Selain tampil di berbagai acara CKH Entertainment, sang juara berhak mencetak album ‘Karya Sang Juara’. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Event

Buka Audisi Online, ‘Pop Academy’ Untuk Bakat Indonesia Bersuara Emas

Published

on

By

Kabarhiburan.com, Jakarta – Tidak berlebihan kalau Indosiar disebut sebagai rumah bagi berbagai ajang pencarian bakat menyanyi di Tanah Air.

Indosiar telah melahirkan sejumlah ajang pencarian bakat, mulai dari Akademi Fantasi Indosiar, Mamamia Show, Dangdut Academy, Liga Dangdut Indonesia, Bintang Pantura sampai D’Star.

Dari sana melahirkan banyak penyanyi idola, seperti Fildan DA, Lesti DA, Reza DA, Selfi LIDA, Rara LIDA dan masih banyak lagi.

Sukses tersebut membuat stasiun yang bermarkas di jalan Daan Mogot, Jakarta Barat ini kembali menghadirkan ajang pencarian bakat terbaru, Pop Academy.

Pop Academy akan menjaring bakat muda Indonesia bersuara emas dalam membawakan lagu-lagu ber-genre musik pop dan siap jadi bintang.

Audisi Pop Academy dilangsungkan secara online telah dibuka sejak 1 Agustus 2020 hingga 31 Agustus 2020 mendatang.

Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming SCM mengatakan bahwa Indosiar terus konsisten sebagai stasiun televisi yang melahirkan bintang-bintang ternama Indonesia, tidak hanya dalam musik dangdut kini juga merambah ke musik Pop.

“Melalui Pop Academy, Indosiar memberi kesempatan untuk seluruh bakat muda Indonesia bersiap menjadi seorang super star,” ujar Harsiwi.

Audisi Pop Academy dilakukan secara online dan gratis! Dapat diikuti oleh pria maupun wanita umur 14 – 25 tahun, warga negara Indonesia serta memiliki kemampuan bernyanyi lagu pop.

Daftarkan diri Anda di bit.ly/POPACADEMY dengan mengisi formulir data diri dan mengirimkan kartu identitas, foto full body, close up serta video menyanyi lagu pop terbaiknya secara solo berdurasi 3-5 menit menggunakan minus one, atau diiringi 1 alat musik atau vokal saja. Video yang dikirimkan tidak boleh diedit, baik video maupun audionya.

Info lebih lanjut, dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy_ dan Youtube: Pop Academy Indosiar.

Be Pop Academy and Be A Superstar. Ayo ikuti audisinya! Gratis! (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending