Connect with us

Lifestyle

Migi Rihasalay dan Andrew James Wujudkan Kecintaan Budaya di Rumah Joglo Tanjung Lesung

Published

on

Kabarhiburan.com – Desainer muda Migi Rihasalay akhirnya wujudkan keinginannya berupa Rumah Joglo. Sebuah rumah bergaya arsitektur Jawa Tengah berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten.

Mewujudkan Rumah Joglo tersebut, Migi tidak sendirian. Ia dibantu sang suami, Andrew James, asal Australia. Keduanya telah rampung merenovasi beberapa rumah joglo yang ada, kini dijadikan sebagai rumah inspirasi bagi para seniman di Indonesia.

“Saya dan suami memang termasuk orang yang senang dengan budaya. Dimana budaya dan bangunan dari tanah Jawa seperti rumah Joglo, aku hadirkan di Tanjung Lesung. Kelak akan menjadi lokasi wisata seni dan budaya,” ujar Migi kepada wartawan baru-baru ini.

Selain dibantu sang suami, Migi juga mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk mendirikan Rumah Joglo sebagai kawasan budaya di atas lahan seluas 1 Hektare itu. Selain memindahkan Rumah Joglo dari tempat asalnya ke kawasan tersebut, Migi juga merenovasinya menjadi Rumah Joglo eksotis dan bernilai seni tinggi, yang kelak bisa bermanfaat bagi generasi muda.

“Untuk membangun Rumah Joglo ini, saya dan suami harus mendatangi ke beberapa wilayah, seperti Jepara untuk mencari beberapa rumah Joglo yang hampir rubuh. Kami lalu beli dari pemiliknya,  kemudian membawanya ke kawasan Tanjung Lesung, untuk dibangun kembali sesuai dengan gambaran aslinya,” kata Migi.

“Dengan demikian, nilai sejarah dan history-nya tetap terjaga. Apalagi Andrew seorang arsitek, dia memahami bagaimana menangani bangunan sejarah agar terlihat menarik dan nantinya dijadikan tujuan menarik buat para seniman berkarya,” ujar Migi didampingi Andrew James.

Andrew James membenarkan dan mengaku bangga telah mempersembahkan rumah Joglo sebagai wadah bagi para seniman ini. Kecintaannya atas Indonesia membawa dirinya kini memperjuangkan statusnya menjadi seorang WNI.

“Saya orang bule, tapi saya sangat cinta Indonesia, karena disini saya bebas berkarya dan mengekpresikan diri saya. Hal itu tidak bisa saya dapatkan di Australia sana. Ketika menikah dengan Migi, saya ingin mempersembahkan sesuatu yang mungkin nantinya bisa dimanfaatkan bagi kebaikan generasi muda Indonesia dalam hal budaya dan keragamannya. Salah satunya ya ini lewat rumah Joglo ini,” jelasnya.

“Dan saya saat ini sedang berjuang agar bisa jadi WNI dan ingin mati dan dikubur di Indonesia karena saya sangat cinta Indonesia,” ujar Andrew, yang berharapRumah Joglo kelak menjadi rumah inspiratif bagi para seniman dalam barkarya.

Tak hanya itu, di Rumah Joglo pula Migi kelak akan menggelar program free class bagi anak-anak Pandeglang dan sekitarnya, seperti mendesain, melukis, membatik dan membuat tembikar dan ruang berkreasi lainnya.

Di Rumah Joglo juga, Migi  berupaya melestarikan budaya dan bangunan khas Jawa agar bisa disaksikan generasi berikutnya dan dimanfaatkan sebagai tempat pernikahan, pertemuan dan berkesenian.

Sebagai langkah awal menuju ke sana, Migi dan Andrew memulainya dengan menyelenggarakan festival tempe bertajuk “Indonesian Tempe Movement 2021 dalam waktu dekat.

Festival ini akan diisi dengan kegiatan disikusi tentang asal ususl tempe, lomba membuat kreasi tempe dan diskusi tentang bagaimana mengolah tempe sebagai makanan dan beragam produk lainnya,” tandas Migi. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Renume Aesthetics Indonesia Tawarkan Solusi Agar Tetap Menarik di Usia Menua

Published

on

By

Personal consultant di Renume Aesthetic Indonesia dapat dihubungi selama 24 jam

Kabarhiburan.com – Setiap orang akan mengalami proses penuaan, ditandai oleh munculnya kerutan di wajah, kulit pun menjadi kering, tipis dan kendur.

Sekarang tersedia teknologi kedokteran di bidang kecantikan dan estetik, yang bisa membuat setiap orang tetap menarik di usianya yang menua. Kulit wajah menjadi tampak cerah, muda dan menarik dapat dicapai dengan menggunakan krim anti aging.

Tapi krim saja tidaklah cukup. Solusi lain yang dinilai tepat dan ampuh adalah perawatan dengan cell therapy alias stem cell.

Salah satu klinik di Jakarta yang menawarkan treatment tersebut adalah Renume Aesthetics.

Shanty Reifansyah selaku Business Development Renume, menjelaskan bahwa perawatan dengan stem cell berasal dari lemak pasien itu sendiri. Stem cell memiliki kemampuan untuk melakukan replicate (memperbanyak diri) dan differentiate (menjadi sel tipe lain).

Setelah diproses, kemudian disuntikan ke bagian wajah atau tubuh pasien. Stem cell bisa memberikan efek anti aging karena bisa menggantikan atau meregenerasi sel-sel di tubuh yang mengalami penuaan.

“Hal ini membuat wajah pasien bersinar awet muda. Ada juga yang dimasukkan ke pembuluh darah bertujuan mencegah menopause dini pada perempuan,” ujar Shanty dalam keterangan tertulis, Selasa (31/5/2022).

Manfaat lainnya adalah mengatasi elastisitas kulit, kelembaban kulit, dan meningkatkan ketebalan kulit sehingga kulit lebih kencang.

Lebih lanjut Shanty memaparkan treatment tersebut merupakan cell therapy treatment yang menggunakan sel hidup (stem cell) yang bersumber dari tali pusat (umbilac cord), darah tepi (peripheral blood), sumsum tulang belakang (bone marrow), darah tali pusat (umbilical cord blood), dan jaringan lemak (adipose).

Untuk hasilnya, Shanty menerangkan, anti aging memiliki sifat yang sangat individual, sehingga tak bisa di samaratakan pada masing-masing pasien.

“Masing-masing pasien tak sama. Anti aging setiap pasien adalah istimewa. Sehingga saat stem cell disuntikkan, dia akan pergi ke mana-mana. Stem cell tahu rumahnya di dalam tubuh manusia, salah satunya bisa memperlambat gejala menopause dini,” jelasnya.

“Selain untuk anti aging, stem cell juga cocok untuk pasien yang membutuhkan terapi sebagai anti aging, rejuvinasi, anti body, hair loss therapy, dan sebagai Oesteoartritis therapy,” tutur Shanty menambahkan.

Renume Aesthetics tidak hanya menawarkan stem cell. Masih ada treatment lain yang tak kalah banyak peminatnya, yakni pemeriksaan gen atau tes DNA, diambil dari sample air liur (saliva) yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik tubuh seseorang.

Hasilnya, digunakan sebagai acuan atau pedoman diri berupa personalized report yang berhubungan dengan kesehatan diri seseorang sesuai genetiknya.

Klinik Renume menawarkan 2 jenis tes DNA. Pertama, Nutri-Genme untuk tubuh, yang dapat mengetahui karakteristik tubuh seseorang secara menyeluruh berkaitan dengan kebutuhan protein, nutrisi, olahraga, vitamin atau supplement secara tepat bagi kebutuhan tubuh, serta dapat mengetahui dari 78 Gen dan Risk panel berkaitan dengan kesehatan.

Kedua, Skin-Genme untuk kulit, yaitu pemeriksaan DNA untuk mengetahui karakteristik kulit secara meyeluruh berkaitan dengan nutrisi yang baik untuk kulit, mengetahui kandungan skincare yang tepat untuk kulit wajah,dan rambut.

Skin-Genme juga berfungsi untuk mengetahui perawatan kulit yang tepat, serta untuk mengetahui skin risk panel-nya yang berhubungan dengan kulit.

“Test DNA ini untuk sekali seumur hidup, sangat efektif untuk semua pasien yang membutuhkan perawatan secara tepat dan tepat di Renume sesuai acuan Personalized Report dari hasil pemeriksaan tes DNA. Bahkan ini tingkat efektifitas sampai 100 persen,” tutur Shanty (Tumpak S)

Continue Reading

Lifestyle

Warung Jame 100 % Asli Aceh, dari Kuliner Tradisi Aceh Hingga Dukung Kegiatan Anak Muda

Published

on

By

Kuliner tradisional Aceh ini bisa disantap di Warung Jamee 100 % Aceh

Kabarhiburan.com – Jakarta sebagai ibu kota Indonesia sekaligus merupakan surga kuliner nusantara. Tinggal sebut ingin bersantap kuliner nusantara seperti apa? Kalau kangen hidangan tradisional Aceh yang kaya rasa rempah nan menggetarkan lidah, bisa ditemukan di Warung Jame 100 % Aceh.

Berada di kawasan ramai. Persisnya, di pertigaan Jalan Duren Tiga dan Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tidak jauh dari markas grup band Slank.

Jame diambil dari pepatah Aceh yang terkenal, yakni ‘Peumulia Jamee Adat Geutanyoe’ artinya, memuliakan tamu adalah adat kami.

Seperti namanya, Jame 100 % Aceh, warung yang beroperasi sejak Maret 2022 ini menyajikan hidangan tradisional Aceh bagi tamunya.

Tamu dapat memilih ruang smoking maupun non smoking yang memadai, sehingga ramah untuk keluarga.

Masing-masing meja dan kursi ditata sedemikian membuat tamu betah nongkrong berlama-lama. Sudah begitu Lokasi Warung Jame juga dekat dengan fasilitas ibadah, yaitu Mushala.

Pendirinya, Juanda Maulana, anak muda kreatif asal Langsa, kota di pesisir Timur Pulau Sumatera. Ia seorang karyawan yang berani menghabiskan tabungannya untuk membuka bisnis pertamanya ini.

“Dari hobi nongkrong bersama teman-teman, kita bentuklah warung Jame ini,. Kami ingin mengenalkan masakan tradisonal Aceh hingga bahkan jajanan, kerajinan dan sebagainya.

“Selama ini orang Jakarta cuma kenal menu mainstream dari Aceh, seperti martabak, mie aceh, teh tarik dan kopi . Ada baiknya sekarang mengenal masakan tradisional Aceh,” ujar Juanda Maulana.

Jadi, kalau Anda bosan dengan menu mainstream Aceh yang itu itu aja, di warung Jame masih ada sederetan hidangan hidangan tradisional Aceh siap dihidangkan.

Sebut saja Nasi Tangkap dengan pilihan ayam atau bebek, yang digoreng dengan rempah dan daun temurui. Menu tradisional lainnya, yakni Sirebu, Kari Kambing Koblangon, Kuah Belingu dan masih banyak lagi. Selain rasanya yang nikmat di lidah, harganya pun sangat terjangkau.

“Kami berusaha menghadirkan pelayanan terbaik dengan fasilitas mencukupi. Semoga bisa menjadi tempat yang nyaman untuk nongkrong untuk siapa saja, dari anak muda hingga  keluarga,” pinta Juanda.

Juanda Maulana Owner Warung Jame 100 % Aceh (kanan) dan Muhammad Suhajad dari BG FC tandatangani program kerja sama.

Dukung Kegiatan Positif Anak Muda

Sepintas memperkenalkan kuliner asli Aceh tidak ada kaitannya dengan komunitas anak muda. Namun lewat pemikiran kreatif, kedua kegiatan tersebut dapat diwujudkan di Warung Jame 100 % Aceh.

Robi selaku Bisnis Lead Jame 100 % Aceh mengatakan keinginannya untuk membawa Warung Jame, from local to global.

Caranya, dengan menjadikan Warung Jamee sponsorship Banda Glorius FC, sebuah komunitas sepak bola anak muda Aceh di Jakarta.

“Kita berkontribusi dan berperan terhadap segala kegiatan positif teman-teman dari Aceh. Ini sesuai dengan tagline Warung Jame 100 % Aceh, ingin dikenal lebih luas. Impactnya, baik secara ekonomi maupun sosial bagi Warung Jame,” ujar Robi.

Sebelumnya, Robi juga mengundang praktisi bisnis untuk melakukan sharing bagi anak muda Aceh yang minat berbisnis dalam sesi Jame Bekasi sebanyak dua kali.

Melalui kegiatan sponsorship ini warung Jame ingin mempererat tali silaturahmi sesama anak muda Aceh.

“Kalau hari ini warung Jame menggandeng  komunitas anak muda di bidang sepak bola, ke depannya bisa untuk komunitas otomotif dan sebagainya,” ujar Juanda Maulana. (Tumpak S)

Continue Reading

Lifestyle

Nikmati Kemewahan Teknologi Dolby Konser Maliq D’Essentials di ‘Orkes Semesta’ Vision+

Published

on

By

Vision+ menghadirkan originals  terbaru, Orkes Semesta. (Foto: Dok. Vision+)

Kabarhiburan.com – Sebuah inovasi baru di industri musik kembali hadir di aplikasi Vision+. Menghadirkan konten originals Orkes Semesta, sebuah konser audio visual terkini yang mengadopsi teknologi dari Dolby, yaitu Dolby visualTM dan Dolby Atmos.

Konten originals Orkes Semesta resmi dirilis pada 22 Mei 2022 silam, menjadi originals bergenre musik pertama dengan konser audio visual.

Dolby Vision adalah teknologi imaging canggih yang menggabungkan rentang dinamis tinggi (HDR) menghadirkan gambar yang lebih jelas dan nyata, dengan warna yang hidup, kontras yang lebih tajam, dan kaya akan detail.

Sementara itu, Dolby Atmos menghasilkan suara dengan kejernihan luar biasa yang memungkinkan pengguna mendengar detail yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Semua kemewahan tersebut mampu memberikan pengalaman streaming yang menyenangkan saat menonton konser eksklusif Maliq & D’Essentials di Orkes Semesta di ponsel, tablet maupun TV.

Grup band jazz dan pop ternama ini juga berkolaborasi dengan para musisi, mulai dari Iwa K, King Nassar, Hondo, Lyodra, David Bayu, Ayu Gurnitha dan Muhammad Hanafi Lubis.

Selain konser, Orkes Semesta, juga menyiarkan wawancara tertutup dengan Maliq & D’Essentials yang belum pernah dipublikasikan di mana pun, demi menyenangkan para penggemar dan pecinta musik.

Clarissa Tanoesoedibjo selaku Managing Director Vision+ menyebutkan bahwa Orkes Semesta  merupakan terobosan dalam bidang konten, sekaligus teknologi layanan streaming untuk menjadi platform OTT pertama di Indonesia yang mengadopsi Dolby Vision dan Dolby Atmos.

“Dengan konsep bertema surealis seputar “Angkasa” dan “Orbit”, dipadukan dengan dialog akrab yang mencatat manifestasi Maliq D’Essentials dalam karis dan identitas mereka,” tutur Clarissa dalam keterangannya, Selasa, (24/5/2022).

“Seiring dengan meningkatnya batasan kualitas konten dan media lokal, Vision+ akan terus bereksplorasi agar dapat menggunakan standar ini dalam seluruh produk dan platform kami yang lain,” tambahnya.

Ashim Mathur, Senior Regional Director, Japan and Emerging Markets, Dolby Laboratories mengaku senang dapat berkolaborasi dengan Vision+ untuk meningkatkan pengalaman hiburan konsumen di rumah maupun saat di luar.

“Dengan Orkes Semesta, konsumen akan menikmati pertunjukan musik spektakuler melalui TV, ponsel, dan tablet yang didukung oleh Dolby,” kata Ashim Mathur.

Ingin saksikan serunya penampilan Maliq & D’Essentials dan berbagai musisi lokal lainnya? Jangan lupa nonton Orkes Semesta eksklusif di Vision+. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending