Connect with us

Musik

Mini Album ‘Killchestra’ Esensi Baru Menikmati Karya Musik Burgerkill

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Burgerkill, band metal asal Bandung membawa kabar menggembirakan. Grup musik yang digawangi oleh 5 sekawan, Vicky, Ebenz, Agung, Putra dan Ramdan tersebut baru saja didaulat sebagai 50 band metal terbaik sepanjang masa oleh majalah metal raksasa asal Inggris, Metal Hammer.

Kabar gembira tersebut disampaikan Burgerkill saat merilis mini album berjudul Killchestra dalam bentuk CD. Killchestra berisi 6 materi lagu yang diambil dari album mereka sebelumnya dan diaransemen ulang dengan iringan symphony orchestra.

Meski dirilis dalam suasana pandemi Covid-19, mini album Killchestra tetap kokoh dalam merefleksikan manifestasi harapan dan gairah untuk tetap semangat, berjuang dan tetap bergerak di tengah situasi yang tidak menentu seperti sekarang.

“Proses pembuatan album mini Killchestra sendiri memakan waktu yang cukup panjang, lebih dari dua tahun, di tengah-tengah perjalanan promo tur album Adamantine,” ungkap mereka dalam rilis resmi, Selasa (18/8).

Sesi symphony orchestra direkam di Cesky Rozhlas Studio, Republik Ceko, diaransemen oleh Alvin Witarsa dengan diiringi Czech Symphony Orchestra.

Sesi musik direkam di Sumber Ria Studio, Jakarta dan sesi vokal direkam di Masterplan Studio Bandung. Sementara mixing dan mastering dilakukan di Sumber Ria Studio oleh Simon Cotsworth.

Melalui mini album Killchestra, Burgerkill  merepresentasikan karya-karya terdahulu dengan aransemen yang sedikit berbeda karena dibalut dengan alunan symphony orchestra, sehingga turut memperkaya musikalitas dari aransemen asli lagu tersebut.

“Ini merupakan salah satu pencapaian terbaik di sepanjang karier bermusik Burgerkill. Melalui Killchestra kami mencoba menawarkan esensi baru dalam menikmati karya musik Burgerkill dengan mengkolaborasikan musik orkestra klasik di dalamnya,” ungkap Eben, sang gitaris.

CD mini album Killchestra sudah bisa dipesan secara online melalui website www.demajors.com dan 20 kota jaringan toko demajors. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Hengky Supit Abadikan Kenangan Bersama Istri Lewat Solo Mini Album ‘Nathalie’

Published

on

By

Hengky Supit (Foto: Istimewa)

Kabarhiburan.com – Nama Hengky Supit sempat mengharumkan jagat musik Indonesia pada dekade 1990. Salah satunya, sebagai vokalis terbaik bersama band Whizzkid pada Festival Rock Indonesia ke-6 versi Loz Zhelebour (1991).

Namanya kian berkibar berkat single solo Bila Engkau Izinkan (1993), dilanjutkan dengan single Percayalah (1994) dan slow rock berjudul Isi Hatiku (1995).

Di puncak popularitasnya, Hengky menikah dengan Nathalie Kullman, gadis berdarah Belanda. Mereka hijrah ke Negeri Kincir Angin tersebut, dan menetap di Amsterdam hingga kini. Hanya saja, Nathalie jatuh sakit dan meninggal dunia pada 1 April 2020.

Begitu banyak kenangan indah bersama sang istri, telah mengispirasi Hengky Supit untuk menuliskan semuanya ke dalam ke dalam lima lagu. Ia kemudian mengemasnya menjadi sebentuk solo mini album bertajuk Nathalie.

Kelima lagu tersebut adalah Nathalie, All I Wanna Do, Nathalie 2, Menaksir dan Mengukur Jarak, serta Bersama Kita.

“Mini album solo ini terinspirasi dari kenangan bersama mendiang istri saya. Kini, saya dedikasikan untuk Nathalie, sebagai sebuah memorabilia yang akan dikenang selamanya,” jelas Hengky Supit pada jumpa pers virtual, Senin (25/1/2021).

Salah satu lagu andalan pada mini album Nathalie adalah All I Wanna Do. Lirik lagu tersebut Hengky Supit ciptakan bersama istrinya semasa hidup.

“Dulu hampir enggak pernah nulis lagu sama dia. Cuma dikarenakan terakhir-terakhir pengen nulis (lirik) dalam bahasa Inggris jadi sering dibantuin sama istri. Jadi dalam lagu All I Wanna Do banyak dibantu istri dalam hal lirik,” katanya.

Hengky juga melibatkan sejumlah sahabat musisinya di Amsterdam. Termasuk Didik Sucahyo, bassist dari Elpamas, yang juga sudah menetap di Belanda.

Video klip All I Wanna Do diluncurkan pada Minggu (24/1/2021) melalui kanal YouTube Hengky Reborn Official.

Hanya sehari setelah meluncurkan video klip All I Wanna Do, Hengky tancap gas untuk merilis single kedua bertajuk Nathalie 2.  Sebuah lagu pop mellow yang disajikan dalam lirik Bahasa Indonesia, yang akan melelehkan hati para pecinta musik di Indonesia.

Nathalie 2 menceritakan rasa Hengky saat kehilangan belahan jiwanya dan takkan tergantikan sampai kapanpun.

“Karena saya lahir dan dibesarkan di Indonesia, saya berharap single Nathalie 2 bisa menjadi Radio Hits, di Tanah Air,” pinta Hengky dengan mata berbinar haru.

Untuk mencapai targetnya, Hengky berharap lagu Nathalie 2 bisa dinikmati di seluruh Indonesia. Setidaknya melalui 150 radio siaran swasta. “Saya akan bekerja keras untuk mencapai target tersebut,” tandas Hengky optimis.

Nuansa musik 90-an masih terasa mendominasi lagu-lagu di Solo Mini Album, terlebih karakter vokal Hengky sangat khas, yang pernah mengkhiasi etalase musik di Tanah Air.

Selain bisa menyaksikan klip All I Wanna Do di kanal YouTube, para Supiter atau Teman Hengky Supit, bisa mendengarkan sekaligus mendapatkan lagu-lagu secara digital, melalui sejumlah platform digital, diantaranya Spotify;

https://open.spotify.com/artist/16RWILO2cJGjM2XnixoQ5w

Selanjutnya akan dinikmati di  Joox, Apple Music, Google Play Music, SoundCloud dan lainnya.

Dalam mempromosikan mini albumnya, Hengky Supit, menggunakan sejumlah hastag yang akan digunakan dalam segenap postingan informasi dan kegiatannya melalui media sosial, seperti; #HengkySupitReborn #MiniAlbumNathalie #alliwannado_hengkysupit #nathalie2_hengkysupit. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Aldiv Muncul dengan Lagu Galau, ‘Tinggalkan Rasa’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Solois pendatang baru, Aldiv mencurahkan perasaan terdalamnya saat menyanyikan single perdananya, berjudul Tinggalkan Rasa, karya duo komposer muda, Feriko Nainggolan dan Joko Bramantyo (Gawean Fikojoko).

“Perasaanku saat ini sangat bahagia. Karena ini merupakan bagian bersejarah dalam hidupku. Dan, aku bersyukur bisa memberikan karya single pertama aku,” ujar pria bernama lengkap Aldi Choirul Anwar ini.

Aldiv mengenalkan single Tinggalkan Rasa melalui Dumeca Records, di Hotel Raffles, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/1/2021).

Lagu ini menceritakan tentang percintaan sepasang kekasih, di mana si pria telah berkorban banyak hal demi wanita yang ia cintai. Hanya saja, cintanya tak berbalas sepenuh hati. Wanita tersebut malah kedapatan berbagi hati dengan pria lain.

Secara tema, musik dan lirik, lagu ini sangat mengena dan mewakili kehidupan kawula muda. Kisah cinta serupa selalu ada dari zaman ke zaman dan terus berulang-ulang. Siapa pun di antara kita, pasti ada yang pernah mengalaminya. Lagu Tinggalkan Rasa sangat cocok untuk menemani hati Anda yang galau.

“Semoga karyaku bisa diterima oleh seluruh masyarakat,” pinta Aldiv, yang pernah memenangkan kejuaraan menyanyi di Surabaya dan kompetisi Bigo Live baru-baru ini.

Baginya, peluncuran single Tinggalkan Rasa ini merupakan suatu pencapaian terbesar. Ini akan memotivasinya agar terus berkarya dan berkarya lagi di masa mendatang.

Aldiv pun mengaku ingin fokus menjalani karier musik yang sudah dipilihnya. Perjalanan panjang dalam mengeluarkan karya musik, membuatnya menghargai proses yang sudah ia lewati.

Aldiv bangga bisa membuktikan bahwa putra daerah juga bisa memberikan karyanya di belantika musik indonesia. Semua pengalaman yang sangat luar biasa di balik proses pembuatannya memberikannya lebih banyak ilmu dan pelajaran lagi.

Lagu Tinggalkan Rasa sudah dapat dinikmati platform musik digital, seperti Joox, iTunes, Spotify dan Deezer. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Memulai Perjalanan Baru, Sheryl Sheinafia Rilis Album ‘Jennovine’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Membuka tahun 2021 saatnya bagi solois Sheryl Sheinafia mengekspresikan kemajuan bermusiknya, melalui album terbarunya bertajuk Jennovine.

Baginya, album tersebut berperan menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan dunia yang belum sepenuhnya ia pahami.

Dalam keterangan resminya, Jumat (15/1/2021), Sheryl memulai perjalanan baru dengan musiknya di album terbaru ini.

Hal tersebut terlihat dengan jelas ia melakukan pendekatan berbeda melalui produksi musik disepanjang album. Komposisi lagu-lagu terlihat sangat kontras dengan karya-karya Sheryl sebelumnya.

Bisa dikatakan seperti kupu-kupu yang pertama kali melebarkan sayapnya. Pendek kata, Jennovine berperan sebagai kebangkitan Sheryl Sheinafia sebagai musisi.

Di album ini Sheryl berkolaborasi dengan sejumlah musisi Indonesia lainnya, seperti A. Nayaka, Pamungkas dan Rendy Pandugo.

Album Jennovine dari Sheryl Sheinafia rilis 15 Januari 2021 di seluruh platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, Joox, Langit Musik, Noice dan Resso.

Official video lyric dapat disaksikan di platform Vidio dan YouTube ‘Musica Studios’ secara bertahap. Adapun video karaoke dapat dinikmati bersama dalam waktu dekat di channel YouTube ‘Musica Karaoke’. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending