Connect with us

Event

Miss World Saksikan Malam Penobatan Miss Indonesia 2020

Published

on

Miss World 2019 Toni Ann-Singh (kanan) akan melakukan prosesi pemindahan mahkota dari Miss Indonesia 2019 (kiri) kepada Miss Indonesia 2020 terpilih.

Kabarhiburan.com, Jakarta – Indonesia kedatangan tamu istimewa. Dialah pemegang gelar Miss World 2019 dan Miss World Organization, Toni-Ann Singh. Wanita asal Jamaica tersebut hadir bersama Mr Steve D. Morley selaku Event Director Miss World Organization.

Mereka datang dari London untuk sama-sama menyaksikan Malam Puncak Penobatan Miss Indonesia 2020, yang berlangsung di Studio RCTI+, Jakarta, Kamis (20/2) pukul 21.00 WIB.

Pada acara yang disiarkan secara langsung di layar RCTI tersebut, Toni-Ann Singh juga akan melakukan prosesi pemindahan mahkota bertajuk Spirit of Indonesia, dari Miss Indonesia 2019 Princess Megonondo kepada Miss Indonesia 2020 terpilih.

Liliana Tanoesoedibjo selaku Chairwoman of Miss Indonesia Organization mengaku bangga atas dukungan Miss World Organization kepada Indonesia. Khususnya pada proyek-proyek Beauty with a purpose, yang selalu dimenangkan Indonesia selama beberapa tahun berturut-turut.

“Kami harapkan kehadiran Miss World 2019 akan memberikan semangat dan motivasi kepada 34 finalis, dimana salah satu di antaranya akan mewakili Indonesia di ajang Miss Indonesia 2020,”  ungkap Liliana dalam jumpa pers di MNC Studios, Kebun Jeruk, Jakarta, Selasa (18/2).

Liliana Tanoesoedibjo (tengah) diapit oleh oleh Miss Indonesia 2019 Princess Megonondo (kiri) dan Miss World 2019 Toni Ann-Singh.

Toni-Ann Singh sendiri menggambarkan kunjungan perdananya ke Indonesia sangat menyenangkan.

“Saya senang sekali berada disini. Ini pertama kalinya buat saya. Yang jelas, bukan terakhir kalinya. Saya merasa, ini seperti berada di rumah,” kata Toni Ann-Singh.

Dalam kunjungan yang singkat di Indonesia, Toni Ann-Singh berjanji akan mencicipi aneka kuliner Indonesia. Sejauh ini dia sudah menyantap nasi goreng dan gado-gado.

Malam Puncak Penobatan Miss Indonesia 2020 akan dimeriahklan oleh penampilan para penyanyi kenamaan Tanah Air. Sebut saja Andmesh Kamaleng, Ayu Ting Ting dan Marion Zola. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Event

Kementerian Sosial Republik Indonesia Memberikan Paket Sembako Melalui YPJI

Published

on

By

Di masa pandemi covid 19 ini, Kementrian Sosial Republik Indonesia ( Kemensos) kembali memberikan bantuan paket sembako melalui Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia ( YPJI).

Penyerahan secara simbolis tersebut di lakukan langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P Batubara di Sekretariat YPJI di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Kamis ( 3-12-20)

Mensos, dalam kata sambutannya mengutarakan, bantuan yang diberikan semoga dapat bermanfaat untuk para jurnalis. ” Semoga bantuan ini bermanfaat. Banyak dan sedikitnya, tergantung yang menerima. Sudah 9 bulan kami memberikan bantuan berupa barang dan uang selama pandemi ini, ” ujar Juliari P Batubara.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pembina YPJI, Agus A Mile dan Ketua Umum, YPJI, Andi Arief. Menurut Andi Arif, bantuan yang diberikan oleh Kemensos tersebut, bantuan tahap kedua.

Lebih lanjut, Andi menjelaskan, pandemi covid 19 yang sejak awal tahun lalu merebak hingga kini, sangat amat berimbas keberbagai sektor pekerjaan, tak terkecuali para jurnalis.

” Karena itu, bantuan dari pemerintah ini, kami manfaatkan sebaik baiknya. Khususnya untuk membantu sahabat jurnalis yang terdampak langsung pandemi covid 19,” ujar Andi

Disela kesempatan tersebut, Mensos pun menekankan kemitraan yang baik kepada para jurnalis dan memberikan apresiasi kepada media yang selama ini membantu program program pemerintah.

” Tak bisa dipungkiri, kami membutuhkan media. Tak hanya di masa pandemi covid saja. Hubungan antara Kementrian dan media saling menguntungkan. Tak perlu harus membela, akan tetapi kami butuh suport atas pemberitaan kami, ” ujar Mensos.

Meski demikian, pihaknya butuh kritik dari peran media atas kinerja Kementeriaannya. Baginya, peran media bukan sekedar menjadi corong pemerintah belaka.

” Kami butuh masukan yang konstruktif. Jika dinilainya kinerja kami kurang baik, atau program kami kurang bermanfaat, bilang saja. Kami berharap, peran media dapat mengangkat pemberitaan yang membangun optimistis bagi pembacanya” ujar Juliari.
( Zar/KH)

Continue Reading

Event

Tampil Memukau Seluruh Dewan Juri, Julian (Batam) Nyaris Tereliminasi

Published

on

By

Julian (Batam) berduet dengan Weni DA menyanyi lagu ‘Begadang’, sukses meraih semua standing ovation.

Kabarhiburan.com – Sepanjang babak Top 12 Pop Academy, para academia mendapat tantangan berduet dengan para bintang jebolan ajang pencarian bakat Indosiar sebelumnya.

Tiga academia yang tergabung dalam Grup 3, yakni Agnes (Malang), Julian (Batam), dan Martha (Jayapura) pun berduet dengan Reza DA, Weni DA dan Rara LIDA, yang berlangsung Selasa (1/12) malam.

Agnes (Malang) dan Reza DA membuka kompetisi dengan lagu Los Dol. Mereka menciptakan perpaduan dua suara merdunya, saat membawakan lagu berbahasa Jawa dengan tampilan aransemen musik yang berbeda pula.

Hasilnya, sukses meraih standing ovation dari dewan juri: Anji, Rayi ‘RAN’, Pinkan Mambo, dan Maya Ratih.

“Kalian mempermudah pekerjaan saya. Saya mendapat suguhan penampilan sangat menghibur. Chemistry kalian sangat baik, ditambah sedikit teatrikal menciptakan penampilan kian keren,” puji Rayi.

Duet sempurna Agnes (Malang) dan Reza DA bawakan lagu ‘Los Dol’.

Sebaliknya, Soimah tidak memberikan standing ovation. Ia menyoroti kreativitas Agnes. “Aku tidak melihat Agnes yang biasanya menghadirkan kreativitas di tengah lagu,” ungkap Soimah.

Soimah masih enggan memberikan standing ovation kepada Martha (Jayapura) duet Rara LIDA saat membawakan lagu Pandangan Pertama. Alasannya?

“Ada kesalahan lirik di awal lagu. Tetapi hebatnya, Martha tidak terganggu oleh kesalahan tersebut dan Rara membantu menutupi beberapa kesalahan Martha di akhir-akhir lagu,” ujar Soimah sambil berharap Martha bisa tampil lebih fokus pada penampilan berikutnya.

Tampil di penghujung kompetisi, Julian (Batam) duet Weni DA membawakan lagu Begadang, justru berhasil membuat Soimah memberikan standing ovation bersama Anji, Rayi ‘RAN’, Pinkan Mambo, dan Maya Ratih.

“Sejak pertama melihat Julian, aku menilai Julian memiliki teknik menyanyi yang lengkap. Aku ikut bangga sekali melihat penampilan kamu malam ini. Selamat Julian,” puji Anji.

Pujian senada datang dari Rayi. “Komposisi lagu kamu sangat padat. Cara bernyanyi kalian mulai dari pop, dangdut, dan rock di lagu ini sangat baik. Saya memberi apresiasi untuk Julian, kamu memiliki potensi yang sangat baik,” puji Rayi.

Meski menuai banyak pujian, Julian (Batam) dan Martha (Jayapura) masih berada di posisi dua terrendah polling akhir Pop Academy Top 12 Grup 3. Posisi demikian mengharuskan mereka kembali berjuang di second chance.

Julian (Batam) memilih lagu Risalah Hati untuk dinyanyikan di second chance, sementara Martha (Jayapura) membawakan lagu Akad.

Soimah, Rayi, Anji, dan Maya Ratih sepakat memberi kesempatan kepada Julian (Batam). Sebaliknya, Martha (Jayapura) tereliminasi dan meninggalkan panggung Pop Academy.

Martha (Jayapura) tereliminasi dari Pop Academy.

Life must go on! Masih ada harapan Martha,” tutur Pinkan Mambo mencoba memberi dukungan kepada Martha. Sedangkan Julian (Batam) mengikuti jejak Agnes (Malang) untuk melanjutkan perjuangan di babak Top 9 Pop Academy.

Babak Top 12 Pop Academy masih bergulir, menghadirkan Grup 4 terdiri dari Gio (Ambon), Jessica (Jakarta), dan Tasya (Semarang). Mereka akan berduet bersama Fildan DA, Aulia DA, dan Rara LIDA.

Kirimkan Dukungan

Indosiar akan menayangkan Pop Academy Top 12 Grup 4 pada hari Rabu, 2 Desember 2020 LIVE pukul 21.00 WIB dari Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui aplikasi Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy.

Info lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy, Youtube: Pop Academy Indosiar, dan Website: www.indosiar.com. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Event

Peluang Pupus Di ‘Second Chance’, Jessy (Manado) Pulang Dari Pop Academy

Published

on

By

Duet Shandy (Jambi) dan Fildan DA

Kabarhiburan.com – Babak Top 12 Pop Academy menampilkan tiga academia dari grup 2, yakni  Gullit (Medan), Shandy (Jambi) dan Jessy (Manado), pada Senin (30/11) malam.

Masing-masing tampil duet bersama para senior di ajang pencarian bakat Indosiar, yaitu Fildan DA, Reza DA dan Putri DA. Duet tersebut berlangsung dihadapan Dewan Juri: Soimah, Pinkan Mambo, Melly Goeslaw, Mario Kahitna dan Maya Ratih selaku Fashion Guru.

Begitu kompetisi dibuka, panggung langsung menggelagar oleh penampilan Shandy (Jambi) dan Fildan DA membawakan lagu Mirasantika.  Hasilnya, Shandy meraih standing ovation dari seluruh Dewan Juri.

Soimah mengaku selalu menunggu Shandy di setiap babak, lantaran mampu menjawab tantangan dan memberikan penampilan yang berbeda.

Senada dengan Soimah, Melly Goeslaw juga respect pada Shandy yang bernyanyi dengan rileks seperti sedang memberikan pertunjukkan bukannya berkompetisi.

“Penampilan kalian berdua sangat terkonsep. Kamu itu magnetnya gede banget kalau di panggung. Potensi kamu besar, kemampuan kamu juga besar.” puji Melly kepada Shandy.

Gullit (Medan) diapit Pinkan Mambo dan Reza DA.

Komentar positif juga diberikan Juri untuk Gullit (Medan). Lagu Kerinduan yang dinyanyikannya bersama Reza DA membuat Pinkan Mambo berseru “I Love You” untuk Gullit.

Baginya, Gullit berhasil menunjukkan kemajuan dari hari ke hari dan mampu menyeimbangi Reza saat bernyanyi.

Mario juga memuji dengan mengatakan, tidak bisa membedakan mana yang sudah menjadi bintang dan mana yang masih peserta.

Sebagai rekan duet, Reza pun memberikan kiat agar bisa memukau saat bernyanyi. “Ga usah terlalu dibawa stres.” pesan Reza.

Tampil di urutan terakhir, Jessy (Manado) tetap mampu memikat kelima Dewan Juri agar spontan berdiri usai penampilannya di lagu Pacar 5 Langkah, yang dinyanyikannya bersama Putri DA.

Jessy (Manado) dan Putri DA

Lagu yang memiliki 3 aransemen mampu dilahap Jessy dengan sempurna, membuat Melly Goeslaw. Kagum. Menurutnya, tidak mudah memadukan tiga aransemen dalam satu lagu, ditambah dengan chemistry seirama antara Jessy dan Putri.

“Pokoknya, aku seneng banget. Saling ngisi dan konsep pecah suaranya juga bagus.” puji Melly.

Meski demikian, polling akhir Pop Academy menentukan Gullit (Medan) berhak posisi teratas dan berhak maju ke babak Top 9. Sementara Shandy (Jambi) dan (Jessy Manado), meskipun mendapat pujian dan standing ovation dari seluruh Dewan Juri, harus kembali tampil di second chance.

Shandy (Jambi) memilih lagu Pangeran Cinta, sedangkan Jessy (Manado) menyanyikan Ingin Ku Miliki. Shandy (Jambi) meraih tiga suara dari Soimah, Pinkan Mambo dan Melly Goeslaw, sementara Jessy (Manado) hanya dua suara dari Mario dan Maya Ratih.

Itu artinya, Jessy (Manado) harus tereliminasi dari babak Top 12, sebaliknya Gullit (Medan) dan Shandy (Jambi) akan kembali bersaing di babak Top 9 Pop Academy.

Kirim Dukungan

Pop Academy Top 12 berlanjut ke Grup 3, menampilkan 3 academia: Agnes (Malang), Julian (Batam) dan Martha (Jayapura) pada Selasa, 1 Desember 2020 LIVE pukul 21.00 WIB dari Studio 6 EMTEK City – Daan Mogot.

Pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui aplikasi Lazada, atau vote melalui SMS ke 97288 dengan format: POPA (spasi) Nama Academia dengan tarif Rp 2,200/sms agar Academia favoritnya terus bertahan di panggung Pop Academy.

Info lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram: @popacademyindosiar, TikTok: @popacademyindosiar, Facebook: Pop Academy Indosiar, Twitter: PopAcademy, Youtube: Pop Academy Indosiar, dan Website: www.indosiar.com. (Tumpak S. Foto-foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending