Connect with us

Musik

Musisi Rieke Roeslan Dukung Liebie Bersaing di Industri Musik

Published

on

Liebie merilis lagu ‘Marah-Marah Melulu’

Kabarhiburan.com, Jakarta – Pandemi covid-19 memaksa orang untuk diam di rumah. Tidak terhitung lagi banyaknya orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan, tetapi kreativitas akan menemukan jalannya sendiri. Caranya, dengan beradaptasi seperti yang dilakukan Liebie.

Pada saat bisnis kuliner yang Liebie geluti tengah terpuruk, Liebie mengalihkan perhatian pada hobinya menyanyi dan tekun berlatih.

“Kali ini saya serius untuk terjun sebagai penyanyi dangdut,” ujar Liebie yang sudah sering menyanyi di berbagai acara hajatan, sampai bertemu dengan musisi kawakan, Rieke Roeslan dan Andika Mahesa.

Rieke Roeslan lantas mengasah kemampuan vokal, sedangkan Andika Mahesa bertindak sebagai produser bagi Liebie saat merilis single perdana berjudul Marah-Marah Melulu.

Lagu ciptaan Gilang A.K ini menceritakan tentang seseorang yang tidak nyaman karena pasangannya terlalu posesif.

“Pasangannya selalu curiga saat sejolinya berada jauh darinya. Selalu menelepon, whatsapp bahkan video call, yang mengganggu kenyamanan,” ujar Liebie dalam diskusi interaktif bertajuk Berkarya di Tengah Pandemi, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (7/8).

Rieke Roeslan diapit oleh Opa Andre dan Liebie dalam diskusi ‘Berkarya di Tengah Pandemi’.

Rieke Roeslan mengaku senang bisa bertemu penyanyi baru yang memiliki bakat dan berkemauan keras untuk belajar agar lebih baik.

“Saya senang ketemu dengan penyanyi baru yang punya kemauan keras untuk belajar menjadi lebih baik, entah itu olah vocal atau yang lain. Ke depan Liebie sudah harus mengerjakan sendiri promonya di medsos agar cepat dikenal orang,” katanya.

Rieke kemudian memberi tips promosi mandiri melalui media sosial agar dikenal lebih cepat.

“Misalnya hari ini bikin dan mengunggah tulisan apa, lalu besok apa dan seterusnya. Jadi harus dipersiapkan dengan baik,” jelas Rieke.

Selain Liebie, Rieke Roeslan dan Gilang A.K, diskusi Berkarya di Tengah Pandemi juga menghadirkan para pengamat musik dan wartawan senior. Mereka adalah Opa Andre dan Bens Leo, serta Irish Blackmore selaku moderator.

Bens Leo mengatakan bahwa lagu Marah-Marah Melulu memiliki keunikan dibanding dengan lagu lagu dangdut yang pernah ada.

“Yang menarik dari lagu ini, ada semacam campuran aransemen. Meskipun lagunya bergenre dangdut, tetapi ada sisipan EDM. Jadi, saya pikir ini cukup bagus,” jelas Bens Leo yang dibenarkan oleh Opa Andre.

Saya melihat Liebie memiliki karakter vokal yang kuat dan memang bagus lagunya juga, baik dari musik maupun konsep video klipnya. Lagunya itu sangat cocok untuk platform Tik Tok,” kata Opa Andre.

Single Marah-Marah Melulu milik Liebie sudah tersedia di berbagai platform digital store, mulai Jumat (7/8). Sedangkan video klip dapat dinikmati di kanal YouTube Musicblast.id. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Iwan Fals Duet Sandrayati Fay Ajak Bergoyang, Hasilkan ‘16/01’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – “Marilah berdoa sambil badan digoyang-goyang. Ini lagu yang kita buat, karena memang harus dibuat demi membangunkan pikiran dan hati dan jiwa yang gembira…

Demikian sepotong syair lagu berjudul 16/01. Sebuah karya musik dari Iwan Fals berkolaborasi dengan Sandrayati Fay.

Lagu berdurasi 8 menit tersebut bercerita tentang berbagai hal. Namun itu semua tercipta berdasarkan cinta.

Iwan Fals menjelaskan, lagu 16/01 dibuat pada16 November 2020 sampai 01 Juni 2021. Kemudian jadi inspirasi pemilihan judul.

“Tanggal 16 dibuat dan tanggal 01 selesai, jadinya 1601. Judul akhirnya menjadi 16/01,” jelas Iwan Fals dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7).

Musisi legendaris tersebut lantas bercerita tentang kolaborasinya dengan Sandrayati Fay, yang dikenalnya sejak 2016 berkat peran dari Cikal, anaknya.

“Dia merasa lagu ini cocok dibawakan dengan Sandra. Saya pun merasa cocok. Sosok Sandra luar biasa, komunikatif, perhatian terhadap alam, terhadap orang lain, keseimbangan, hal-hal yang positif,” kata Iwan Fals yang menilai Sandra, sangat menghayati lagu 16/01.

Iwan Fals pun berharap lagu 16/01 bisa menghangatkan pecinta musik Tanah Air di masa sulit dan tetap menjaga silaturahmi.

Di pihak lain, Sandrayati Fay menyatakan terharu bisa berkolaborasi dengan Iwan Fals dalam lagu 16/01. Baginya, lagu 16/01 sangat relevan dengan keadaan sulit yang melanda saat ini.

“Senang sekali bisa ikut untuk mengkomunikasikan pesan tentang terus pegangan ke cinta kasih ini ke orang banyak. Iwan Fals selalu punya hati yang besar dan berani untuk ngomong ke luar.

Lagu 16/01 dari Iwan Fals feat. Sandrayati Fay rilis pada Jumat,  30 Juli 2021, di seluruh platform musik digital.

Untuk video klip tayang pada 1 Agustus 2021, pukul 16:01 WIB, di kanal Youtube Musica Studio’s. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Aminda Kolaborasi Bersama Virgoun, Rilis Single Kedua ‘Tiada Cinta Selain Kamu’

Published

on

By

Aminda (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Penyanyi muda Amindana Chinika, ingin mengulang sukses lagu Dua Centang Biru (2020), Aminda kini berkolaborasi dengan musisi Virgoun. Mereka merilis single terbaru, bertajuk Tiada Cinta Selain Kamu.

Gadis yang akrab disapa Aminda ini mengaku tersentuh hatinya saat mendengar lagu Tiada Cinta Selain Kamu untuk pertama kali. Baginya, kata demi kata pilihan Virgoun pada lagu ini sangat menyentuh hati, bisa bikin orang tergerak sekaligus terharu.

“Aku saja sampai ingin menangis. Aku juga pingin menimbulkan reaksi-reaksi seperti itu, makanya kami sepakat berkolaborasi di lagu ini,” jelas Aminda dalam jumpa per virtual, Rabu (28/7).

Gadis berusia 19 tahun ini pun ingin bisa menyampaikan pesan tersirat di lagu ini kepada pecinta musik di Tanah Air.

“Ini bukan tipikal lagu cinta seseorang kepada pasangannya, tapi bisa diaplikasikan ke sahabat, keluarga, maupun orang-orang yang kita hargai,” imbuh Aminda yang persembahkan Tiada Cinta Selain Kamu kepada ibunya.

“Lagu ini aku persembahkan kepada ibuku, yang hari ini merayakan ulang tahun. Semoga orang yang mendengar lagu ini juga bisa merasakan dan mendedikasikannya untuk orang-orang yang dicintai,” pinta Aminda sambil terisak.

Pencipta lagu sekaligus produser, Virgoun, membenarkan bahwa karya terbarunya sesuai dengan karakter suara Aminda.

“Saat mendengar suaranya lembut banget. Itu tipikal suara yang gue cari untuk lagu Tiada Cinta Selain Kamu. Kayaknya kalau bawakan lagu gue, orang akan kena hatinya,” tutur Virgoun yang terinspirasi dari kalimat Syahadat saat menuliskan lirik Tiada Cinta Selain Kamu.

“Menurut gue, itu bentuk komitmen yang paling hebat, lalu gue aplikasikan sebagai pernyataan cinta. Cinta yang universal, tiap orang bisa menarik interpretasi sendiri,” jelas vokalis grup musik Last Child ini.

Virgoun menaruh harapannya, agar Tiada Cinta Selain Kamu mendapat tempat di hati pecinta musik Indonesia, dan Aminda bisa lebih dikenal oleh semua pecinta musik Indonesia. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Berakhir Pekan Bersama 40 Musisi Ternama di ‘Safe Room Concert’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Konser musik daring bertajuk ‘Safe Room Concert’ siap digelar pada Sabtu (31/7) mendatang. Pertunjukan tersebut bisa dinikmati selama 120 menit, melalui kanal YouTube KitaBisa Indonesia, mulai pukul 19.00 WIB.

Sebanyak 40 musisi akan tampil dalam kesempatan tersebut. Sebut saja, Kunto Aji, Nadin Amizah, Rendy Pandugo, Afgan, Isyana Sarasvati, Lomba Sihir, Hindia, Rayhan Noor, Agatha Pricilla, Aldrian Risjad, Iga Massardi, Bisma Karisma, Juang Manyala.

Kemudian, akan tampil pula Vira Talisa, Goodnight Electric, Sir Dandy, Putra Timur, Mocca, Bilal Indrajaya, .Feast, Morad, Efek Rumah Kaca, Juicy Luicy, Teddy Adhitya, Petra Sihombing, Kevin Hugo, Mikha Angelo, Rayi Putra feat Laze, Adikara Fardy, Ariel Nayaka dan masih banyak lagi.

Para musisi itu bersama Sun Eater, tap projects dan Wonderland Records, selaku  inisiator acara juga mengajak praktisi lintas profesi untuk memberikan kontribusinya melalui acara ini.

Empat pembawa acara muda yang melejit namanya bersama program Podcast RAPOT, didaulat sebagai pemandu “Safe Room Concert”. Mereka adalah Natasha Abigail, Reza Chandika, Radhini Aprilya dan Ankatama.

Tidak ketinggalan Thinking*Room, sebuah studio desain grafis asal Jakarta, juga memberikan bentuk dukungan dalam penciptaan aset visual, yang berkaitan dengan promosi acara. Termasuk kebutuhan visual saat acara berlangsung.

Tajuk “Safe Room Concert” yang berarti konser ruang aman, menganalogikan rumah atau tempat aman lainnya, yang berkaitan dengan keamanan dan kesehatan kita di masa pandemi.

“Tajuk ini dipilih, karena pertunjukan musik ini diproduksi dari ruang teraman bagi semua pihak yang berperan, dan untuk semua penonton di ruang teraman mereka masing-masing,” tulis penyelenggara dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/7).

Konser ini dimaksudkan untuk menghibur semua lapisan masyarakat, menggalang donasi bagi pengadaan fasilitas kesehatan dan dukungan bagi tenaga kesehatan, serta warga terdampak pandemi Covid-19.

Situs urun dana KitaBisa menjadi mitra utama akan bertugas menghimpun donasi yang terkumpul selama acara berlangsung, sekaligus menyalurkan bantuan kepada semua target donasi.

Penonton bisa memberikan donasi dengan melakukan transfer melalui pindai kode matriks (QR codes) yang tercantum di layar sepanjang acara berlangsung. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending