Connect with us

Musik

Nexgen Anak Muda Keren Kreatif

Published

on

Kabarhiburan.com, Depok. NEXGEN tak lain dari istilah Next Generation dan merupakan bentukan anak-anak muda yang kreatif, berpenampilan kekinian. Mereka adalah generasi-generasi fresh & smart yang siap memberikan kejutan baru di tengah kekosongan pasar boysband di tanah air.

Mereka terdiri dari empat personil yaitu Emiliano Cortizo, Maxhen Bakary, Trayen Kaligis dan Chrisher Noya yang dibalut dalam nama NEXGEN sebagai identitas mereka di industri musik. Dan kehadiran mereka diyakini sebagai generasi baru boysband yang akan bersinar terang.

Selain memiliki kemampuan bernyanyi yang baik dan penampilan keren keren. Ke empat remaja itu juga dikenal lewat latar belakang mereka di dunia model, akting, pendidikan dan olahraga. Semangat boysband yang mereka usungpun terasa sangat spesial dan benar-benar mewakili generasi muda kekinian. Kelebihan lain dari mereka bisa bermain alat musik seperti piano, gitar, bass, drum dan lain-lain.

“Awal banget boyband ini ada Emil and Max, tapi dengan nama band yang berbeda. Trus pas dipikir-pikir, mending nambah personil biar tambah fun and rame. Jadi, biar cewe-cewek bingung, sementara cowoknya lebih banyak pilihan,” terang Emil, salah satu personil NEXGEN saat dihubungi Nagaswara News, Rabu (13/5/2020).

Menurut Emil, alasan utama NEXGEN dipilih menjadi nama grup boyband ia dan rekan-rekannya karena makna. NEXGEN artinya “generasi selanjutnya”. Kata tersebut juga mengandung arti “berbeda dari boyband-boyband yang pernah ada”. Nama fanbasenyapun adalah NGX (yaitu family fansbase dari NEXGEN).

“NEXGEN juga memberikan nuansa musik energik untuk anak muda, dan selow untuk yang broken heart. Enjoy untuk semua kalangan,” tambah Emil yang sudah bermain di sejumlah sinetron dan FTV itu.

Dengan usia rata-rata masih belasan tahun, sementara Emil sendiri masih berusia 15 dan masih duduk di kelas 3 SMP (Winsor School), tentunya mereka masih memiliki semangat dan antusias yang cukup tinggi.

Kini mereka tengah mempersiapkan single perdana berjudul “Kesan Pertama” ciptaan Queen Anthonie yang bercerita tentang kesan pertama seorang cowok yang terpesona melihat seorang cewek yang begitu manis dan cantik pada pandangan pertama.

Dari sisi musik untuk lagu “Kesan Pertama” lebih ngepop dengan irama yang fun, energic dan menyentuh hati. Musiknya sendiri digarap oleh Martin Koehun & Erwin Hadinata GME.

“Tentu kita semangat, awalnya kita band, tapi kayaknya lebih pas bikin boysband, dan kita punya keyakinan bakal sukses dan kita mikirnya gitu,” paparnya.

NEXGEN sendiri memiliki konsep berbeda dengan kejutan yang layak dinantikan. Mereka ingin menjadi boysband No.1 di Indonesia dan bisa go international. NEXGEN akan memberikan kesan pertama yang akan selalu tersimpan di hati The Next Generation Zaman Now. (Zar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Lesti Berurai Air Mata Nyanyikan ‘Saat Terakhir’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Setelah menggandeng Gen Halilintar dan Mawar Eva de Jogh, platform streaming musik JOOX bersama Trinity Optima Production kemudian mengajak Lesti, satu-satunya pedangdut untuk bergabung dalam Project 2000-an JOOX.

Proyek ini bertujuan memperkenalkan kekayaan musik Indonesia kepada generasi muda dengan mengemas ulang lagu-lagu yang pernah populer di era 2000-an.

Lesti memilih lagu berjudul Saat Terakhir, yang bakal mengharu biru pendengarnya. Lagu ini pernah dipopulerkan oleh band ST12.

“Aku tuh sama semua lagu-lagunya ST12 suka. Dulu punya albumnya dan selalu dengerin, jadi hampir semua lagunya tahu dan seneng banget,” ungkap peraih juara pertama ajang Dangdut Academy ini, dalam rilis yang dikirim pada Selasa (29/9).

Lagu Saat Terakhir ditulis Charly van Houten sebagai ungkapan kesedihan yang mendalam, karena ditinggalkan oleh seorang sahabat sekaligus orang yang ia sayangi.  Begitu pula Lesti yang langsung teringat  momen ketika ia ditinggalkan sang uyut (kakek) yang disayangi.

“Waktu uyut sakit, uyut mau ketemu tapi akunya nggak bisa. Sampai uyut koma, uyut bilang mau ketemu aku. Kebetulan pas bisa pulang, excited banget saat itu, tapi di perjalanan pulang, uyut udah nggak ada,” kenang Lesti sambil berurai air mata.

Pengalaman ditinggalkan membuat Lesti sungguh menghayati ketika proses rekaman lagu Saat Terakhir.

“Lirik dan makna lagu ini, kan sangat menyentuh banget, membuat aku ikut ngerasain lagi sedihnya ditinggalkan. Jadi pas rekaman, aku sempat nangis sampai harus istirahat dulu,” jelas Lesti.

Selain penghayatan yang dalam melalui ciri khas suara Lesti, keindahan lagu ini diperkuat oleh   beberapa instrument dangdut yang natural. Lesti pun berharap pesan mendalam pada lagu Saat Terakhir dengan aransemen segar tersebut dapat tersampaikan.

Lagu Saat Terakhir akan dilepas di JOOX pada 24 September 2020, disusul video lirik yang dirilis pada 28 September 2020 di Kanal Youtube 3D Entertainment, sebagai sub-label Trinity Optima Production. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Resmi Dirilis, Lagu ‘Rindu Ini’ Milik Mendiang Chrisye

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Karya mendiang Chrisye masih bisa dinikmati hingga saat ini. Bahkan, masih ada karyanya berupa sebuah lagu yang belum pernah dirilis. Lagu yang dimaksud berjudul Rindu Ini.

Lagu ciptaan Tito Soemarsono dan Cecep tersebut selesai almarhum rekam pada tahun 1992. Selama 28 tahun tersimpan, sehingga lagu Rindu Ini dinyatakan sebagai ‘Harta Karun dari Chrisye yang Tersimpan Berpuluh Tahun’.

Kemudian Musica Studios berinisiatif akan merilis lagu Rindu Ini, pada September 2020, bertepatan dengan bulan kelahiran Chrisye.

Rindu Ini bercerita tentang seseorang yang jatuh hati kepada pasangannya dan senantiasa merindukannya. Meskipun ada cerita sedih di masa lalu, namun dia tetap tulus mencintai sang kekasih hingga akhir hayatnya.

“Lagu Rindu Ini diciptakan dengan menggunakan balutan teknologi keluaran awal tahun 1990-an yang terbilang modern pada masanya. Jika diperdengarkan dengan seksama, aransemen dan musiknya masih relevan dengan zaman sekarang,” ujar Dwiki Dharmawan selaku produser, Sabtu (26/9).

Indrawati Widjaja selaku Executive Producer dari Musica Studios menjelaskan alasan kenapa Rindu Ini belum dirilis pada 1992, yakni proses untuk pemilihan lagu andalan pada masa itu tidak mudah. Perlu pertimbangan yang matang untuk memasukkan lagu andalan ke dalam rangkaian album selanjutnya.

“Demikian juga dengan lagu Rindu Ini. Lagu ini adalah salah satu lagu yang saat itu diunggulkan dan masih tersimpan rapi sampai saat ini. Musica baru memutuskan untuk mengeluarkan lagunya sekarang karena lagu ini dirasa memiliki materi bagus dan tetap bisa dinikmati oleh pencinta musik saat ini,“ ujar wanita yang akrab disapa Ibu Acin.

Lagu Rindu Ini dari Chrisye bisa dinikmati pada tanggal 25 September 2020 di Spotify, YouTube dan seluruh digital platform. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading

Musik

Langkah Pasti Minola Sebayang Angkat Musisi Karo ke Kancah Musik Indonesia

Published

on

By

Suasana konser ‘Karo Memanggil Kami Hadir’ berlangsung di Resto Toba Dream, Jakarta Selatan, Jumat (25/9).

Kabarhiburan.com – Selain kesibukan sebagai pengacara kenamaan,  Minola Sebayang masih menaruh perhatian besar kepada perkembangan budaya, terutama pada pelaku seni dan musisi Tanah Karo, Sumatera Utara, sejak belasan tahun silam.

Minola kini melangkah lebih jauh lagi dengan membentuk MSP alias Minola Sebayang Project, sebagai wadah untuk mengorbitkan musisi Tanah Karo ke industri musik Tanah Air.

Salah satu caranya, MSP menggagas acara musik berjudul  Karo Memanggil Kita Hadir, di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (25/9).

Sebuah konser live streaming di kanal YouTube Toba Dream TV, menampilkan empat penyanyi berbakat dari Tanah Karo, yakni Maharani Tarigan, Mey Permata Tarigan, Rainson Surbakti dan Trisna Key. Mereka menunjukkan penampilan terbaiknya dalam membawakan lagu-lagu yang akrab di telinga pendengarnya.

“Keempat penyanyi ini punya talenta yang besar dari Karo. Saya ingin mengangkat nama Karo di pentas musik Indonesia,” ujar Minola, yang ditemui seusai acara.

Minola Sebayang (kedua dari kanan) diapit oleh para penyanyi asal Tanah Karo yang diorbitkan.

Minola Sebayang mengaku optimistis, bakat besar yang dimiliki keempat penyanyi tersebut akan mengangkat nama musisi asal Karo semakin dikenal di jagat musik Indonesia.

“Artis Karo punya talenta besar di musik yang tak kalah dengan musisi lain. Sekarang saya mencoba membawa mereka berkiprah di musik tingkat nasional,” ujar Minola yang berjanji akan membuka kerjasama dengan musisi Indonesia demi mengangkat nama Karo.

“Saya telah bekerja sama dengan Rieka Ruslan dalam proyek ini. Termasuk juga dengan Viky Sianipar, seperti pada acara konser streaming ini. Semoga ke depan musisi dari Tanah Karo bisa bersaing dan diakui di musik Indonesia,” pinta Minola.

Minola juga menyebutkan, tekadnya untuk membesarkan nama Karo di musik Indonesia itu sudah dilakukannya sejak tahun 1999. Hingga kini, Minola terus konsisten memperjuangkan nama Karo di musik.

Baginya, untuk membangun Karo tidak harus menjadi pemimpin, misalnya menjadi kepala daerah terlebih dahulu.

“Sebagai seorang putra daerah pun, saya harus bisa membawa nama harum Tanah Karo di banyak bidang. Salah satunya adalah bidang seni, seperti kita tahu, Karo adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan seni budaya sendiri,” pungkas Minola Sebayang. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Istimewa))

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending