Connect with us

Musik

NOAH Umumkan Pemenang Lelang Piringan Emas Album ‘Keterkaitan Keterikatan’

Published

on

Foto: Instagram @noah_site

Kabarhiburan.com – Melengkapi perayaan HUT ke 8, band NOAH melepas album spesial Keterkaitan Keterikatan dalam format piringan hitam atau vinyl, Rabu (16/9).

Selain dapat dikoleksi, album format vinyl dipercaya mampu menyuguhkan kualitas audio yang lebih baik dibandingkan format lain.

Musica Studios yang menaungi band NOAH, bahkan telah mencetak album vinyl tersebut dalam jumlah terbatas, yakni 1000 keping yang diedarkan secara regular.

“Kami cetak dan edarkan, terbatas 1000 keping dulu. Nanti kami lihat perkembangannya,” ujar Indrawati Wijaya dari Musica Studios, pada jumpa pers virtual bertajuk NOAH #Eightniversary, Rabu (16/9).

Menariknya, di luar 1000 keping piringan hitam tersebut, NOAH juga mencetak satu album piringan hitam dengan label Gold Edition.

Piringan hitam edisi emas tersebut, kemudian dilelang. Hasilnya, didonasikan bagi kru musik yang terkena dampak Covid-19.

“Kita lihat, kru ini deket sama dunia NOAH atau band lain dan belum terlalu terjangkau (bantuan). Jadi kayaknya kita konsen di sini (untuk kru musik),” kata Ariel NOAH.

Foto: Instagram @noah_site

Proses lelang sudah berlangsung sejak 1 September 2020 silam dan berakhir pada acara puncak perayaan HUT ke-8 NOAH. Pemenangnya diumumkan di kanal YouTube NOAH Official, Rabu (16/9).

Berbagai kalangan, mulai dari penggemar, sesama musisi hingga selebritis Tanah Air, seakan berlomba untuk memiliki album Gold Edition NOAH. Namun tawaran tertinggi masih dipegang oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

“Di hari ke-16 dengan nominal Rp 260.000.000 Piringan Emas Album Keterkaitan Keterikatan jatuh kepada RaffiNagita.” Demikian disampaikan pihak Musica Studios melalui instagram, Rabu (16/9) malam.

Hasil lelang tersebut akan disumbangkan kepada seluruh kru band yang ada di Indonesia. “Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat dan membantu teman-teman kru,” ujar pihak Musica Studios. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Langkah Pasti Minola Sebayang Angkat Musisi Karo ke Kancah Musik Indonesia

Published

on

By

Suasana konser ‘Karo Memanggil Kami Hadir’ berlangsung di Resto Toba Dream, Jakarta Selatan, Jumat (25/9).

Kabarhiburan.com – Selain kesibukan sebagai pengacara kenamaan,  Minola Sebayang masih menaruh perhatian besar kepada perkembangan budaya, terutama pada pelaku seni dan musisi Tanah Karo, Sumatera Utara, sejak belasan tahun silam.

Minola kini melangkah lebih jauh lagi dengan membentuk MSP alias Minola Sebayang Project, sebagai wadah untuk mengorbitkan musisi Tanah Karo ke industri musik Tanah Air.

Salah satu caranya, MSP menggagas acara musik berjudul  Karo Memanggil Kita Hadir, di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (25/9).

Sebuah konser live streaming di kanal YouTube Toba Dream TV, menampilkan empat penyanyi berbakat dari Tanah Karo, yakni Maharani Tarigan, Mey Permata Tarigan, Rainson Surbakti dan Trisna Key. Mereka menunjukkan penampilan terbaiknya dalam membawakan lagu-lagu yang akrab di telinga pendengarnya.

“Keempat penyanyi ini punya talenta yang besar dari Karo. Saya ingin mengangkat nama Karo di pentas musik Indonesia,” ujar Minola, yang ditemui seusai acara.

Minola Sebayang (kedua dari kanan) diapit oleh para penyanyi asal Tanah Karo yang diorbitkan.

Minola Sebayang mengaku optimistis, bakat besar yang dimiliki keempat penyanyi tersebut akan mengangkat nama musisi asal Karo semakin dikenal di jagat musik Indonesia.

“Artis Karo punya talenta besar di musik yang tak kalah dengan musisi lain. Sekarang saya mencoba membawa mereka berkiprah di musik tingkat nasional,” ujar Minola yang berjanji akan membuka kerjasama dengan musisi Indonesia demi mengangkat nama Karo.

“Saya telah bekerja sama dengan Rieka Ruslan dalam proyek ini. Termasuk juga dengan Viky Sianipar, seperti pada acara konser streaming ini. Semoga ke depan musisi dari Tanah Karo bisa bersaing dan diakui di musik Indonesia,” pinta Minola.

Minola juga menyebutkan, tekadnya untuk membesarkan nama Karo di musik Indonesia itu sudah dilakukannya sejak tahun 1999. Hingga kini, Minola terus konsisten memperjuangkan nama Karo di musik.

Baginya, untuk membangun Karo tidak harus menjadi pemimpin, misalnya menjadi kepala daerah terlebih dahulu.

“Sebagai seorang putra daerah pun, saya harus bisa membawa nama harum Tanah Karo di banyak bidang. Salah satunya adalah bidang seni, seperti kita tahu, Karo adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan seni budaya sendiri,” pungkas Minola Sebayang. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto: Istimewa))

Continue Reading

Musik

Duta Provinsi Jambi, Jawa Barat dan Maluku Utara Tampil di ‘Konser Menuju Puncak’

Published

on

By

Meli (Jawa Barat) menduduki tempat teratas di antara 3 grand finalis LIDA 2020.

Kabarhiburan.com – Indosiar akan menggelar Konser Menuju Puncak LIDA 2020, pada hari Sabtu, 26 September 2020 LIVE pukul 20.00 WIB.

Konser tersebut menampilkan tiga Duta Provinsi sebagai Grand Finalis yakni Meli (Jawa Barat), Hari (Jambi) dan Gunawan (Maluku Utara).

Untuk itu, pemirsa dapat mengirimkan dukungan sebanyak-banyaknya melalui SMS dengan format LIDA (spasi) Nama Duta Provinsi kirim ke 97288.

Ketiganya memastikan diri akan memperebutkan hadiah total senilai Rp 1 Miliar dan piala bergilir bagi provinsi kebanggannya, setelah mengalahkan 67 duta lainnya dari 34 provinsi di Indonesia. Termasuk memutus langkah Wulan (Banten) pada babak Top 4 Result Show, Kamis (24/9) malam.

Konser Top 4 tersebut dipandu oleh Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga, Rizky Billar, Rara LIDA, dan Jirayut DAA. Keempat Duta Provinsi menerima tantangan berduet dengan Dewan Juri, yakni Soimah, Dewi Perssik, Inul Daratista, dan Nassar.

Wulan (kiri) tersisih di Konser TOP 4 LIDA 2020

Kompetisi dibuka oleh penampilan Wulan berduet dengan Inul Daratista, menyanyikan lagu Madu Tuba sukses membuat seluruh Dewan Juri memberikan standing ovation.

“Wulan, penampilan kamu dengan Mbak Inul sukses, keren banget. Kamu tidak terlihat minder, sehingga dapat saling mengimbangi. Semoga warga Banten mengirimkan dukungan SMS untuk kamu sebanyak-banyaknya,” pinta Soimah.

Duet apik juga disuguhkan Gunawan dan Soimah yang menampilkan mashup lagu berjudul Baca dan Jagad Anyar Kang Dumadi. Seluruh Dewan Juri pun memberikan standing ovation bagi Gunawan dan Soimah.

Suasana konser Top 4 LIDA 2020 Result Show semakin meriah oleh kehadiran lagu Mari Berdendang, persembahan Hari dan Dewi Perssik.

Hari (Jambi) terbilang istimewa, lantaran berduet dengan dua dewan juri, yakni dengan Dewi Perssik dan Lesti DA.

Seluruh Dewan Juri memuji duet tersebut. Bahkan Lesti DA mengajak Hari berduet menyanyikan lagu yang sama, juga sukses membuat cemburu Rizky Billar.

Tentu saja, Meli tidak mau kalah dari ketiga pesaingnya. Gadis dari ranah Sunda ini pun berupaya tampil maksimal saat berduet dengan Nassar, menyanyikan lagu Gejolak Asmara. Hasilnya, Meli sukses mencuri hati seluruh hati Dewan Juri.

Keempat Duta Provinsi telah berupaya tampil dengan maksimal, namun dukungan yang dikirimkan pemirsa melalui SMS menjadi penentu nasib mereka di panggung LIDA 2020.

Perolehan akhir polling LIDA 2020 menempatkan Meli di posisi teratas, disusul oleh Hari dan Gunawan. Sementara Wulan (Banten) berada di posisi terendah. Itu artinya, Wulan gagal melaju ke babak Grand Final LIDA 2020. (Tumpak Sidabutar/KH. Foto-Foto: Dok. Indosiar)

Continue Reading

Musik

Cerita Nadiya Rawil Tentang Orang Ketiga di Single ‘Satu di Antara Berjuta’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Betapa tidak nyaman menjadi orang ketiga dalam sebuah hubungan asmara. Pesan tersebut dihadirkan penyanyi pendatang baru Nadiya Rawil lewat single perdananya berjudul Satu di Antara Berjuta.

Lagu ini bercerita tentang orang yang menyadari bahwa posisinya sebagai orang ketiga, tidak baik untuk dirinya, sosok yang dia cintai, maupun bagi kekasih sosok tersebut. Sampai akhirnya, memutuskan untuk mengalah dengan menjauh dari orang yang dia cintai.

“Hal ini sedikit relate dengan percintaan beberapa orang, meski aku belum pernah mengalami. Aku tahu ada orang yang pernah mengalami hal ini dan sulit untuk menceritakannya ke orang lain karena sangat complicated,” jelas Nadiya Rawil dalam rilis yang dibagikan, Jumat (25/9).

Lagu Satu di Antara Berjuta mengusung musik yang megah, lengkap dengan permainan piano dan strings.

Nadiya Rawil menjelaskan bahwa proses rekaman lagu yang berlangsung lancar selama 6 jam. Aransemennya pun terinspirasi musik Korea favoritnya.

“Aku pengin musik yang classy, dan di saat yang sama, mengiris hati,” ucap Nadiya Rawil, yang pernah berkolaborasi dengan penyanyi Adera dalam lagu Dengarkan Hatiku.

Video musik Satu di Antara Berjuta digarap sutradara Angga Gadut, yang menghadirkan aktor Jerome Kurnia sebagai lawan main Nadiya Rawil. Video musik tersebut sudah bisa disaksikan di akun YouTube Trinity Optima Production.

Simhala Avadana atau Mhala selaku A&R Trinity Optima Production berharap, lagu Satu di Antara Berjuta menjadi pintu gerbang bagi Nadiya memasuki belantika musik Indonesia.

Lagu ini sudah tersedia di digital streaming platform seperti Apple Music, Spotify, Joox, Deezer, LangitMusik, YouTube Music, dan Resso. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement

Musik

Terbaru

Trending