Connect with us

Film

Nova Eliza Miliki Mantra Pengasihan dalam Film Jaran Goyang

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Sudah cukup banyak judul film yang diadaptasi dari syair lagu. Salah satu yang terbaru adalah  Jaran Goyang,   Lagu dangdut ciptaan Andi Bendol yang telah melambungkan nama Nella Kharisma selama setahun belakangan ini.

Lirik lagu yang sudah akrab di telinga pecinta musik Tanah Air ini, merujuk pada salah satu mantra pengasihan di masyarakat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Popularitas lagu ini  kemudian menginspirasi tim kreatif dari rumah produksi Intercept Film Craft untuk  menjadikannya menjadi cerita film bergenre horor dengan judul yang sama pula, Jaran Goyang.

Produsernya, Rajesh Punjabi memilih para bintang terkenal seperti Cut Meyriska, Nova Eliza, Ajun Perwira dan Laura Theux. Film ini mengisahkan Dirga, seorang pembantu (diperankan Ajun Perwira) yang jatuh cinta kepada Elena, majikannya  yang diperankan Cut Meyriska.

Demi mendapat cinta sang majikan, Dirga berupaya dengan segala cara, termasuk melafalkan mantra Jaran Goyang yang diperoleh dari tantenya, Ibu Srintil (diperankan oleh Nova Eliza), yang juga menjadi guru tari bagi Elena.

Kelihatan sekali bahwa tokoh Ibu Srintil merupakan tokoh sentral pada film yang diproduseri Rajesh Punjabi ini. “Aku berperan sebagai Ibu Srintil,  yang strong woman. Perempuan yang memiliki semacam ilmu untuk bisa membuat orang lain suka atau luluh hatinya,” ungkap Nova Eliza (37) saat  ditemui di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/2).

Kesaktiannya itu dia tutupi dengan profesi sebagai guru tari dan hobinya menyanyikan lagu-lagu Jawa. “Ini sebuah tantangan baru bagi saya. Saya harus menghafalkan lagu-lagu jawa secara detail, termasuk cengkoknya, agar jangan sampai salah satu bait pun. Ini demi menguatkan karakter sebagai Ibu Srintil. Tantangannya disitu,”jelas ibu dari seorang anak, Naima Malinka ini.

Film Horor Perdana

Bukan kali ini saja, perempuan berdarah Aceh ini mendapat peran sebagai wanita Jawa, namun khusus untuk Ibu Srintil, Nova tetap saja harus belajar lagi dan berinteraksi lebih intens dengan menggunakan bahasa Jawa.

“Sebenarnya, pada beberapa film sebelumnya, seperti Kartini  dan beberapa judul  FTV juga menggunakan bahasa Jawa. Cuma memang harus dipoles lagi, karena beda film, beda sutradara, pasti beda keinginannya juga,” jelas  Nova yang menjadikan Jaran Goyang sebagai film perdana bergenre horor baginya.

“Ini film horor pertamaku. Sebelum-sebelumnya selalu drama. Baru kali ini terima tawaran film horor karena aku penakut dan enggak berani nonton film horor di bioskop maupun di layar televisi, jelasnya

Kalau akhirnya menerima tawaran peran Ibu Srintil? Bagi Nova, lebih pada karakter  Ibu Srintil yang telah menawan hatinya, selain karena ketrertarikan  untuk lebih jauh mempelajari budaya Jawa, termasuk tari Jaran Goyang.

“Apalagi lagunya sudah duluan popular, sehingga relasinya cukup kuat antara film dan lagu,” kilah Nova tentang film yang direncanakan tayang serentak di layar bioskop nasional pada bulan Agustus mendatang. (Tumpak Sidabutar/KH)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Film

Mulai 17 September, Film ‘Detak’ Versi Director’s Cut Tayang di Bioskop Online

Published

on

By

Fillm ‘Detak’ tayang terbatas di Bioskop Onlne mulai 17 September mendatang. (Foto: Instagram)

Kabarhiburan.com – Sukses meraih berbagai penghargaan di berbagai festival film mancanegara, tiba saatnya film Detak dinikmati lewat layanan TVOD streaming Bioskop Online.

Film Detak merupakan versi director’s cut Tarian Lengger Maut, akan ditayangkan mulai Jumat, 17 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Sebelum sampai ke sana, sutradara Yongki Ongestu dan produser Aryanna Yuris mengadakan virtual media gathering, menghadirkan aktor Refal Hady dan aktris Alyssa Abidin. Hadir pula, Gupta Gautama, selaku Head of Content Bioskop Online, pada Selasa (14/9).

Yongki Ongestu menjelaskan film ‘Detak’ telah meraih aneka penghargaan di berbagai festival film mancanegara. Sukses tersebut mendorong tim produksi film ‘Detak’ untuk menayangkan penyuntingan akhir berdasarkan keinginan sutradara, agar bisa dinikmati masyarakat luas.

“Versi ini adegannya lebih detail dan proses pengenalan dan pendalaman karakter lebih panjang. Kami juga menggunakan treatment yang berbeda” ujar Yongki Ongestu berpromosi.

Salah satu treatment yang dimaksud adalah previsualization atau penggambaran adegan sebelum syuting dengan membuat animasi film secara utuh. Selain, masih ada treatment psychology of colour, yakni menyoroti perubahan karakter melalui gerakan kamera dan palet warna.

“Kami berharap, versi ini bisa dinikmati penonton. Versi sinemanya sudah tayang di bioskop offline. Sedangkan versi festival akan tayang di bioskop online,” jelas produsernya, Aryanna Yuris.

Film ‘Detak’ bercerita tentang profesi dokter yang memiliki status sosial yang tinggi di mata masyarakat. Dokter Jati (Refal Hady) paham betul statusnya tersebut, saat tiba di desa Pagar Alas sebagai penyembuh serta rajin menolong warga desa.

Seiring kehadirannya, muncul sebuah misteri di desa tersebut. Satu per satu warga menghilang dan jasadnya ditemukan tanpa jantung.

Detak jantung dr. Jati pun jadi tidak beraturan karena berjumpa seorang perempuan desa bernama Sukma (Della Dartyan), dalam masa penahbisan menjadi Penari Lengger, seni tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Apa sebenarnya yang terjadi di desa Pagar Alas? Yang lebih penting lagi, apa yang terjadi diantara dr. Jati dan Sukma?

Saksikan film Detak mulai 17 September hinga 3 Oktober 2021, dengan harga tiket presale terbatas Rp 25.000. Tiket sudah bisa diperoleh melalui website www.bioskoponline.com. Aplikasinya bisa  diunduh melalui App Store dan Google Play Store. (Tumpak S)

Continue Reading

Film

Main Sinetron Kolosal ‘Angling Dharma’, Intan Permata Jadi Istri Mahapatih Batik Madrim

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Selebgram sekaligus model, Intan Permata, sedang berbahagia. Ia mendapat tawaran seni peran di sebuah sinetron kolosal berjudul ‘Angling Dharma‘. Sinetron ini yang tayang platform OTT Maxstream.

“Aku nggak nyangka di musim pandemi Covid-19, disaat panggung hiburan lagi sepi karena masih PPKM, aku syuting sinetron kolosal,” tutur Intan Permata, Selasa (14/9/2021).

Artis bertubuh seksi ini memerankan tokoh protagonis sebagai Dewi Kusuma Gandawati istri dari Mahapatih Batik Madrim, yang merupakan orang kuat nomor dua di Kerajaan Malawapati.

“Jadi ceritanya jadi isteri seorang Mahapatih yang cantik, anggun, penyabar, penyayang dan mudah khawatir dan memang karakter bangsawan banget,” ungkap Intan Permata.

Intan Permata mengaku dirinya senang melakukan adegan berbahaya seperti silat dan bertarung.

“Nggak takut kulit terbakar, semisal syuting diluar ruangan atau luka memar sekalipun ya, karena memang bakat akting atau bakat di dunia seni kan harus totalitas juga,” jelas Intan Permata. (ts)

Continue Reading

Film

Gratis, Multivision Plus Hadirkan Original Series Horor “Ritual”

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Rumah produksi MVP Entertainment baru saja meluncurkan original series bertajuk “Ritual.

Serial genre horor ini dapat disaksikan secara eksklusif melalui aplikasi TrueID yang dapat diunduh di Google Play, atau melalui situsnya www.trueid.id secara gratis alias tanpa biaya langganan.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi MVP Entertainment bisa bekerja sama dengan TrueID, untuk menggarap serial horror suspense Ritual ini,” ujar produser Amrit Punjabi dari  MPV Entertainment.

Sutradara Azhar Kinoi Lubis memilih para bintang ternama, seperti Putri Ayudya, Shareefa Daanish, Aghiny Haque, Joshua Suherman, Omar Daniel, Yasamin Jasem, Dian Sidik dan masih banyak lagi, menjadikan “Ritual” menjadi serial horror yang bertabur bintang.

Menariknya, “Ritual” merupakan karya perdana penulis muda berbakat Erwanto Alphadullah yang  merangkai 8 kisah, masing-masing berdurasi 15 menit. Namun jangan ragu, Azhar Kinoi Lubis membalur karya 15 menitnya ini dengan penuh ketegangan dan teror yang mencekam.

Armando Siahaan selaku Country Manager TrueID, menyebutkan bahwa series ini akan mengajak penontonnya menyaksikan seberapa jauh manusia bisa bertindak, ketika kehidupan mereka yang tragis dan penuh cobaan dipertemukan teror-teror gaib yang mengerikan.

“Serial ini menghadirkan elemen-elemen penting sebuah karya horor, seperti rasa takut, unsur kaget dan lainnya. Namun pada saat yang bersamaan juga memiliki nilai kemanusiaan dan pelajaran kebudayaan yang lebih dalam,” ujar Armando Siahaan.

Serial Ritual tayang perdana pada Kamis, 9 September 2021, penonton sudah bisa menikmati 3 episode pertama dengan judul “Makan Malam”, “Buku Menjadi Abu” dan “Satu Atap”. Sedangkan episode lainnya akan diluncurkan setiap Kamis setiap pekan. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending