Connect with us

wisata

Optimalkan Gelaran Presidensi G20, Bali Terapkan Visa On Arrival ( VOA)

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta- Kebijakan penerapan dan pemberlakuan kembali Visa On Arrival (VOA) memberikan angin segar terhadap percepatan pemulihan industri pariwisata Tanah Air.

Kendati penerapan VOA ini masih terbatas di Bali, tetapi kebijakan ini menjadi langkah pembuka bagi pemulihan industri pariwisata di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyatakan kebijakan bebas karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) bagi WNI dan WNA memberikan dampak positif terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kebijakan itu juga dalam rangka mengoptimalkan Indonesia selaku tuan rumah penyelenggaraan berbagai event internasional seperti MotoGP 2022, Presidensi G20, World Tourism Day, dan lainnya.

“Jumlah wisatawan mancanegara kita targetkan tahun ini sebesar 1,8 juta sampai 3,6 juta. Ini adalah sinyal kebangkitan ekonomi kita untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Sandi pada Weekly Press Briefing, Selasa (8/3).

Sandiaga mengungkapkan, kebijakan itu dilakukan dengan berbasis data dan masukan dari para ahli dan epidemiolog. Jumlah masyarakat yang tervaksinasi lengkap dan booster serta tingkat penularan Covid-19 di Bali, Batam, dan Bintan terkendali.

Dengan diberlakukannya VOA pulau Nusa Penida bakal kembali menjadi destinasi favorit. Nusa Panida adalah sebuah pulau di provinsi Bali memiliki populasi sekitar 45.000  jiwa dan mencakup sekitar 200 km2.

Pada tahun 2010, area seluas 20.057 hektar di sekitar Nusa Penida dan pulau-pulau tetangga Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan dinyatakan sebagai Zona Maritim yang Dilindungi.

Pulau ini dikenal sampai saat ini karena tempat menyelamnya. Nusa Penida memiliki sekitar 15 spot diving bertaraf internasional yang terkenal.

Kedalaman laut Nusa Panida rumah bagi 296 spesies karang dan 576 spesies ikan karang. Tetapi penyelam juga datang dari seluruh dunia untuk melihat Pari Manta, hadir sepanjang tahun, dan Mola Mola dari Juli hingga Oktober.

Bali selain memiliki destinasi yang keren, ada sejumlah potensi ekonomi kreatif di Bali yang bisa terus dikembangkan. Misalnya, Tenun Endek yang memikiki corak khas Bali.

Corak motif beragam, pilihan warna yang cerah, proses pembuatan bukan mesin (ATBM), dan memiliki motif-motif khusus yang hanya bisa dikenakan pada upacara tertentu.

Sayangnya, tenun Bali terancam gempuran produk tiruan. Inilah yang sedang diperjuangkan oleh Dekranasda Bali.

Daerah perajin endek ada di Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem. Kain endek bisa dikenakan sebagai sarung atau gaun, kemeja, tinggal pilih sesuai selera.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

wisata

Pendampingan Sangat Efektif Menjawab Berbagai Keluhan

Published

on

Kabarhiburan, Maluku Utara – Salah satu kendala UMKM produsen dalam alih teknologi digital adalah terkurasnya waktu mereka untuk menggawangi produksi dan pemasaran offline, sehingga memiliki keterbatasan waktu untuk belajar tentang seluk-beluk pemasaran digital. Padahal aplikasi-aplikasi digital berfungsi untuk membuat proses bisnis menjadi lebih efektif dan efisien.

Melihat kondisi demikian, Anita D. Yuniartika, fasilitator yang bertugas di Ternate Utara memilih untuk bertamu door-to-door ke lokasi bisnis peserta, saat PPKM sudah dilonggarkan, dan sudah diizinkan oleh pemerintah setempat. Tentunya hal ini dilaksanakan dengan memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19 dengan ketat.

Disamping kendala waktu, masih ada kendala lain seperti masalah jaringan dan gadget milik peserta yang kurang memadai. Untuk memudahkan penyampaian materi pendampingan, maka para fasilitator diperbolehkan melakukan pendampingan praktek langsung. Dengan praktek langsung ini, maka kesulitan-kesulitan yang dihadapi saat pendampingan dapat cepat teratasi.

“Kami fasilitator di Maluku Utara memutuskan untuk melakukan pelatihan door to door. Kami mendatangi rumah atau tempat usaha UMKM, lalu kemudian melakukan pendampingan secara langsung”, ungkap Anita.

Menurut Anita, antusiasme peserta sangat tinggi untuk mengenal pemasaran secara online. Materi-materinya tepat guna. Pengenalan tentang aplikasi-aplikasi digital dalam pendampingan Active Selling dapat mempermudah proses bisnis dari para pelaku UMKM.

Misalnya saja dalam penggunaan aplikasi agregator, dimana dalam sekali upload produk, maka bisa muncul di berbagai akun toko online atau marketplace yang dimiliki.

Urusan stocklist pun tertangani dengan baik. Atau aplikasi Point of Sales (POS), sebagai aplikasi kasir yang sudah dilengkapi dengan catatan pembukuan, arus kas, dan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP).

“Sekarang peserta belum familiar, tapi dengan kemauan para pelaku UMKM dalam mengadopsi aplikasi-aplikasi digital, saya yakin nantinya bekal yang diperoleh dari program pendampingan ini akan bermanfaat secara maksimal,” lanjut Anita.

Jika kegiatan ini akan dilanjutkan kembali untuk menyasar UMKM-UMKM yang belum terjaring oleh Program Active Seling 2021, maka Anita berharap bahwa para fasilitator jumlahnya ditambah agar dapat menjangkau lebih banyak peserta.

“Harapan saya agar program ini selalu ada tiap tahunnya, dan mungkin fasilitator harus ditambah jumlahnya, agar jangkauan kita semakin luas. Sangat banyak UMKM yang membutuhkan program seperti ini,” tutup Anita.

I Nyoman Adhiarna, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo mengapresiasi para fasilitator yang bersemangat seperti Anita dan timnya. Beliau mengucapkan terima kasih kepada para fasilitator yang tak lelah melatih dan mendampingi para peserta baik online maupun offline.

“Fasilitator adalah mata, tangan, dan kaki kami. Terimakasih karena selalu semangat dalam menjangkau para peserta hingga ke tempat-tempat yang jauh. Semoga dari pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat berbagi ilmu kepada UMKM lainnya sehingga ilmu yang didapat dari Program Active Selling dapat tersampaikan dari mulut ke mulut, ” kata Nyoman.

Program Active Selling 2021 menyasar 26.000 UMKM produsen sektor pengolahan masing-masing di sepuluh Kawasan Wisata Prioritas. Kegiatan pendampingan digelar selama bulan Juli hingga Desember 2021, dengan melibatkan sejumlah fasilitator yang telah diseleksi dan diberikan pembekalan. Materi yang disampaikan adalah optimlisasi media sosial dan marketplace, serta penggunaan berbagai aplikasi-aplikasi digital.

Continue Reading

wisata

Sandiaga Uno Tak Segan Tutup Tempat Wisata yang Abai Prokes

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta- Meski libur lebaran dilarang mudik dan tempat wisata diperbolehkan beroperasi. Namun harus taat dengan aturan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno tak segan akan menutup tempat wisata yang abai Prokes. Ini ia tegaskan dalam jumpa pers Weekly Press Briefing, awal pekan ini (5 Mei 2021)

“Kami tidak akan segan menindak tegas dengan memberikan sanksi hingga menutup tempat wisata bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Kami juga sudah memberikan sertifikasi CHSE” katanya.

Tidak tanggung-tanggung, Sandiaga bahkan mengancam akan memberi sanksi hingga penutupan lokasi wisata jika mengabaikan pentingnya penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability).

“Menjaga protokol CHSE adalah menjadi tanggung jawab Bersama,” tegas Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan ada beberapa lokasi wisata di Bali yang abai dengan penerapan CHSE. Ia langsung menghubungi pemilik usaha

Apalagi tujuan dari sertifikasi CHSE adalah menjamin kenyamanan wisatawan sekaligus menciptakan rasa aman dari penyebaran Covid-19. dengan output menciptakan peluang pekerjaan bagi penduduk setempat.

Maka itu,  peran Pentahilix dari komunitas, pemerintah, pengusaha dan media sangat dibutuhkan. Dibukanya tempat wisata, selain mengembalikan ekonomi pariwisata, juga mengedukasi masyarakat untuk mengajarkan aturan kesehatan masa pandemi Covid-19. (Gembur/KH)

Continue Reading

wisata

Ada Syarat 3M jika Berwisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Published

on

By

Berlibur akhir tahun di DKI Jakarta, salah satu tujuannya bisa ke Taman Margasatwa (TM) Ragunan. Terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kebun binatang ini didirikan pada tahun 1864. Di dalamnya, terdapat koleksi 295 spesies dan 4.040 spesimen. Termasuk spesies hewan langka, gorila, anoa, orangutan, burung kakaktua, dan gajah.

TM Ragunan sempat ditutup pada Maret 2020 lalu akibat pandemi Covid-19. Namun, sejak diberlakukannya PSBB transisi di DKI Jakarta mulai Oktober 2020, tempat wisata ini kembali dibuka dan bisa dinikmati pengunjung.

Pengelola menerapkan aturan protokol kesehatan yang begitu ketat. Pengunjung wajib melakukan 3M sebelum masuk, yakni mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengenakan masker, serta menjaga jarak. Mereka juga diwajibkan menghindari kerumunan.

Selama masa PSBB transisi ini, pengelola juga mengatur kapasitas pengunjung hanya 25 persen, atau maksimal 2.000 orang per hari. Dan ini khusus bagi warga pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta. Wisatawan yang hendak mengisi liburan di TM Ragunan, juga harus membeli tiket secara online satu hari sebelum kunjungan.

Sumber foto: Instagram @emwaipi

Pengelola TM Ragunan berkomitmen dengan #InDOnesiaCARE yang tengah didengungkan Kemenparekraf RI. Disiplin menerapkan protokol kesehatan, melayani tanpa kontak sentuh, serta peduli dengan keselamatan menjadi prioritas mereka.

Waktu operasional TM Ragunan adalah Selasa—Minggu pukul 07.30 sampai 15.00 WIB. Pengelola menutup loket pada pukul 14.00 WIB. Sementara hari Senin, merupakan hari libur satwa.

Continue Reading

wisata

Pantai Likupang, Salah Satu Keindahan Laut Indonesia yang Memesona

Published

on

By

Saatnya wisatawan #DiIndonesiaAja mengenal Likupang, salah satu kawasan wisata bahari yang terletak di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Likupang adalah surganya pulau tropis. Pantainya yang cantik, pegunungannya yang indah, hingga hutannya yang rimbun, membuat Likupang semakin memesona.

Tak heran jika pemerintah menetapkan Likupang sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas selain Danau Toba di Sumatera Utara, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, serta Borobudur di Jawa Tengah. Bahkan, pada Juli 2019, Presiden Joko Widodo menobatkan Likupang menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Namun untuk ke sini, wisatawan diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Wisatawan akan dibuat kagum dengan Pantai Likupang. Karena sejauh mata memandang, terlihat hamparan pasir putih dan laut biru jernih. Ini menjadi magnet tersendiri. Lanskap Likupang memanjakan mata sehingga cocok sebagai spot selfie atau berfoto ria. Lebih dari itu, bagi penyuka diving dan snorkeling, Likupang adalah surganya. Keindahan bawah lautnya masih terjaga asri dan alami, tidak terkontaminasi plastik atau limbah lainnya.

Pantai ini terletak di bagian paling utara Pulau Sulawesi. Bisa ditempuh melalui perjalanan darat dalam dua jam karena hanya berjarak kurang lebih 48 kilometer dari pusat Kota Manado. Jalannya berkelok dan penuh tanjakan, tetapi mulus. Bagi sobat traveller, pintu pertama menuju Likupang dapat melalui Bandara Sam Ratulangi.

Likupang memiliki beberapa tujuan wisata lainnya, seperti Pantai Pal dan Pantai Pulisan. Tidak jauh dari Likupang terdapat beberapa pulau yang juga memiliki keindahan bawah laut yang luar biasa, seperti Pulau Lihaga dan Pulau Gangga yang perairannya sangat jernih. Di tempat ini pernah ditemukan Penyu Hijau (Chelonia mydas) yang sudah langka dan sangat dilindungi. Temuan ini mengejutkan penduduk setempat serta organisasi penjaga satwa, World Wildlife Fund (WWF) Indonesia. Kehadiran spesies langka ini menjadi bukti bahwa ekosistem laut Sulawesi Utara sangat terjaga. Perairannya yang jernih menjadikan tempat ini favorit bagi para diver dan snorkeler untuk menikmati keindahan terumbu karang yang menakjubkan.

Continue Reading

wisata

Ketat Terapkan Prokes, Jambuluwuk Oceano Seminyak Raih Sertifikasi CHSE

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta- Pandemi Covid-19 harus diakui telah berhasil mengubah paradigma berpikir sebagian besar orang. Para wisatawan misalnya, kini pasti akan lebih fokus memperhatikan faktor kebersihan dan kenyamanan sebelum menentukan akan kemana, naik apa, bahkan dalam menentukan akan menginap dimana.

Memahami perubahan pola pikir di era pandemi ini, Jambuluwuk Hotels & Resorts beradaptasi cepat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di seluruh properti hotel dan resort yang berada di bawah naungannya.

Bahkan yang teranyar, Jambuluwuk Oceano Seminyak di Bali berhasil meraih sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) yang dinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Dijelaskan oleh Martha W. Thomas selaku Corporate Communication Manager Jambuluwuk Hotels & Resort.  Ada beberapa poin penilaian yang telah dipenuhi Jambuluwuk Oceano Seminyak untuk meraih sertifikasi tersebut.

“Untuk meraih sertifikasi CHSE ini, Jambuluwuk Oceano Seminyak harus memenuhi beberapa item yang berkaitan dengan sanitasi dan kesehatan di masa pandemi ini, diantaranya seperti penerapan protokol kesehatan kepada para tamu yang menginap, memiliki mekanisme teratur dalam proses pembersihan kamar dan area hotel, menyediakan sarana cuci tangan serta hand sanitizer dalam jumlah yang cukup di berbagai area hotel, meja resepsionis dilengkapi tissue maupun hand sanitizer, staf hotel yang turut berperan menerapkan protokol kesehatan, memiliki mekanisme pelaksanaan kesehatan di seluruh area hotel dan masih banyak lagi poin-poin lainnya yang harus dipenuhi,” terangnya.

Adapun sertifikasi CHSE dari Kemenpar ini bisa menjadi jaminan serta panduan bagi para wisatawan terkait penginapan mana yang telah siap dengan penerapan protokol kesehatan serta yang mampu menjaga kenyamanan dan kesehatan tamu yang menginap.

“Kami tentunya sangat bangga dengan pencapaian yang diraih Jambuluwuk Oceano Seminyak ini, kami memang sejak awal masa pandemi selalu berupaya bergerak cepat dan cermat guna beradaptasi dengan kondisi new normal ini. Terlebih lagi kebersihan, kenyamanan dan keamanan tamu memang sudah menjadi prioritas bagi Jambuluwuk Hotels & Resorts bahkan sejak sebelum pandemi menyerang,” tegas Martha.

 

Continue Reading

Budaya

‘Good Friends’ Ajak Pemirsa NET Jelajahi Korea Selatan dan Jumpa Bintang K-Pop

Published

on

By

Kevin Hermanto dan Rafael Tan berjumpa Dita Karang, personel K-Pop di Program Good Friends, kerja sama NET dan SBS Korea Selatan.

Kabarhiburan.com – NET bersinergi dengan SBS TV Korea Selatan, menghadirkan program reality show keseruan perjalanan ke Korea Selatan, bertajuk Good Friends.

Episode perdana Good Friends sudah tayang layar NET sejak 15 November 2020 pukul 09.00 WIB silam. Selanjutnya, Good Friends tayang saban hari Minggu di jam yang sama.

Melalui program terbaru ini,  NET mengajak pemirsa menjelajah negeri ginseng dengan latar visual panorama indah. Termasuk menerobos ke belakang panggung beberapa bintang K-Pop yang mendunia.

Selama menjelajah, pemirsa dipandu oleh lima figur milenial, asal Korea Selatan dan Indonesia. Mereka adalah Jang Han-Sol, Han Yoo Ra, Rafael Tan, Bianca Kartika, dan Kevin Hermanto, saling memperkenalkan budaya dan berbagai cita rasa khas di negara masing-masing.

Dari namanya sudah ketahuan, Jang Han-Sol dan Han Yoo Ra asal Korea Selatan, namun keduanya fasih berbahasa Indonesia.

Youtuber Han Sol sempat tinggal di Malang, Jawa Timur, akan membantu rekan-rekannya mengenalkan kultur dan berbagai hal yang khas di negaranya.

Youtuber Yoo Ra sempat tampil di program Kelas Internasional NET, akan berbagi spontanitas dan keseruan dan kenekatannya mengikuti berbagai tantangan games bersama sejumlah bintang K-Pop.

Keduanya akan berbagi tugas dengan Rafael Tan, Bianca Kartika, dan Kevin Hermanto dari Indonesia.

Penyanyi Rafael Tan dan vlogger Bianca Kartika didapuk menjadi tamu negara yang akan mengikuti jelajah Korea Selatan, sambil memperkenalkan kultur kebiasaan masyarakat di Indonesia, termasuk mengikuti keseruan bersama beberapa bintang K-Pop.

Sementara Kevin yang sempat bermukim di Korea Selatan akan membantu memandu rekan-rekannya saling memahami kebiasaan dan keberagaman yang menarik antara kedua negara tersebut.

Vlogger Bianca Kartika, Kevin Hermanto dan Rafael Tan di program Reality Show Good Friends, NET kerja sama SBS.

Kelima host ini akan mengunjungi beberapa lokasi spesial di Korea Selatan. Mulai dari rumah tradisional Korea hingga bertemu bintang-bintang K-Pop.

Salah satu yang menarik, pertemuan mereka dengan penyanyi asal Yogyakarta, Dita Karang yang berkarir di industri K-Pop Korea Selatan, bersama Secret Number.

Mereka juga bertemu KNK (K-Pop Knock), sebuah Boys-Band terkenal Korea yang beranggotakan Park Seoham, Jeong Inseong, Kim Jihun, Oh Heejun, dan Lee Dongwon.

Bukan itu saja. Kelimanya, bahkan menantang Girls-Band Korea Momoland untuk lomba masak, serta mengajak grup Oh My Girl bertarung dalam wahana permainan khas Korea Selatan.

Pendek kata, pemirsa NET  akan menyaksikan keseruan lima host “Good Friends” NET, yang berhasil menembus ke belakang panggung Boy-Band Wei dan The Boys yang super ketat.

Suasana syuting Reality Show ‘Good Friends’, kerjasama NET dan SBS Korea Selatan.

Tidak tanggung-tanggung. Sebanyak 28 kamera disiapkan untuk mengiringi perjalanan Good Friends menuju berbagai aktivitas wisata dan panggung K-Pop di Korea Selatan.

Meski demikian, perjalanan lima Good Friends sesungguhnya tidak mudah dan penuh kerja keras. Sebelum melakukan syuting, terlebih dulu melakukan karantina mandiri selama 14 hari sesuai protokol kesehatan di Korea Selatan.

“Belum lagi waktu kerja maraton yang membuat kami dan Kru dari SBS TV terpaksa  berisitirahat dalam kendaraan selama melakukan perjalanan. Namun semua terbayarkan oleh kerjasama kreatif penuh persahabatan, dan menyenangkan,” ujar Kevin Hermanto.

“Tak mudah pula menembus ke belakang panggung bintang-bintang K-Pop yang saat ini sedang naik daun, namun kesabaran kami terbayarkan saat merasakan keramahan beberapa bintang K-Pop,  saat berbincang dan bermain bersama menghadapi tantangan games yang diberikan,” kata Kevin menambahkan.

Direktur Programming NET, Yeni Anshar mengatakan bahwa Good Friends telah mengangkat benang merah persahabatan milenial dua negara dalam sebuah kisah perjalanan, yang dipadukan dengan keseruan reality show yang asyik ditonton.

“NET dan SBS TV menghadirkan jelajah negeri gingseng dengan latar visual panorama indah dan interaksi dalam berbagai tantangan games yang melibatkan 5 host Good Friends dengan sejumlah bintang K-Pop Korea,” jelas Yeni Anshar. (Tumpak S)

Continue Reading

wisata

Kemenparekraf : Peringati Hari Pariwisata Sedunia 2020, Bangun Langkah Optimisme Pariwisata Berbasis CHSE

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Hari Pariwisata Sedunia pada 27 September 2020 sebagai momentum sosialisasi protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) di destinasi pariwisata. Ini sekaligus membangun langkah optimis bagi pelaku pariwisata ditengah pandemi COVID-19.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Kreatif, Nia Niscaya dalam acara “Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif” yang digelar secara daring, Sabtu (19/9/2020), mengatakan Hari Pariwisata Sedunia tahun ini mengusung “Tourism and Rural Development”.

“Tema Hari Pariwisata Internasional tahun ini lebih ke alam, pedesaan, pariwisata dan masyarakat lokal. Kalau kita hubungkan dengan program protokol kesehatan CHSE, rupanya program kita sudah sejalan dengan tema Hari Pariwisata Dunia. Kita diingatkan bahwa pariwisata harus tetap dijaga lingkungannya agar tetap lestari,” kata Nia Niscaya.

Nia mengatakan, jangan sampai protokol kesehatan dijalankan tetapi lingkungan tidak terjaga. Untuk itu ia mengajak seluruh pihak menjadikan Hari Pariwisata Dunia sebagai momentum untuk memperkuat penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE di berbagai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Termasuk di transportasi udara sebagai salah satu penunjang pergerakan wisatawan dan juga sektor ekonomi kreatif,” kata Nia Niscaya.

Ditambahkan oleh Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu bahwa penerapan protokol kesehatan terkait erat dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Perlu ada upaya pelestarian budaya yang ada di pedesaan sebagai salah satu potensi wisata.

“Kita juga harus mengangkat nilai kearifan lokal di area pedesaan, untuk dikembangkan sehingga rural area itu bisa maju dan berkembang, sehingga kita bisa menikmati outcome pariwisata untuk kesejahteraan bersama,” kata Vinsensius.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara, Muchlis, dan Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat, Lalu Mohammad Faozal yang menceritakan geliat sektor pariwisata di daerahnya untuk bangkit di era adaptasi kebiasaan baru pascapandemi COVID-19.

Muchlis menuturkan saat ini di wilayah Danau Toba dan sekitarnya tengah berjalan proses pembentukan desa wisata. Selain itu, pihaknya juga selalu mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan di destinasi-destinasi wisata yang ada di Sumatera Utara.

Lebih lanjutn Vice President Commercial Performance PT. Angkasa Pura II, Wisnu Raharjo, menanggpi pihaknya telah menggulirkan kampanye “Safe Travel Campaign”. Kampanye ini menggaungkan pentingnya penerapan protokol kesehatan bagi penyedia jasa transportasi, terutama maskapai penerbangan.

“Kampanye ini bertujuan mengembalikan kepercayaan pengguna transportasi udara, terutama untuk meyakinkan jaminan keamanan, kesehatan, dan kebersihan transportasi udara bagi wisatawan,” kata Wisnu.

Ia menuturkan, ada tiga poin utama dari “Safe Travel Campaign”, yaitu kesiapan staf operasional, memastikan pengalaman bepergian yang aman bagi konsumen, dan membangun kepercayaan konsumen.

“Jadi pada poin pertama kita memastikan seluruh staf operasional di bandara menyesuaikan pola kerja dengan protokol kesehatan, mengenakan alat pelindung diri seperti masker, pengecekan suhu tubuh secara berkala serta pemantauan kesehatan staf secara berkala. Pada poin kedua, kita memastikan pengalaman bepergian yang aman bagi konsumen dengan menyediakan fasilitas-fasilitas penunjang protokol kesehatan seperti ketersediaan fasilitas cuci tangan dan menjaga kebersihan fasilitas bandara. Kemudian, kita membangun kepercayaan konsumen untuk bepergian dengan pesawat terbang dengan menginformasikan penerapan protokol kesehatan di bandara dan mengedepankan layanan berbasis digital,” jelas Wahyu.

Salah satu bentuk implementasi kampanye ini dapat dilihat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Beberapa di antaranya adalah touchless parking machine, touchless elevator, dan pemasangan sinar UV-C di tempat pengambilan bagasi dan hand rail eskalator Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Berkat penerapan Safe Travel Campaign yang mengaplikasikan protokol kesehatan berbasis CHSE di Bandara Soekarno Hatta, Safe Travel Barometer menempatkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di urutan ke-34 dari 217 bandara di dunia sebagai salah satu bandara yang aman dari penyebaran virus COVID-19.

Sementara itu, Direktur pemasaran dan pelayanan PT. Angkasa Pura I, Devy Suradji, menambahkan pihaknya juga mensosialisasikan kepada para penyedia transportasi darat yang ada di bandara untuk menerapkan protokol kesehatan yang sama seperti pada fasilitas di dalam bandara.

“Kita juga meminta agar penyedia transportasi darat menerapkan customer service virtual, jadi petugas customer service ditempatkan di dalam sebuah ruangan yang dilengkapi dengan komputer lengkap dengan kamera yang terhubung perangkat berupa monitor yang ada di meja customer service sehingga konsumen dan petugas bisa tetap berinteraksi tanpa harus ada kontak fisik,” kata Devy.

 

 

Continue Reading

wisata

Pertemuan The 52nd ASEAN NTOs Meeting and Related Meetings, Indonesia Usulkan 5 Kerja Sama Pariwisata

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta- Dievent The 52nd ASEAN NTOs Meeting and Related Meetings, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengusulkan 5 komitmen kerja sama tingkat regional dalam penanggulangan COVID-19 pada sektor pariwisata.

Direktur Hubungan Antarlembaga Kemenparekraf/Baparekraf, K. Candra Negara  dalam pembukaan kegiatan yang digelar 15, 21, dan 28 September 2020. secara virtual menjelaskan, rangkaian pertemuan ini menunjukkan komitmen ASEAN untuk terus mempererat kerja sama kawasan, khususnya dalam penanggulangan dampak COVID-19 di wilayah ASEAN.

“Ada lima poin yang kami usulkan dalam penanggulangan dampak COVID-19. Yang pertama, adalah Indonesia mengusulkan penghapusan ASEAN Single Aviation Market (ASAM) atau pasar tunggal penerbangan,” ujarnya.

Lanjut Candra, Lima poin tersebut diantaranya pembebasan jalur penerbangan melalui perjanjian ASAM, merupakan open sky agreement yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas domestik dan kawasan ASEAN melalui integrasi jaringan produksi dan liberalisasi pelayanan.

Poin kedua yang diusulkan berkaitan mengenai Kamboja yang meminta agar keketuaan mereka dapat diperpanjang hingga tahun 2022.  Hal ini akan mempengaruhi posisi Indonesia dalam keketuaan ASEAN di 2022.

Karena itu, Indonesia akan menyampaikan beberapa win-win solution kepada pihak Kamboja agar keketuaan ASEAN 2022 tetap menjadi milik Indonesia.

Ketiga, Indonesia mengusulkan agar Progress of Draft Protocol to Amend the MRA-TP (Mutual Recognition Agreement on Tourism Professional) atau pengaturan antara negara-negara ASEAN yang dirancang untuk memfasilitasi pergerakan bebas dan pekerja yang berkualitas dan bersertifikat antara negara anggota ASEAN segera dijalankan. Di pertemuan NTOs sebelumnya, beberapa negara anggota.

Keempat, lanjut Candra, terkait tentang pembahasan HCA (_Host Country Agreement_) pada Regional Secretariat for the Implementation of MRA-TP. HCA ini merupakan komponen penting untuk menetapkan dasar hukum dan standar pendapatan bagi berdirinya Sekretariat Regional.

Kelima, Indonesia mendukung adanya inisiatif _Development of ASEAN Framework to Facilitate the Tourist Travel Bubble Schemes_. Oleh karena itu, Indonesia terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan COVID-19 sehingga dapat memunculkan rasa percaya dari negara lain ketika membahas kemungkinan kerja sama _travel bubble_ di masa depan.

Dalam pertemuan tersebut terdapat beberapa hal yang menjadi agenda pembahasan pada rangkaian pertemuan ini, diantaranya seperti Mid-Term Review ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016-2025, ASEAN Tourism Marketing Strategy (ATMS) 2017-2020, ASEAN Tourism Professional Monitoring Committee (ATPMC). Sebagai tuan rumah, Indonesia memiliki beberapa isu strategis yang menjadi fokus pembahasan pada pertemuan kali ini.

Continue Reading

wisata

Anggarkan Rp 100 Milyar, Kemenparekraf Siapkan Fasilitas Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19

Published

on

Kabarhiburan.com, Jakarta – Terus meningkatnya kasus Covid-19, Kemenparekraf  kembali bekerja sama dengan industri hotel dan Kementerian Kesehatan siapkan ruang isolasi untuk Kasus Konfirmasi Tanpa Gejala (gejala ringan) COVID-19. Kolaborasi ini untuk menambah kapasitas ruang isolasi selain Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Kemayoran. Tujuannya, agar Kasus Konfirmasi Tanpa Gejala  tidak melakukan isolasi mandiri. Mereka bisa berpotensi menyebabkan penularan di lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Menyikapi arahan Presiden dan hasil rapat kemarin dengan Ketua KPC PEN Bapak Airlangga Hartarto dan Menkes, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan kembali bekerja sama dengan Kemenkes dan industri Hotel untuk menyiapkan akomodasi bagi pasien COVID-19 (tanpa gejala atau gejala ringan) dan juga tenaga kesehatan untuk melakukan isolasi di Hotel,” kata Wishnutama Kusubandio dalam jumpa pers bersama Kepala Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo di Graha BNPB, Kamis (17/9/2020).

Dalam kerja sama ini Kemenparekraf akan berkoordinasi dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memberikan daftar rekomendasi hotel yang akan diseleksi tim Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan disampaikan ke Kementerian Kesehatan untuk kemudian membantu penilaian terkait kelengkapan fasilitas dan kesiapan protokol kesehatan.

Kemenkes yang menyiapkan tenaga kesehatan untuk memantau pelaksanaan protokol kesehatan di setiap hotel. Termasuk memonitor perkembangan pasien yang sedang menjalankan isolasi, sekaligus menyediakan sarana dan prasarana pendukung, seperti obat, ambulans, dan lain-lain.

Kemenparekraf menganggarkan Rp 100 miliar untuk  akomodasi setara hotel bintang 3, termasuk fasilitas makan, minum, dan laundry tiap harinya bagi setiap pasien COVID-19.

Fasilitas yang disiapkan Kemenparekraf dapat menampung sekitar 14.000 pasien, mulai bulan ini hingga Desember 2020. Syarat bagi hotel yang terpilih adalah hotel yang melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan Kemenkes.

“Sekali lagi, hotel yang dapat melaksanakan hal ini harus dapat melaksanakan protokol kesehatan yang sesuai dengan ketentuan Kemenkes agar tidak menciptakan klaster baru,” kata Wishnutama.”Hotel yang nantinya dijadikan tempat isolasi mandiri untuk sementara waktu tidak diperkenankan untuk menerima tamu umum.”

Program tambahan akomodasi ini akan difokuskan untuk lima daerah terlebih dahulu yakni di Jakarta, Bali, dan akan dilanjutkan di Sumatera Utara, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan. Sementara ini Hotel yang sudah menyatakan bersedia berpartisipasi adalah; Yello Hotel, Ibis Hotel, Pop! Hotel, Mercure Hotel dan Novotel untuk wilayah Jabodetabek, Ibis Kuta Bali dan Novotel Banjarbaru di Kalimantan Selatan.

“Kemenparekraf juga membuka kesempatan besar untuk hotel-hotel lain bergabung berpartisipasi bersama pemerintah ikut menekan penyebaran COVID-19. Hal paling penting adalah hotel-hotel tersebut harus menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan ketentuan Kemenkes,” kata Wishnutama.

Kerja sama dengan industri hotel sebelumnya juga telah dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf dalam menyiapkan akomodasi bagi tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien COVID-19.

“Semoga langkah ini menjadi salah satu upaya yang efektif dari pemerintah untuk menekan bertambahnya penyebaran COVID-19,” kata Wishnutama. (Gembur/KH)

 

 

Continue Reading

wisata

Didukung Kemenparekraf, Dieng Culture Festival 2020 Digelar Secara Virtual

Published

on

Kabarhiburan.com, Banjarnegara- Tak seperti tahun sebelumnya, masa pandemi Covid-19, event tahunan Dieng Culture Festival (DCF) 2020 digelar secara daring. Bahkan, panitia DCF meniadakan acara seperti kirab budaya, penerbangan lampion, kongkow budaya, dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya penyebaran COVID-19. Untuk peserta dibatasi hanya 50 tamu VIP, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Acara yang digelar pada 16-17 September 2020, dapat disaksikan melalui berbagai platform media sosial di antaranya YouTube, Facebook, Instagram, dan Mice.id.

Dieng Culture Festival merupakan acara kebudayaan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Event ini menggelar berbagai kesenian lokal dengan acara puncak ritual pemotongan rambut gimbal. Keunikan ritual ini ialah pemotongan rambut dilaksanakan atas permintaan anak dan harus memenuhi permintaan anak yang akan diruwat.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, Rabu (16/9/2020) menjelaskan bahwa Dieng Culture Festival merupakan salah satu event wisata unggulan di Jawa Tengah dan masuk dalam daftar Top 100 National Calendar of Events 2020 Kemenparekraf RI.

“Event ini selalu dinanti oleh wisatawan. Kemenparekraf pun terus mendukung kegiatan tersebut yang tahun ini dilaksanakan secara virtual. Dan kami berharap event virtual ini tetap memiliki daya tarik meski harus disaksikan lewat media sosial,” ujar Rizki.

Ketua Panitia Dieng Culture Festival, Alif Fauzi mengatakan, konsep penyelenggaraan acara Dieng Culture Festival tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yakni menyesuaikan standar operasional prosedur penanganan COVID-19, dengan menyelenggarakannya secara virtual.

“Tahun ini kami hanya mengundang 50 peserta untuk datang menyaksikan acara secara langsung. Acara tahun ini memang berbeda. Kita harus prihatin dengan situasi COVID-19 yang juga belum tuntas, jadi acara Dieng Culture Festival yang ke-11 ini digelar secara virtual hybrid, target kami adalah masyarakat bisa menyaksikan DCF ini dengan rasa aman,” ujar Alif.

Rangkaian kegiatan Dieng Culture Festival telah dibuka Rabu (16/9), dengan beberapa agenda, seperti sambutan dari Bupati Banjarnegara, penampilan kesenian tradisi, webinar, hingga pertunjukan musik jazz di atas awan. (Gembur/KH)

Continue Reading
Advertisement

Title

sport & games4 bulan ago

Manchester City Tembus Final Liga Champions Eropa

Tanggal 17 Mei 2023, Manchester City berhasil mencapai final Liga Champions Eropa setelah meraih kemenangan gemilang atas Real Madrid. Dalam...

Lifestyle5 bulan ago

Beberapa Keunggulan Kendaraan Listrik. Sudah Siap Ganti?

Dalam beberapa tahun terakhir, kendaraan listrik telah menjadi semakin populer sebagai alternatif yang ramah lingkungan bagi kendaraan bermesin pembakaran internal...

Lifestyle5 bulan ago

Ini Bahaya Jika Istri Tidak Dipuaskan Secara Seksual

Ketidakpuasan seksual dalam hubungan perkawinan dapat menyebabkan dampak yang serius pada kesejahteraan emosional dan fisik pasangan yang terlibat. Namun, istri...

Lifestyle6 bulan ago

Tips Meningkatkan Kesehatan Seksual Bagi Pria

Masalah seksual dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Maka pria dewasa perlu meningkatkan kesehatan seksual karena banyak memberi manfaat, seperti meningkatkan...

Lifestyle6 bulan ago

Meningkatkan Kualitas Ereksi: Tips untuk Pria

Ereksi yang buruk menjadi masalah yang memalukan dan menyebalkan bagi pria. Namun, ada beberapa cara yang dapat membantu meningkatkan kualitas...

Lifestyle6 bulan ago

Panduan Membuat Anggaran Belanja Lebaran yang Efektif dan Efisien

Lebaran Idul Fitri selain sebagai momen untuk beribadah dan silaturahmi, juga seringkali dijadikan sebagai momen untuk berbelanja dan memberikan hadiah...

Lifestyle6 bulan ago

Bagaimana Strategi Menyimpan Uang Lebaran Yang Tepat?

Lebaran merupakan momen yang sangat dinanti-nantikan oleh seluruh umat muslim. Momen yang penuh kebahagiaan biasanya dirayakan bersama keluarga besar dengan...

Kuliner6 bulan ago

Mengatasi Masalah Pencernaan Setelah Menikmati Makanan Lebaran

Lebaran adalah waktu yang menyenangkan bagi banyak orang karena mereka dapat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman mereka dan menikmati hidangan...

Lifestyle6 bulan ago

Begini Puasa Sehat untuk Penderita Diabetes

Puasa sehat dapat menjadi pilihan yang baik bagi penderita diabetes untuk menjaga kadar gula darah dan kesehatan tubuh mereka. Namun,...

Musik6 bulan ago

Camila Rasya Dalam Acara Distribusi Royalti LMK Pelari Nusantara

Kabarhiburan.com – LMK Pelari Nusantara kembali mendistribusikan royalty bagi para musisi. Acara ini digelar dalam buka puasa bersama di kawasan...

Trending