Connect with us

Musik

Pance Pondaag dan Ebiet G Ade Terima Royalti Terbanyak dari KCI

Published

on

Kabarhiburan.com – Lembaga Manajemen Kolektif Karya Cipta Indonesia (LMK KCI) selaku pengelola hak cipta atau performing right, kembali mendistribusikan royalti bagi pemilik hak cipta lagu maupun ahli waris yang memberi kuasa kepada KCI.

Caranya, royalti didistribusikan melalui transfer antarbank, sehingga para pencipta lagu maupun ahli waris agar mengirimkan nomor rekening kepada petugas KCI, sejak Kamis, 21 April 2022.

Tina Sopacua selaku General Manajer KCI menjelaskan bahwa peraih royalty terbanyak kali ini didominasi para pencipta lagu senior.

“Pertama, Pance Pondaag sebesar Rp 25,7 juta, disusul Ebiet G Ade menerima Rp 25,3 juta dan Sirwendah menerima royalti sebesar Rp 22 juta,” ujar Tina Sopacua di Jakarta, Jum’at (22/04/2022).

Bendahara Umum KCI, S. Adriyadie, menambahkan bahwa besaran royalti yang didistribusikan KCI pada April 2022 sebesar 2,024 miliyar Rupiah, kepada lebih dari 3000 pencipta lagu.

“Ada sedikit peningkatan dibanding tahun lalu,” kata pencipta lagu Widuri, ini dalam keterangan tertulis, Selasa (26/4/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Dharma Oratmangun selaku Ketua Umum LMK KCI menggaris bawahi tentang revisi Permenkumham. Dirinya menyambut baik Permen tersebut karena para komisionernya akan terdiri dari  perwakilan LMK.

Dharma mengatakan, seiring dengan adanya revisi terhadap Peraturan Menteri Hukum dan HAM, maka dalam waktu dekat mewujudkan LMKN (Lembaga Manajemen Kolektif) yang  komisionernya adalah Perwakilan dari LMK Hak Cipta dan LMK Hak Terkait, serta para ahli dan perwakilan Pemerintah.

“Diharapkan perwujudan One Gate Collection segera berjalan dengan baik dan semuanya bermuara pada peningkatan jumlah kolekting royalty, yang pastinya diteruskan kepada para pemberi kuasa,” jelas Dharma.

Ia menambahkan dua tahun belakangan ini sebanyak 14 komponen industri musik pertunjukan menurun akibat wabah Covid. Situasi tersebut  membuat pengumpulan royalti merosot tajam.

“Namun KCI terus mengupayakan untuk memberikan royalti bagi ribuan pemberi kuasa. Semoga dengan semakin membaiknya kondisi pandemi Corona, akan semakin besar pula jumlah royalty yang didistribusikan pada tahun mendatang,” pinta Dharma. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

ECOUTEZ Formasi Baru Menyapa ‘Hai’

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Grup Musik ECOUTEZ (baca ekute) kembali meramaikan industri musik Indonesia dengan vokalis terbarunya, Sheila Anandara.

Kini bersama Sheila (Vocal), Jay (Drums), Iyas (Keyboard), dan Leo (Bass), ÉCOUTEZ menyapa penggemarnya dengan ‘Hai’, setelah lama tidak mengeluarkan karya terbaru.

Hai’ merupakan single terbaru ECOUTEZ bercerita tentang seseorang yang tak sengaja mengenang masa-masa indah bersama mantan kekasihnya, yang kini sudah berbahagia dengan yang lain.

Sebagian besar hubungan yang telah berakhir akan terasa lebih mudah dengan memaafkan daripada melupakan.

Single ini dipilih karena ramuan lagu dengan tema cinta merupakan sajian yang paling dinanti oleh éLovers (sebutan untuk fans ÉCOUTEZ).

Single : Hai

Ciptaan : Iyas Ecoutez & Anggi Anggoro

Instagram : @ecoutez_band

Youtube : Ecoutez Band

Twitter : @ecoutez_ekute

Facebook : Ecoutez Ekute

Contact. : Levi (081383800888)

Email : levi@lingkar8.c

Continue Reading

Musik

Naura Ayu Jadikan ‘Menikmati Sedih’ Sebagai Penenang untuk Jiwanya

Published

on

By

Naura Ayu

Kabarhiburan.com – Kesedihan patut disyukuri karena pada akhirnya dapat memberikan kebahagiaan yang kita butuhkan.

Demikian pesan yang disampaikan Adyla Rafa Naura Ayu alias disapa Naura Ayu, lewat single terbarunya bertajuk Menikmati Sedih.

Lagu yang dirilis melalui label Trinity Optima Production ini merupakan kisah personal Naura Ayu. Luapan isi hatinya, sekaligus penenang untuk jiwanya. Meski sedih, banyak pesan tersirat dan makna akan kebahagiaan di dalamnya.

“Secara umum, ‘Menikmati Sedih’ adalah cara aku healing dari sebuah kesedihan. Inspirasinya dari aku sendiri dan aku tahu semua orang pasti pernah merasakan rasa ini,” ujar Naura Ayu, dalam keterangannya, Jumat (16/6).

Saat menjalani workshop dengan Barsena Bestandhi, A&R Trinity Optima Production, Naura Ayu menerima banyak quotes dan kalimat yang menginspirasi untuk memperindah lagu.

Jadilah ‘Menikmati Sedih’ menjadi lagu yang cukup menantang bagi Naura, karena dari sisi vokal, range-nya cukup lebar dan banyak hal baru lain di dalamnya.

Naura melengkapi kisahnya dengan video klip berkonsep kamar tidur. Baginya, kamar tidur merupakan tempat ternyaman untuk merasakan kesedihan. Selain kamar tidur, masih ada liontin yang dia pakai.

“Liontin itu melambangkan rasa kesedihan aku. Aku menyimpan air mataku di sana. Pesannya, setelah kita menikmati kesedihan, kita bisa menemukan kebahagian dan mensyukurinya,” jelas Naura Ayu.

Naura Ayu berharap, ‘Menikmati Sedih’ disukai oleh para pendengarnya dan memotivasi sekaligus membantu orang-orang yang sedang mengalami kesedihan.

“Semoga teman-teman yang sedang berada di situasi sedih bisa menemukan cara menikmati sedihnya masing-masing dan berani menghadapinya. Semoga masa-masa sedih kalian dan hal-hal yang membuat sedih cepat berlalu,” pinta si sulung Nola Be 3, ini. (Tumpak S)

Continue Reading

Musik

Trauma Masa Lalu Idgitaf, Kini Berbuah Single Terbaru

Published

on

By

Kabarhiburan.com – Brigita Sriulina Meliala atau akrab disapa Idgitaf tak ingin membiarkan karirnya jeda. Usai ‘Semoga Sembuh Intimate Showcase’ pada Maret silam, Idgitaf beralih ke lirik yang ditulisnya pada 2020 silam menjadi single terbaru bertajuk ‘Satu-Satu’.

“Selama menulis lagu ini aku enggak ada beban berat. Enggak ada momen sedih yang akhirnya trigger aku seperti di Semoga Sembuh yang serba sesak,” ujar Idgitaf dalam keterangannya, baru-baru ini.

“Untuk ‘Satu-Satu’ ini, aku lebih merasa baik-baik aja. Aku lagi punya banyak impian, apalagi saat itu mau bikin showcase. Happy banget, enggak ada rasa sedih sama sekali,” ujar penyanyi muda yang akrab disapa Gita.

Meski merasa senang, terciptanya lagu ini berawal dari kejadian yang malang. Dalam proses pembuatan lagu, Gita kilas balik ke semua traumanya.

“Aku ingat kejadian waktu aku masih kecil, membuat aku sekarang enggak mau gampang patah hati, enggak mau gampang untuk kasih kendali ke orang lain. Banyak traumaku yang membawa positif ke diri aku yang sekarang,” ungkapnya.

Gita menambahkan elemen kejutan untuk aransemen lagunya dari yang pernah ia bawakan saat showcase.

Setelah perilisan single, Gita berrencana membuat rekaman video untuk lagunya dalam living room session.

Ia pun bakal menyiapkan dua single baru lagi tahun ini menuju album penuh yang meluncur pada 2023 mendatang. Dan ‘Satu-Satu‘ menjadi pembukanya. (Tumpak S)

Continue Reading
Advertisement

Trending